Author : Kim Hyunri
Title : Nado Saranghaeyo Leader-nim
Length : One Shot
Genre : Comedy / romance
Cast : – SHINee member real name
– Kim Hyunri

Hyun ri baru saja keluar dari gedung sekolahnya, sambil menutupkan kupluk jaketnya ia pun mempercepat langkah kakinya.
Namun baru beberapa meter meninggalkan sekolahnya seorang laki-laki pun teriak memanggilnya “noona…noona tunggu aku…” dan itu adalah lee taemin anak kelas 3 SMP yang tak lain adalah adik dari lee hyunRi, yang sekolahnya berada di satu komplek dengan SMA hyunri.
Taemin pun berlari menyusul hyunri yang tidak menghentikan langkahnya “noona,, kau selalu meninggalkanku, kata ibu kau harus menjagakukan?” kata taemin sambil terenga-engah dan memegangi bahu hyunri.
“noona..” suara taemin sedikit meninggi karna ucapannya tadi sama sekali tak ditanggapi oleh hyun ri. Taemin terus mengguncang bahu hyunri, merasa terganggu hyunri pun menoleh dan menatap taemin dalam-dalam “lepaskan” katanya dingin, taemin pun terasa mengkerut dan melepaskan pegangannya pelan-pelan.
Hyunri yang seperti itu bukan kerena dia membenci adiknya sendiri tapi lebih karena ia tidak mau ia dikenal dan diserbu oleh para fans taemin, perlu diketahui taemin adalah seorang keybordis salah satu band indie yang sangat populer di korea selatan.
“noona kau dingin sekali…” ucap taemin sedih sambil terus berjalan dibelakang hyun ri. “padahal orang lain sangat ingin aku mendekat, tapi kau malah selalu menjauhi ku” kata taemin sambil menunduk dan dengan gaya bicaranya yang dibuat-buat.
“berhentilah mengoceh…apa kau mau aku diserang fans-fans mu yang ganjen itu” omel hyun ri sambil menatap taemin yang di belakangnya tanpa menatap jalanan didepannya.
Tiba-tiba “noona awaaaass” teriak taemin, tapi terikan itu terlambat, GUBRAK GLUDUK sebuah motor sport hitam menabrak hyunri hingga pengendara motor dan hyunri terjatuh.
Hyunri tersungkur sambil memegangi kaki kanannya dan pengendara motor itu yang tadinya jatuh kini sudah bangun dan memegangi tangan kirinya yang berdarah “noona gwenchana??” tanya taemin cemas sambil menyibakkan rambut hyunri
“sakit taemin~a,sssss aww aduh!” rintih hyunri dengan mata yang berkaca-kaca, laki-laki pengendara motor itu mendekat sambil membuka helmnya, melihat laki-laki itu mendekat taemin pun berdiri sambil berkacak pinggang “lihat gara-gara kau kakakku terluka!!” bentak taemin mencoba mencari kebenaran dan “hyung??” ucap taemin setelahnya.
Hyunri mendongak setelah taemin mengatakan ‘hyung?’ , setelah mengedipkan matanya berkali-kali hyunri sudah yakin kalau laki-laki itu adalah onew gitaris sekaligus leader dari SHINee dan satu band dengan adiknya “kau!” ucap hyunri datar sambil menahan sakitnya
“gwenchana?” tanya onew sembari jongkok mendekat ke hyunri
“taemin~a, bantu aku berdiri!” pinta hyunri yang mengacuhkan onew, taemin pun mendekat
“hei hei itu taemin dan onew…..iya itu benar mereka….” bisik beberapa gadis yang ada dijalanan itu, dan sesaat tempat onew, taemin dan hyun ri berada pun telah dikerumuni para gadis-gadis yang sebagian besar adalah penggemarnya taemin dan onew.
“ayo noona” ucap taemin sambil berusaha memapah hyunri
“aaa…aduh kaki ku tidak bisa digerakkan !” rintih hyunri lagi yang masih belum bisa berdiri
“hyung bagaimana?” tanya taemin pda onew
“akan ku telponkan ambulans” ucap onew sambil merogoh ponselnya dengan tangan kirinya
“awww…kenapa tanganku sakit sekali” ucap onew pada dirinya sendiri, taemin yang mendengar rintihan onew pun menoleh “gwencana hyung??” dan onew pun menggeleng pelan sambil kembali merogoh saku celananya dengan tangan kanannya
***
Hyunri, taemin dan onew pun keluar dari rumah sakit dengan kaki kanan hyun ri dan tangan kiri onew yang di gips karena retak.
“maafkan aku hyunRi~a” ucap onew yang berjalan di samping taemin, sedangkan taemin barjalan memapah hyunri yang kesulitan berjalan dengan satu tongkat
“terserah!!” ucap hyun ri dingin tanpa menatap onew, mereka memang sudah saling kenal karena memang SHINee kalau latihan selalu di studio milik orang tua hyunRi dan taemin.
“noona hyung kan sudah minta maaf, berhentilah bersikap dingin padanya” ucap taemin mencoba meluluhkan sikap dingin kakaknya kepada onew.
“jangan banyak bicara, cepat cari taksi” perintah hyunri sambil melepas rangkulannya dan langsung berpegangan pada tiang rumah sakit
“biar aku saja yang antar kau pulang” tawar onew, hyunri memiringkan kepalanya dan mengerutkan dahinya “kau gila??” tanya hyunri ketus
“kenapa?” tanya onew.
“kau mau mengendarai motor dengan satu tangan??kau mau kakiku dua-duanya patah??lalu taemin??kau benar-benar kurang waras!” kata hyun ri tambah ketus
“aku bisa kok!” kata onew dengan percaya dirinya
“coba saja dengan orang lain sana!!” ucap hyunri kesal
“ayo noona…” ajak taemin yang berdiri sambil memegangi pintu taksi
“sini!! Mana bisa aku turun sendiri!” omel hyunri, dan onew pun langsung mendekat dan meraih tangan dan pinggang hyunri.
“yhaa.. lepaskan!” bentak hyunri sambil mengibaskan tangannya dan kerena tidak simbang hyunri pun terjatuh dan taemin langsung lari mendekat
“noona…gwhencana?” tanya taemin
“gwhencana hyunri~a?” tanya onew juga
“sakiiiiiittt,, kalian menyebalkan!!” jerit hyun ri sambil tangannya memukul-mukul kedepan tak beraturan
“suster bantu aku berdiri,, dua orang idiot ini malah membuat aku tambah celaka!!” kata hyunri sambil mengulurkan tangannya ke suster yang ada di sampingnya sedangkan onew dan taemin hanya diam karena takut kena semprot hyunri lagi.
***
“omo…hyunri~a kau kenapa??” tanya ibu hyun ri dengan cemas
“noona tertabrak motor omma..” sela taemin
“astaga…” ucap ibu hyunri kaget
“kaki ku retak omma,, gara-gara leadernya si taemin!” adu hyun ri sambil menunjuk taemin dingin,
“salah sendiri noona marah-marah padaku sampai tidak lihat jalan” elak taemin sambil berjalan masuk meninggalkan hyunri dan ibunya
>>>
“pasti aku yang disalahkan!!dasar noona, makanya cepat punya pacar biar tidak marah-marah melulu” omel taemin pada dirinya sendiri sambil menoleh kebelakang dan memonyongkan bibirnya.
“taemin~a, kau kenapa??” suara key mengagetkan taemin
“ki bum hyung, sudah datang??” tanya taemin terkejut “iya, ada apa ribut-ribut??” tanya ki bum atau lebih akrab di panggil key sambil menengok ke arah pintu masuk
“hyunri noona kecelakaan tu kaki kanannya retak, dan yang menabrak onew hyung dan onew hyung tangan kirinya retak, jadi sepertinya kita tidak bisa latihan dulu” jelas taemin panjang lebar
“aigooo…bagaimana bisa??aduuhh lalu bagaimana?!” keluh key.
Key, key itu adalah kakak sepupu dari taemin dan hyunri dia adalah putra dari kakaknya ibu taemin dan hyunri dia juga sebagai drumer di SHINee.
“yhaa hyunri~a kau kenapa??” tanya key sambil membantu memapah hyunri
“eh oppa..ini nih retak gara-gara leadermu itu” gerutu hyunri
“ki bum,, nanti lagi tanya-tanyanya biar adikmu ini istirahat dulu” kata ibu hyunri bijaksana, key pun mengangguk dan ikut mengantarkan hyunri masuk kekamar.
Setelah mengantar hyunri kekamarnya key pun mengahampiri taemin dimeja makan
“taemin~a sebaiknya kita kerumah onew hyung yuk!” ajak key yang sudah duduk didepan taemin yang sedang makan, dan tanpa berkata-kata karena mulutnya penuh taemin pun mengacungkan jempolnya tanda setuju, langsung saja key mengambil ponsel disaku jaketnya dan mulai mengetik pesan
‘jonghyun hyung & minho~gun, onew hyung kecelakaan, jadi hari ini kita tidak jadi latihan, aku dan taemin akan berangkat kerumah onew hyung sekarang, kita ketemu disana yaa…’ send to jonghyun hyung & minho
***
Sudah hampir 2 minggu hyunri memakai gips dikakinya, dan ia juga sudah masuk melakukkan aktifitasnya seperti biasa walaupun dengan kaki yang pincang, tapi ia yakin tak lama lagi ia akan berjalan normal.
“ibu aku mau beli ramen di kedai sudut sana, dibungkus kok, jadi hanya sebentar!” kata hyunri pada ibunya yang sedang menyetrika seragam sekolah taemin dan hyunri
“kenapa tidak suruh taemin saja??” tanya ibu hyunri sedikit cemas
“memang taemin ada dirumah?? Dia kan sudah pergi sejak tadi pagi bu!! Aku bisa tidak usah cemas bu, aku pergiii…” jawab hyunri sambil berpamitan dan langsung keluar tanpa menunggu jawaban dari ibunya
>>>
Berkali-kali hyunri mencoba menaiki sepedanya, tapi gagal kakinya tidak cukup kuat untuk mengayuh, akhirnya ia menjatuhkan sepedanya begitu saja “ahh susah!!” omelnya sambil berjalan meninggalkan sepedanya yang ambruk di bagasi rumahnya
“hari minggu yang cukup sepi..” kata hyunri pelan
“kalau merasa sepi bagaimana kalau aku temani” ucap seorang laki-laki tepat dibelakang telinga hyunri,
Hyunri tersentak hingga ia berbalik badan cepat dengan kaki yang sedikit goyah
“aiiigooo….jonghyun oppa!!” kata hyunri lega setelah mengenali orang yang menyahut omongannya tadi, “maaf mengagetkanmu” kata jonghyun ramah.
“kenapa pergi sendiri?? Dimana taemin?” tanya jonghyun yang berjalan disamping hyunri
“dia sudah pergi sejak tadi pagi, entah kemana, ku kira malah dengan kalian!” jawab hyunri
“oppa sudah makan?” tanya hyunri, dan jonghyun menjawab dengan gelengan kepalanya
“pas sekali, aku baru mau beli ramen, kalau begitu sekalian saja makan bersama!” ajak hyunri
>>>
“annyeong.” sapa pemilik kedai setelah hyunri & jonghyun memasukinya, hyunri & jonghyun pun membalas dengan menganggukkan kepalanya
Lalu jonghyun pun mengedarkan pandangannya buntuk mencari tempat duduk, dan pencariannya berhenti pada laki-laki yang duduk disudut yang sepertinya sedang menunggu pesanan dengan tangan kiri yang dipapah, dan tidak salah lagi itu adalah onew
“hyung” panggil jonghyun setelah yakin itu onew,
Panggilan jonghyun yang tiba-tiba membuat hyunri menoleh kearahnya lalu mengikuti arah panggilan jonghyun.
“aihh,,dia lagi!” ucap hyunri pasrah sambil berjalan mengikuti jonghyun karena sudah terlajur diajak.
“kalian sedang kencan ya??” tanya onew setelah hyunri & jonghyun duduk
“apa???haha kau ada-ada saja hyung, kami tadi itu bertemu dijalan, tadi hyunri memang mau kesini kebetulan bertemu dan kita searah jadi aku ikut dengannya ” kata jonghyun menjelaskan
‘aduh pertanyaanku kenapa bodoh sekali??’ sesal onew dalam hati
‘dasar orang ini! Pertanyaannya bodoh sekali’ kata hyunri dalam hati sambil mencibirkan bibirnya.
“aa..hyunri~a bagaimana keadaanmu?”tanya onew sedikit gugup
Hyun ri mendongak “bagaimana kelihatannya?” balas hyunri, onew mengangguk sambil tersenyum
>ONEW POVonew pov endHYUNRI POVhyunri pov endJONGHYUN POVjonghyun pov end>>
“kenapa kau mengikutiku sampai rumah?? Mau apa?” tanya hyunri pada onew dengan ketusnya
“aku tidak mengikutimu, aku hanya ada janji dengan taemin, lagian kalau aku mengikutimu apa salahnya?? Kenapa sih kau selalu bersikap seakan-akan aku ini sangat menyebalkan?” kata onew sambil menaikkan kedua alisnya, baru saja hyunri akan membuka mulutnya, tapi onew sudah buru-buru menyambar
“lihat jonghyun, dia juga mengikutimu sampai rumah, kenapa tidak kau omeli dia?kenapa harus aku?”
“yha! Dia kan mau bertemu taemin?” jawab hyunri tegas
“sama donk, aku kan juga mau bertemu taemin!” balas onew
‘iya ya? Diakan juga ingin bertemu dengan taemin? Kenapa aku jadi selalu salah sangka seperti ini?’ batin hyunri.
Hyunri pun menghela nafas dengan berlebihan, sedangkan jonghyun hanya diam melihat perdebatan hyunri dan onew dengan memijat pelipisnya, jonghyun merasa heran kenapa setiap mereka berdua bertemu selalu saja seperti ini.
Tiba-tiba jonghyun merasa tangannya ditarik dengan disertai omelan dari hyunri “ok,, sana masuk kalau kalian mau bertemu dengan taemin!” dan ternyata hyunri tidak menarik tangan jonghyun saja tapi tangan onew juga.
Dengan kaki yang kurang kokoh tarikan hyunri cukup kuat membuat 2 laki-laki itu maju beberapa langkah, lalu hyunri pun meninggalkan onew dan jonghyun yang berdiri didepan rumah hyunri dengan tampang yang heran, dan hyun ri tidak jadi masuk kerumah tapi malah berjalan menuju taman.
“mungkin dia sedang menstruasi!” ucap jonghyun santai sambil berjalan mendekati bel rumah
***
hyunri memang pergi ketaman, sambil berbekal susu kotak yang ia beli di jalan ia pun duduk diayunan berwarna merah itu sambil terus meminum susunya, ia pun menatap langit sore yang teduh dengan mengayunkan ayunannya dengan satu kakinya.
>HYUNRI POV>>
Onew telah selasai latihan tapi kali ini dia belum bisa memainkan gitarnya melainkan ia hanya bernyanyi saja,
Setelah keluar dari rumah taemin ia pun kepikiran dengan hyunri yang ternyata belum pulang juga, onewpun mencoba mencarinya ketaman karena tadi sebelum masuk rumah ia ingat hyunri berjalan menuju taman.
Dan ternyata benar, gadis yang ia cari sedang duduk diayunan sendirian dengan satu kaki yang diangkat mengambang, onew pun mendekati hyunri dengan mencoba melapaskan syal abu-abu yang ia pakai.
“ternyata benar kau disini?”
>>>
Hyunri mengosok-gosok pipinya yang mulai merah karena dingin “ibu mencariku tidak ya?” tanya hyunri pada dirinya sendiri
Tiba-tiba ada seseorang yang melilitkan syal dilehernya “ternyata benar kau disini?” hyunri pun memutar kepalanya dan ia mendapati onew tersenyum mnis dibelakangnya
“kau!” ucapnya datar
“mengagetkan ya? Maaf!” kata onew sambil ikut duduk diayunan sebelah hyunri
“tentu saja iya!” ‘hyunri~a ingat jangan galak-galak’ ucp hyunri dalam hati
“maafkan aku kalau selama ini aku salah padamu” kata onew sambil menatap hyunri yang menunduk
“kenapa tiba-tiba minta maaf?” tanya hyunri tanpa mengangkat wajahnya
“aku tau kau membenciku, tapi aku malah terus mendekatimu, jadinya kau selalu marah-marah dan bersikap dingin padaku!” jelas onew dengan sedikit mengayunkan ayunannya
“justru aku yang seharusnya minta maaf karena selalu ngomel ga jelas dan kau salah, aku tidak membencimu, aku hanya…hanya..ak…ah sudahlah intinya aku sama sekali tidak membencimu!!!!” kata-kata hyunri kembali meninggi setelah sebelumnya ia mencoba melembutkan suaranya, dan usaha hyunri itu gagal karena ia kembali merasa jantungnya akan meledak.
“jadi kau tidak membenciku?aahh syukurlah!” kata onew lega
“hyunri~a..” panggil onew
“hmm” jawab hyunri sambil mengesek-gesekkan satu kakinya ketanah
“aku menyukaimu…” ucap onew lembut dengan wajahnya yang berseri,
Nafas hyunri serasa berhenti, matanya melebar dan tubuhnya mematung, ia tidak bisa berpikir apakah ucapan yang onew katakan tadi hanya mimpi atau nyata? Hyunri mengerjapkan matanya tanpa mengangkat kepalanya dan ia menyadari ia berada di alam nyata sekarang.
Apa onew yang sedang mabuk?? Hyunri pun melirik onew dari sudut matanya, sama sekali tidak terlihat tanda-tanda kalau onew sedang mabuk, malahan ia melihat onew sedang menutup mukanya dan sesekali menggosoknya dan cengar-cengir dengan muka yang memerah.
“apa yang kau katakan?” tanya hyunri bingung, onew mengentikan cengar-cengirnya lalu menatap hyunri “apa kurang jelas?” onew bertanya balik
“tidak, aku hanya tidak mengerti apa maksud perkataanmu tadi” jawab hyunri sedikit gugup
“tidak ada maksud apa-apa_______hah syukurlah” hyunri segera memotong jawaban onew dan langsung beranjak meninggalkan onew
“yhaa..aku belum selesai bicara!” teriak onew pada hyun ri yang sudah berjalan sekitar 5 lngkah darinya,
karena hyunri tidak menghentikan langkahnya onew pun langsung berteriak neneruskan perkataannya tadi dengan sebelumnya ia menarik nafas dalam-dalam“aku munyukaimu, dan sepertinya aku mulai mencintaimu dan aku ingin kau menjadi pacarku..apa kau mau??”
hyunri menghentikan langkahnya tepat dibawah lampu taman,dan ia memegangi dadanya dengan muka yang merah padam.
Melihat hyunri berhenti, onew pun segera berlari mendekat “apa sekarang kau sudah mengerti?” tanya onew tepat didepan wajah hyunri dan hyunri tetap saja tidak mau menatap onew tapi hyunri malah mencoba meneruskan jalannya karena ia merasa sangat gugup dan tidak tau apa yang harus ia katakan
“hyunri~a mau kemana? Jawab dulu pertanyaanku!” tanya onew sambil mengikuti hyunri yang terus berjalan dan tidak mengucapkan satu patah katapun
“hyunri~a..”
“mudah sekali kau mengatakan menyukai seseorang” ucap hyunri setelah merasa didesak dengan panggilan-panggilan onew, setelah mendengar kata-kata hyunri onew pun menahan lengan hyunri dan maju beberapa langkah hingga ia ada didepan hyunri lagi
“kau salah, justru aku sangat susah mengatakan ini pada wanita, perlu kau tau ini pertama kalinya aku mengungkapkan kalau aku mencintai seseorang, sungguh, kalau tidak percaya tanya sepupumu key, atau kau tanya jonghyun yang sudah mengenalku sejak sekolah dasar,,aku serius, dan aku yakin kau adalah seseorang yang tepat, kau berbeda dan aku suka itu,” jelas onew panjang lebar
Hyunri mendongak manatap onew, baru kali ini hyunri menatap wajah onew secara dekat dan serius, wajahnya putih, seyumnya manis, dan tatapanya sangat teduh, tubuh hyunri bergetar dan ia kembali menunduk.
“apa kau mau jadi pacarku hyunri~a?” tanya onew lagi dengan mengumpulkan segenap percaya dirinya.
Hyunri merasa laki-laki didepannya ini tidak sedang bercanda, senyumnya menandakan kalau ia sedang menunggu jawaban, tapi hyunri merasa bingung harus menjawab apa? mulutnya cukup kaku untuk menjawabnya.
Onew terus menunggu dengan jantungnya yang berdebar hebat, ia merasa ini lebih menegangkan dari pada berada diatas pangung, sedangkan onew melihat gadis didepannya terdiam sambil munundukkan kepalanya hingga kupluk yang dipakainya sedikit melorot.
“baiklah, aku tidak memaksa, semua keputusan ada ditanganmu, dan aku lega sudah mengatakannya padamu dan ku harap kau mengerti” ucap onew sambil bergeser untuk memberikan jalan pada hyunri, tapi hyunri tidak beranjak dari tempatnya
Hyunri menarik nafas dalam-dalam “kalau kau bisa mempertanggungjawabkan perkataanmu, aku mau menjadi apa yang kau harapkan” kata hyunri dengan separuh matanya yang tertutup kupluk
Onew terdiam, ia merasa ada kembang api yang meledak-ledak di dadanya dan merasa sangat bahagia hingga tidak tau lagi apa yang harus ia lakukan, senyumannyapun tidak berhenti mengembang menghias wajahnya, onew tidak menyangka gadis galak dan dingin seperti hyunri dapat ia luluhkan hatinya
“aaaa.. jinjja??” tanya onew menegaskan
“apa kurang jelas?” jawab hyunri ketus dengan senyum yang ia tahan
‘omo, gadis itu akan tersenyum??padaku?aihh baru kali ini,terimakasih tuhan’ ucap onew dalam hati
Dengan sedikit ragu karena takut hyunri ngomel lagi onew pun mendekat dan memeluk hyunri, dan hyunri hanya diam mematung dalam pelukannya.
Hyunri sudah berada dipelukan onew, ia merasa hangat, nyaman dan ia suka “tubuhmu dingin sekali” kata onew yang masih memeluk hyunri dan semakin mempererat pelukannya “benarkah?” tanya hyunri sambil mencoba melepaskan diri.
Onew mengangguk dan hyunri mundur satu langkah sambil memasukkan tangannya kesaku jaketnya, lalu onew menarik kedua tangan hyunri dan kembali memeluknya “tetaplah seperti ini agar kau hangat”
“saranghaeyo hyunri~a..” ucap onew lembut,
Hyunri terdiam lalu sesaat kemudian hyunri pun membalas pernyataan onew “nado SHINee’s leader….”
Senyum onew merakah, dalam hati ia berjanji bahwa ia akan menjaga cintanya untuk hyunri, hanya hyunri dan ia yakin hyunripun akan seperti itu juga..