Hin Ah POV

Aku langsung mengalihkan pandangan ku dari Yesung. Aku takut… nanti akan ada yang aneh dengan hati ku. hehe… “Lebih baik kita segera ke ruang makan” dia agak canggung ya?

 

 

“Hin Ah, sudah bangun?” Siwon oppa menyambut ku. Oh iya. Ada satu hal yang ingin ku katakan. Semua ku panggil oppa… kecuali… Yesung si babo itu! “Ah… ne. Kalau belum.. untuk apa aku disini?” aku tersenyum. “Ayo makan!” ajak Shindong oppa. Aku langsung duduk. Ku tatap makanan yang ada di meja. Steak? Daging? Tanpa sayur??? “tak ada sayur?” tanya ku. Kyuhyun oppa menggeleng kan kepala. Baiklah… aku makan. Hanya kali ini saja. Semoga berat badan ku tak bertambah.

 

 

Aku duduk sambil memainkan piano yang ada di sudut lantai atas. ku nyanyi kan lagi ‘Saying I Love you’ milik Soyu, Sistar. Lagu itu benar-benar meninggalkan kenangan bagi ku. Setetes air mata mengalir di pipi ku. Mengingatkan ku pada seorang… namja yang… cukup. Tak akan ku terus kan.

 

“itu bagus” kata seorang namja yang ada di belakang ku. Aku berbalik. “Kau menangis?” rupanya Yesung, si babo. “Ah.. tidak” ku usap air mata ku. “Lagu itu sangat menghanyutkan …” katanya. “Terkadang” kata ku. “Wae?” dia sedikit memiringkan wajah. “Sesuai dengan perasaan mu saja” aku beranjak pergi. “Bagaimana perasaan mu?” tanya Yesung tiba-tiba tanpa menatap ku. Aku berhenti. “Kenapa kau harus tahu?” aku berbalik. Dia ikut berbalik menatap ku. “Karena kau juga harus tahu perasaan ku” jawab nya. ‘Jadi karena itu? Baiklah… perasaan ku…” aku meneteskan air mata. “Sedih… harus meninggalkan dia…” kata ku sambil mengusap air mata. “Kalau begitu… apa yang harus ku ketahui?” tanya ku. “Hin Ah…” dia langsung memeluk ku. “Saranghaeyo…” katanya. Aku hanya tersenyum…

 

End

 

Gak jelas? Yap! Memang begitu!

Iklan