Oh! Girl

Author : Tam.P
Genre : Romance, comedy
Rating : PG13
Chapter : 11
Cast : Jiyeon (T-ara), Yoon Shi Yoon, Yoseob (B2ST), Sohyun (4minute), Hyomin (T-ara), and other…

Happy Enjoying… 🙂

___________________________________________________________

Ji Yeon POV

Aku hanya bisa diam di kamar. Kata-kata omma tadi bergema terus di telingaku. Omo, kapan ini berakhir?

1 Jam yang lalu…

“Ji Yeon-ah, 1 jam lagi kau harus bersiap…” Kata omma saat aku sedang sarapan.

“Wae omma? Jangan bilang kau mau menyuruhku jalan lagi dengannya? Aku tidak mau. Kenapa kau selalu memaksaku?”

“Omma tidak memaksamu Ji Yeon-ah…”

“Tidak memaksa? Selalu menyuruh Ji Yeon jalan dan dekat dengannya? Dan setiap omma menyuruh Ji Yeon jalan dengannya, omma tidak pernah menanyakan itu sama Ji Yeon.”

“Ji Yeon-ah…” Aku masuk ke kamarku. Aku benar-benar malas sekarang untuk berdebat dengan omma tentang masalah itu.

oOo

Tok… Tok… Tok…

Ada yang mengetuk pintu kamarku. Pasti itu omma…

“Ji Yeon…” Benarkan?

Aku membuka pintu kamarku dan didepan pintu, sudah ada omma… dan…

“Untuk apa kau kesini?” Tanyaku pada orang yang sedang berdiri disebelah omma sekarang. “Omma, aku kan sudah bilang kalau aku gak mau…”

“Ji Yeon, kau ini keras kepala sekali.” Aku cuma diam mendengar kata-kata omma tadi. ”Sekarang, cepat kau siap-siap…” Aku diam sejenak lalu menutup pintu kamarku kasar. Aku tau aku sangat kasar dan sangat sangat tidak sopan. Tapi, aku kesal sekali. Sudah lebih dari seribu kali aku bilang pada omma dan appa kalau aku gak mau dijodohkan dengan siapapun, apalagi dia… Hhh…

Setelah aku selesai bersiap-siap, aku keluar kamar. Dengan terpaksa aku menuruti ommaku untuk jalan dengannya.

“Omma, Ji Yeon pergi dulu… Annyeong…”

“Ahjumma, kami pergi dulu… Annyeong…” Kami? Iya kalau kau tidak meninggalkanku di jalan lagi seperti kemarin… Huh…

Diperjalanan…

“Kenapa kamu mau aja disuruh dateng kerumah dan ngajak aku jalan sih?” Kataku memulai pembicaraan.

“Mengajakmu jalan? Hahaha… Kalau bukan karena terpaksa, aku tidak akan mau. Kau mengerti?”

“Aku tau dan mengerti. Kalau kau memang benar-benar mau mengajakku jalan, kau tidak akan meninggalkan aku seperti kemaren…” Kataku kesal…

“Baguslah kalau kau mengerti.” Katanya lalu dia memelankan mobilnya dan memberhentikan mobilnya dipinggir jalan… “Sekarang kau turun disini…” Katanya santai… MWORAGO???!!!

“MWO??!!! Apa katamu?”

“Apa kurang jelas? Turun dari mobilku.” Katanya lagi…

“YA!!!” Belum sempat aku mengeluarkan kata-kataku, dia sudah keluar dari mobil, membuka pintu tempatku duduk dan menarikku keluar.

“YA!!! YANG YO SEOB!!!

“Sekarang terserah kau mau kemana. Dan ingat! Jangan bilang pada orang tuamu maupun orang tuaku kalau aku meninggalkanmu disini!!!”

“YA!!! YANG YO SEOB!!! KAU… KAU…” Lagi-lagi, belum sempat aku menyelesaikan kata-kataku dia sudah masuk mobilnya dan pergi. Tanpa sadar air mataku menetes. Sekarang saja sikapnya sudah seperti ini denganku… Bagaimana nanti?

“Ji Yeon?” Tiba-tiba ada yang memanggilku. Tunggu dulu, suara ini… Suara ini…

Si Yoon Oppa?”

“Ternyata memang benar ini kau…” Katanya sambil tersenyum… “Omo, Ji Yeon-ah, kau kenapa? Gwenchanayo?”

“G… Gwenchana oppa…” Kataku gugup. Setiap dia tersenyum kepadaku, aku pasti merasa gugup. Omo, oppa…

“Kenapa kau menangis?” Tanyanya lagi. “Apa… Yang Yo Seob?” Aku terdiam. Aku tidak bisa menjawab pertanyaannya.

“Ji Yeon-ah?” Panggilnya dan aku cuma bisa mengangguk. “Ternyata memang benar… Apa… Kau ditinggal lagi olehnya…” Dan aku kembali mengangguk.

“Oppa…” Akhirnya aku mengeluarkan kata-kataku… sambil menitikkan air mata…

“Ji Yeon-ah, uljima…” Kata Si Yoon Oppa…

“Oppa, aku gak mau dijodohin sama siapa-siapa, apalagi sama Yo Seob. Sekarang aja sikapnya udah kaya gini, apalagi nanti…” Kataku dan tangisku pecah.

“Sudah, jangan menangis lagi… Ayo…” Kata Si Yoon Oppa sambil menarikku ke mobilnya.

“Emm… oppa, kita mau kemana?” Tanyaku yang masih bingung.

“Jalan-jalan… Kajja…” Katanya dan… dan tersenyum… Omo…

Ternyata Si Yoon Oppa mengajakku makan ice cream…

“Oppa, gomawo…” Kataku ceria… Si Yoon Oppa selalu bisa bikin aku tersenyum…

Oppa, apa oppa tau kalau aku menyukaimu?

“Ne… Bagaimana? Perasaanmu sudah lebih baik?”

“Ne oppa…” Kataku… “Emm… oppa bagaimana bisa tau aku tadi ada disana?”

“Tadi, waktu aku lagi jalan-jalan, aku ngeliat kamu lagi duduk dipinggir jalan sendirian.”

“Omo… Pasti aku memalukan sekali tadi. Ahhh!!! YANG YO SEOB, AWAS SAJA KAUUU!!!” Kataku. Aku benar-benar kesal sekarang.

“Omo… Sabar Ji Yeon-ah…” Kata Si Yoon Oppa dan itu membuatku tertawa. Kami bercanda bersama sampai akhirnya…

BRAK!!!

“Ah, mianhae… mi…” Hah? Kenapa?

“YA!!! Kalau jalan liat-li… MWO??!!!”

To Be Continued

____________________________________________________

Gimana? Gimana?

Comment yaa… Don’t be silent reader…

Untuk info, FF ini sdh pernah author post juga di blog lain, jd kalo ktmu yang sama, brarti itu punya author juga. Bukan plagiat… 🙂

Sekali lagi, jangan cuma baca yaa… comment juga… 🙂

Gomawo, annyeong… 😀

Iklan