Genre  : Romance

Rating  : PG13 – PG15

Cast     :

  • Sungmin (Super Junior)
  • Sunny (Girls’ Generation)
  • Key (SHINee)

___________________________________________________________________________

Gadis itu hebat sekali…

Mampu mengubah hidupku…

Mampu mengisi hatiku yang kosong…

Bahkan, sekarang dia mampu membuat hidupku hancur dan hatiku seperti berlubang…

Dan setelah keadaanku seperti ini, aku sama sekali tidak bisa melupakannya…

***

Flashback 5 tahun yang lalu…

“YA!!! LEE SUNG MIN!!! Sampai kapan kau mau seperti ini? Bukankah kau sendiri yang dulu merelakan dia bahagia bersama pria lain? Tapi apa? Yang kulihat sekarang kau sangat menderita…”

“Heh… Apa pedulimu Lee Sun Kyu? Ini bukan urusanmu. Lebih baik kau pergi dari sini.” Jawabku dingin.

“Baiklah, aku akan pergi. Tapi kau harus ingat, kau tidak akan maju kalau kau terus melihat kebelakang dan selalu menyesali perbuatanmu. Lee Sung Min, menyesal itu selalu datang belakangan dan gak ada gunanya sama sekali kalau kamu menyesali apa yang udah kamu perbuat karena itu keinginanmu sendiri… aku harap kamu cepat menyadari semua itu, Lee Sung Min…” Kata gadis dihadapanku dan aku hanya bisa terdiam mendengan perkataannya.

Sun Kyu-ah, benar apa yang kau katakan. Betapa bodohnya aku dulu, selalu mengatakan aku kuat, aku pasti bisa melupakan dia… Tapi sekarang? Gomawo Lee Sun Kyu

End of flashback…

Aku tersenyum getir mengingat kejadian itu. Saat itu keadaanku sangat memprihatinkan. Sun Kyu-sahabat yang selalu ada untukku-menyadarkanku… Dia benar-benar baik… Dan sejak itu aku semakin dekat dengannya…

Flashback 2 tahun yang lalu…

“Sun Kyu-ah…”

“Berhenti memanggilku seperti itu!!!” Kata gadis yang ada dihadapanku sambil melotot.

“Ah… Arasseo… Arasseo… Sunny-ah…” Kataku lagi dan dia tersenyum. Manisss sekali…

“Sungmin-ah…”

“Oppa…” Kataku

“Shireo…” Katanya… Ah, dasar…

“YA!!! Kau menyuruhku memanggilmu Sunny tapi ketika aku menyuruhmu memanggilku oppa kau tidak mau… YA!!! Sun Kyu-ah!!! Sini kau…” Teriakku sambil mengejar Sunny…

Dan sekarang yang terjadi kami malah kejar-kejaran ditaman ini… Saat aku hampir bisa menangkap Sunny, Sunny tersandung dan aku langsung menahannya. Kami jatuh bersama. Sunny masih menutup matanya karena dia masih kaget. Jarak wajah kami berdua sangat dekat. Kira-kira hanya 5 sentimeter. Sunny membuka matanya dan menatapku. Aku balas menatapnya lekat.

“Lee Sun Kyu, aku… aku mencintaimu… Saranghae…” Kataku. Perasaan yang kupendam selama 3 tahun terakhir ini akhirnya berhasil aku keluarkan. Ya, aku mencintainya. Dia selalu bisa mengisi hari-hariku dengan senyumnya yang bisa membuat siapa saja merasa tenang.

“Sung… Sungmin-ah…” Katanya gugup… “Em… Na ddo Sungmin-ah, na ddo saranghae…” Jawabannya membuatku terkesiap… Benarkah? Apa aku tidak salah dengar? Dia… Dia juga merasakan perasaan yang sama denganku?

Sunny POV

Apa aku tidak salah dengar? Sungmin memiliki perasaan yang sama denganku? Dia juga mencintaiku… Sungmin-ah, apa kau tau? Aku selalu menunggumu mengatakan ini padaku… Ya Tuhan, ini bukan mimpi kan? Kalau ini adalah mimpi, aku tidak ingin bangun…

End of POV

“Lee Sun Kyu, kau mau jadi pacarku?” Ah, babo!!! Untuk apa kau tanyakan lagi? Kan sudah jelas jawabannya… Tapi, aku hanya ingin memastikan.

“Ne Lee Sung Min… Aku mau…” Jawabnya lagi sambil tersenyum. Omo… Ini seperti mimpi.

 “Sun Kyu, kau tau? Aku merasa kalau aku adalah pria paling bahagia didunia ini…” Kataku padanya.

“Dan aku adalah wanita yang paling bahagia didunia ini…” Katanya… Aku mencium kening Sun Kyu lembut. Lee Sun Kyu, aku benar-benar mencintaimu…

End of flashback

Aku kembali tersenyum getir mengingat kejadian itu. Heh… Bodoh sekali aku dulu. “Sun Kyu, aku akan membalasmu. Membuatmu merasakan sakit hati yang sama seperti yang aku rasakan.” Kataku sambil tersenyum sinis.

“Hyung!!!” Aku mendengar suara yang sangat tidak asing bagiku. Aku menoleh dan mendapati Key adikku menahan botol anggurku ketika aku ingin minum lagi.

“Mau apa kau disini?” tanyaku sinis.

“Hyung, kenapa kau jadi seperti ini? Hyung, aku mohon, jangan seperti ini…” Aku hanya tersenyum sinis mendengar semua yang dikatakan Key.

“KAU TIDAK USAH MEMPERDULIKANKU!!! SEKARANG KAU PERGI DARI SINI!!!” Teriakku. Aku muak melihatnya. Aku benci padanya. Adikku sendiri mengkhianatiku.

“Hyung… Aku minta ma…”

“DIAM!!! Kau pikir semua bisa selesai dengan kata maaf? Kau salah Key.” Aku tidak tahan lagi. Aku mendorongnya dan ingin memukulnya.

“YA!!! LEE SUNG MIN!!! HENTIKAN!!!” Suara ini… Aku menoleh ke sumber suara dan mendapati seorang gadis berdiri disana sambil menangis… Gadis yang sangat kucintai.

“Sunny…” Kataku.

“Sungmin-ah, kanapa kau seperti ini? Aku mohon jangan seperti ini…” Katanya masih sambil menangis.

“Untukapa kau kesini? Ingin bertemu dengan dia? Heh… Silahkan saja. Ini, KEKASIH BARUMU!!!” Kataku sambil menekan kata “KEKASIH BARUMU”.

“Sungmin…”

Aku tidak menghiraukan panggilannya dan masuk kekamarku sambil membanting pintu. Melihat Sunny dan Key hanya menambah luka hatiku. Sakit… Sakit sekali…

Flashback 1 bulan yang lalu…

“Jagi, saranghae…” Jantungku serasa berhenti berdetak. Aku langsung mendatangi mereka.

“Apa maksud kalian?” Tanyaku penuh emosi… “Sun Kyu, jadi sekarang kau lebih senang bersama dia? Kau sudah membohongiku Sunny. Ternyata janjimu 2 tahun lalu itu bohong!!! Heh… Bodoh sekali aku. Kenapa aku tidak belajar dari pengalaman. Dan kau KEY!!! Kau tega sekali denganku. Kau tau, aku selalu mempercayaimu. Tapi apa? Kau menghancurkan rasa percayaku padamu!!!” Kataku penuh dengan emosi. Aku kecewa… Kecewa sekali dengan mereka berdua.

Aku meninggalkan mereka dan mengemudikan mobilku dengan kecepatan tinggi.

End of Flashback

Sun Kyu, aku mencintaimu dengan tulus. Tapi, kenapa kau seperti ini padaku?

***

Sunny POV

“Key, gwenchana?”

“Gwenchana noona. Noona, uljima. Lebih baik kau bilang yang sebenarnya pada Sungmin Hyung. Seperti ini hanya membuatmu dan Sungmin Hyung menderita saja.”

“Aku gak bisa Key, kalau aku bilang yang sebenarnya, itu akan lebih membuat Sungmin sakit.”

“Tapi noona…”

“Key, aku mohon, jangan bilang pada Sungmin.”

Sungmin, maafkan aku… Membuatmu membenciku sekarang adalah cara terbaik agar kau bisa melepasku nanti. Maafkan aku… Lee Sung Min… Saranghae…

End of POV

***

Key POV

Sudah seminggu sejak kejadian itu dan Sungmin Hyung tetap mengurung diri di kamarnya. Keadaannya sangat memprihatinkan dia seperti manusia yang tidak bernyawa. Kamarnya pun sudah hancur berantakan dan dia tidak mau makan atau minum. Dan hari ini, hari dimana-mungkin-semuanya akan berakhir… Berakhir menyedihkan.

Aku membuka pintu kamar Sungmin Hyung. Keadaannya benar-benar memprihatinkan.

“Hyung…” Dia tidak bereaksi saat kupanggil. Tatapannya kosong.

“Hyung…” Tetap tidak ada jawaban.

Tidak… Aku tidak akan membiarkan semua ini berakhir menyedihkan. Tidak… Aku tidak akan membiarkan hyungku lebih sakit lagi. Sunny Noona, mianhae…

“HYUNG!!! MAU SAMPAI KAPAN KAU SEPERTI INI?!!! HYUNG TAU BAGAIMANA SAKITNYA SUNNY NOONA? DIA SAMA SAKITNYA SEPERTI HYUNG!!!” Kataku sambil berteriak.

“Hyung, dia mempunyai alasan melakukan ini. Yang kau lihat waktu itu cuma bohong.” Aku memelankan suaraku lalu dia melihat keharahku.

“Hyung, hari ini, Sunny Noona akan menikah. Dia terpaksa melakukan itu karena orang tuanya menjodohkannya dengan laki-laki itu.”

“Be… Benarkah?” Akhirnya dia mengeluarkan suaranya.

“Iya hyung. Hyung, apa kau mau melepaskannya begitu saja seperti saat kau melepaskan pacarmu yang dulu? Hyung, kejar dia… Kejar Sunny Noona… Kejar cintamu…” Kataku.

“Dimana dia? Dimana tempat itu?” Aku menunjukan kartu undangan Sunny Noona. “Key, mianhae… Maafkan aku…”

“Gwenchana… Ayohyung, cepat kejar dia!” Setelah itu, Sungmin Hyung langsung berlari keluar rumah.

“Hyung, kau pasti bisa…” Kataku dalam hati…

End of POV

Sunny POV

Hari ini aku akan menikah. Menikah dengan laki-laki yang tidak aku cintai. Apa aku kuat menjalani semua ini?

“Sunny? Apa kau sudah siap?” Tiba-tiba ada yang memasuki ruangan.

“Jay Oppa? Em… Ne…” Kataku. Dia Jay Oppa. Laki-laki yang akan menjadi suamiku. Dia sangat baik. Tapi, aku tidak bisa mencintainya karena hatiku sudah terisi penuh dengan Sungmin.

“Em… Ayo, acara akan dimulai.” Katanya sambil tersenyum.

“N… Ne…”

“Sunny, jujur denganku. Kau sudah mempunyai seseorang yang ada dihatimu kan?”

“Ah… Ani…” Kenapa Jay Oppa bisa tau?

“Jangan bohong Sunny… Kau selalu seperti ini ketika bertemu denganku.”

“A… An…”

“Sunny, kejar laki-laki itu… Kejar cintamu… Atau kau nanti akan menyesal…” Kata Jay Oppa lagi.

“O… Oppa… Tapi, acara ini…”

“Aku akan mengurusnya Sunny, kau tenang saja. Cepat susul dia…”

“Gomawo oppa… Mianhae…” Kataku lalu aku berlari meninggalkan Jay Oppa. Tidak perduli sekarang aku memakai gaun pengantin dan sepatu hak tinggi, yang sekarang ada dipikiranku hanya Sungmin… Lee Sung Min…

End of POV

Jay POV

“Laki-laki itu beruntung sekali mendapatkanmu Sunny…” Kataku dalam hati. Aku tidak mau menikahi perempuan yang tidak mencintaiku. Sunny, berjuanglah…

End of POV

Aku berlari sekencang mungkin. Aku harus sampai ketempat itu sebelum semuanya terlambat.

Tiba-tiba pandanganku berbayang. Badanku sepertinya melemah… Dan aku terjatuh… Sebelum aku kehilangan kesadaranku, aku bisa mendengar suara itu… suara gadis yang aku cintai…

“Su… Sun Kyu…” Hanya nama itu yang bisa aku ucapkan, setelah itu pandanganku menjadi gelap.

Sunny POV

Aku melihatnya dari kejauhan. Tapi, kenapa… Omo…

“SUNGMIN!!!” Aku melihatnya terjatuh dan langsung menghampirinya.

“Sungmin-ah… Lee Sung Min!!! Sadarlah… Sungmin!!!”

“Su… Sun Kyu…”

“Sungmin… Sungmin!!!” Omo… badannya panas sekali. Aku harus menelepon ambulan.

***

@Hospital

Aku menangis… Aku sangat khawatir akan keadaan Sungmin sekarang. Sungmin-ah, jangan tinggalkan aku…

“Noona!!!”

“Key!!! Sungmin… Sungmin… Dia…” Tangisku pecah sebelum aku menyelesaikan kalimatku.

“Noona, kau tenang dulu.” Kata Key tenang lalu dia mengajakku duduk. Tak lama setelah itu, dokter keluar dari ruangan.

“Dok, bagaimana keadaan hyung saya?”

“Dia mengalami dehidrasi… Jika terlambat sedikit lagi, mungkin akan lebih parah lagi.” Kata dokter itu.

“Apa sekarang dia sudah sadar?” Tanyaku…

“Sudah. Siapa yang mau melihatnya dulu?”

“Noona, ayo…” Kata Key padaku…

“Tapi kau?”

“Ayolah…” Katanya…

“Ehm… Baiklah…” Kataku lalu masuk ke ruangan Sungmin.

End of POV

“Hhh… Aku sekarang tampak seperti laki-laki yang sangat lemah.” Kataku pada diri sendiri.

“Siapa bilang kau lemah? Bagiku kau sangat hebat Lee Sung Min…” Aku kaget mendengar suara itu…

“Sun Kyu?” Kataku. Senyumku mengembang ketika melihat gadis yang berdiri didepan pintu tersenyum kearahku… Dan, masih mengenakan gaun pengantin…

“Sungmin, mianhae…” Katanya sambil berjalan kearahku.

“Gwenchana Sun Kyu, aku yang harus minta maaf.” Kataku. Lalu aku mencoba untuk duduk.

“Kau mau apa Sungmin-ah?” Tanya Sun Kyu panik.

“Aku ingin duduk…”

“Ah, aku bantu Sungmin-ah…” Lalu dia membantuku…

“Gomawo Sun Kyu-ah…” Kataku sambil tersenyum. “Lee Sun Kyu, Bogoshipeoyo…” Kataku sambil menatap matanya dalam.

“Na ddo Bogoshipeoyo…” Katanya membalas tatapanku. Dua duduk tepat didepanku. Aku mendekatkan wajahku kewajahnya lalu aku mencium bibirnya lembut.

“Sun Kyu…” Kataku setelah melepaskan ciumanku. “Saranghae…”

“Na ddo saranghae… Lee Sung Min…” Katanya… Waktu serasa berhenti, rasanya hanya kami berdua yang ada didunia ini.

1 Tahun Kemudian…

Aku memetik gitarku sambil bernyanyi dan bersandar di pohon besar yang ada ditaman itu.

I don’t know you
But I want you
All the more for that
Words fall through me
And always fool me
And I can’t react

Aku menghentikan nyanyianku dan permainan gitarku saat mendengar suara seseorang ikut bernyanyi bersamaku… Sun Kyu. Aku tersenyum melihatnya sudah duduk disebelahku dan dia juga tersenyum kearahku.

“Mengapa dihentikan?” Tanyanya… “Ayo lanjutkan lagi…” Katanya dan aku melanjutkan permainan gitarku dan kami bernyanyi bersama…

And games that never amount
To more than they’re meant
Will play themselves out 

Take this sinking boat and point it home
We’ve still got time
Raise your hopeful voice you had a choice
You’ve made it now
Falling slowly sing your melody
I’ll sing it loud

“Permainan gitarmu bagus sekali…” Kata gadis disebelahku.

“Suaramu juga bagus…” Kataku sambil tersenyum dan merangkulnya… “Akhirnya semua berakhir bahagia…” Kataku lagi.

“Ne…” Katanya dengan senyum mengembang, lalu aku mengecup keningnya.

Aku sudah menikah dengannya. Aku bahagia sekali. Aku merasa, aku adalah laki-laki paling bahagia didunia. Akhir yang sangat bahagia… Sun Kyu… Aku janji, akan selalu membuatmu bahagia…

THE END

______________________________________________________

Kamsahamnida ud baca… 😀

Gimana? Bagus gg ceritanya? Bagus gak bagus tetep comment yaa… Kamsahamnida…