Thanks banget buat Tam yang udah bikinin piku adorable ini.. xDD (eon suka banget Tam! Gomawoo~)

====================================================

.Kyuhyun POV.

Pagi harinya..

Semalaman aku tidak bisa tidur dengan tenang. Aku terus penasaran tentang apa yang sedang direncanakan abonim dan eommonim. Kuharap bukan sesuatu yang tidak bisa kulakukan. Aku paling benci terlihat lemah di mata orang lain.

Tokk.. Tokk.. Tokk.. Aku bergegas membukakan pintu.

“Tuan, sarapan anda sudah siap. Tuan dan nyonya besar sudah menunggu anda..” kata ajumma itu.

“Ahh.. ajumma, panggil saja aku Kyuhyun. Aku merasa tidak enak dengan sebutan tuan..” kataku sambil mengikutinya.

“Kami sudah terbiasa mengatakan hal itu, Tuan Kyuhyun.. Mohon jangan tersinggung.” Jawab ajumma itu.

“Anii.. Tapi ajumma kan lebih tua.. tidak enak rasanya..” tapi ajumma itu hanya tersenyum padaku. Ya sudahlah.. Mungkin semua orang di rumah ini harus memanggil tamu dengan sebutan seperti ini ya?

Aku memasuki ruang makan.

“Kyuhyun..” sapa abonim riang. “Waktu bangunmu tidak terlalu cepat kan?” tanyanya.

Aku hanya tersenyum sambil menggeleng. “Terima kasih..” kataku pada pelayan yang mendorongkan kursiku.

“Yeobo, Eunrim sepertinya tidak ikut sarapan bersama kita lagi..” Sepertinya pelayan yang tadi membisikinya sesuatu membuat eommonim terlihat lesu sekarang. “Ternyata kebiasaan lamanya masih tidak bisa diubah..”

“Ehmm, kalau eommonim mengizinkan, bolehkah aku yang membangunkan Eunrim?” tawarku.

“Cinca? Wahh.. Semangat ya Kyu..” sahut eommonim memberikan semangat.

Jadi aku menuju ke kamar Eunrim. Kreeekk.. Ruangannya masih remang-remang. Tirai kamarnya masih tertutup sehingga tidak ada cahaya matahari yang masuk.

Aku membuka tirainya.

“Ajumma.. sudah kubilang aku tidak mau sarapan.. Nanti saja ya..” kata Eunrim sambil mulai bergulung-gulung dalam selimut.

Aku menghampirinya dan dengan satu kali tarikan langsung menarik selimutnya.

“Emm.. 5 menit kalau begitu..” katanya lagi sambil menutupi kepalanya dengan bantal. Untung hari ini aku sedang sabar.

Dengan diam aku menggoyang-goyangkan tubuhnya. “Nona, bangunlah..” kataku dengan suara yang dimanis-maniskan.

Dia tidak bergeming sedikit pun. Haaah.. “Song Eunrim~ Kau mau merasakan ciumanku lagi?” godaku.

Dia langsung terbangun. “YAA! MAKHLUK MESUM! MENJAUHLAH!!” jeritnya sambil melempariku bantal. Pagi-pagi aku sudah dapat hadiah bantal seperti ini. Nasib~

“Ayo bangun..” kataku lalu mangangkatnya dari tempat tidur.

“KYAAA! Turunkan aku!” dia meneriaki telingaku.

Bukkk.. “Awww.. aphuu..” komentarnya.

“Ayo cepat.. Kau tega membiarkan orang tuamu menunggu?” kataku sambil menarik tangannya. Toh dia masih memakai jaketku, jadi biar saja penampilannya begitu.

Kami lalu menuju ke ruang makan. “Abonim, eommonim, aku sudah membangunkannya..” laporku.

Sepertinya Eunrim hanya pasrah saja kutarik-tarik.

Plok.. plokk..plokk.. Eommonim bertepuk tangan. “Kyu, kau hebat~” sahut eommonim. Aku bangga dengan hasil karyaku, walaupun Eunrim masih terlihat setengah hidup.

“Eomma.. aku masih ngantuk..” kata Eunrim dengan mata tertutup.

“Ohh.. ayolah Eun-ah.. Masa kau memperlihatkan kelakuanmu yang seperti ini pada namjamu?” tegur abonim.

Sarapan dihidangkan sekarang.

“Eomma.. katanya oppa mau datang ya hari ini?? Hoaaa.. aku tidak sabar..” Eunrim terlihat riang sekali.

“Tentu saja Eun-ah.. Hari ini semua keluarga akan datang. Untung Kyu mau tinggal untuk sehari lagi..” kata eommonim sambil menatapku.

“Haaahh.. dia pulang saja eomma..” seru Eunrim.

Memangnya siapa yang mau datang sih?

“Hussshh.. jangan mengusir tamu.” Tegur eommonim. “Ohh ya Kyuhyunnie, kata salah satu hyungmu, kau sangat pintar memasak, buatkan eommonim sesuatu dong..” tambahnya.

BOEEEE?? SIAPA YANG MENGATAKAN HAL SEPERTI ITU??!!

Byurrrr.. Eunrim menyemprotiku dengan air. Bagus. Tadi bantal, sekarang air? AKU SUDAH MANDI TADI!!

“Kyu pintar masak? Huahahaha..” tawa Eunrim meledak.

“Lho, kata siapa itu ya.. ehmm, ohh iya, kalau tidak salah Eunhyuk, dia bilang setiap hari magnae mereka yang memasak..” balas eommonim.

DASAR MONYET GILA! TUNGGU PEMBALASANKU LEE HYUKJAE!

“Hahaha, si suju mereka punya 2 magnae eomma. Dan magnae yang satu ini tidak.. hmphh..” kusumpal mulutnya dengan makanan.

“Makan yang banyak Eun-ah.. kau terlihat kurus sekarang..” kataku sambil terus menyuapinya makanan.

“Pastinya kau sangat memperhatikan anggota yang lain kan Kyu.. Ayolah.. bagaimana kalau menu makan siang sebentar kau yang buat?” sekarang abonim juga ikut meminta padaku.

“Hehehe.. Nee..” aku harus delivery makanan sepertinya.

Eunrim hanya cekikikan tidak jelas.

Krieeekk.. ada seseorang yang masuk ke ruang makan. Tunggu.. Mukanya familiar..

“OPPA!!” Eunrim langsung meninggalkan meja makan dan memeluk orang tadi.

O_O siapa namja itu?!

“Ayoo sarapan dulu oppa..” kata Eunrim lalu mendudukkannya di sampingnya.

Aku memanas. Aku ingat sekarang. LEE GIKWANG!

.Eunrim POV.

Kemarin eomma memberitahukanku sesuatu. Aku disuruh untuk terus bersama dengan Gikwang oppa untuk sementara waktu. Dan Kyu tidak boleh tau kalau Gikwang itu SEPUPUKU! Hahaha.. Eomma ingin melihat seberapa besar pengorbanan Kyu untukku katanya.

Jadi, tugasku hanya menggoda Kyu, dan memastikan kalau dia cemburu. Hahaha.. Aku memang tidak pernah melihat namjaku ini cemburu, jadi kusetujui saja usul eomma..

“Ayoo sarapan dulu oppa..” kataku sambil mendudukkannya di sampingku. Kutatap Kyu, mukanya memerah!

“Ahh.. hyung bukannya Kyuhyun Super Junior?” Gikwang oppa ramah.

“Annyeong. Dan kau, Lee Gikwang kan?” Kyu terlihat meredam amarahnya. Sepertinya rencana berhasil.

Gikwang oppa hanya tersenyum. Dia lalu berbicara padaku, “Eun-ahh.. ajak aku jalan-jalan.. Sepertinya jepang bagus, sayang tidak ada yang mau menemaniku..” katanya sambil mengedipkan mata.

“Ohh.. Tentu saja. Sampai makan siang sebentar aku tidak ada acara. Lagipula, Kyu punya urusan lain, ia kan?” sahutku sambil melihat ke Kyu.

Dia hanya menusuk-nusukkan sumpit ke makanan yang ada dalam piringnya. Ternyata kalau dia cemburu seperti ini ya? Lucu..

“Ahh.. Aku sudahan ahh.. Ayo oppa. Kita pergi saja..” ujarku bersemangat.

“Ehh.. Dengan baju seperti itu Eun-ah?” tanya Gikwang oppa.

OMG~ Kyu sih, langsung menarikku tadi. “Iyaa yaa.. Tunggu sebentar, aku ganti baju dulu..” kataku sambil bergegas meninggalkan ruang makan.

.Kyuhyun POV.

Tega-teganya dia merencanakan kencan bersama orang lain di depanku! Song Eunrim, MATI KAU!

“Abonim juga pergi dulu ya..” setelah abonim pergi, eommonim juga menyusul.

Aku ditinggal berdua dengan GIKWANG?

Dia terus tersenyum padaku. Hah.. Kaupikir aku akan menyerah begitu saja?!

“Gikwang-ssi, boleh tidak kalau aku ikut?” tanyaku.

“Loh, bukannya hyung punya urusan?” sahutnya.

“Itu gampang diatur.” Brakk.. Eunrim mambuka pintu.

“Ayoo oppa..” dia menarik-narik tangan Gikwang.

“Aku juga mau ikut Eun-ahh..” sahutku.

“Kau disini saja babo! Kau mau kita dikejar ELF apa? Lagipula, kau harus berlatih bukan? Awas kalau masakanmu tidak enak!” tolaknya.

“Dia sendiri?? Bukannya Gikwang itu anggota BEAST kan?” ujarku.

“Oppa belum terkenal sepertimu. Salah sendiri kau anggota Suju..” dia menjulurkan lidahnya padaku.

Akhirnya aku ditinggal sendirian. TIDAK BISA BEGINI!

Akhirnya kuputuskan untuk mengobati kekesalanku dengan bereksperimen pada makanan.

Jariku teriris pisau, tanganku terkena panci panas, tapi aku tidak merasa sakit sama sekali. Lebih sakit memikirkan Eunrim bersama dengan Gikwang sekarang.

Klontang.. Klontang.. Untuk ketiga kalinya panci ini terjatuh. Kalau bukan eommonim yang menyuruhku memasak, mungkin aku sudah menyerah dari tadi. Aksiku ini bahkan sudah dihentikan oleh ajumma yang tadi pagi berbicara denganku. “Tuan, tanganmu luka-luka.. Berhentilah..”

“Gwenchana ajumma.. Aku harus memasak untuk makan siang sebentar..” tolakku.

“Tapi tidak akan ada orang di rumah siang nanti. Tuan besar pasti di kantor, dan nyonya sedang ada acara arisan bersama teman-temannya. Biar saya saja yang membuat makan siang untuk anda..” sahut ajumma itu ramah.

AKU KESAL SEKARANG!! Sebenarnya apa sih mau semua orang??!!

.Eunrim POV.

Kira-kira apa yang sedang dilakukan Kyu ya?

To : my babo~

Kalau kau mau, masuk saja kamarku dan bermainlah game~

Tapi smsku tidak dibalas sama sekali.

“Oppa.. Kita pulang sekarang ya? Aku khawatir dengan Kyu..” ajakku pada Gikwang oppa.

“Hmm.. Ternyata kau sekarang benar-benar berpaling ya? Padahal dulu tidak mau lepas dari oppa..” sahutnya.

“Iya dong oppa.. Si evil magnae itu sudah menawan hatiku..” seruku.

“Ya sudahlah.. Toh aku juga sudah dipanggil manajerku.. Kau tidak apa-apa pulang sendiri?” tanya Gikwang oppa.

Aku mengangguk. “Aku sudah besar oppa.” Dan kami pun berpisah.

Jadi ceritanya dia ngambek nih sekarang?

“Selamat datang, nona..” sapa Kim ajumma.

“Kyu mana ajumma?” tanyaku penasaran.

“Dia mengurung diri di kamar dari tadi. Padahal ajumma khawatir dengan tangannya yang luka-luka.” Jawab Kim ajumma.

“Ohh ya?? Karena memasak?” ajumma mengangguk. Aku mengambil kotak P3K lalu menuju ke kamar tamu.

Krieeekk..

.Author POV.

“Kyuu..” sapa Eunrim.

Kyuhyun hanya menatapnya dengan tatapan membunuh.

“Kenapa? Kau marah karena kutinggal? Jangan childish begitu.. Sini tanganmu, kata ajumma kau terluka kan?” tanya Eunrim sambil memegang tangan Kyuhyun.

“Gikwang itu siapamu?” tanya Kyuhyun datar.

“Kau mau tau aja..” jawab Eunrim cekikikan.

“NUGU?!” ulang Kyuhyun dengan keras. Eunrim kaget.

“AISHH.. Kenapa kau marah sih? Cemburu yaaa??” goda Eunrim.

Tapi Kyuhyun hanya diam saja.

“Iaa dehh.. Gikwang oppa itu sepupuku..” kata Eunrim.

Raut muka Kyuhyun langsung berubah. “Sepupu? Cinca?”

“Tentu saja BABO! Kau pikir aku berani selingkuh di depanmu?”jawab Eunrim.

“Woaaahh.. Syukurlah..” kata Kyuhyun girang.

“Makanya jangan ngambek..” seru Eunrim. “Smsku saja tidak dibalas..”

“Ahh.. Iya ya.. Aku bahkan tidak mengecek hpku selama ini..” sahut Kyu lalu mengecek HPnya. “Kenapa banyak sekali missed call?”

Eunrim ikut melihat HP Kyu sekarang. “Wahh.. Wahh.. Kyu, oppadeul tidak bisa ditinggal lama ya..” sahut Eunrim.

Segera, Kyuhyun langsung menelpon balik Eeteuk.

“Hyung, waeyo?” tanya Kyu.

“Pulang ya Kyuuu.. Jadwalmu masih padat sekali..” jawab Eeteuk.

“Aku mau tinggal bersama Eunrim saja ahh.. Kalian urus saja Suju sendiri..” balas Kyu.

“ANDWEE!!” suara member yang lain. Rupanya teleponnya dispeakerkan.

“Kyuu, kau boleh mengataiku monyet semaumu..” suara Eunhyuk terdengar.

“Eunrim, aku tau kau ada di situ, jangan sekap magnae kami..” sahut Sungmin.

“Lohh, kenapa jadi aku yang disalahkan, toh Kyu sendiri yang tidak mau pulang..” ujar Eunrim.

“Ayo memohon dulu pada magnae kalian yang lucu ini..” kata Kyuhyun sambil tertawa tanpa suara.

“Bagaimana ini?” suara mereka tidak jelas, sepertinya sedang berdiskusi bersama.

“Hyung, dalam hitungan ketiga, kalau kalian tidak menjawab, teleponnya kututup. Biaya interlokal mahal tau!” ancam Kyuhyun.

“Uri kyeopta magnaeee, kembalilaaaahh..” seru mereka serentak. Kyuhyun langsung memutuskan telepon dan mematikan HPnya.

“Kau ini memang BAD BOY Kyu!” kata Eunrim terbahak-bahak.

“Biar saja.. Mereka memang tidak bisa hidup tanpaku kan?” Kyuhyun juga ikut tertawa.

“Ayoo, jangan buat mereka menunggu..” Eunrim langsung menarik Kyu.

“Kita mau pulang sekarang? Memangnya ada pesawat jam begini?” tanya Kyuhyun.

“Pakai jet appaku saja.. Ayoo..” sahut Eunrim.

“Ehh, kau tidak pamit pada orang tuamu?” tanya Kyuhyun lagi.

“Anii, mereka pasti tau kok..” jawab Eunrim.

——————————————————————————————–

At Incheon airport..

“Pakai penyamaranmu dengan sempurna Kyu..” kata Eunrim membetulkan topi dan kacamata Kyuhyun.

Mereka lalu berjalan dengan berlahan-lahan. Tiba-tiba..

Seseorang menepuk bahu Kyuhyun. “Kyu oppa?” sahutnya.

Otomatis evil couple ini langsung berbalik.

“Ahh, sudah kuduga.. Kau tidak berubah ya oppa.. Bogoshippo..” kata gadis itu sambil memeluk Kyuhyun.

.Eunrim POV.

“Yaa.. Nuguseyo?” tanyaku sambil melepaskan pelukan gadis itu dari Kyu. Berani-beraninya dia memeluk Kyu.

“Kau sendiri siapa? Aku Haneul..” jawab gadis itu.

HANEUL? MANTAN KYU?

===========================================================

Masih berniat kusambungin.. xD anyway, ada gak yang mau tau tentang Eunrim? Thyz berniat bikin satu postingan mengenai si evil girl ini.. semacam profile lengkapnya gitu.. x3 kalau ada yang berminat, komen ya?

Iklan