.Eunrim POV.

My babo calling..

Aku mengangkat teleponnya. Dia baru saja menghancurkan mimpi indahku! Dasar Cho Kyuhyun babo!

“WAE?” semprotku sewaktu mengangkatnya.

“Neo odieya?” suaranya terdengar familiar di telingaku.

“Di rumah. Kau baru saja merusak mimpi indahku Cho Kyuhyun!” gerutuku.

“Ahh.. miann.. Aku cuma mau mengajakmu melihatku pemotretan.. Kau mau tidak?” balasnya.

“Hmm.. Pemotretan?? Untuk album SJM kalian ya??” aku langsung terduduk. Ini kesempatan langka.

“Nee.. Mau tidak?” ajaknya lagi.

“Mauu.. mauuu.. mauuuu..” seruku.

“Okeee.. Kujemput ya?” Dia lagi kesambet angin apa ya? Kenapa tiba-tiba jadi baik sekali?

“Neee..” Hohoho.. Akhirnya aku bisa bertemu dengan gege Henry.. xD

Setelah sambungan telepon terputus, aku langsung bergegas untuk bersiap-siap. Kebetulan hari ini sekolahku libur, dan aku jadi pengangguran di rumah.

Ting.. Tong.. Ting.. Tong.. Ting.. Tong..

Pas ketika aku selesai bersiap-siap, Kyu datang untuk menjemputku. Dia tidak sabaran sekali!

“SEBENTAR!” seruku.

Aku mencari kunci rumahku. Sekarang, setelah appa dan eommaku memutuskan untuk membuka cabang baru di negeri paman Sam, aku ditinggal sendirian.

Ting.. Tong.. Ting.. Tong.. Ting.. Tong..

Braaaaaak.. “Tidak perlu memencet bel terus-menerus babo! Telingaku ini masih normal! Kau mau merusak belku hah?” semprotku.

“Kau sendiri lama sekali membuka pintu!” sahutnya.

“Aku mencari kunci rumahku tau!” aku langsung menggandengnya. “Bukannya kau buru-buru mau pemotretan kan?” kataku bermanis-manis padanya.

Dia menutupkan pintu mobil lalu masuk. “Apa maumu?” tanyanya datar.

Kekeke~ Ternyata dia sudah tau. “Translatekan bahasa gege Henry yaaa??” pintaku.

“Sudah kuduga. ANDWEEE!” jeritnya.

“Waee?? Ayolaaaah Kyuuu.. Jarang sekali aku bertemu dengan gege Henry.. Pleaseeee??” rengekku.

“Kenapa kau sangat suka dengan si mocha itu sih??” Dia terlihat kesal.

“Karena dia imut..” aku mulai membayangkan wajah gege Henry.

“Aku juga bisa imut..” dia lalu memperlihatkan aegyonya.

“Aniii, bagiku kau tampak biasa saja.. gege Henry lebih imut..” aku menertawainya.

Sebenarnya Kyu memang terlihat imut, tapi entah mengapa di benakku, sosok seorang Cho Kyuhyun itu teman bertengkarku. Si evil magnae yang biasa menindas para hyungnya. Sosok imut tidak cocok untuknya.

“Haaaahh.. Aku menyesal mengajakmu..” kami sudah tiba di salah satu studio pemotretan. Dia lalu turun dan membukakanku pintu.

“Hoooo.. Aku akan bertemu gege Henry.. Hohoho..” dia hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.

Begitu kami memasuki ruangan, member yang lain terlihat sudah bersiap-siap.

“Annyeong oppadeul..” sapaku ceria. Aku langsung mencari si mochi nan imut itu. Dia ternyata lagi ada di sebelah Donghae oppa ternyata.

“Annyeong Eunriiim.. Kau mau melihat pemotretan kami yaaa??” Eunhyuk oppa tiba-tiba muncul bersama Sungmin oppa.

“Apa yang oppa lakukan di sini?” tanyaku penasaran.

“Tentu saja untuk pemotretan. Masa kami cuma jadi supporter sepertimu?” Eunhyuk oppa mencibir ke arahku.

“Memangnya kalian anggota SJM ya?” tanyaku polos. Setauku di SJM tidak ada anggota yang bernama Lee Sungmin dan Lee Hyukjae/Eunhyuk.

“Astaga Eunrim.. Kamu ke mana aja selama ini?” Eunhyuk oppa mulai menertawaiku. Tiba-tiba dia langsung berhenti tertawa.

“Dia sibuk dengan pesiapan ujiannya hyung. Kenapa kau menertawainya? Salah kalau dia tidak tahu? Kau kan MEMANG TIDAK TERKENAL..” suara Kyu bergema di seluruh studio itu.

Eunhyuk oppa langsung menciut dan lari di samping Donghae oppa. Otomatis kami tertawa melihat tingkahnya. Aku berbalik untuk berterima kasih pada Kyu.

“Whoaaa.. Kau mau jadi kado ya??” Aku lupa dengan kata ‘gomawo’ yang ingin kuucapkan. Dihadapanku sekarang sudah terlihat seorang namja dengan pita putih besar terikat di lehernya.

“Terserah kau lah.. Huh.. Seharusnya kau saja yang pakai pita ini hyung..” kata Kyu pada Sungmin oppa.

“Bagus kok Kyu.. Bajuku tidak matching kalau pakai pita putih..” balas Sungmin oppa.

Sekarang aku baru memperhatikan baju yang mereka pakai. Ternyata mereka semua memakai pita juga. Tapi entah mengapa, rasanya cuma pita Kyu yang membuatku ingin tertawa.

“Iaa.. hmphhh.. Bagusss kok.. hmphhh..” kataku sambil menahan tawa.

“Tertawalah..” dia ngambek.

Dasar.. sifat BabyKyunya muncul lagi.

“Iaa.. cakep kok..” kataku sambil membetulkan pitanya.

“Anggap saja aku ini kadomu..” katanya sambil tersenyum.

Ommonaa.. ><

“!@#%@$&*(()(%#$#!^*()(!@” kata gege Henry.

“$%#^^()(@#$!!@**(*(())@$!@~@$()($” Kyu membalasnya. Kemudian Zhou Mi dan Henry mengangguk-angguk.

“Translate please?” kataku pada Kyu.

“R-a-h-a-s-i-a” itulah jawaban yang diberikan padaku. Ketika aku bertanya pada oppadeul yang lain, mereka juga tidak mau memberitahuku.

“Cari tahu saja sendiri..” Kata Donghae oppa, disambung anggukan setuju dari Siwon oppa.

“Aku tidak akan memberitahukanmu artinya..” kata Sungmin oppa.

Aku menuju ke Ryeowook oppa. Dia hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.

Aku hanya mendesah pasrah. Eunhyuk oppa mendekatiku. “Kau tidak bertanya padaku?”

“Memangnya artinya apa oppa?” aku kembali bersemangat.

“Emm, aku juga tidak tau.. Bahasa mandarinku tidak bagus..” katanya sambil tersenyum jahil.

Haaahh.. tidak ada gunanya kalau begitu. Rasa penasaranku sudah memuncak. Aku mendatangi gege Henry. Dengan pasrah aku berkata, “gege, apa kau tidak bisa berbicara dengan bahasa yang kumengerti?” pintaku.

Dia hanya tersenyum padaku. Ketika dia mau menjawab, Kyu langsung memotongnya, “Jangan coba-coba Henry..”

Huaaaa.. Seberapa susah sih oppadeul di sini memberitahukanku percakapan yang tadi?

“Yaa Cho Kyuhyun. Aku penasaran!” tuntutku.

“Makanya belajar yang benar..” Dia terkikik.

Kesabaranku sudah habis. Aku mengencangkan pita di lehernya.

“Eun-ahh.. ekkk.. kauu.. mauu.. membunuhku yaaa.. ekkk..” sahutnya.

“Aku jengkelll!” kataku lalu melepaskan tanganku dari pitanya. Kemudian aku duduk di salah satu kursi dan mulai dengan aksi ngambekku.

Sebelum sempat menjawab pertanyaanku, Kyu sudah dipanggil untuk pemotretan.

Gege Henry mendekatiku. “Dia hanya bilang supaya aku tidak dekat-dekat denganmu..” bisiknya lalu tersenyum. “Dan aku bisa berbahasa korea dengan lancar Eunrim-ssi..” tambahnya.

Hahhh! Ternyata si babo itu sudah melarang namja lain untuk mendekatiku. Aku terkikik. Ternyata dia betul-betul menganggap aku fans berat gege Henry.

“BABO!” seruku pada Kyu. Dia tersenyum sekilas. Jepreeet.. “Kyuhyun-ssi, kau tidak boleh tersenyum..” pinta fotografernya.

“Ahhh.. neee..” seketika itu senyumnya langsung lenyap.

Wow.. Dia terlihat.. MENAWAN.. >< Aku terpana melihat namjaku ini..

“Kaget Eunrim-ssi? Memangnya kau tidak pernah melihat Kyuhyun pemotretan?” Tanya gege Zhou Mi.

“Aniii.. Ini baru pertama kalinya.” Jawabku terbata-bata.

“Kalau begitu kau belum melihat semuanya..” sahut gege Henry. Mereka semua lalu berkumpul untuk foto bersama.

OMG.. >< Bisa-bisa aku pingsan di sini. Baru kali ini kulihat pemotretan dengan aura seperti ini.

Setelah selesai berfoto bersama, mereka semua berkerumun di dekat editor untuk melihat hasil foto mereka. Aku juga tidak mau ketinggalan.

Gege Zhou Mi..

Gege Henry..

Donghae oppa..

Sungmin oppa..

Siwon oppa..

Ryeowook oppa..

Eunhyuk oppa..

Konsep mereka kali ini.. Whoooaaaaa.. xD

“Aku tidak sabar mendengar lagunya..” seruku. Tiba-tiba ada yang memasangkan headset di telingaku. Aku berbalik, dan melihat Kyu memutarkan lagu itu dari hpnya.

Walaupun aku tidak tahu arti dari lagu itu, tap kurasa perpaduan suara mereka benar-benar sempurna.

“Kurasa kau orang pertama yang mendengar lagu ini..” Dia tersenyum menatapku.

“Kyuuu.. Kau sudah memperdengarkannya? Wahh.. tidak asik lagi..” cerocos Eunhyuk oppa.

“Padahal kupikir Eunrim bakal menunggu-nunggu untuk mendengar lagu ini..” sambung Donghae oppa.

“Kalau begitu aku termasuk orang beruntung dong..” seruku.

“Sangat beruntung karena mendapatkan namja sepertiku..” sahut Kyu sambil membusungkan dadanya.

“Iyaa dehh.. Cho Kyuhyun babo..” aku mencibir ke arahnya.

“Nahh.. Berhubung Yesung hyung lagi berkencan dengan Soohwa, berarti kita bebas memakai lantai 11.. Bagaimana kalau pesta kecil-kecilan?” tawa Sungmin oppa.

xDDD

——————————————————————————————-

Emm, mian buat ff gaje ini.. xD author mengap-mengap waktu ngeliat foto-foto ini.. jadi tiba-tiba terinspirasi untuk buat ff, waktu pembuatannya juga singat,hanya 1 jam.. hehe.. Jadi harap maklum yaa..

Anyway.. jangan lupa komen yaa.. x3