Yuhuuuu… Author kembali lagi membawa (?) FF untuk reader semuaaa… 😀
Hahaha…
Hayooo… Siapa yang udah nunggu FF ini angkat PC / Laptop / Handphone masing-masing… xD (inilah contoh author yang ke-pede-an… xD)
Okee… Serius…
Jadi, FF ini sempat terhenti sebentar (lama) karena author bener-bener habis ide waktu itu dan gak tau kenapa, hari ini bisa dapet ide lagi buat ngelanjutin ini FF. Jadi author harap respon kalian yang sebesar”ny yaa… 🙂

Dan sekali lagi mian dan gomawa buat yang udah nunggu lama 😀

Ah… Baiklah… Daripada nanti author pidato tambah panjang, lebih baik langsung ajj…

PART 3

Amber POV

Orang itu… Orang itu…

“Ahhh… Mungkin Cuma perasaanmu saja Amber. Itu tidak mungkin…” Kataku pada diriku sendiri.

Lebih baik aku tidur sekarang. Ini sudah jam 10 malam dan besok aku harus sekolah.

Setelah itu, aku berjalan beberapa langkah menuju tempat tidurku dan hanya dalam hitungan menit saja, aku sudah terlelap…

***

“Yaksok?” Tanya seorang gadis kecil pada anak laki-laki yang ada dihadapannya sambil mengacungkan jari kelingkingnya tepat didepan wajah anak laki-laki itu.

“Yaksok…” Jawab anak itu pasti sambil menautkan jari kelingkingnya pada gadis kecil yang ada dihadapannya.

***

Aku langsung terjaga dari tidurku. Mimpi itu… Mimpi itu lagi… Mimpi yang selalu membayangiku selama beberapa minggu ini. Sebenarnya apa artinya? Apakah ada sesuatu yang penting yang berhubungan dengan mimpi itu? Tapi apa? Kenapa aku tidak dapat melihat dan mengartikannya dengan jelas? Siapa gadis kecil itu? Dan siapa anak laki-laki yang bersamanya?

“Arghhh…” Tiba-tiba sakit yang luar biasa hebat menyerang kepalaku. Apa yang terjadi denganku akhir-akhir ini? Ada apa denganku?

End of Amber POV

Key POV

Paginya…

Aku menginjakkan kakiku di gerbang sekolah SM High School. Sudah banyak orang yang berada di dalam gedung dan mereka melakukan kegiatan yang selalu dilakukan para siswa di sekolah manapun jika bel sekolah belum berbunyi, baik ngobrol di koridor gedung atau membaca buku dan sebagainya.

Aku bergegas menuju kelasku yang ada di lantai tiga gedung ini (Ya ampuunnn… Author ajj gak bisa bayangin gimana gedenya itu sekola… Mungkin gedenya kaya Alistun, sekolahan Yu Xun di Meteor Shower kali yaa?).

Ketika aku sampai di kelas, aku mengedarkan pandanganku keseluruh sudut-sudut ruangan, tapi tetap saja aku tidak menemukan orang itu.

“YA! Jonghyun-ah, apa kau tahu Amber dimana?” Tanyaku pada Jonghyun yang duduk di kursinya sambil membaca buku.

“Molla…” Jawabnya ringan sambil tetap terfokus pada bukunya. Ahh… Anak ini.

Amber… Kau ada dimana? Tapi… Tunggu dulu. Untuk apa aku mencari Amber? Apa aku ada perlu padanya? Ah… Aku tidak mengerti kenapa… Sejak kemarin aku bertemu dengannya, aku merasa ada yang menarik darinya. Dia bukan pria seperti pada umumnya.

Ahh… Ani… Ani… Ini mungkin perasaanku saja.

Tiba-tiba dari kejauhan, (kejauhan berapa meter oppa? o.o) aku melihat sosoknya. Orang yang sudah kucari sejak tadi pagi. Amber Liu…

Aku dengan cepat langsung mendatanginya…

End of Key POV

Amber POV

Aku melangkahkan kakiku memasuki gerbang sekolah dengan langkah lesu. Setelah aku terbangun tadi malam, aku tidak bisa tidur lagi sampai pagi. Dan alhasil, sekarang mataku bengkak… (gambarin diri sendiri…)

“YAAA Amber Liu!!! Kau lama sekali datangnya…” Sapaan Key membuatku terkejut setengah mati. Bukan hanya itu yang membuatku terkejut, tapi… Tiba-tiba dia merangkulku tanpa beban. Yahh… Jelas saja tanpa beban karena dia tidak tahu aku ini adalah seorang yeoja.

“Ah… Em… Memangnya ini sudahjam berapa Key-ssi?” Tanyaku sambil mencoba melepas rangkulannya itu. Setahuku ini baru masih jam 07.30 kan? Dan bel masuk berbunyi pukul 08.00 kan?

“Ahh… Baru jam 07.30 sih… Hehehe…” Katanya lagi. Astaga, dia tetap tidak melepaskan rangkulannya dariku. Apa dia benar-benar tidak sadar kalau aku seorang yeoja?

Jelas saja TIDAK!!! Bagaimana dia bisa menyadari kalau aku ini seorang yeoja sedangkan penampilanku…

Yang pertama, seragam dengan menggunakan bawahan celana panjang seperti yang dikenakan oleh namja yang ada di sekolah ini dan atasan kemeja pria… Awalnya aku disuruh untuk menggunakan rok seperti yeoja-yeoja yang lain. Tapi… AKU SANGAT BENCI KALAU HARUS MEMAKAI PAKAIAN WANITA TERLEBIH LAGI ROK!!! Dan kalian pasti tahu itu.

Yang kedua, rambutku… Rambutku pendek seperti laki-laki… Karena aku TIDAK MENYUKAI RAMBUT PANJANG SEPERTI YEOJA-YEOJA LAINNYA… Itu membuatku gerah.

Dan yang ketiga, wajahku… Memang sepertinya wajahku tidak ada unsur-unsur wajah seorang yeoja (?)… Dan itu… Tidak bisa aku ubah karena memang wajahku seperti itu…

Tapi bagaimanapun juga, AKU JUGA INGIN DIAKUI SEBAGAI SEORANG YEOJA!!!

Yah, mungkin aku memang aneh sekali ya, aku ingin diakui sebagai yeoja tetapi pada saat aku masuk ke sekolah ini, aku melarang KangTa Songsaengnim menyebutkan nama asliku. Yah, seperti yang aku bilang, aku ingin mereka menyadarinya sediri kalau aku ini seorang yeoja. Aku tidak ingin mereka menyadari itu ketika orang-orang mengatakan aku ini yeoja. Aku ingin mereka menyadarinya sendiri dari pikiran mereka…

“Yaa… Yaa… Amber Liu…” Pnggilan Key membuyarkan lamunanku.

“Ah, waeyo Key-ssi?” Tanyaku.

“YA! Berhanti memanggilku seformal itu. panggil saja Key…” Katanya lagi.

“Ne… Key…” Jawabku.

“Amber-ah, apa kau tadi melamun? Apa kau tidak mendengar perkataanku?” Tanyanya lagi. sepertinya dia teringat dengan kejadian ‘Aku melamun dan mungkin saja aku tidak mendengarnya berbicara’ (nah lo… author mulai gaje…).

“Ah.. Em… Mianhae Key… Memangnya kau tadi mengatakan apa?” Kataku.

“Aigoo… Aku mengatakan kalau tadi Sulli lewat dan dia sangat cantik hari ini…” Hah? Aku hanya bisa melongo di depannya.

“Sulli?” Tanyaku berusaha agar bisa mendapatkan penjelasan darinya.

“Kau tidak tau?” YA! Laki-laki ini bodoh atau apa? Ya mana aku tau kalau aku saja baru 1 hari berada di sini. “Dia itu yeoja idaman namja (maksa banget yaa bahasanya? xD) di SM.” Kata Key lagi dan aku hanya mangut-mangut. Tapi ada satu pertanyaan yang tiba-tiba saja ingin aku tanyakan padanya.

“Apa kau menyukainya?” Tanyaku hati-hati.

Dia menoleh ke arahku dan menatapku heran lalu sedetik kemudian dia kembali tersenyum dengan senyum manis khasnya. “Ya… Aku menyukainya…”

DEG!
Jawaban Key… Nada bicaranya sangat pasti. Sepertinya dia benar-benar menyukai gadis bernama Sulli itu.

Ada apa denganku? Kenapa aku begini?

To Be Continued

Gimana reader? Sekali lagi, author minta respon dari kalian yang berupa comment yaa… 🙂 kalo perlu di like (maksa)… Hehehe… 😀

Author tunggu… 🙂

ANNOUNCEMENT :

Author sudah memutuskan untuk hiatus selama beberapa minggu kedepan karena persiapan US, UP, dan UN yang ngebayanginnya ajj author sudah pusing… Jadi, reader bersabar yaa… 🙂

Gomawo buat semua reader yang udah baca FF Tam ini… 😀

Annyeong 😀

Iklan