Jeongmal mianhaee bagi kalian semua yang udah lama menunggu.. akhirnya setelah hampir 1 minggu bertelur dalam kompiku, FF ini berhasil dirampungkan~ ^^

Dan mian kalau part ini banyak evil couplenya yoo.. thyz lagi kepengen mengeksiskan mereka dulu.. hihihi.. 😀

Langsung yaa..

===========================================================================

Title : SUPER JUNIOR is a Special Guest?! (Part 4)
Author : thyz.. xD
Length : Continue
Genre : Comedy, Romance
Cast : Super Junior and many more..

Syuting hari pertama akhirnya selesai.. Semua kru yang bertugas mulai membereskan perlengkapan mereka karena besok mereka tidak akan syuting di tempat itu lagi..

Eeteuk mulai mengumpulkan semua para yeoja, mereka lalu berdiri melingkar.

“Nah.. para dongsaengku sekalian.. Sebentar akan ada pesta kecil-kecilan di dorm kami.. Apa kalian berminat untuk ikut?” Tanya Eeteuk.

“Tentu saja oppa.. aku pasti ikut..” kata Daemon bersemangat.

“Nado.. tentu saja aku mau kalau ada Hae oppa.. “ sahut Taerin.

“Aku ikut.. Tapi tidak sampai larut malam kan oppa?” Tanya Jiyung disusul anggukan Yoori.

“Nee.. tentu saja kami akan mengantar kalian ke rumah masing-masing setelah itu.. seorang namja harus bertanggung jawab..” jawab Eeteuk.

“Okee.. aku mau kalau diantar Wonwon oppa.. kyaa..” kata Renata riang.

“Aku bisa pulang sendiri oppa.. nanti merepotkan Hee oppa..” tolak Youjii.

“Ehh.. aku dan Eunrim juga bisa pulang sendiri nanti.. iya kan Eun-ah?” Tanya Soohwa pada Eunrim.

“Hmm.. nanti liat ahh.. kalau hujan kan lebih enak kalau babo itu.. ani.. maksudku Kyuppa yang mengantar..” sahut Eunrim.

“Okelah kalau begitu.. Ohh iya.. Kalian coba mendekat..” kata Eeteuk sambil menginstruksikan agar yang lainnya lebih mendekat. Dia lalu memberitahukan sesuatu. “Kalian harus menunggu hingga semuanya datang.. dan tolong pakailah jaket, tutupi rambut kalian dengan tudungnya, lalu pakai kacamata dan masker wajah.. bisa?”

“Wae oppa? Kita kan bukan buronan..” cicit Yoori.

“Itu supaya mengamankan kalian.. lagipula, aku mau membuat game kecil-kecilan nanti.. kekeke~” Eeteuk terkekeh pelan.

“NEE!!” sahut mereka serempak.

“Baiklah.. sampai bertemu jam 5 yaa.. kalian tau kan dorm kami? Lantai 11 yaa..” ujar Eeteuk sambil berlari dengan melambaikan tangannya. Dia lalu masuk ke dalam mini van Suju.. ternyata semua member sudah berada di dalam. Dan mini van itu pun langsung melaju.

“Heuh.. sayang kita di suruh menyamar.. padahal aku mau berdandan habis-habisan..” kata Renata lesu.

“Sudahlah Ren.. Kau cantik kok..” hibur Jiyung sambil menepuk-nepuk bahu Renata.

“Okee.. kalau begitu, kita kumpul di depan dorm mereka kan?” Tanya Taerin memastikan. Yang lainnya memberikan persetujuan dengan menganggukkan kepalanya.

“Sampai bertemu kalau begitu.. Annyeong~” pamit Daemon.

“Nado.. annyeong..” susul Taerin. Yang lainnya juga pamit pulang menyisakan Eunrim dan Soohwa.

“Kau ikut aku saja Soohwa.. supaya kita pergi bersama..” ajak Eunrim.

“Nee.. Hohoho~ Aku akan bertemu anak-anakku..” sahut Soohwa riang.

“Heuh.. apa kita harus memberitahukan status hubungan kita yang sebenarnya?” kata Eunrim lesu.

“Aihh.. kau yang paling tidak bisa menjaga mulutmu.. dari tadi keceplosan terusss..” ujar Soohwa terkikik pelan.

“padahal dari dulu berhasil kusembunyikan, tapi kenapa sekarang jadi keceplosan terus ya?” sahut Eunrim sambil menggaruk-garuk kepalanya.

“Itu karena kau tidak bisa bebas dengan Kyu oppa.. wkwk.. Kajja.. Sebaiknya kita pulang saja..” ajak Soohwa sambil mearik tangan Eunrim.

———————————————————————————————————————————–

Beberapa jam kemudian..

Para yeoja sudah berkumpul di depan pintu dorm Suju.

“Whoaa.. di dindingnya banyak coret-coretan!” seru Daemon.

“ hmm.. ‘oppa saranghae~’ ‘lagumu sangat menyentuh hatiku’ ‘will you marry me?’ ckck.. banyak sekali tulisannya.. mereka hanya mengotori dinding saja..” kata Jiyung yang membaca tulisan di dinding.

“Ehh, kita sudah berkumpul semua kan? Masih ada yang kurang?” Tanya Renata.

“Hmm, kalau kuhitung, kita baru bertujuh.. masih kurang Yoori..” jawab Youjii pelan.

“Aihh.. kenapa dia lama sekali? Padahal aku ingin cepat-cepat melihat isi dorm oppadeul..” sahut Taerin.

“Tidak ada yang spesial di dalam.. hanya ada perabotan biasa.. kamar mereka bahkan sangat berantak.. adaww.. Soohwa kakiku kau injak!” jerit Eunrim.

“Ahh.. mian.. aku sengaja.. hehe..” kata Soohwa sambil mengkode Eunrim supaya ia menutup mulutnya.

“Ahh..” Eunrim akhirnya sadar dia baru saja hamper saja membuka kartunya lagi.

Tapi sepertinya yang lain sudah terlanjur mendengarnya.

“Boee? Darimana kau tau? Kau pernah masuk apa? Tidak sembarang orang bisa masuk disini tau..” cerocos Renata.

“Hmm.. kan aku sudah pernah nonton reality show mereka.. Memangnya kalian tidak pernah nonton ya?” sahut Eunrim yang untungnya bisa mencari alasan yang tepat.

Yang lainnya baru mau bertanya yang lain, tapi tiba-tiba Yoori datang dengan napas terengah-engah.. “Mian semuanya.. Diluar hujan deras, dan aku lupa bawa payung..” sesal Yoori yang datang terlambat.

“Gwenchana.. kami juga baru datang kok..” jawab Soohwa.

“Nah.. sekarang bagaimana kita masuk?” Tanya Youjii.

“Ehh.. apa ini semacam kamera pengintai?” kata Daemon sambil menunjuk-nunjuk kunci pengaman sidik jari yang tertempel di dinding.

“Itu bukan kamera, Mon.. Itu kunci yang memakai sidik jarimu sebagai pengganti kuncinya..” jelas Taerin.

“Kuge? Hanya ada ini? Bagaimana kita mau masuk?” Tanya Youjii lagi.

Sebenarnya, sidik jari Eunrim dan Soohwa sudah terekam di situ, tapi mereka hanya diam saja supaya tidak ada yang mengetahuinya.

“Diketuk saja?” saran Yoori.

Jiyung lalu mengetuk pintu dengan sangat lembut.

“Bukan begitu caranya kalau mau mengetuk pintu dormnya.. dengan ketukanmu yang pelan itu, mana bisa oppadeul dengar?” cerocos Eunrim lalu mengetuk pintu dengan keras. “OPPADEUL!! BUKA PINTUNYA!!” teriak Eunrim.

“Omona~ anak ini.. kenapa berteriak? Nanti oppadeul piker kita ini brutal..” kata Renata.

“Kalau tidak teriak, oppadeul tidak akan buka.. pintunya jauh dari ruang tamu mereka.. sepertinya.. hehe..” kata Soohwa.

Pintu lalu terbuka. Tampaklah Eeteuk lalu keluar dari dorm itu. “Annyeong.. ahh.. kalian sudah pas sekali dengan baju masing-masing.. bisa pakai kacamata dan maskernya? Tolong tutupi juga rambut kalian ya..” saran Eeteuk.

“Waeyo oppa? Di dalam ada zat berbahaya ya?” Tanya Yoori.

“Anii.. aku akan membuat tes kecil-kecilan pada para member.. Mereka akan kusuruh menebak kalian.. makanya sampai kalian ditebak, jangan ada yang berbicara yaa..” jelas Eeteuk.

Mereka semua mengangguk lalu memasuki dorm.

“Nahh.. aegyaa.. sesuai dengan kataku tadi, silakan tebak yang mana pasanganmu siang tadi..” kata Eeteuk mengumumkan pada para member yang berada di ruang tamu.

“BOEE??” sahut member yang lainnya.

“Mereka semua tampak sama hyung..” protes Kyuhyun.

“Kau seharusnya tau yang mana Eunrim, Kyuu.. Aku saja tau..” ejek Yesung lalu menarik tangan Soohwa. “Ini pasti Soohwa kan?” tanyanya memastikan.

Soohwa lalu membuka penyamarannya. “Nee..” katanya sambil tersipu.

“Aku juga tau.. Renata yang ini..” kata Siwon sambil melepas kacamata Renata.

“Wahh.. Wonwon oppa mengenalku..” sahut Renata riang.

“Kalau Taerin pasti yang ini..” kata Donghae sambil menggandeng tangan yeoja yang memang adalah Taerin.

Ryeowook dengan pasti berjalan ke arah sudut ruangan tempat berdirinya seorang yeoja. “Kenapa kau selalu menyendiri Yoori?” Tanya Ryeowook mantap.

“Ehh.. aku hanya bingung mau berdiri di mana oppa..” kata yeoja itu yang memang adalah Yoori.

Eunhyuk tiba-tiba memeluk Daemon dari belakang. “Monmon pasti yang ini.. iya kan??” kata Eunhyuk sambil membuka tudung kepala yeoja itu.

“Yup.. Benar sekali oppa..” jawab Daemon riang.

Sungmin juga ternyata diam-diam sudah memegang tangan seorang yeoja dari tadi. “Ini Jiyung kan?” Tanya Sungmin yang dengan lembut melepaskan kacamata Jiyung.

“Nee.. kenapa oppa bisa tau?” Tanya Jiyung. Sungmin hanya tersenyum saja.

Tersisalah 2 namja yang belum mendapatkan pasangannya,yaitu Heechul dan Kyuhyun.

“Aihh.. kenapa tinggi mereka sama sih? Youjii yang mana nih?” Tanya Heechul yang berputar-putar diantara kedua yeoja itu.

Kyuhyun yang dari tadi memelototi kedua yeoja itu dengan mantap berjalan ke salah satunya. “Eun-ah?” tanyanya pada yeoja tsb.

Sebelum si yeoja membuka penyamarannya, ternyata Kyuhyun sudah mendapatkan lemparan sebuah sepatu yang melayang tepat dikepalanya.

“YAAA! CHO KYUHYUN BABO!! KAU TIDAK BISA MEMBEDAKAN YANG MANA YOUJII DAN AKU?? HYAAA!! MATI KAU BABO!!” jerit seorang yeoja yang tidak lain adalah Eunrim.

Dia lalu melepaskan penyamarannya satu per satu lalu melemparnya ke Kyuhyun. “KAU INI!! DARI TADI AKU MEMANG SUDAH RAGU KAU BAKAL MENGENALKU!” bukk, sebuah kacamata melayang ke arah Kyuhyun.

“BERANI-BERANINYA BILANG KALAU KAU MENCINTAIKU!!” jerit Eunrim lagi sambil melempar maskernya ke Kyuhyun.

“JADI SELAMA HAMPIR 2 TAHUN INI APA HAH??!!” Eunrim lalu membuka jaketnya lalu lagi-lagi melemparnya ke Kyuhyun.

“Ehh.. aku tidak mengenalmu, karena rambutmu tidak terlihat Eun-ah..” kata Kyuhyun mencoba membela dirinya.

Para member yang lain sudah berada di pinggir ruangan bersama pasangannya sehingga mereka tidak terkena barang-barang yang dilempar Eunrim.

“HANYA KARENA RAMBUTKU TIDAK TERLIHAT LALU KAU TIDAK MENGENALKU??!!” jerit Eunrim lagi. Tapi dia sudah tidak memiliki apa-apa lagi untuk dilempar.

Eunrim lalu menuju ke meja yang diatasnya diletakkan sebuah guci kecil.

“ANDWEEEEEE!!!” jerit para member bersamaan.

“Guci ini pemberian Lee Soo Man, Eun-ah.. Jangan dilempar..” cicit Ryeowook yang langsung berlari dan memeluk guci tsb.

“Ini saja yang kau lempar..” kata Eunhyuk yang datang dan memberikan Eunrim sebuah PSP.

“ANDWEEEE!!! ITU PSPKU!!!” jerit Kyuhyun.

Eunrim yang berniat melempar PSP tadi akhirnya mengurungkan niatnya lalu menghempaskan badannya di sofa. “Heuhh.. Aku kecewa padamu babo..” ujar Eunrim cemberut.

“Sepertinya pertengakaran duo evil itu sudah selesai..” bisik Donghae.

“Haahh.. Mereka sih.. sudah berpacaran hampir 2 tahun, masa Kyu tidak bisa mengenal yeojanya..” ejek Yesung.

“PACARAAAANN??” para yeoja selain Soohwa berteriak bersamaan.

“Lah, kalian tidak tahu toh?” Tanya Shindong.

“Eunrim, kau berpacaran dengan Kyuhyun oppa?” Tanya Taerin memastikan.

“Eumm..” kata Eunrim menganggukkan kepalanya. Sepertinya amarahnya sudah mereda karena sekarang Kyuhyun sudah duduk disampingnya.

“Bisa dijelaskan?” Tanya Renata.

“apanya yang perlu dijelaskan?” Tanya Eunrim balik.

“Yaa.. kenapa kau bisa berpacaran dengan Kyuhyun oppa..” jelas Renata.

“karena takdir..” kali ini Kyuhyun yang menjawab pertanyaan Renata. “Lagipula, Eun-ah itu tidak mungkin menolak namja yang sempurna sepertiku.. adaww..” Kyuhyun berhenti berbicara karena mendapat jitakan dari Eunrim.

“Bukannya kau yang menembakku hah? Ckck.. dasar namja narsis..” sahut Eunrim.

“Ehh.. Kenapa berita ini tidak tersebar?” Tanya Youjii.

“Yaa.. karena kami semua menyembunyikannya dengan baik.. sama halnya dengan Yesung dan Soohwa..” jawab Heechul.

“HEEEE?? Yesung oppa dan Soohwa??!!” sahut para yeoja selain Eunrim lagi.

“Tentu saja.. Kami bahkan sudah mempunyai 4 anak, iya kan Soo-ah?” Tanya Yesung yang meletakkan tangannya di bahu Soohwa.

“Aihh.. oppa.. pasti pikiran mereka tidak-tidak itu..” seru Soohwa.

“Biar saja.. aku senang kok kalau punya istri sepertimu..” sahut Yesung yang mengelus-elus pipi Soohwa.

Heechul terlihat membisiki sesuatu ke Youjii. “Bilang..”

“Hee oppa menyuruhku mengatakan bahwa kalian membuatku ingin ‘muntah’ Yesung oppa..” kata Youjii dengan polos.

“Kau jangan mengajar kata-kata yang tidak baik lagi..” tegur Eeteuk pada Heechul.

“Dia cuma iri melihat kami..” komentar Yesung.

“Siapa lagi yang sudah punya pasangan?” Tanya Taerin.

Shindong menunjuk-nunjuk dirinya.

“Hanya Shindong oppa? Wonwon oppa?” Tanya Renata pada Siwon.

“Anii.. Cuma ada 3 pasangan di dorm ini..” jawab Siwon.

Eunhyuk terlihat membisikkan sesuatu pada Daemon.

“Ahh.. aku mengerti kenapa mereka dikatakan evil couple..” sahut Daemon sambil mengangguk-anggukkan kepalanya.

Kyuhyun dan Eunrim langsung mengarahkan tatapan mautnya ke arah Daemon. Eunhyuk dengan cepat meralat semuanya.

“ituu.. hanya.. ehh.. sebutan saja.. hehe..” kata Eunhyuk yang takut dengan aura kematian yang dimunculkan pasangan itu.

“Hyung.. kau jangan menyebut kami dengan sebutan macam-macam..” kata Kyuhyun memperingatkan.

“Kalau tidak Chocomu kuculik, oppa..” tambah Eunrim.

“Hueee.. Kenapa aku selalu kalah?” isak Eunhyuk.

“Sudah.. sudah.. kalian mau tidak ikut games kecil-kecilan lagi?” Tanya Eeteuk yang mendinginkan suasana.

“NEEE..” jawab semuanya serempak.

“Baiklahh.. Pertama-tama, kalian harus menyerahkan semua HP dan dompet padaku..” kata Eeteuk yang membawa sebuah keranjang besar.

“Wae? Kau mau merampok kami?” Tanya Heechul.

“Anii.. Hanya mau memastikan bahwa kalian tidak akan menggunakan uang pribadimu untuk lomba berikutnya..” balas Eeteuk.

Semua langsung memberikan semua HP beserta dompet mereka.

“Hyukkie, keluarkan uang yang kau simpan di sepatumu..” perintah Eeteuk.

“Hweee.. Darimana kau tau tempat penyimpananku hyung?” kata Eunhyuk yang lalu memberikan isi simpanan rahasianya pada Eeteuk.

“Naahh.. Sekarang, masing-masing pasangan harus menerima 10.000 won..” kata Shindong yang membagi-bagikan lembaran 10.000 won pada masing-masing pasangan.

“Kalian harus ke minimarket dekat sini, dan belilah barang yang betul-betul kalian butuhkan saat itu..” jelas Eeteuk.

“Saat itu? Apa maksudmu hyung?” Tanya Sungmin.

Eeteuk tidak mau menjelaskan lagi dan langsung mendorong mereka semua keluar.

“Hyung, kita jalankan saja rencananya?” Tanya Shindong.

Eeteuk lalu terlihat sedang menelpon.. setelah menutup telponnya dia lalu membalas Shindong, “tentu saja.. semua kru sudah berada di sana sekarang..”

————————————————————————————————————————–

Di minimarket dekat dorm..

Red team sedang berpikir tentang apa yang harus mereka beli..

“Aishh.. apa yang harus kita beli sih??” kata Heechul yang dengan sewot memeriksa setiap barang yang terpajang di minimarket itu.

“Mungkinkah makanan?” Tanya Youjii yang juga bingung.

“Tidak mungkin.. tadi kami sudah delivery makanan buat kalian semua..” kata Heechul.

Mereka berjalan-jalan, kemudian tiba-tiba..

Byuuuuurr.. seseorang menumpahkan seember air tepat ketika Heechul dan Youjii sedang berdiri di bawahnya.

“Aishh.. YAAA!!! Siapa yang berani menumpahkan air pada big star sepertiku?? Untung aku gesit..” jerit Heechul yang berhasil menyelamatkan dirinya.

“Huachhii.. oppa.. di sini dingin..” cicit Youjii yang ternyata sudah basah.

“Heuhh.. sepertinya aku tau ide mereka.. ayoo kita ke bagian pakaian, Youjii..” ajak Heechul.

Di tempat blue team..

“Apa yang harus kita beli yaa?” tanya Siwon yang berjalan-jalan bersama Renata.

“Ehh.. entahlah.. sepertinya kita tidak membutuhkan sesuatu yang penting..” kata Renata.

Tiba-tiba datanglah segerombolan yeoja..

“Oppaa.. kami ini fansmu..” kata salah seorang dari mereka.

Siwon menyalami mereka satu per satu.

“Kau bersama siapa oppa? Yeojamu??!!” tanya mereka lagi.

“Haruskah kukatakan?” tanya Siwon balik.

“Andweee!! Dia tidak pantas menjadi yeojamu!” kata salah seorang yeoja yang lalu menyiram Renata dengan cola yang dibawanya. Mereka lalu pergi meninggalkan Siwon dan Renata yang sekarang sudah basah.

“Huaaa.. oppa.. aku disiram cola..” rengek Renata.

“Aishh.. kau jadi basah, Ren.. lebih baik kita cari sesuatu untuk mengeringkan bajumu..” ajak Siwon.

Di tempat Pink team..

“kau membutuhkan sesuatu, Jiyung?” tanya Sungmin lembut.

“Anii.. kalau oppa?” tanya Jiyung balik.

“Hmm.. sepertinya tidak ada.. Ahh.. keperluan sekolahmu? Siapa tau kau membutuhkan sesuatu untuk ujian akhirmu..” sahut Sungmin.

“Hmm.. sepertinya tidak.. Aku sudah mempersiapkan semuanya..” kata Jiyung yang terus berjalan dengan tenang, tanpa merasakan bahwa mereka sedang dibidik dari atas ruangan.

Air ditumpahkan..

“Ahh.. Boneka itu lucu sekali..” kata Jiyung yang langsung berlari ke arah pajangan boneka.

Byuuuurr.. Akhirnya Sungmin yang terkena siaraman air tsb.

“Ahh.. Oppaa.. kenapa kau basahh?” tanya Jiyung yang melihat Sungmin dengan tatapan heran.

“Sepertinya ada yang ingin mengerjai kita.. pantas saja Eeteuk hyung mengatakan ‘saat itu’.. ternyata ini toh.. huachhiii..” kata Sungmin yang sudah kedinginan.

“Aihh.. ayo kita cari sesuatu supaya kau tidak kedinginan oppa..” sahut Jiyung.

Di bagian Purple team..

“Ehh.. kita beli kaset game saja.. kebetulan ada yang baru nihh..” kata Kyuhyun yang berlari ke arah bagian permainan.

“Huh.. daripada kau beli kaset game lebih baik belikan aku boneka ini!” kata Eunrim yang datang membawa sebuah boneka teddy bear.

“Andwee.. bonekamu sudah ratusan.. kasetku masih sangat sedikit!” tolak Kyuhyun.

Tiba-tiba datanglah segerombolan yeoja yang ingin mengerjai mereka..

“Oppa! Kau datang sama siapa??” ujar mereka.

“Wae? Salah kalau aku jalan dengan dia?” kata Eunrim yang menunjuk Kyuhyun.

“Tentu saja! Kyuhyun oppa itu seharusnya milik bersama!!” kata yeoja yang sudah bersiap-siap menyiram Eunrim dengan colanya.

Kyuhyun yang melihat pertengkaran kecil Eunrim dan para fansnya kemudian mendatangi tempat itu dan berdiri di depan Eunrim.

Byuurr.. Cola pun disiram dan yang terkena bukannya Eunrim, melainkan Kyuhyun.

Eunrim yang aman tentram dibelakang Kyuhyun menertawai kejadian itu.

“Hahahaha.. mereka itu babo sekali..” tawa Eunrim yang melihat sekarang para yeoja itu sudah lari.

“Aishh.. aku basah! Kenapa kau masih tertawa?” tanya Kyuhyun.

“Karena kau lucu, babo! Salah sendiri kenapa berdiri di depanku?” kata Eunrim yang masih saja tertawa.

“Aishh.. ini karena aku melindungimu, Song Eunrim.. Huachii..” kata Kyuhyun yang menggigil kedinginan.

“Yahh sudah.. Tidak usah beli kaset dulu.. Kita beli saja baju untukmu.. daripada kau kena flu..” kata Eunrim yang langsung menyeret Kyuhyun.

Di bagian Orange team..

byuuuurrr.. ternyata hal yang sama juga berlaku pada Eunhyuk dan Daemon.

“Oppaa.. kenapa kau menyiramiku air??!!” jerit Daemon yang berpikir bahwa Eunhyuklah yang sedang mengerjainya.

“Anii.. Bukan oppa yang menyiram.. suerr deh..” kata Eunhyuk yang juga kaget.

“Kalau bukan oppa siapa lagi?! Huaa.. Bajuku basah semua..” sesal Daemon.

“aduhh.. suerr dehh.. airnya jatuh dari atas..” kata Eunhyuk sambil menunjuk ke atap minimarket.

“Kotjimal~ huachii..”  gerutu Daemon yang tiba-tiba bersin.

“Dingin ya? Huaaa.. nanti kau bisa sakit, Mon.. Nih pakai topiku dulu, setelah itu ayo kita pergi cari baju untukmu..” kata Eunhyuk yang memberikan topi kupluknya untuk Daemon lalu menariknya pergi.

Di tempat green team..

“Oppaa.. kotak ini bagus buat tempat tidur anak-anak kita..” kata Soohwa yang menunjuk-nunjuk sebuah kotak kaca.

“Hmm.. kugee? Apa kita beli ini saja yaa? Kebetulan kotak kaca anak-anak retak karena hasil pertengkaran duo evil itu..” kata Yesung yang menyetujui ide Soohwa.

“Tapi uang kita tidak cukup oppaa..” cicit Soohwa.

“Aishh.. Iya yaa.. Kenapa juga Eeteuk hyung menyita seluruh hartaku?” gerutu Yesung.

Sementara Yesung melihat-lihat kotak tadi, tiba-tiba Soohwa mendapat sebuah hadiah siraman air sama seperti yang lainnya. Byuuurr..

“Aishhh.. oppaaaa..” jerit Soohwa yang sudah basah.

“Wae? Wae? Kenapa kau basah Soo-ah?? Siapa yang berani menyiram babyku hah??” teriak Yesung.

“Hweee.. aku basah.. huachii..” cicit Soohwa yang sudah menggigil kedinginan.

“Ohh.. ayo kita pergi mencari sesuatu untuk mengeringkan badanmu..” ajak Yesung sambil memeluk Soohwa.

Di tempat Yellow team..

Gelombolan yeoja datang untuk mengerjai pasangan itu..

Byuuurr..

“Waee?? Kenapa kalian menyiramku??!! YAAA!! Jangan larii..” jerit Taerin.

“Waduh, Taerin.. Mianhaeee.. Karena oppa sekarang kau basah..” sesal Donghae.

“Aku.. Huachii..” Taerin sudah kedinginan sekarang.

“Ahh.. jangan sakit! Miann.. Jangan sakit!” kata Donghae yang semakin menyesal. “Lebih baik kita cari sesuatu untuk mengeringkanmu..”

Di tempat White team..

Byurrr.. air juga ditumpahkan tepat di atas kepala Yoori.

“Arghhh..” jerit Yoori yang kaget dengan siraman air yang diterimanya.

“Heee?? Yoori.. kenapa kau bisa basah??” kata Ryeowook yang tiba-tiba berbalik karena mendengar jeritan Yoori.

“Nan.. Gwenchana.. oppa.. Huachii..” kata Yoori yang berusaha tidak menunjukkan kalau dia sangat kedinginan.

“Badanmu menggigil begitu, kau masih bilang baik-baik saja? Aishh.. Sini..” kata Ryeowook yang memakai syalnya untuk mengeringkan rambut Yoori.

“Oppa.. nanti syalmu kusut..” komentar Yoori.

“Anii.. syal ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kesehatanmu.. Kajja.. Kita harus membelikanmu baju..”

Jadi, intinya semua pasangan langsung bergegas menuju ke tempat pakaian, tapi di sana ternyata sudah ada Eeteuk dan Shindong yang sedang merencanakan sesuatu bersama dengan para kru TV.

“UNTUK SEMENTARA WAKTU BAGIAN PAKAIAN DITUTUP KARENA SEDANG DIRENOVASI.. HARAP MAKLUM..” itulah tulisan yang terpampang di hadapan semua pasangan.

-continue-

=============================================================================

Nahh, apa yang akan kalian lakukan untuk menyelamatkan pasanganmu? Secara baik kalian, ataupun namjamu sedang dalam keadaan menggigil kedinginan.. 😉

Komen yaa.. yang idenya bagus, akan kumasukkan dalam FF part berikutnya.. 😀

Ohh.. iyaa.. untuk polling minggu lalu dimenangkan oleh.. PURPLE COUPLE lagi.. gomawooo buat pollingnya.. xD

ini dia perolehan suaranya..



Purple Couple (Kyuhyun-Eunrim) 10
Yellow Couple (Donghae-Taerin) 4
Pink Couple (Sungmin-Jiyung) 4
Green Couple (Yesung-Soohwa) 3
Blue Couple (Siwon-Renata) 3
White Couple (Ryeowook-Yoori) 2
Red Couple (Heechul-Youjii) 1
Orange Couple (Eunhyuk-Daemon) 0

untuk part ini ga ada polling dulu yaa.. mungkin part berikutnya baru ada lagi.. 🙂

Iklan