Casts:

– Park Sandara

– Lee Chaerin

– Go Yong Bae

– Kwon Ji Yong

– Many more…

“Dara eonnie!” panggil Chaerin dari kejauhan. Dara berbalik. Matanya terlihat seperti baru saja menangis dan berkaca-kaca. “Dara eonnie? Waeyo?” tanya Chaerin sambil berhenti berlari. “Maksud mu?” Dara pura-pura tidak mengerti. Chaerin menunjuk mata Dara. “Ah… Mata ku terkena debu…” Dara mengusap matanya. Chaerin mencoba percaya. Sebenarnya, dalam hatinya dia yakin ada apa-apa. “Chaerin, hari ini aku akan ke rumah Bom, teman ku, kau pulang duluan ya?” kata Dara. “Ah? Ah… Baiklah. Aku mengerti. Sampai jumpa Dara eonnie!” Chaerin berlari menuju rumah. Dara hanya tersenyum.

Di rumah, Chaerin merenungi eonnie nya itu. Dia berusaha mencari tahu apa yang terjadi dengan Dara. Tiba-tiba Chaerin teringat Ji Yong, namjachingu Dara. Mungkin dia tahu penyebab sikap Dara seperti itu. Chaerin langsung mengambil ponselnya. “Ji yong oppa, apa kau tahu sikap Dara eonnie belakangan ini?” tanya Chaerin. “Dara? Um… Chaerin, bisakah kau ke cafe dekat sekolah? Kita bicarakan disana” kata Ji Yong. “Ne” Chaerin menutup ponselnya. Chaerin langsung bergegas.

“Ji Yong oppa, ada apa?” tanya Chaerin sambil bergegas duduk. “Jang buru-buru. Kau mau apa?” Ji Yong menenangkan. “Aku mau orange juice saja” kata Chaerin. Ji Yong memesankannya. “Ji Yong oppa, katakan pada ku! Dara eonnie kenapa?” Chaerin tak sabar. Ji Yong hanya menunduk. “Ini pasti ada kaitannya dengan mu” kata Chaerin. Ji Yong sedikit terkejut. Seorang pelayan datang sambil membawakan pesanan Chaerin. “Terimakasih” kata Chaerin. “Ji Yong oppa!” Chaerin kesal. “Tapi… kamu jangan marah ya?” kata Ji Yong sambil mengangkat dagunya. “Karena ini masalah Dara eonnie… aku tak bisa janji” Chaerin. Ji Yong menghembuskan nafas panjang. “Chaerin… Now, Dara is a brokenhearted girl. You know what I mean, right?” kata Ji Yong dengan bahasa Inggris. Chaeriagak terpukul. “Maksud oppa?” tanya Chaerin. “Hati ku bukan untuknya lagi…” Ji Yong terlihat pasrah. Kini Chaerin sangat terpukul. PLAKK!!! Dengan lantang Chaerin menampar pipi Ji Yong. “Ji Yong hanya diam. “Tega sekali oppa!” kata Chaerin. “terimakasih Chaerin… Ini memang pantas untuk ku” Ji Yong menahan sakit. Chaerin menghabiskan oange juice nya dan pergi tanpa membayar.

Sesampainya di rumah, Chaerin melihat Dara sedang menangis di ruang tamu. Di samping Dara terdapat Bom, sahabat Dara yang berusaha menenagkan. “Bom eonnie, Dara eonnie kenapa?” tanya Chaerin. Bom hanya diam. “bom eonnie, Dara kenapa?!” Chaerin sedikit membentak. Bom menghampiri Chaerin. “Ayo keluar sebentar” ajak Bom lirih.

“Bom eonnie, Dara eonnie kenapa?” tanya Chaerin. “Chaerin, apa kau tak tahu?” Bom memastikan. Chaerin sedikit bingung. “Jadi… Dara tak memberitahu mu ya?” Chaerin semakin bingung. “Sepertinya… kalian tak bisa tinggal disini lagi” kata Bom. “Seminggu yang lalu, pemilik rumah ini datang dan bilang bahwa dalam waktu seminggu kalian harus pergi meninggalkan rumah ini. Tadi, dia datang lagi dan … kalian tak bisa disini lagi…” jelas Bom. Kini Chaerin luar biasa terpukul. Matanya perlahan meneteskan air mata. Dia tak tahu harus bagaimana. “Bom eonnie… eottokhe???” Chaerin terduduk. “Tenang… Kalian bisa tinggal dengan ku” kata Bom. Chaerin menatap wajah Bom. Dia langsung memeluk Bom dengan erat. “Bom eonnie sudah terlalu baik pada kami…” kata Chaerin. “Tak apa…” tanggap Bom.

Chaerin dan Dara sudah siap dengan barang-barangnya. Mereka akan tinggal di rumah Bom untuk sementara. Sedangkan perabot rumah mereka, mereka titipkan di gudang paman mereka. Merekapun berangkat…

Tiga hari kemudian…

Chaerin sedang bercanda tawa dengan Dara dan Bom. Tiba-tiba Yong Bae, namjachingunya menelpon. “Yoboseyo?” kata Chaerin. “Chaerin… kita… putus ya?” tut-tut-tut…. Yong Bae langsung menutup ponselnya. Tentu saja Chaerin sangat sedih. Dengan lantang Yong Bae berbicara begitu lalu menutup pembicaraan. Chaerin mulai meneteskan air mata. “Chaerin? Kau kenapa?” tanya Dara. Chaerin langsung memeluk Dara sambil menangis. ‘Dara eonnie…. Yong Bae….” kata Chaerin. “Sudah ku duga… Kalian tak akan lama…” kata Bom. “Hus!” Dara mengingatkan.

Di kamar…

“Dara eonnie, aku mau bilang sesuatu…” kata Chaerin. “Ah? Ah… Ne. Apa?” Dara santai. “Sebenarnya… tiga hari yang lalu Dara eonnie dan Ji Yong oppa putuskan?” Chaerin.

To be continued….

Iklan