G.Dragon POV

 

“ TUNGGU “, teriak gadis itu.

 

“ ada apa?”, tanyaku kembali.

“ apakah kau serius ingin memberiku apa saja yang aku mau?”, kata gadis itu.

 

“ tentu saja “, aku menjawab dengan senyuman.

 

“ Kalau begitu ajarkan aku untuk menjadi keren dan bergaya sepertimu. Apapun akan aku lakukan agar aku bisa menjadi canti dan keren. Sekalipun aku harus memanggilmu guru. AKU MOHON..”, ucapnya menunduk padaku.

 

Mwoaa? Aku menjadi guru?

 

0__0’

 

 

MinHyun POV

 

“ Kalau begitu ajarkan aku untuk menjadi keren dan bergaya sepertimu. Apapun akan aku lakukan agar aku bisa menjadi canti dan keren. Sekalipun aku harus memanggilmu guru. AKU MOHON..”, ucapku  menunduk padanya.

 

Aku tidak peduli apa yang mau dia katakan. Yang terpenting bagiku adalah perubahan menjadi cantik.

 

“ Huwahahahaha… kau mau seperti aku?”,tanyanya menyindir.

 

Aku hanya bisa menundukan kepalaku.

 

“ Ehhmmm, aku sepertinya mengerti apa yang kau rasakan! Baiklah, nanti pukul 3 sore aku akan menjemputmu disini. Aku akan memberikan sihir perubahan untukmu! OK..”, jawabnya sambil pergi meninggalkan rumahku.

 

YIPPEEEEEE,,,,

 

 

G.Dragon POV

 

 

Hahahaha~

Gadis itu lucu sekali.

“ Hallo, appa! Bisakah nanti siang aku cuti sebentar? Aku ada urusan sebentar. Nee.. Nee.. baiklah! Gamsahapnida!”, telefonku pada Appa.

 

Ehhmmm, sepertinya ini akan menjadi menarik.

***

 

 

MinHyun POV

 

 

“ Ini sudah pukul 3 sore. Kenapa orang itu tidak muncul juga?”, gerutuku.

 

“ Yuhuuuuu… angsaku! Aku datang…”, teriak seseorang didepan rumahku.

 

Pasti anak itu. Berisik sekali dia.

 

“ JANGAN BERISIK “, bentakku.

“ mwoa? Kau membentakku? Aku ini gurumu. Mengerti kau!”, balas dia membentakku kembali.

 

“ Mian..”, ucapku dengan pelan.

“ tapi kenapa kau menyebutku dengan angsamu?”, tanyaku dengan cemberut.

 

“ Bukankah kalau dicerita-cerita, itik buruk rupa berubah menjadi angsa cantik! Tadi aku ingin sekali menyebutmu itik, tapi aku tidak tega. Makanya aku sebut saja angsa. Hahahaha.. “, jawabnya dengan tertawa sinis.

 

Ukhh, orang ini sombong sekali.

 

“ Sudahlah kita berangkat saja sekarang. Kau pikir sudah jam sekarang?”, katanya sambil menraik tanganku.

“ Haa? Memang kau pikir siapa yang datang telat haa?”, jawabku menyindir.

 

***

 

“ Hei, kau mau membawaku kemana?”, tanyaku saat berada di mobil.

“ namaku Jiyong. Apa kau tidak bisa menyebut namaku dengan benar ha?”, jawabnya.

“ Aishhh..”, gerutuku.

 

**

 

“ Kita sudah sampai. Ayo cepat turun!”, ungkasnya.

“ tempat apa ini?”, tanyaku bingung.

 

Tempat ini bagus sekali. Gedung rapih dengan dekorasi modernnya. Sepertinya tempat ini hanya dikunjungi oleh orang kaya saja.

 

“ G.Dragon, ternyata kau yang datang!”, Tanya seorang laki-laki dari dalam gedung itu.

“ Nee. Aku ingin menitipkan seseorang padamu!”, jawab jiyong pada laki-laki itu.

“ Mwoa??”, laki-laki itu kaget.

“ tolong makeover noona ini ya!”, ucapnya.

 

“ Hei, MinHyun! Kau jangan nakal ya! Dan lebih baik kau jangan sia-siakan kesempatan ini! Aku mau pergi pemotretan dulu! Nanti kau akanku jemput lagi! Dah dah.. annyeong higyeseyo!”, ucapnya sambil masuk kedalam mobil.

 

“ HEI, KAU SERIUS MENINGGALKANKU SENDIRI DISINI.”, teriakku pada mobil yang mulai menjauhi ku.

 

Ukhh, aku benar-benar membenci dia. Seenaknya saja dia meninggalkanku disini.

 

 

“ Ayo, masuk dan cepat kita latihan!”, ajak laki-laki itu semakin membuatku bingung.

“ Ehmm, mian. Kita mau latihan apa ya?”, tanyaku sedikit takut.

“ tentu saja melatih tubuhmu! Ini kan gym.”, Tanya laki-laki itu sambil membukakan pintu gedung itu.

 

OH MY GOD,

Aku sungguh belum pernah melihat gym semewah ini. Begitu besar ruangan ini, dengan kaca di setiap sisi ruangannya. Begitu banyak alat gym dengan berbagai ukuran dan berbagi merk.

 

“ pertama kita harus membentuk kakimu dengan bagus, lalu kita pusatkan pada pinggangmu, serta payudaramu. Mungkin latihan ini akan berat! Jadi kau tak boleh malas.”, kata laki-laki itu.

 

Oh tidaaaaaaaaaaaakkkkkkkkkkkkkkk….

 

 

G.Dragon POV

 

 

Ehhmmm, sudah jam 7 malam. Sepertinya aku harus menjemput noona itu.

 

“ Hei, aku pulang dahulu ya!”, sahutku.

“ Kau mau pergi kemana? Tumben sekali kau pulang terlebih dahulu?”, Tanya seungri padaku.

“ aku ada urusan. Bye..”, ucapku sambil meninggalkan ruang latihan.

***

 

“ Annyeong, mian aku terlambat! Mana noona yang aku titipkan tadi?”, kataku sambil mencari gadis itu.

“ Aku disiniiiii…”, kudengar suara kecil menjawab pertanyaanku.

 

Aku mulai mencari asal suara itu. Sampai akhirnya aku temukan,

DOEENGGG…

 

“ Sedang apa kau? Kenapa tidur ditengah jalan seperti ini?”, tanyaku sambil menendang bdan yang tergeletak di ubin itu.

 

“ Kau benar-benar ingin membunuhku. 3 jam lebih aku melatih tubuhku tanpa istirahat.”, jawabnya dengan nafas terengah-engah.

“ Kau itu manja sekali. Kau pikir para aktris tidak erlatih seperti ini hah?! Mereka juga berlatih seperti kau! Sudah cepat bangun. Akan aku antar kau pulang!”, jawabku sambil menyodorkan tanganku untuk membantunya bangun.

 

***

 

“ Hei, bangun! Kita sudah sampai dirumahmu! Sampai kapan kau mau tidur di mobilku?!”, kataku sambil membangunkannya.

 

“ Ehhhmmmm…”, ucapnya bangun dari tidurnya.

 

“ Ayo cepat turun!”, ucapku.

“ Kenapa kau juga ikut turun dari mobil?”, tanyanya dengan polos.

“ tentu saja ingin masuk ke rumahmu!”, jawabku

“ MWOA?”,dia menjawab dengan kaget.

“ tenang saja. Aku hanya ingin memeriksa dapurmu saja!”, ucapku sambil menarik tangan MinHyun masuk kedalam.

Gadis ini tetap saja bingung,“ dapur??”.

 

Setelah masuk kedalam rumahnya, tanpa buang waktu aku membuka lemari es miliknya.

Kulihat makanan instant berjejer didalamnya.

 

“ Mau kau apakan lemari es-ku?”, Tanya MinHyun.

“ Ehmm, aku hanya ingin memeriksa makanan apa saja yang harus kau makan!”, jawabnya.

 

“ Kenapa kau selalu makan makanan instant. Kau tidak boleh memakan ini. Yang ini juga. Apalagi ini. Ukhh, makanan ini banyak sekali lemaknya, kau tidak boleh memakannya. Ini juga dan ini!”, sambil aku mengeluarkan makanan yang aku anggap tidak baik.

 

“ kenapa kau mengeluarkan semua makanannya? Lalu kenapa aku tidak boleh memakan ini semua?”, tanyanya.

Secara tegas aku menjawab,” Semua makanan ini akan membuat tubuhmu menjadi tidak indah! Dan semua makanan ini akan aku sita.”

 

“ Mwoa? Kau tidak bisa seenaknya melakukan ini terhadapku!”, bentaknya padaku.

“ Bukankah kau bilang bahwa kau ingin cantik?”, jawabku membuatnya terdiam.

 

“ Besok setelah bangun tidur, kau harus jogging selama 30 menit, lompat kali 100 kali dan sit up 75 kali. INGAT ITU!”

“ Besok aku akan menjemputmu lagi pukul 2 siang. Jangan lupa!”, ucapku sambil membawa semua makanan yang aku sita dan pergi menjauhi MinHyung.

 

“ Besok masih ada lagi kah?”, Tanya MinHyung menarik bajuku.

 

“ Tentu saja. SIHIR PERUBAHAN WUJUD KE-2 !”, ucapku sambil membentuk huruf V di tanganku.

 

“ Mian, aku nulis ini ngebut. Hehehe~ jadi ceritanya kurang pas. Soalnya mau aku kasih problemnya di part.3, mohon pengertiannya..

Jadi tunggu part.3 nya ya, “

Iklan