Penulis : Weny Fahrenciti

Pemain :

Fahrenheit

Via

Naomi

Kezia

Nia

Mereka langsung mengikatkan baju mereka ke kepala kami mata kami pun tertutup. Kami tidak tahu apa yang mereka perbuat kepada kami. Lalu kami disuruh duduk oleh mereka, Kami mencoba untuk berbicara namun mereka menyuruh kami berdiam. 10 Menit berlalu mereka pun membuka baju yang mereka pakaikan kepada kami. Ketika kami melihat ke arah kaca kami langsung berteriak.

 

 

“ Muka gw kenapa jadi begini…. Chun…>< “ Ucapku sambil memegang wajah ku yang telah di coret2 oleh chun seperti kucing dengan lipstick milik artis lain.


“Da dong !!!!! apa yg lo lakuin ke wajah gw…” Ucap naomi dengan melihat mukanya yg seperti monyet gara2 dicoret2 menggunakan spidol.


Kejadian yang sama juga dialami oleh nia dan kezia. Muka nia dicoret2 oleh yiru seperti badut dan kezia seperti orang gila yang baru keluar dari rumah sakit jiwa. Fahrenheit yang melihat wajah kami dan melihat kami terlihat histeris langsung tertawa dengan kerasnya. Dan tanpa kami sadari ketika muka kami dicoret2 oleh mereka, mereka malah memotret wajah kami secara diam2.

 

 

“ Hahahaha makanya jangan main2 dengan kami, emangnya enak.” Ucap yalun.


Mereka langsung memakai baju mereka kembali lalu menyuruh kami untuk ikut mereka makan dan mereka langsung pergi begitu saja. Kami membersihkan wajah kami akibat ulah mereka ber 4.


“Gila, ya mereka ber 4 seenaknya saja mencoret2 muka kita” Ucap nia sambil membersihkan wajahnya.


“ Iya, baru hari pertama ud dikerjain ama mereka awas sih mereka.” Ucap ku.


 

Kami pun pergi ke sebuah restaurant. Di restaurant Kami pun makan tapi meja kami dengan 4 artis itu agak jauh. Saat mereka di wawancarai kami pun membalaskan dendam kami ke mereka karena mereka sudah mencoret2 muka kami. Tanpa sepengetahuan nereka kami pun memberi sesuatu ke minuman dan makanan mereka. Kami memberi cabe ke minuman mereka dan Merica Yang sangat banyak ke makanan mereka.

 

 

“ Mampus makan nih..” Ucap nia.


“ Wah, sudah datang ayo makan gw sudah lapar nih..” Ucap chun.


Kami yang melihat mereka hanya tersenyum saja, ketika mereka makan dan minum 1 kali mereka langsung kepedasan. Kami ber 4 langsung diam menahan tawaan kami. Kami pun berpura2 makan agar mereka tidak tahu bahwa kami yang mengerjain mereka.

 

 

“ Ini pasti ulah lo pada lagi nih ? Jadi balas dendam nih kalian, ok kami balas awas kalian” Ucap chun dalam hati.


Chun pun membisikan hal yang dia pikirkan ke 3 temannya itu. Mereka tampaknya mulai marah kepada kami dan mereka mulai mendekati meja kami. Lalu mereka menyuruh kami untuk memakan makanan dan minuman yang telah mereka minum tadi. Kami mencoba untuk menolaknya namun mereka paksa kami untuk makan dengan cara membuka paksa mulut kami dan memasukan makanan dan minuman itu ke dalam mulut kami. Saat makanan itu belum sempat kami telan, sudah kami muntahkan kembali.

 

 

“ Makanya jadi orang jangan suka ngerjain jadi begini . ini namanya senjata makan tuan, rasain tuh senjata kalian.” Ucap da dong.


“ Dasar kalian ini ya. Akan kami balas.” Ucap naomi.


Waktu sudah menunjukan pukul 13.00 Kami pun meminta ijin ke mereka karena kami mau pergi kuliah. Sebenanrya kami sangatlah malas berbicara kepada mereka, karena mereka selalu saja mengerjai kami ga ada habisnya.

 

 

“ Bolehkan kami pergi kuliah ?” Tanya kezia.


“ Kalo kalian pergi siapa yang akan mengurusi barang2 kami.” Ucap yalun.


“ Kan bisa dengan orang lain, lagian ini Cuma 2 jam saja kok. “Ucapku.


” Kalian kuliah di universitas mana ??” Tanya da dong.

“ Universitas Asia.” Ucap kezia.


“ Owh, silakan saja.” Ucap chun.


 

Kami pun pergi. Tapi di perjalanan kami merasa heran kenapa tiba2 saja mereka mengijinkan kami pergi, Kami pun sampai di universitas kami. 2 Jam pun berlalu dan kami bersiap untuk pulang namun ketika kami sampai di sebuah taman. Kami melihat ada yang ramai sekali disana karena kami penasaran akhirnya kami pun mencoba untuk melihat.

 

 

“Mereka lagi ?” Ucap nia.


“ Kenapa mereka bisa berada disini ?” Tanyaku.


“ Hai ketemu lagi.”Jawab chun.


‘ Kenapa kalian ada disini ?” Tanya kezia.


“ Kami kuliah disini.” Ucap yalun.


Ketika mendengar hal itu kami pun sangat kaget, mereka ber 4 bisa satu kampus dengan kami. Mampuslah kami blm cukup kami jadi assistant mereka di dunia entertain sekarang di tempat kuliah juga. Mereka pun langsung pergi dan melemparkan tas mereka kepada kami. Kami mulai merasa kesal atas perlakuan mereka terhadap kami, kami memang assistant tapi kami bukan lah babu mereka yang bisa seenaknya diatur dan disuruh2.

 

 

“ Mereka itu benar2 keterlaluan bgt, gw benar2 ga tahan.” Ucap Naomi.

 

 

“ Hei, kenapa bengong cepetan lah.” Ucap yiru dengan marah2.

 

 

Kami pun masuk ke mobil mereka kecuali chun. DIa menggunakan motor. Mereka membawa kami ke lokasi syuting mereka masing2. Aku berpikir ini pasti cara mereka supaya mereka bisa dengan bebas mengerjain dan memisahkan aku dengan sahabat2 ku itu. Ketika berada di tengah jalan raya motor chun pun mogok dan dia menyuruh ku untulk mendorong. Dalam hati aku berpikir ini cwo sudah gila ya, cwe disuruh dorong motor, benar2 ini cwo keterlaluan. Aku pun mencoba untuk mendorong tapi ternyata itu Cuma kerjaan chun saja dia sengaja meninggalkan ku di tengah jalan dan barang2 ku berada di motornya.

 

 

“ chun…..>< “. Teriak ku.


Chun hanya tertawa melihat ku. Dan dia bilang tinggal 2 kilometer lagi cepet kok. Ini cwo benar2 sudah gila 2 KM dibilang cepet dari hongkong. Dia enak bisa naik motor sedangkan aku jalan kaki. Sepanjang jalan aku Cuma mengoceh2 saja. Saat aku sampai di lokasi syuting dia aku langsung duduk di sebuah bangku. Lalu ada seorang yang datang dan memberi ku minuman. Dia mulai bertanya kepadaku

 

 

“ Kamu kenapa ?” Tanyanya.


“ Itu ada orang gila yang ngerjain gw, suruh gw jalan sepanjang 2 Km.” Ucapku sambil melirik ke arah chun yg sedang tiduran dan memakai kacamata hitam.


“ Owh, sudah sabar aja tapi dia baik kok.” Ucapnya seakan akan dia mengerti siapa yang aku maksud.


“Makanya jadi orang jangan suka ngerjain.” Ucap chun sambil tetap tertidur.


“ Yang mulai duluan siapa, kalian kan bukan kami.” Ucapku lagi.


“ Dasar nenek sihir…”


 

“ Tua Bangka.”


“ Apa lo bilang ?? tua Bangka ??” Ucap chun sambil terbangun dari kursinya,


“ Ya, apa perlu gw perjelas lagi tua Bangka….owh atau lo mau gw panggil om2 jelek kayaknya lebih cocok buat lo..”


 

“Gw ini lebih cocok kayak anak muda tahu…”


 

“ Anak muda, lo ?? haha benar2 sudah stress lo ya…”


“ Lo yg stress…”


 

“ Ihh, sadar donk, muka lo kalo lagi cemberut begitu kayak orang yg sudah berumur 40 tahun keatas tahu….”


“Gw ngerti sekarang, lo bicara seperti itu karena lo itu baru ketemu ya cwo seganteng kayak gw…”


 

“ Apa ?? ganteng ?? dari sedotan iya..”


“Emangnya lo pikir lo itu cantik, ga sama sekali nona pengacau…” Ucapnya sambil mendekatkan wajahnya ke wajahku.


 

“ Gw sadar gw itu ga cantik, tapi gw masih mending dari pada lo… seorang cwo yg sangat percaya diri sekali kalo dirinya itu cwo paling ganteng di dunia ini…”


“ Kalian ini berantem melulu dari tadi lama2 lo berdua jadian…..” Ucap Barbie shu karena chun memang sedang syuting bersamanya.


“ Ga kok, gw ga bakal mau ama si tua Bangka ini…”Ucapku sambil menunjuk ke arah chun.


“ Yee, siapa coba yg mau ama cwe jelek dan cerewet kayak lo…”


“ Kamu asistantnya chun ??” Tanya Barbie shu kepadaku.


“ Iya, gw assistant si tua Bangka ini…”


“ Lo ini ya….sekarang beliin gw makanan cepet gw lapar bgt, Habis itu lo kerjain semua tugas gw ya….”


 

“ Iya tua Bangka..”


Hari ini aku benar2 sangat sial bersama chun,dari tadi pagi hingga sekarang benar2 kena kerjaan dia melulu. Awas saja dia nanti akan aku balas dasar tua Bangka mengeselin. Hal Yang sama juga dialami oleh Naomi. Saat dia bersama da dong di mobil, Mereka juga berantem gara2 naomi yg terus2an tidak mau disuruh bawa dan mengerjakan semua tugas milik da dong.

 

 

“ Nih, mumpung lo itu ga ada kerjaan kerjain nih semua tugas gw…”


“ Itu kan tugas lo harusnya lo yg kerjain sendiri…”


“ Lo ga liat gw lagi menyetir…”


“ Gw aja yg menyetir, lo kerjain sana tugas lo sendiri…”


“ Ga, ntar yg ada gara2 lo gw jadi masuk rumah sakit….”


“ Lo itu ya suka bgt tuduh org sembarangan blm cukup ya lo itu ngerjain gw hari ini…”


“ Yang mulai duluan kan kalian siapa suruh baju orang dituker2…”


“ Emang gw peduliin…. Masa bodoh.”


 

“ Pokoknya gw ga mau tahu bsk itu tugas harus segera diselesaikan…..”


“ Ga mau cwo iblis…”


“Iblis…” Ucap da dong sambil memberhentikan mobilnya.


“ Iya, iblis….”


“ Eh, cwe sinting gw ini bukanlah iblis makanya kalo punya otak itu diguna…..”


“ Cwe sinting ??? lo yg sinting bukan gw….”


“ Kalo ga mau gw panggil cwe sinting, makanya kerjain tugas gw….”


“ Kalo lo itu bukan majikan gw ud gw lempar nih laptop lo…”


“ Nah, begitu donk cwe gila… “ Ucap da dong sambil melanjutkan nyetirnya.


 

Kami semua disuruh mengerjakan tugas milik mereka padahal tugas kami blm selesai, kami mengerjakan tugas milik kami terlebih dahulu. Kami berpura2 mengerjakan tugas mereka padahal tidak sama sekali ini adalah pembalasan dendam kami ke mereka karena kami telah dikerjain oleh mereka ber 4. Keesokan harinya di kelas kami, Aku dan sahabat2ku mendapat nilai yang sangat memuaskan atas tugas kami. Sementara Fahrenheit yang biasanya bagus ternyata mereka tidak mengumpulkan tugas sama sekali.

 

 

“ Kami sudah mengerjakannya bu…” Ucap yalun.


“ Tapi ga ada di laptop milik ibu, selama ini kalian selalu mengerjakan tugas kalian tapi kenapa hari ini tidak mengumpulkan sama sekali ?” Tanya dosen.


“ Kami sudah mengerjakan tugas itu bu, kalo tidak percaya Tanya saja kepada assistant kami…” Ucap da dong.


“ Benar itu Naomi ?”


“ Ga kok bu…” Ucap Naomi.


“Sekarang juga kalian ibu hukum ?” Ucap dosen.


 

~ Bersambuing ~

Iklan