Penulis : Weny Fahrenciti

Pemain :

Wang Dong Chen = Penjual Es krim

Seorg cwe = gadis penderita penyakit radang paru2

Wang dong chen adalah seorg penjual es keliling, dia berusaha keras untuk menghidupi dirinya sendiri dan mencoba berusaha supaya dia dpt menikah dgn gadis pujaannya. Bln ini sudah memasuki musim dingin dan mana ada org yang mau membeli es krim di saat musim sedingin ini. Walaupun selalu di hina oleh org banyak tapi dia tdk mendengarkan hinaan dari semua org. Dia sangat mencintai gadis pujaannya itu dan dia tidak tahu bahwa kekasihnya itu menderita radang paru2. Karena kekasihnya itu tdk mau beban da dong semakin bertambah. Suatu hari di rumah kekasihnya itu.

“Bao bei kamu kenapa kok kelihatan pucat bgt ??”

“Aku gpp…”

“Gpp gimana, badan kamu itu panas bgt ayo kamu tiduran dulu…”

“Da dong, kamu kan harus kerja….sudah kamu kerja saja ya…”

“Sssttt… kamu itu lagi sakit jadi ga mungkin aku membiarkan kamu sendirian di rumah…”

“Lalu bagaimana dengan pekerjaan mu ??”

“Itu tidaklah penting, yang penting untuk ku skrg adalah kesehatanmu…”

“Tapi….”

“Ayo kamu tiduran dulu aku siapin makanan ya untuk kamu…”

“Da dong kamu sangat baik sekali kepadaku, tapi apakah kamu bisa menerima kenyataan bahwa tidak lama lagi aku akan pergi meninggalkan mu untuk selama lamanya…”Ucap kekasih da dong dlm hati.

Setelah selesai merawat kekasihnya itu, Da dong segera pergi bekerja. Dan selama dia berkeliling banyak sekali org2 yang sering menghina nya. Belum lagi dia mempunyai hutang yg sgt besar kepada renternir, Dan pengawal dari renternir itu selalu meminta da dong untuk membayarkan hutangnya.

“Eh, lo itu benar2 bego atau gila sih… ud tahu musim dingin masih jual es krim… ckck rugi lo…”Ucap salah satu warga di sekitar dia berjualan.

“Gw tahu akan hal itu tapi, Cuma pekerjaan ini yang gw bisa….”Ucap da dong langsung pergi.

Sementara da dong pergi berjualan, kekasihnya pergi ke rumah sakit untuk memeriksa kan keadaannya. Dan dokter berkata bahwa” waktunya hanya tinggal beberapa hari lagi”. Kekasih da dong itu sgt syok mendengar hal itu. Dia masih belum siap untuk meninggalkan da dong. Pada malam harinya di rumah da dong.

“Hari ini tidak ada yg laku satu pun… duh, gw harus berbuat apa lagi… apa gw coba untuk mencari pekerjaan lain ya… ya gw harus cari pekerjaan lain…”Ucap da dong.

Da dong mulai mencari pekerjaan lain. Beberapa hari dia mencari tidak ketemu juga. Kekasihnya itu sudah beberapa hari sakit dan dia pun dirawat di rumah sakit. Da dong semakin berusaha keras untuk mencari uang demi membiayai kekasihnya itu. Akhirnya dia mendapatkan pekerjaan sebagai pelayan di sebuah restaurant. Saat dia ke rumah sakit dia harus menghadapi kenyataan bahwa kekasihnya itu sudah sejak lama mengidap penyakit radang paru2.

“Kamu sudah bangun…”

“Da dong…”

“Kamu knp tega membohongi ku soal penyakit lo itu.. apa gw itu sudah ga ada artinya lagi untuk lo…”

“Maafkan aku da dong….”

“ Kamu benar2 tega…”Ucap da dong dan langsung keluar dari kamar rawat.

“Da dong….”Ucap kekasihnya itu berusaha ingin mengejar da dong tapi keadaannya sangat lemah.

“Kenapa kamu tega sekali membohongi ku… kamu tidak tahu disini aku benar2 selalu dihina karena aku hanyalah penjual es krim… dari kecil orang tua ku sudah meninggal …. Dan dari kecil lah aku selalu mendapat hinaan dan ejekan…Awalnya aku mencoba ingin bunuh diri tetapi saat aku mulai bertemu dengan mu aku mulai merasa ada seseorang yang selalu ada disampingku apapun yg terjadi…. Tapi sekarang kamu sudah menghancur kan semuanya… kau telah membuatku kecewa… Walaupun hati ku ini sangat sakit aku tidak bisa membencimu… karena aku benar2 sangat mencintai mu…”Ucap da dong.

“Hei dari mana saja kamu.. pergi seenaknya saja…”Ucap manajer restaurant itu.

“Maafkan aku pak, aku habis dari rumah sakit…”

“Sudah sana… kalo hal ini terulang lagi maka kamu akan saya pecat ngerti kamu….”

“Ngerti pak…”

Setelah kejadian itu da dong pun sudah tidak menjenguk kekasihnya itu. Keadaan kekasihnya itu juga semakin mengkhawatirkan saja. Dokter sudah berusaha sebaik mungkin tapi mereka sudah pasrah akan penyakit yang di derita oleh cwe tersebut. Dan mereka hanya bisa menunggu kapan ajal menjeput kekasih da dong itu. Kekasih da dong sangatlah benar2 hancur, selain hidupnya yg sudah tidak lama lagi. Kini da dong sudah tidak ada lagi berada disisinya. Kekasih da dong itu pun mencari da dong di restaurant. Tapi kata Pelayan di restaurant itu da dong sudah pergi. Da dong pergi ke sebuah taman, Tiba2 renternir itu pun dtg.

“Ternyata kamu berada disini ??”(Pengawal rentenir 1)

“Kalian knp kalian ada dsini ??” (Dd)

“Yah, utk menagih hutang kamu lah.. cepet bayar + bunganya…” (Pengawal renternir 2)

“Utk saat ini saya masih blm mempunyai uang… beri saya waktu 2 minggu….” (Dd )

Tanpa pikir panjang pengawal renternir itu pun memukul da dong. Da dong mencoba untuk memballas namun itu semua sia2. Pengawal renternir itu terus memukuli da dong hingga wajahnya babak belur. Disaat itu juga kekasih da dong pun dtg. Dia mencoba utk menolong da dong.

“Hentikan…”Ucap kekasih da dong.

“Kamu…” (Dd)

“Hei,pergi kamu… kamu harus membayar hutang mu kepada boss kami…” (Pengawal 2)

“Saya kan sudah bilang saya blm mempunyai uang…”

“Kamu mau kami pukul ya..” Ucap pengawal 1 bersiap2 utk memukul da dong.

“Hentikan…”Ucap kekasih da dong sambil menahan tangan pengawal itu.

“Pergi kamu…”Ucap pengawal 1 sambil mendorong kekasih da dong.

“Kamu tidak apa2…” (Dd)

“Aku tdk apa2…” (kekasih da dong)

“Pergi kamu… kami hanya mau ada urusan bersama cwo ini…” (Pengawal 2)

“Saya mohon jangan memukulnya lagi…” Ucap kekasih da dong sambil bersujud.

“Baik…wang dong chen utk har ini kamu bebas tapi bsk awas kamu…”Ucap pengawal 2 lalu pergi.

“BEN DAN !!!!!! Kamu itu kenapa sih datang ?? kamu kan jadi kena dorong sama mereka….”Ucap dd.

“Maafkan aku, aku hanya mencoba untuk menolong mu dari mereka. Liat tuh muka mu hingga babak belur begini….”Ucap kekasih da dong.

“Aku..sepertinya mau mati… gara2 dipukul mereka… semua badan ku sepreti sudah tidak dpt bergerak lagi…” (Dd)

“Kamu ga boleh bagini ayo kita ke rumah sakit…”

“Aku sudah ga kuat bao bei…”

Tiba2 penyakit kekasih da dong itu pun kambuh.

“Bao bei kamu kenapa ??” (dd )

“sepertinya penyakit ku kambuh…”(Kekasih da dong )

Tiap detik berlalu kekasih da dong mulai mengalami sesak nafas. Da dong mencoba untuk meminta tolong namun tidak ada satu pun yg dpt menolong. Dan tidak lama kemudian kekasih da dong pun meninggal.

“Bao bei… bangun…. Bao bei…”Ucap da dong sambil menangis.

Berulang kali da dong mencoba untuk membangunkan kekasihnya itu dan sia2. Da doing mulai mencoba untuk membawa kekasihnya itu ke rumah sakit, Walaupun seluruh badannya akan sakit. Da dong terus berjalan membawa kekasihnya itu ke rumah sakit. Salju pun turun semakin besarnya, Da dong akhirnya pun terjatuh di sebuah tepi taman. Dia benar2 sudah merasa tidak sanggup lagi, Dan akhirnya dia pun ikut meninggal. Mereka berdua meninggal sambil berpelukan, Salju pun menutupi seluruh badan mereka semua. Mereka terlihat tampak seprti org yg tersenyum. Org2 yg berada di sekitar taman itu segera ingin melihat 2 Org pasangan yang meninggal membeku dalam salju sambil tersenyum.

Back song : It Has To Be You

~The End ~

Iklan