I’m Black and You Gold. But I Always Thinking of You

Author : Hyeyoon

Length : oneshot

Cast : Cho Kyu Hyun, member Super Junior

Genre : Romance,

‘Ini bukan Evil Couple scene’

***

Hey, ini FF pertamaku loh.. deg-degan iihh.. ><

Semoga admin nerbitin FF ku ini.. *amieennn..*

Kalo udah diterbitin semoga pada suka.. ^^

Kalo pada suka yg ini, nanti aku mau kirim beberapa FF-ku lagi ;D *promosi mode-on*

Okeh, okeh…

Dibaca yaa…😀

Temanya tentang yg aku alamin.. u,u

Hedeh? Kok jadi curhat? Udeh aah, silahkan dibaca chingu.. ^^

***

Aku hanya dapat memandangnya dilayar kaca.

Aku hanya dapat mengikutinya didunia maya.

Aku pun mengetahui namanya dari temanku.

Perasaanku padanya bukan hanya sekedar nge-fans.

Aku menyukainya.

Mencintainya.

Padahal begitu banyak perbedaan yg ada diantara kami.

Perbedaan status, umur, bahkan negara.

Namun aku tetap mencintainya.

Namanya Cho Kyu Hyun.

Biasa dikenal dengan nama Kyuhyun.

Seorang vocalist sekaligus mempunyai status sebagai magnae pada suatu boyband bernama Super Junior.

Awal aku memperhatikannya di MV Sorry Sorry.

Dialah yg kupandang.

Umur kami terpaut saangaaaaaat jauh.

Pekerjaan kami pun berbeda. Dia seorang penyanyi dan aku seorang siswa biasa.

Perbedaan terberat adalah negara. Dia berada di Korea sedangkan aku berada di Indonesia.

Bahasa yg kami gunakan pun berbeda. Takkan pernah sama.

Semuanya sangat berat.

***

Hey, namaku Shafira Natasha Febriana Pulukadang. Seorang ELF, B2uty, V.I.P, juga Shawol. Setiap hari aku menghabiskan waktuku dengan online. Setiap hari aku mencari berita tentangnya yg telah menepati hatiku. Entah mengapa perasaan itu datang ketika aku tengah mengidolakannya. Kunyalakan laptopku dan kubuka sebuah situs blog untuk menunggu berita tentangnya. Tak ada.

Aku membuka facebook-ku lalu kembali meneruskan obrolan yg sempat tertunda tadi. Tiba-tiba aku teringat untuk melihat salah satu MV Super Junior yakni Bonamana. Kubuka situs Youtube lalu menontonnya. Ada yg salah. Seperti biasa aku berdebar melihat wajahnya. Aaaah… sadarlah sha… You are different.

Aku harus sadar sebelum tenggelam terlalu dalam. Namun, bagaimana? Tak ada namja yg dapat menarik perhatianku. Bahkan disekolah. Tak ada sama sekali.

***

Hari ini aku terbangun sangat malas untuk datang kesekolah. Hari ini pelajaran olahraga. Segera aku mandi dan mengganti bajuku lalu segera berjalan keluar rumah menuju sekolah yg terletak tak jauh dari rumahku. Seperti biasa, sesampai disekolah aku hanya termenung memikirkannya.

Tak berapa lama kemudian bel masuk berbunyi tanda pelajaran pertama dimulai.

***

Tak terasa telah tiba jam pelajaran ketiga yaitu, olahraga. Aku lalu melangkahkan kakiku keluar kelas bersama teman-temanku. Hari ini kami akan diuji untuk lompat jauh. Saat menunggu giliranku, aku duduk ditanah bersama Irma. Kulihat dia menulis ‘Cody.S + Irma’ maklum, dia adalah fans Cody Simpson. Sebuah ide terlintas dipikiranku. Aku mengambil sebuah batu dan menulis ‘Kyuhyun ♥ Shafira’

“hahaha” tawaku saat selesai menulisnya

“kenapa shaf?” tanya Irma. Dengan segera aku menunjuk hasil karya yg kubuat tadi.

“dasar… bisa stress ni anak lama-lama..” respon Irma

“kalo udah cinta mau dibilang apa? Aku sendiri gak tau harus gimana lagi” ucapku serius

Setelah itu, tiba saatnya namaku dipanggil.

Sebelum menuju tempat untuk lompat jauh, aku berkata “terlarang nih, terlarang.. gak boleh diinjek” sambil menunjuk tulisan ditanah tadi yg kubuat.

***

Seperti biasa, aku pulang lalu langsung membuka laptop.

Kembali kubuka situs facebook-ku. Kulihat daftar teman yg sedang online. Kulihat nama ‘Fitria Febiriani’ terdapat disana.

Langsung kubuka obrolan dengannya.

Shafira : “wey mbak.”

Fitria : “ape lu?”

Shafira : “kagak.. say hello doang… u,u”

Fitria : “eh, shaf, gue mau curhat boleh kagak?”

Shafira : “bolehlah.”

Fitria : “gue liet geun suk ciuman sama cewe. Sumpah hati gue berantakkan banget.”

Shafira : “wah, parah tuh…”

Fitria : “tau nih. Gue sendiri suka kesel sendiri kalo udah maniak banget kyak gini”

Shafira : “yaah, iya sih gue ngerti. Gue juga mau jujur sih sebenarnya.”

Fitria : “kenapa?”

Shafira : “gue jatuh cinta sama Kyuhyun.”

Fitria : “wah, sama aja lu kyak gue.”

Shafira : “iya nih. Aaah, tau ah…  masa iya gue deg-degan liet dia di MV?”

Fitria : “serius?”

Shafira : “iya. Gak lucu kan?”

Namun, sebelum dia membalas pesanku, kulihat Fitria sedang offline.

Karena kesepian, aku kembali membuka sebuah situs tempatku mencari info tentang Kyuppa.

Tiba-tiba sebuah kabar mengejutkanku.

Super Junior akan datang di Indonesia!

Oh tidak, oh tidak, oh tidak. Dua bulan lagi mereka datang.

Namun aku berada di Palembang. Mereka pasti datang di Jakarta.

Aku harus membujuk ayah dan ibuku untuk kesana.

Tapiii, mustahil !!

IMPOSIBLE !!!

***

Benar saja. Saat aku mencoba berbicara dengan ayah dan ibuku, mereka dengan tegas berkata TIDAK!

Aah, sudahlah. Aku menyerah untuk bertemu dengannya.

Harapanku hanya ingin bertemu dengannya sekali saja. Hanya itu.

Kupikir jika ayah dan ibu memberi izinku untuk datang sendiri ke jakarta untuk bertemu mereka, setidaknya aku bisa mendapatkan tanda tangannya. Dan setinggi-tingginya adalah berfoto dengannya.

Aku ingin melihatnya secara langsung. Sekali sajaa..

Namun, aku tau.

Sia-sia untukku berharap sekarang.

Apa yg bisa kuharapkan?

Bertemu dengannya dan berharap dia jatuh cinta padaku?

Berharap saja terus.

Padahal aku sudah tau bahwa dia tak akan jatuh cinta padaku yg masih anak-anak ini.

Padaku yg masih berumur belasan tahun.

Tak mungkin..

Bahkan kami takkan bisa berbincang karena perbedaan bahasa.

Berharap bahwa dia akan belajar bahasa indonesia hanya agar dapat berbicara denganku?

Tak mungkin.

Semuanya tak mungkin…

***

“kenapa kamu shaf?” ttanya Irma keesokkan harinya disekolah saat kebetulan tidak ada guru.

“nggk. Cuma agak lemes aja..”

“kamu gak apa-apa kan?” tanya Nuria

“nggk…” jawabku singkat.

Padahal dalam hatiku menangis menegtahui dunia yg sangat kejam ini. Mengetahui semua kenyataan, hal, dan sebagainya.

“beneran gak apa-apa?” tanya Kartika

Aku yg sudah tak dapat berbicara lagi hanya dapat menjawabnya dengan tersenyum dengan hangat padanya.

“eh, katanya grup korea yg namanya Super Junior itu mau datang loh. Kemarin ada di Insert.” Tukas Reza tiba-tiba

DEG!

Semua kekecewaanku pun tak mampu lagi kutahan.

Air mataku yg tak bisa kutahan mengalir keluar.

“yaampun, Shafira, kenapa Shafira?” tanya Larasaty panik.

Aku hanya dapat menggelengkan kepalaku tak dapat menjelaskannya.

10 menit..

20 menit..

30 menit..

40 menit..

50 menit..

Berlalu denganku yg menangis didepan mereka semua.

Baru setelah itu aku mampu untuk menjelaskannya.

“oh, jadi begitu…” ucap Nuria mengerti.

“aduuh, sabar yaah Shafira…” respon Irma.

“iya, kita tetap dukung kamu kok. Kita doain semoga kamu bisa ke Jakarta.” Kata Kartika

“makasih yaah teman-teman..”

***

Jam didinding menunjukan pukul 18.48 malam.

Kudengar bunyi pintu dibuka pertanda ayahku telah pulang. Tiba-tiba terdengar suara ibuku yg berteriak memanggilku “Sha? Sini sebentar”

“kenapa ma?” jawabku seraya keluar kamar.

“mama sama papa punya kejutan buat kamu” ucap ayah.

“mwoya? Salah, apa?” koreksiku saat ibuku memandangku tak mengerti.

“nih” ucap ayahku sambil memperlihatkan sebuah tiket konser.

Saat kuambil tiket itu dan kuperhatikan, ternyata itu adalah tiket untuk konser Super Junior dua bulan lagi.

Tak percaya aku pun memandang ayahku dengan bingung.

“kamu akan menonton konser itu sendiri di Jakarta dua bulan lagi. Tinggal sama ka Ola dirumah kita dibekasi. Terus, kamu juga dapat fasilitas untuk ketemu sama mereka dibackstage” terang ayahku.

“jinjja? Benarkah?”

“mama sudah bilang, mama sama papa nggk ngerti bahasa korea.” Protes mamaku.

“hehe.. makasih ma, pa..”

***

Dua bulan pun berlalu.

Saat ini aku berada di Jakarta untuk menonton konser mereka.

Sekarang aku telah duduk dibangku depan yg kudapat dari ayah.

Sebentar lagi konser akan dimulai…

***

Tiga jam berlalu.

Mereka telah selesai bernyanyi.

Sangat indah, keren, dan…..

Aku tak tau kata-kata apalagi yg cocok untuk penampilan mereka.

Nah, sekarang aku sedang berada dibelakang panggung untuk meminta tanda tangan mereka.

excuse me?” ucapku pada salah satu member Super Junior yang merupakan leader-nya yaitu Leeteuk oppa

can I take a picture with you oppa?”

yes, off course.” Sahut Leeteuk oppa.

Kami lalu berfoto lalu dia memberikan tanda tangan untukku.

you are ELF right? What’s you’re name?” tanyanya

Shafira imnida… S-H-A-F-I-R-A” eja-ku saat dia ingin menulis namaku.

oke thank you Shafira, if you wanna see Eunhyuk, he’s there. Siwon there, Shindong there, Kangin there, Ryeowook there, Sungmin there,  Donghae there, Yesung there, Kibum there, Heechul there, Hankyung there, and Kyuhyun there. Thank you so much. Wish you always be ELF” terang Leeteuk oppa menunjuk sana sini

OH MY GOD !!! Kyuppa berada disana. Sebaiknya dia yg terakhir aku datangi.

oke oppa. Thank’s for your information. Thank you so much because you want to take a picture with me. Kamsahamnida..” ucapku sambil membungkukkan kepala.

“you’re welcome..”

Dengan segera aku pergi menuju tempat Eunhyuk oppa, Donghae oppa, dan Siwon oppa, Shindong oppa, Kangin oppa, Kibum oppa, Ryeowook oppa, Heechul oppa, Yesung oppa, Sungmin oppa, Hankyung oppa, sambil mengatakan hal yg sama.

Inilah saatnya aku untuk mendatangi Kyuppa.

DEG.

Sebuah perasaan melanda hatiku. Aku belum siap bertemu langsung dengannya.

Kulihat sosoknya dari kejauhan.

Ahh, aku tak boleh menunda kesempatan ini.

Aku menguatkan tekadku lalu kuhampiri Kyuppa yg sedang sibuk dengan fans lainnya.

Saat semua telah pergi, tinggal aku sendiri yg berhadapan dengannya.

Sesaat aku tak bisa berbicara. Namun saat Kyuppa memandangku, aku menguatkan hatiku.

“o o o o oppa? May I take a picture with you?” ucapku terbata-bata. Tuhaaan.. hatiku berdebar sangat kencang… rasanya aku ingin pingsan…

yes off course.” Jawabnya singkat.

Aku lalu mendekatinya dan mengambil gambar. Kuusahakan untuk terlihat sempurna saat berada disampingnya. Senyum…

once again please oppa” ucapku sambil bermohon.

haha, no problem dear…”

Kami lalu mengambil gambar lagi. Kembali kuusahakan untuk terlihat sempurna disampingnya. Smile…

once again?” ucap Kyuppa sambil tersenyum padaku.

Tuhaaaaan… aku ingin pingsan saja..

“really?”

yes, if you want..”

Namun, bukan hanya aku yg mengeluarkan ponsel.

Kyuhyun oppa pun mengeluarkan ponsel genggam miliknya.

Aku memandangnya dengan bingung dan dia berkata

i want to have a picture with fans like you...”

oppa, don’t be kidding please..” ucapku tertawa.

“hahaha”

Lalu sekali lagi kami mengambil gambar.

Setelah itu Kyuppa memberikan tanda tangannya padaku.

thank you oppa. Thank you very much…”

you’re welcome...” ucapnya tersenyum.

Dengan segera aku pergi meninggalkannya karena beberapa fans telah menghampirinya untuk mendapatkan foto.

Jujur, aku sudah sangat senang.

Namun, mungkin, aku memang menginginkan hal yg lebih daripada itu darinya.

Tadi memang aku bisa berada didekatnya.

Namun, sangat terasa perlakuan dia kepadaku hanya sebagai seorang fans seperti yg lainnya.

Kini, aku hanya dapat kembali memandangnya dilayar kaca.

Mengikutinya didunia maya.

Saat ini aku sadar bahwa dia bukan untukku.

Aku kembali memutar badanku untuk memandang Kyuppa untuk yg terakhir kalinya.

Semua telah berakhir.

Aku tak akan pernah bertemu dengannya lagi.

Dengan dirinya yg sangat kucintai.

Dia yg kucintai dari dalam lubuk hatiku yg paling dalam.

Tak terasa air mataku menetes.

Ia tak dapat merasakan pedihnya hatiku yg mencintai dia sepenuh hati. Bukan memandangnya hanya sekedar artis belaka.

‘saranghae Cho Kyu Hyun oppa’ ucapku dalam hati lalu membalikkan badanku untuk segera pergi berlalu kembali menuju duniaku kembali.

***

Hehe, gimana? ^0^

Bagus gak?? ;D

Komen yaaa… :O *udah nyuruh baca nyuruh komen pula, thor thorr…*

Aduh, deg-degan denger reaksi kalian .. ><

Oke, oke, ditunggu komentarnyaa…