Cast : Lee SungMin ( Super Junior )
Caterine Park

Caterine Park POV

Wuah, taman dikorea memang lebih indah. Begitu tenang disini. Ini minggu keduaku berada di korea. Aku memang keturunan korea, tapi ini ke dua kalinya aku ke korea. Perjalanan sebelumnya, dikarenakan saudaraku meninggal. Dan perjalanan kali ini, dikarenakan aku akan kuliah di salah satu universitas di seoul.
Aku pun berkeliling taman dan menikmati suasana. Aku pun duduk di bangku taman sembari mencoba mendiskripsikan suasana ini ke dalam puisi. Di tengah kedamaian ini tiba-tiba . . . .

BRUAAKKK..
Sesosok pria yang menggunakan jaket, syal dan topi pun duduk disampingku.
“ Jika ada yang mencariku, katakan pada mereka bahwa kau tidak melihatku. Okay !”, ucapnya langsung bersembunyi dibelakang bangku taman yang kududuku saat ini.

Apa-apaan pria ini? Dating dengan tiba-tiba dan langsung bicara seperti itu. Tetapi sekumpulan gadis menjadi perhatianku sekarang. Sekitar 5 atau 6 orang menghampiriku. Oh my god, apalagi sekarang?

“ Mian, apa anda melihat seorang pria denagn topi putih lewat disini?”, tanay salaha satu dari mereka.

Apa mereka ini yang dimaksud dengan laki-laki ini?

“ Mwoa? Pria? Dari tadi aku tak melihat seorang pun ada disini! “, jawabku mencoba membantu pria yang masih ada dibelakangku ini.

“ oh begitu ya. Gomawo eon!”

Gerombolan gadis itu pun pergi. Tak beberapa lama kemudian,

“ Hei kau,sampai kapan kau terus disitu? Mereka sudah pergi! “, tanyaku sambil membalikkan tubuhku kebelakang bangku.

Kulihat dia pun berdiri. Tapi anehnya dia terus memegangi tangannya. Sepertinya dia kesakitan.

“ Kenapa dengan tanganmu?”, Ku pegang tangannya dengan cepat.
“ Argghhh, sakit! “, teriaknya.
“ Mwoaa? Kau berdarah banyak sekali! Cepat duduk.”, suruhku

Tanpa banyak berpikir, ku ambil sapu tangan milikku di tas. Membasahinya dengan air dan merebut tangan pria itu kembali.

“ Kenapa kau bisa berdarah seperti ini?”, ucapku sambil membersihkan darahnya.

Tapi secepat kilat dia menarik tangannya dariku dan berkata dengan lantang padaku, “ tak usah pedulikan aku! Dan jangan bersikap seakan-akan kau seorang dokter!”

Namja satu ini benar-benar membuatku kesal. Sudah bagus tadi aku menolongnya, tapi sekarang dia malah bersikap seperti ini padaku.

“ Aku memang belum menjadi dokter, tapi sekarang aku sedang belajar di jurusan kedokteran. Dan sudah menjadi tanggung jawabku untuk menolong orang yang sedang kesakitan sepertimu! “, balasku tak mau kalah dengan hentakkannya.

Ku ambil tangannya tadi kembali, dan melanjutkan untuk mengobatinya. Kulihat dia hanya diam setelah aku berkata seperti tadi. Apa aku sudah keterlaluan ya?

“ Sudah selesai! Mian kalau aku hanya mengobati sekedarnya, itu karena aku tak bawa peralatan P3K yang cukup!”, ucapku.

“ Gomawo”, ucap pria itu.

“ Kenapa kau dikejar dengan gadis-gadis tadi? Pasti mereka yeoja mu dan mereka kesal padamu karena kau memiliki yeoja yang banyak selain mereka. Dasar Playboy kau”, ucapku.

Kudengar tawa kecil dari arah pria itu. Apa yang lucu? Apa ada yang salah denganku?

“ Sepertinya kau orang asing!”, lanjutnya kembali.

“ Nee, Aku baru pindah kemari untuk studyku! Caterine imnida”,ucapku.

“ Oh, SungMin imnida”, jawabnya memperkenalkan diri.

SungMin POV

Wah, gawat mereka menyadari keberadaanku. Aku harus lariiiii……

Huhft, kenapa mereka malah mengerjarku? Menyebalkan.

Disana ada gadis yang duduk dibangku taman, mungkin aku bias bersembunyi dibalik bangku itu.

Aku pun duduk disebelah gadis itu dengan nafas yang tidak teratur.
“ Jika ada yang mencariku, katakan pada mereka bahwa kau tidak melihatku. Okay !”, ucapku langsung bersembunyi dibelakang bangku taman yang dia duduki saat ini.

Semoga para ELF tidak menyadari kalau aku bersembunyi di sini.
“ Mian, apa anda melihat seorang pria denagn topi putih lewat disini?”
Kudengar suara yang sepertinya sedang bertanya pada gadis yang sedang duduk ini.

Semoga gadis ini mau membantuku.

“ Mwoa? Pria? Dari tadi aku tak melihat seorang pun ada disini! “, jawabnya mencoba membantuku yang masih dibelakangnya ini.

“ oh begitu ya. Gomawo eon!”

Gerombolan gadis itu pun pergi. Tak beberapa lama kemudian,

“ Hei kau,sampai kapan kau terus disitu? Mereka sudah pergi! “, tanyanya sambil membalikkan tubuhnya kebelakang bangku.

Aku pun berdiri. Tapi tanganku tetep merasa sakit akibat terkena paku saat aku terjatuh tadi..

“ Kenapa dengan tanganmu?”, dia memegang tanganku dengan cepat.
“ Argghhh, sakit! “, teriakku.
“ Mwoaa? Kau berdarah banyak sekali! Cepat duduk.”, suruhnya

Tanpa banyak berpikir, dia mengambil sapu tangan miliknya di tas. Membasahinya dengan air dan merebut tanganku kembali.

“ Kenapa kau bisa berdarah seperti ini?”, ucapnya sambil membersihkan darahku.

Tapi secepat kilat aku menarik tanganku darinya dan berkata dengan lantang padanya, “ tak usah pedulikan aku! Dan jangan bersikap seakan-akan kau seorang dokter!”

“ Aku memang belum menjadi dokter, tapi sekarang aku sedang belajar di jurusan kedokteran. Dan sudah menjadi tanggung jawabku untuk menolong orang yang sedang kesakitan sepertimu! “, balasnya tak mau kalah dengan hentakkanku.

Dia mengambil tanganku kembali dan melanjutka untuk membersihkan lukaku.
Aku kaget dia mampu berkata seperti itu. Jarang sekali ada yeoja membentakku seperti itu.

“ Sudah selesai! Mian kalau aku hanya mengobati sekedarnya, itu karena aku tak bawa peralatan P3K yang cukup!”, ucapnya.

“ Gomawo”, ucapku.

“ Kenapa kau dikejar dengan gadis-gadis tadi? Pasti mereka yeoja mu dan mereka kesal padamu karena kau memiliki yeoja yang banyak selain mereka. Dasar Playboy kau”, ucapnya.

Playboy? Yeoja chinguku?
Gadis ini benar-benar lucu sekali. Apakah dia tak mengenaliku? Aku ini seorang anggota super junior. Apa dia taj tahu itu?

“ Sepertinya kau orang asing!”, lanjutku kembali.

“ Nee, Aku baru pindah kemari untuk studyku! Caterine imnida”,ucapnya.

“ Oh, SungMin imnida”, jawabku. memperkenalkan diri.