Pagi yang mendung dikediaman keluarga Song..

.Eunrim POV.

Appa dan eomma jahat. Bisa-bisanya mereka meninggalkanku untuk berlibur. Dan mereka membawa dongsaengku! Kenapa aku tidak?!

“Eun-ah, appa dan eomma mau pergi berlibur dulu yah. Dongsaengmu kami bawa juga..” kata eomma.

“Kenapa aku tidak dibawa juga?” sahutku.

“Kau jaga rumah saja. Lagipula bukannya liburan ini kau harus belajar untuk mempersiapkan ujian masuk universitasmu?” kata appa.

“Dia juga harus belajar.” Tunjukku ke arah dongsaengku.

“eonnie, bukan aku yang mau masuk universitas tahun depan.” Sahutnya sambil menjulurkan lidahnya. “tenang saja eonnie. Aku tidak akan membungkuskanmu oleh-oleh nanti.” Tambahnya dengan senyum jahilnya.

“Yaa! Dasar dongsaeng kurang ajar!” teriakku sambil mengejarnya.

“Sudahlah.. kalian tidak usah bertengkar begitu. Lagipula, dongsaengmu baru pertama kali kami ajak kan.. Nanti kami bawakan banyak oleh-oleh.” Kata appa.

“Kau ajak saja Soohwa untuk tinggal bersamamu.” Tambah eomma.

Soohwa itu sahabatku. Selama ini dia tinggal sendirian di Seoul karena keluarganya berada di kota lain.

“Nanti ku-sms dia eomma. Mudah-mudahan dia tidak liburan juga.” Jawabku.

Akhirnya aku di tinggal di rumah ini sendirian, hanya karena alasan konyol itu. Huh!

Tanpa sadar ku-sms Kyu.

(Yang belum tau siapa Kyu itu, dia adalah Super Junior Kyuhyun, namja chinguku.)

From : Eunrim

To : my babo~

Kyu babo~ kau lagi buat apa?

From : my babo~

To : Eunrim

Ahh.. kenapa kau senang sekali memanggilku babo? Aku sedang berkemas-kemas sekarang.

From : Eunrim

To : my babo~

Memangnya kau mau ke mana?

From : my babo~

To : Eunrim

Aku mau berlibur bersama para hyung. Kami mendapat waktu 3 hari berlibur dari manajer.^_^v

Lagi-lagi berlibur! Ohh.. apa cuma aku orang yang tersisa di Seoul sekarang?

Kuputuskan untuk menerima saja nasibku ini. Aku naik ke atas untuk mulai berberes-beres rumahku.

Beberapa jam kemudian.

Ting tong.. ting tong..

“Iaaa.. sebentar!!” teriakku.

.Author POV.

Di lantai 12 dorm Suju.. Semua member Suju kecuali Kyuhyun sedang berembuk sesuatu..

“Hyung, kau yakin dengan ide kita?” kata Donghae.

“Ia hyung, aku takut dia akan meledak nanti.” Tambah Ryeowook.

“Tenang saja. Kalian juga mau melihat Evil Couple itu semakin dekat kan?” jawab Eeteuk.

“Aku sudah menghapusnya sidik jarinya.” Tiba-tiba Yesung masuk.

“Cinca? Baguslah kalau begitu.. kekeke~” tawa Heechul.

“Oke. Begini rencananya. Dia tidak akan masuk di dorm ini sementara waktu, jadi pastikan dia tidak melupakan sesuatu Sungmin.” Kata Eeteuk. Sungmin mengangguk pelan lalu keluar.

“Siwonie, ingat tugasmu. Jangan sampai Kyu lepas nanti.” Tambah Eeteuk lagi.

“Oke hyung. Kau tenang saja.” Sahut Siwon.

“Yang lain berberes-bereslah. Jangan lupa untuk membawa mereka ya..” Senyum Eeteuk penuh misteri.

“Siap hyung~” sahut yang lainnya bersamaan.

“Aku tidak tenang meninggalkan anakku bersama mereka.” Sahut Yesung sambil cemberut.

Di dorm Suju lantai 11..

“Kyu, semua barangmu sudah siap? Tidak ada yang ketinggalan kan?” tanya Sungmin memastikan.

“Tentu saja hyung.” Jawab Kyu mantap.

Ia kemudian keluar. “Hyung, buat apa kau bawa Choco?” tanya Kyu.

“Aku tidak tega meninggalkannya sendiri.” Jawab Eunhyuk.

“Aku juga mau bawa Ari.” sahut Sungmin.

“Aku juga tidak mau meninggalkan anak-anakku sendiri.” Tambah Yesung sambil membawa kotak yang berisi Ddangkoma, Ddangkoming, dan Ttaemi.

“Untungnya peliharaanku tidak banyak maunya.” Kata Kyu sambil memperlihatkan PSPnya.

“Ahh.. kau ini Kyu..” sahut yang lainnya.

Ryeowook tiba-tiba masuk. “Kata Eeteuk hyung, tidak ada yang boleh membawa peliharaannya. Nanti kita repot.” Cicit Ryeowook.

“Ahh.. bagaimana ini? Nanti Chocoku kelaparan.” Kata Eunhyuk cemberut sambil memeluk Choco erat.

“Kita titipkan saja pada Eunrim. Bagaimana? Kata Kyu tadi dia tidak kemana-mana selama liburan ini kan?” tanya Sungmin.

“Kenapa tidak kau titip saja di yeojamu?” jawab Kyu.

“Karena mereka juga pergi berlibur!” sahut yang lain serempak.

“Yahh.. terserah kalian lahh..” kata Kyu asal.

“Anak-anak, kajja..” tiba-tiba Eeteuk masuk dan mengagetkan mereka semua.

Mereka pun menuju rumah Eunrim untuk menitipkan peliharaan mereka.

“Hyung, kau yakin dengan idemu ini? Aku tidak tenang meninggalkan Bada di tangan mereka.” Bisik Donghae.

“Tenang saja..” sambil mengedipkan mata ke arah Siwon.

Mereka lalu melihat Kyu. “Dia sedang asik memainkan PSPnya. Bagus~” tambah Eeteuk.

Mereka lalu turun dari mobil dan memencet bel rumah Eunrim.

Ting tong.. ting tong..

“Iaaa.. sebentar!!” teriak Eunrim.

Krieeeeeekk.. Pintu rumah terbuka.

“Oppadeul, kenapa kalian ada di sini?” tanya Eunrim bingung.

Tanpa banyak penjelasan, Sungmin, Donghae, dan Eunhyuk langsung memberikan tali pengikat anjing mereka.

“Ige mwoya?” tanya Eunrim lagi.

“Tolong ya Eunrim. Eeteuk hyung melarang kami membawa peliharaan. Jadi kami ingin menitipkannya padamu selama 3 hari saja. Boleh yah? Kau suka anjing bukan?” sahut Sungmin sambil memperlihatkan tatapan memelasnya.

“Aku juga punya peliharaan yang mau kutitip.” Tiba-tiba Eeteuk datang sambil tersenyum misterius lagi.

“Sejak kapan kau punya peliharaan oppa?” tanya Eunrim.

.Eunrim POV.

“Sejak kapan kau punya peliharaan oppa?” tanyaku bingung.

“Baru saja.” Jawab Eeteuk sambil menunjuk ke belakangnya.

Di sana ada Kyu yang sedang meronta-ronta pada Siwon oppa. “Hyung, apa salahku? Aku dari tadi diam bermain game tau! Kenapa Siwon hyung tiba-tiba menyekapku seperti ini?” berontak Kyu.

Aku terdiam.

“Kutitip dia yahh..” kata Eeteuk lagi.

Kami berdua terdiam.

“MWOOOOOOO??!!” sahut kami bersamaan.

“SHIROU! Hyung.. Ada apa ini? Bukannya aku mau ikut berlibur bersama kalian?!” tambah Kyu.

“Kau lupa dengan kegiatan S.M. The Balladmu?” sahut Heechul oppa tiba-tiba turun dari mobil.

“Ahh.. Hyung, lebih baik kau tinggalkan aku di dorm saja!” kata Kyu sambil terus berusaha melepaskan diri dari Siwon oppa.

“Ohoho~ Sidik jarimu sudah tidak bisa terbaca lagi. Kami sudah menghapusnya untuk sementara waktu, jadi percuma saja. Kau mau tinggal di jalanan?” tanya Heechul oppa.

Ryeowook oppa melihat ke arahku.

“Kami tidak bisa meninggalkannya sendirian. Dia tidak bisa memasak, dan sering lupa waktu kalau bermain game. Dia juga tidak bisa tinggal di hotel. Nanti bisa-bisa SparKyu mengejarnya terus.” Katanya dengan tatapan memelas.

Aku berpikir sejenak. Aku? Bersama Kyu?

“Kami mohon Eunrim.” Sahut mereka bersamaan dengan tatapan memelas.

“Lagipula namjamu ini pintar matematika. Dia bisa mengajarmu. Bukankah kau sedang mempersiapkan diri untuk masuk universitas?” tambah Eeteuk oppa.

Aku memikirkan perkataan Eeteuk oppa. Aku memang agak lemah di bidang matematika. Dan namja chingu yang kupanggil babo ini malah sangat pintar, dia bahkan pernah mendapatkan medali emas waktu olimpiade matematika.

“Baiklah kalau begitu. Liburan kali ini aku juga tidak kemana-mana kok.” Sahutku sambil menundukkan kepala. Aku malu.

“Eunrimm..” kata Yesung.

“Nee.. Oppa?” jawabku polos.

“Aku juga menitipkan anak-anakku yah.. Tolong dijaga dengan baik. Mereka tidak repot diurus kok.” Katanya sambil memberikanku kotak besar.

Anak?

Kubuka kotak itu, dan..

“KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA..” teriakku.

Terlihat 3 ekor kura-kura dari dalam kotak itu.

Aku dititipi kura-kura? KURA-KURA??!!

Bruuuuuuukk.. Semuanya tiba-tiba gelap.

.Author POV.

“Eunriiiiimm..” kata Kyu.

Siwon melepaskan Kyu, dan kemudian Kyu berlari ke arah Eunrim.

“Hyung, kau kan tau dia phobia kura-kura!” bentak Kyu.

“Aku tidak tahu Kyu.. Ahh.. Eeteuk hyung tetap tidak mengizinkanku membawa mereka.” Sahut Yesung.

Kyu menggendong Eunrim masuk.

“Pokoknya tidak boleh ada peliharaan yang dibawa.” Kata Eeteuk tegas.

“Kau tinggal saja Kyu. Masa kau tega melihat yeoja chingumu mengurus semua ini?” sahut Heechul.

“Mau tidak mau dia harus tinggal. Aku hanya membeli 9 tiket.” Kata Eeteuk lagi.

“Kyu.. Choco tidak mau makan sembarangan, jadi ini makanannya, cukup untuk 3 hari kok.” Kata Eunhyuk sambil memberikan tempat makan Choco.

“Kau ini pelit sekali Hyukkie, memberi makanan hanya untuk anjingmu saja.” Kata Donghae sambil membawa satu karung makanan anjing. “Ini sudah lebih dari cukup untuk 3 hari. Kalau kalian lapar dan tidak ada makanan, makan ini juga boleh, rasanya lumayan kok.” tambahnya lagi.

“Kami pergi dulu ya.. Ingat, jangan suka marah-marah padanya.” Kata Sungmin.

Braaaakkkkk.. Pintu ditutup.

.Kyuhyun POV.

Hyung. Kalian tega sekali meninggalkanku. Dan sekarang Eunrim juga masih belum sadar. Kenapa juga Yesung hyung menitipkan kura-kuranya. Aku menatapnya.

Ahh.. Eunrim, kau juga kenapa mau jadi tempat penitipan hewan? Kau terlalu baik pada hyung-hyungku.

Ya sudahlah. Anggap saja ini liburanku juga. Jarang kan aku bisa bersama yeoja chinguku ini.

Aku tersenyum melihatnya.

Tiba-tiba ia membuka matanya.

“Kau sudah sadar?” tanyaku lembut.

.Eunrim POV.

“Kau sudah sadar?” tanya pria disebelahku.

Aku menoleh. Kyu? Jadi dia benar-benar tinggal?

“Kyuu..” sahutku.

“Nee? Waeyo?” tanyanya.

Tiba-tiba aku teringat. “KURA-KURA itu!” teriakku takut.

“Mereka diujung ruangan sana.” Katanya sambil menunjuk kotak itu.

“AKU TIDAK MAU MENYENTUHNYA!” teriakku lagi.

“KAU PIKIR AKU MAU?” dia membalas teriakanku. Kami terdiam.

“Yesung oppa bisa membunuhku kalau terjadi sesuatu dengan peliharaannya.” Cicitku.

Aku memikirkan bagaimana supaya selama 3 hari ini hidupku tenang tanpa gangguan binatang itu. Aku teringat. Soohwa! Dia kan suka kura-kura..

Kuambil hpku kemudian kusms Soohwa.

To : Soohwa

From : Eunrim

Soohwa.. Kau dimana? Menginap di rumahku ya? Ada yang menitipkan kura-kuranya padaku.. Aku tidak mau memegang benda itu.. TT__TT

From : Eunrim

To : Soohwa

Ohh yaa?? Kura-kura.. wahhh.. aku mau lihat.. tunggu ya aku berkemas-kemas dulu..

Yess, setidaknya bukan aku yang akan mengurus binatang itu..

“Sini Bada..” kataku sambil memeluk anjing Donghae oppa yang berbulu putih itu.

“Siapa yang kau sms tadi?” tanya Kyu.

“Temanku.. Dia kuminta menginap di sini untuk menjaga peliharaan Yesung oppa.”

Siiiiiiiiiiing..

“Yaa! Kenapa kau ajak orang ke rumahmu?! Apa kau tidak sadar seorang anggota Super Junior sedang tinggal di rumahmu sekarang??!!” bentaknya.

Ahh.. iyaaa.. aku benar-benar lupa.. Bagaimana ini? Apa aku harus memegang benda itu? Pikirku sambil melihat ke arah kotak tadi.

Tidak.. Tidakk.. Aku menggeleng-geleng..

“Sudahlah.. Toh dia sahabatku.. Tidak mungkin dia membocorkan hubungan kita. ” sahutku pelan.

“Arghhhh.. Terserah kau..” katanya sambil mengacak-acak kepalanya. “Ngomong-ngomong kamarku di mana?” tanyanya.

“Di atas ada kamar tamu. Kau pakai saja itu.” kataku asal.

“Ahh.. Aku pikir kau sekamar denganku.” cicitnya.

Bruuukk. Kulempari dia dengan bantal sofa. “Hati-hati dengan perkataanmu Cho Kyuhyun babo~”

“Hahaha~ Aku hanya bercanda kok..” tawanya lalu naik ke atas.

Aku bermain-main dengan Bada, Choco, dan Ari. Tiba-tiba..

Ting.. tong.. ting.. tong..

“Nee.. Sebentar..” pekikku. Pasti Soohwa.

Aku menuju ke pintu depan dan membukanya.

“Annyeong Eun-ah..” sapa Soohwa.

“Annyeong.. Huftt.. untunglah kau datang. Aku hampir mati melihat binatang itu tadi..” kataku.

” ‘binatang itu’ punya nama kan Eun-ah?” tanya Soohwa.

“Ahh.. Ya.. Kalau tidak salah Ddangkoma, Ddangkoming, dan Ttaemi.” jawabku sambil memperlihatkan kotak tadi.

“Hmm.. Kenapa nama mereka sama dengan peliharaan Yesung oppa ya?” tanyanya sambil memegangi cangkang mereka dengan lembut.

“Yesung oppa yang mana?” jawabku polos.

“Itu lohh Eun-ah.. Personil Super Junior yang punya suara bagusss banget.. Masa kau tidak tahu? Bukannya biasmu Kyuhyun Suju juga?” cerocosnya asal.

“Ternyata kau memang suka padaku, kubilang juga apa kan, kau tidak bisa menolak pesonaku..” kata Kyu yang tiba-tiba muncul.

.Author POV.

Soohwa terdiam.

Dia lalu mendekati Eunrim dan berbisik, “Eun-ah, pengelihatanku tidak salah kan? Bukannya itu Super Junior Kyuhyun? Kenapa dia bisa ada di sini?”

“Dia ituuu..” sebelum Eunrim menyelesaikan kata-katanya, Kyu memotongnya.

“Annyeong.. Cho Kyuhyun imnida.. Aku namja chingunya Eun-ah.. Kau pasti teman yang diceritakannya tadi.. Tolong rawat kura-kura Yesung hyung yah.. Eun-ah phobia mereka.. Kau sudah tau kan?” kata Kyu.

Soohwa mengangguk pelan, kemudian berkata, “Lee Soohwa imnida. Apa kau benar-benar personil Super Junior?”

“Nee.. Apa selama ini Eun-ah tidak memberitahumu? ternyata dia pintar juga menyimpan rahasia. keke~ tolong jangan memberitahukan hubungan kami pada orang lain yahh..” sahut Kyu.

“Babo~ Kau pikir aku mau jadi bulan-bulanannya SparKyu kalau mereka tahu aku ini yeoja chingumu? Ehh, sejak kapan kau memanggilku ‘Eun-ah’ babo?” kata Eunrim.

“Kau boleh memanggilku babo, kenapa aku tidak? Apa kau mau kupanggil Jagi begitu?” jawab Kyu asal.

Soohwa yang dari tadi hanya melihat pertengkaran kecil kedua orang itu kemudian bertanya lagi pada Eunrim. “Eun-ah~ berarti yang kupegang ini betul-betul kura-kura Yesung Super Junior? Kyaaa~”

“Ahh.. Kau ini.. Bersenang-senanglah dengan kura-kura itu.. aku toh tidak peduli.. dan jangan dekatkan mereka padaku.. ihhhhhh..” sahut Eunrim jijik.

Kyu mendekati Eunrim kemudian berbisik, “temanmu itu bisa dipercaya kan?”

“Tentu saja, babo~” jawab Eunrim.

“Emm, terus kenapa Kyu oppa bisa ada di sini?” tanya Soohwa.

“Super Junior lagi berlibur sekarang. Karena mereka tidak bisa membawa peliharaannya, jadi dititipkan padaku..” kata Eunrim sambil menunjuk ketiga anjing di ujung ruangan sana dan kura-kura tadi..

“Peliharan Eeteuk oppa terpaksa dititipkan padaku juga.” kata Eunrim menambahkan dan menunjuk Kyu.

“Hahahaha~” Soohwa tertawa.

“Enak saja. Kenapa aku juga termasuk peliharaan?” kata Kyu kesal.

-continue-

Bersambung dulu yaa.. Author kehabisan ide.. kekeke~ ada yang mau memberi saran?