Hin Ah POV

Hufft mereka pikir aku ini apa? Dengan seenaknya mereka memutuskan ku untuk tinggal di dorm mereka. Aku tak terima ini! Ini menyebalkan!

“Ya! Aku tak mau tinggal disini!” kata ku. “Tapi kau harus tinggal disini!” Yesung oppa. “Tidak mau!” aku membantah lagi. “Harus mau!” “Memangnya untuk apa sih?!” aku mulai lelah. “Kau benar-benar butuh latihan tau!” Yesung mendorong dahi ku dengan telunjuk. “Memangnya aku tidur dimana? Aku anak yang harus diberi fasilitas lengkap” aku mulai memanfaatkan mereka. “Kau tidur dengan ryeowook” Siwon oppa. “Mwo? Tidak bisa! Aku ini wanita!” aku berdiri. “Kau bodoh ya?! Tidak mungkin ryeowook tidur dengan mu!” kata Yesung. “Lalu dimana kamar ku?” Yesung langsung menarik ku ke lantai atas.

“Ini kamar mu!” katanya. “Oh, okay. Satu hal yang perlu kau ingat. Tidak ada yang boleh masuk kamar ku tanpa izin. Sidik jari ku juga harus bisa dibaca di dorm ini. Oh, satu lagi. Aku tinggal disini sebagai tamu, bukan pembantu” kata ku sambil mendorong Yesung keluar kamar lalu menutup pintu.

Aku langsung menelpon pak Lee, asistan ku di rumah. “Pak Lee, bisa minta tolong? Tolong bawakan semua barang ku yang ada di kamar ku dan di kamar ku yang di asrama …….. ke Dorm Super Junior. Nanti aku akan tunggu dibawah …. Iya. Terimakasih Pak Lee….” aku menutup ponsel ku. Aku langsung keluar kamar. “Mau kemana?” tanya Yesung. “Ke luar sebentar” aku menutup pintu dan… tentu saja menguncinya.

Aku sudah berada di lantai bawah sekarang. Pak Lee masih belum datang. Aku meminum softdrink yang ku bawa. “Pak Lee!” teriak ku saat Pak Lee sudah datang. “Maaf, nona. Saya membuat anda menunggu” kata Pak Lee. “Ah… tak apa. Pak Lee bilang pada mereka tolong barang ku itu dibawa ya? Ikuti saja aku” kata ku. Mereka segera bergegas.

“Pak Lee, ayo kemari. Kamar ku di lantai atas’ kata ku ramah pada Pak Lee.

Akhirnya semua semua sudah ditata. Aku merebahkan diri ke kasur. Oh… sungguh melelahkan. “Hin Ah… Kau tak mau makan?” tanya Yesung di luar. “Aku mau tidur!!!” selamat malam….

Aku bangun cukup siang. Aku melihat jam. Baru jam sebelas ya? Aku senang hari ini. Tak ada yang bisa membangunkan ku karena tak ada yang bisa masuk kamar mu. Ya… This is me.

Aku langsung mandi. Seusai mandi, aku langsung keluar dan melihat keadaan. “Woah!!!” saat ku buka pintu di depan ku sudah ada yesung yang berdiri dengan wajah kesal. “Wajah mu abstrak” kata ku lalu menerobos pergi. Dia menarik tangan ku. Lalu menatap mata ku. Wao…. tatapan maut…. bling bling bling… mata ku….

to be continued…

Iklan