.Eunrim POV.

Aku membuka kulkas untuk mencari bahan makanan ketika kusadari..

TIDAK ADA PERSEDIAAN BAHAN MAKANAN SAMA SEKALI!

OMO~ Bagaimana ini?

“Eun-ah.. Kau memasak apa hari ini? Aku lapar..” kata Kyu sambil memasuki dapur.

“Eomma tidak meninggalkan bahan makanan sama sekali.” Kataku cemberut.

“Mwoya?! Aku lapaaarr Eun-ah..” rengek Kyu.

“Aku pergi belanja dulu..” kataku sambil bersiap-siap keluar.

“Ehh.. Kau mau pergi sendiri? Masa kau tinggal aku bersama temanmu? Aku ikut!” sahut Kyu.

Iyaa yaa.. Ada Soohwa dirumah. “Ya sudah kalau begitu. Jangan lupa topi dan kacamatamu. Soohwa, aku pergi berbelanja dulu yaa..” teriakku..

“Tidak usah teriak-teriak.. Aku di sini..” kata Soohwa sambil memegang salah satu kura-kura itu.. “Ini namanya siapa? Dia kecil sekali..” tambah Soohwa lagi..

“Aku tidak tahu.. Kau tebak saja sendiri!” kataku sambil menjauh..

Kyuhyun kemudian keluar dari rumah. Seperti biasa, dia memakai topi dan kacamata untuk menyamar.

“Kajja.. Soohwa-ssi, kami pergi dulu yaa..” sahut Kyu..

“Nee.. hati-hati ya..” balas Soohwa.

.Author POV.

Di dalam mobil..

“Kau bilang selama ini suka dengan Yoseob BEAST? Ternyata mengidolakanku.. keke~” goda Kyu.

“Siapa bilang aku mengidolakanmu?” sahut Eunrim.

“Sudahlah.. Akui saja.. Pesonaku ini memang tidak bisa ditolak.. keke~” Kyu masih menggoda Eunrim.

“Terserah kau lahh..” cicit Eunrim.

“Huh! Apa yang bisa kuperbuat agar kau mengakui pesonaku?” gerutu Kyu.

“MENYANYILAH untukku. Kau selalu menyanyikan lagu untuk ELF, tapi tidak pernah untukku sama sekali.” kataku sambil cemberut.

“Kau juga ELF kan?” sahutnya. Tapi kemudian dia menyanyikan lagu Angel khusus untukku..

neoneun neomu nuni busyeo
nega isseo nae simjangi ttwieo
ojik neomani naegen no. 1
neol saranghae

jogeumman deo neo dagawajwo
neoui soneul kkok japgosipeo
i noraeneun only for you
yeongwonhi saranghae

I need your love love love
neoui dununeul bomyeonseo yaksokhae
ni gyeoteseo neoman saranghaneun mam jikilge

Baby need your love love love
neoui saranghanaro nan chungbunhae
modeungeoseul da irheodo neomaneun
jeoldae nochiji anheulgeoya

you’re my everything my love
naegen neomani boyeo
jakku nega saenggangna
eonjena naneun useulsu isseo

you’re my everything my heart
neoneun naege isseo
cheonsaboda deo areumdawo
neo hanamaneul saranghalgeoya

Translate :

You’re so dazzling
My heart is thumping
You’re the only one for me and always be number 1
that I love you

Come little bit closer to me
I want to tightly hold your hands
This song is only for you
I love you forever
I need your love, love, love~

I promise you for only looking at your eyes
Stand by your side for protecting and loving you with all my heart
Baby, I need your love, love, love~

Just one love from you is enough for me
Even if I must lose everything
I will never let you go
You are my everything, my love~

I only see you
I keep thinking about you
That never fails to make me smile
You’re my everything, my heart~

You’ve captured me
You’re even more gorgeous than angel, I will only love you

Eunrim tersipu.

“Bagaimana, suaraku bagus kan?” Kyu kembali menggoda Eunrim.

.Eunrim POV.

“Bagaimana, suaraku bagus kan?” Godanya.

Aku hanya bisa mengangguk. Kenapa aku selalu kalah jika mendengarnya bernyanyi? ><

Di Supermarket..

“Yaa babo~ Tidak perlu ambil itu!” Kataku yang melihat kyu mengambil beras satu karung. “Kalau beras kita masih punya di rumah.” tambahku.

“Eun-ah~ ambil yang ini yahh..” katanya sambil menunjukkan coklat padaku. Dia lalu meletakkan coklat itu di keranjang belanjaan.

“Andweee!” Kataku mengembalikan coklat itu.

“Kau boleh mengambil es krim kenapa aku tidak boleh?” rengeknya.

Dia lalu meletakkan coklat di atas es krimku.

“Hehe.. Karena aku suka es krim..” Kataku.

Aku mengalah. Ya sudahlah.

“Kau yang membayar..” Kataku lalu pergi ke bagian sayur-sayuran.

“Mwoo?!! Shireo! Kalau kau mengambil benda hijau itu aku tidak akan membayarnya.” kata Kyu.

“Kau harus makan sayur!” Kataku sambil terus memilih sayur-sayuran itu.

“Shireo!” Dia terus cemberut.

“Sayur yang kumasak pasti enak. Kau harus memakannya, kalau tidak kusita PSPmu!” timpalku.

“PSPku..” cicit Kyu.

“Kalau begitu kau harus makan!” Kataku lagi.

.Kyuhyun POV.

Kenapa aku harus mengalah padanya?! Aku tidak pernah lagi makan benda hijau itu. Para hyung pasti selalu mengalah kalau berdebat denganku.

Dia tau kelemahanku. Huhu.. PSP kesayanganku..

Aku mengambil hpku kemudian meng-sms Sungmin hyung.

To : Sungmin hyung

From : Kyu

hyung.. Aku menderita di sini.. Eunrim menyuruhku makan benda hijau itu..

From : Sungmin hyung

To : Kyu

Ohh yaa?? keke~ Baguslah kalau begitu.. Sekali-kali kau memang harus makan sayuran Kyu.. Itu baik untuk kesehatanmu..

To : Sungmin hyung

From : Kyu

Kau sama saja dengannya hyung! Kalian ini enak sekali! Berlibur tapi meninggalkanku di sini..

From : Sungmin hyung

To : Kyu

Kami meninggalkanmu bersama ‘Angel’mu bukan? keke~ Jangan bersedih.. nikmati saja.. Oke?

.Eunrim POV.

Aku tidak serius menyuruhnya membayar.. Keke~ Walaupun aku tau dia tidak sepelit Eunhyuk oppa, tapi aku tau sudah membuatnya cukup menderita kalau berurusan dengan sayuran.

“Ayoo..” kudorong Kyu yang sedang ber-sms ria..

Begitu aku selesai membayar, tiba-tiba terdengar teriakan..

“KYUHYUN OPPA~” Aku berbalik. Ternyata dia menjatuhkan topinya. Ahh.. Babo~

Dia melihatku sekilas. Ya, aku tau. Aku duluan ke mobil yaa.. Tatapku penuh arti.

Aku tidak mungkin menerobos kerumunan itu kemudian berkata, “jagi, ayo kita pulang sekarang..” kan? Dia itu seorang artis.. Berbahaya kalau aku berada di dekatnya.

Aku memasuki mobil kemudian menunggu.

Dia lama sekali. Tiba-tiba pintu mobil terbuka.

“Ahh.. aku bisa mati kalau mereka terus-terus mengejarku seperti itu.” Katanya sambil mengatur nafas.

“Hahaha~ siapa suruh jadi artis..” sahutku.

Kemudian kami pulang ke rumah.

“Soohwa, kami pulang..” Sahutku ketika pintu kubuka.

“Ohh.. Annyeong? Sudah pulang? Aku sudah memberi makan mereka.” sambil mengelus-elus cangkang kura-kura itu lagi.. “Anjing-anjingnya juga..” tambahnya.

“Ohh.. baguslah kalau begitu..” sahutku sambil menuju ke ruang makan..

Hari ini aku memasak tumis sayur-sayuran. Aku lagi kepengen mengerjai Kyu.

“Makanan sudah siap..” sahutku ketika sudah selesai memasak.

“Apa-apaan ini?!” kata Kyu waktu mendekati ruang makan. “Kenapa hanya ada benda hijau ini?” serunya kesal.

” ‘benda hijau itu punya nama oppa.. Itu sayuran.. Kau menyebutnya seperti melihat makanan alien..” jawab Soohwa. ” Eun-ah sangat pintar memasak sayur, jadi kau tidak perlu khawatir keracunan.” tambahnya lagi.

“Kau dengar kan babo~ Aku ini pintar masak.. Jadi kalau kau tidak makan, betul-betul kusita PSPmu..” ancamku.

Dia mengambil sayuran itu, kemudian mencoba memakannya.

“Hmm.. mashitaa..” Katanya.

“Iyaa dong, siapa dulu yang buat..” Kataku bangga.

Aku terus melihatnya makan sayuran itu. Tumben seorang Kyu makan sayur.. keke~

Setelah selesai makan, aku membereskan meja, kemudian mulai mencuci piring.

“Kubantu ya..” kata Soohwa pelan.

Aku mengangguk. “kau tidak membawa mereka kan?” tanyaku menjauh.

“Tentu saja tidak. Mereka sudah tidur dari tadi. Lagipula itu kura-kura darat, bahaya kalau dekat-dekat air.” sahutnya.

“Kalau begitu aku hampir saja membunuh mereka..” cicit Kyuhyun yang lagi bermain PSP.

“Memangnya kau mau melakukan apa oppa?” tanya Soohwa.

“Kupikir karena mereka kura-kura, jadi mau kucemplungin di air tadi.. hehe..” cicit Kyu lagi.

“Mwoo??!! Andweee! Mulai sekarang oppa jangan pegang kura-kura itu lagi..” kata Soohwa takut.

“Kau juga jangan memenyentuhku kalau kau memegang kura-kura itu!” kataku.

“Hahaha~ Mereka tidak berbahaya kok.. Kenapa kau begitu takut?” tanya Soohwa.

“Karena mereka mengerikan..” cicitku.

Setelah kami selesai mencuci piring, kami menuju ke kamar.

“Kau tidak mau tidur bersamaku?” Goda Kyu..

“Ini.. Bareng Choco aja..” Aku menyerahkan Choco padanya.

“Yaa! Kenapa kau memberiku Choco?” tanyanya.

“Dia itu betina. Sama saja kan kalau kau tidur denganku? Ayo Soohwa..” jawabku sambil menyeret Soohwa ke kamarku.

Kyu hanya terpaku sambil menggendong Choco.

.Author POV.

Pagi harinya Eunrim dan Soohwa sudah bangun pagi-pagi sekali. Seperti biasanya Soohwa langsung menuju ke tempat kura-kura.

“Kau pasti cocok dengan Yesung oppa..” seru Eunrim.

“Ohh yaa?” sahut Soohwa sambil mengelap cangkang Ddangkoma.

“Kau terlalu menyayangi binatang itu sama seperti Yesung oppa. Kau jadi eomma mereka saja.” kata Eunrim asal.

“Eomma mereka?” sahut Soohwa masih sambil menyikat cangkang kura-kura. “Akan kubersihkan kalian anak-anak.” katanya lembut.

“Tuhh kan.. Yesung oppa juga memanggil mereka anak-anak. Apa bagusnya sih binatang kayak begitu? Mending juga sama Ari.” kata Soohwa sambil mengusap-usap kepala Ari.

Tiba-tiba Kyu turun sambil menggendong Choco.

“Aku tidak bisa tidur kalau sama anjing ini.” katanya datar.

“Kau betul-betul tidur dengannya? Hahaha~” Tawa Eunrim. Tapi dia tiba-tiba berhenti begitu melihat kantong mata Kyu.

“Kau betul-betul tidak tidur?” tanyanya cemas.

“Menurutmu? Anjing ini terus ingin tidur di tempat tidur. Dia terlalu dimanja Eunhyuk hyung.. Aishhh..” Kata Kyu. “Bagaimana bisa aku  tampil sebentar?” tambahnya sambil bercermin.

“Ahh.. Kau harus tampil untuk S.M. The Ballad ya oppa?” tanya Soohwa.

“Nee..” jawab Kyu cemberut.

“Kau pakai kacamata saja babo~” sambung Eunrim.

“Aku paling malas pakai kacamata kalau bernyanyi. Rasanya mataku tidak terbiasa melihat.” cicit Kyu.

“Kau juga biasa pakai kalau menyamar kan?” sahut Eunrim.

“Itu kan lain..” bantah Kyu.

“Kalau begitu pakai untukku..” bujuk Eunrim.

“Wahh.. Special request..” goda Soohwa.

Kyu akhirnya setuju. “Tapi kau yang pilih.”

“Memangnya kau bawa berapa kacamata?” tanya Eunrim.

“Ada banyak kok disediakan kru TV..” sahut Kyu. “Kau ikut denganku hari ini..” tambahnya.

“MWOYA?!”

-continue-

ternyata kubuat 3 part.. hehe..

Iklan