Annyeoongg !

Lho dis, katanya mau hiatus?

iyaa, aku mau hiatus, tapi kok masih pengen nulis. repoott kaann?? huhuu..
jadi, aku putuskan! aku akan nulis sesuai waktu luang dan kemalasan belajar. maksudnya kalo lagi males belajar ya nulis. jadi, kalo aku ng-release part nya agak lamaaa.. mungkin 4hari? seminggu? pokoknya bener2 sebisaku deh. miaan yaaa… ^^
hehehee..

ngomong2 ini ntar part nya ga terlalu panjang lhoo.. hehee..

dan sepertinya dictaVIP *yang gila* itu bener, posting pendek itu nggak enak. jadi seperti dia, aku akan mengungkap jati diriku sesungguhnya. *ceilaahh*
BUUUUZZZ!!!

Nama: Gladish Rindra Sukmadewi, biasa dipanggil adis, adiez.
umur: 19 th. ulang tahun 5 okt, jadi jangan lupa kadonya yaa..
status: mahasiswa fk yang labil yang kerjaannya nulis cerita FF, berusaha rajin menabung, dan selalu baik hati. otaku dorama jepang dan musik korea. 🙂

aduh, sumpah deh. ini nggak penting. -____-”

ya sudah, happy reading!

________________________________________________________________________________

Tittle: Sad Harmony

Genre: Romance

Artist: Gong Minji, Kang Daesung, Yang Hyun Suk, Choi Seunghyun.

Minji POV

“Bukan begitu kan omma memainkannya?!” Appa membentakku di tengah permainanku.

“Mianhae, appa…” aku menunduk meminta maaf padanya. “Aku akan mencoba memainkannya lagi…” aku berbalik ke arah piano. Tanganku mulai bergerak di atas tutsnya.

BRAAKK !

Tangan appa-ku menggebrak pianoku. Kontan aku terkaget. Aku bahkan baru menyentuh satu tutsnya, bunyi nada pun belum terdengar.

“Sudahlah! Appa tak mau mendengar piano mu lagi!” Appa berbalik meninggalkanku.

Aku hanya bisa memandangi punggungnya nanar. kenapa appa berubah? bukannya dulu appa menyukai permainan piano ku?

perlahan air mataku jatuh ke pipiku. yang bisa kulakukan hanyalah mengusapnya.

Minji, kamu harus kuat…

Daesung POV

“Kamu ini?!! Telat lagi?!” Dokter Hyan Suk membentakku begitu dia datang.

“Joesonghamnida, dokter…” Aku menunduk sedalam-dalamnya di hadapan dosenku yang sudah terkenal killer itu.

Aku Kang Daesung, mahasiswa kedokteran yang sedang praktik di rumah sakit. Tentang keterlambatanku tadi, ini sudah ketiga kalinya aku terlambat datang ke rumah sakit. Ini bukan mauku, tapi aku susah sekali bangun tepat waktu. Apalagi di departemen Ilmu Penyakit Dalam yang kamu hanya punya waktu 8 jam dari 48 jam untuk istirahat di rumah, yang tentunya belum termasuk jika ada tugas yang harus aku kerjakan. Dan pastinya, tugas itu ada. bukan cuma ada, tapi benar-benar banyak!

“Sudahlah, cepat pakai jasmu!”

“Sekali lagi, joesonghamnida, dokter. Khamsahamnida.” Aku menunduk sekali lagi dan berlari ke ruang ganti. Aku merapikan kemejaku dan memakai jasku. Tanganku memasukkan stetoskop ke dalam saku bawah jasku dan light pen di saku atasku.

“Terlambat lagi?” Seseorang berbicara dari loker sampingku.

Aku menutup lokerku dan melihat siapa yang berbicara. Choi Seunghyun, dokter umum yang baru saja bekerja di rumah sakit ini. Umurnya tak berbeda jauh denganku. Aku menghela nafas. “Iya. Seperti biasa. Tugasku menumpuk dan aku tertidur.”

Seunghyun menggelengkan kepalanya, seolah memaklumi. “Terlambat kok bangga. Hahahaa…” Dia menertawakanku, kemudian berbalik meninggalkanku.

Siapa yang bangga, Seunghyun hyung!!

Daesung di Mata Minji

Tampangnya tidak meyakinkan sebagai dokter. Ekspresi mukanya gampang tertebak. Bahkan dia tidak bisa menyembunyikan simpatinya di hadapan pasien. Katanya, dokter itu harus menunjukkan empati, bukan simpati. Lagipula, matanya yang tipis itu, memangnya bisa untuk melihat keadaan pasien? Aku meragukannya. Jangan-jangan, pasien koma dibilang tidur.

Minji di mata Daesung

Egois, kekanakan. Benar-benar khas remaja SMA. dia tidak pernah menganggapku sebagai seorang dokter, atau paling tidak sebagai calon dokter. katanya, aku tidak pantas. bagian mananya pula yang tidak pantas? jelas-jelas wajahku ini wajah anak rajin.

Tapi dia benar-benar gadis aneh. Dia tersenyum, tapi matanya menangis. Kadang tatapannya kosong, seolah tanpa jiwa. Aku tak tahu kenapa. Aku hanya merasa, ada yang salah dengan dirinya. Entahlah…

__________________________________________________________________________________

bagaimana bagaimanaaa? iyee.. kali ini aku pengen pake daesung. hehee.. 🙂

keep comment me yaa. dan ttep doain mid-exam kuu.. *teteepp*

gomawoyooo… ^^

Iklan