Author : Sila
Title       : I can’t Breath Without You
Length   : Continue (part 4)
Genre    : Romance
Cast       : Jonghyun SHINee, Jessica SNSD, Taecyeon 2PM, Shin Se Kyung
Thanks Chingu!!!!!! Love you *muach* (saya jual ember buat muntah)
***

“MWO??????? MENCIUMNYA DI DEPAN UMUM???” bentak Sooyoung emosi.

“Kya~ Anak itu keterlaluan” tambah Tiffany. Sementara itu Sunny dan Seohyun hanya menenangkan Jessica yang terus menangis. Beberapa member SNSD duduk di ruang tamu dan membahas tentang kejadian yang dialami Jessica. Jessica sendiri masih tidak mampu menahan perasaannya.

“Unnie, jangan menangisinya. Dia tidak pantas untukmu” seru Yoona.

“Ini pasti ada yang salah. Yoona, jadi menurutmu yang lebih pantas siapa? Taecyeon?? Hah?” seru Yuri.

“Kenapa ngga? Taecyeon Oppa masih sayang sama Jessica Unnie!!” balas Yoona.

“Dan kau lupa perbuatannya dulu?” balas Yuri.

“Itu dulu Unnie, sekarang dia sudah berubah! Dia orang yang baik. Dia bahkan berkali-kali menemani Jessica unnie saat dia sedih! Dia lebih baik dari Jonghyun!!” seru Yoona.

“Tapi~” balas Yuri terpotong oleh Jessica.

“Bisakah kita tidak membicarakan ini. Aku lelah” sambung Jessica. Jessica lalu pergi menuju kamarnya. Di asrama Hyoyeon adalah teman sekamar Jessica. Saat masuk ke kamar, Jessica melihat Hyoyeon sedang asik membaca buku sambil menggunakan earphone. Melihat Jessica masuk dengan berlinang air mata, Hyoyeon mencoba menenangkannya.

“Jess, kamu ngga apa-apa?” tanya Hyoyeon.

“Entahlah Hyo. Rasanya sakit. Dia seolah menjauh tapi tidak pergi. Kenapa? Itu yang aku mau tahu? Kenapa dia tega?” seru Jessica.

“Apa kalian sempat bertengkar?” tanya Hyoyeon.

“Seingatku sih ngga. Kami masih seperti biasa sampai saat kita ke Jepang”

“Sudahlah Jess” seru Hyoyeon merangkul Jessica yang menangis.

***

Pagi harinya..

“Unnie!!!!!!!!!!!!” teriak Yoona sambil berlari menuju kamar Jessica. Jessica sendiri masih tertidur lelap.

“Kau kenapa Yoona?” tanya Taeyeon yang memang sudah bangun.

“Ini,  Jessica unnie harus liat ini!! Ini untuknya” jawab Yoona sepintas lalu langsung berlari menaikkin tangga menuju kamar Jessica.

“Unnie!! Bangun!”  teriak Yoona

“Apa? Kau berisik sekali!!!” jawab Jessica yang sudah bangun.

“Ini!! Untukmu, darinya!” jawab Yoona menyodorkan karangan bunga mawar merah. Bunga itu cukup besar, warnanya cerah dan terlihat sangat segar. Romantis. Ada kartunya juga.

             Selamat pagi Ice Princess. Biasanya wanita terlihat cantik saat menangis, tapi kalau boleh jujur… KAU JELEK saat menangis.

Membaca bagian itu Jessica tersenyum, lalu membaca lanjutannya

Nah, kalau senyum seperti itu kan cantik!!!

Entah darimana pengirim itu tau kalau Jessica akan tersenyum. Tapi yang jelas, kartu itu menenangkan hatinya. Jessica mencari tulisan nama pengirimnya, tapi yang dia temukan hanya sebuah nama di balik kartu yaitu… Pengingkar Janji.

“Wah… Romantis!!! Romantis banget Unnie!!! Tuh kan! Pasti Taecyeon Oppa!!!” seru Yoona kegirangan.

“Entahlah. Disini pengirimnya tertulis ‘pengingkar janji’.” Jawab Jessica.

“Hmm. Kalau bukan Taecyeon siapa lagi? Masa Jonghyun?” seru Yoona. Mendengar nama itu Jessica hanya terdiam. Membayangkan kalau orang yang dia cintai tidak akan mengirimkan bunga lagi untuknya hanya membuatnya semakin rapuh.

“Maaf Unnie,” seru Yoona, sadar dia salah bicara.

TING TONG..

Mendengar Bel berbunyi, Taeyeon segera membukakan pintu.

“Iya, ada apa ya?” tanya Taeyeon ramah.

“Selamat Pagi! Maaf, Apa ini rumah saudari Jessica?” tanya pria yang memencet bel itu.

“Oh, iya betul. Ada apa ya? Perlu saya panggil orangnya?”

“Oh, engga. Saya dari Yummy Food. Ini ada pesanan!” sahut pengantar makanan itu sambil menyodorkan sepaket makanan hangat ke Taeyeon.

“Jessica, makananmu datang!!” seru Taeyeon sambil membawa makanan itu ke meja makan. Jessica dan member lain bangun dan menuju ruang makan untuk sarapan.

“Ini untukku? Apa ini?” tanya Jessica.

“Oh, itu tadi ada pengantar makanan dari Yummy Food. Katanya untukmu”

Jessica membuka plastik makanan itu. Ternyata tidak hanya makanan, ada susu Vanila hangat, hamburger, kentang goreng, dan pizza. Lagi-lagi ada kartu, isinya…

Ice Princess, biasanya wanita lain ingin punya badan kurus sepertimu. Tapi kalau boleh jujur… KAU TERLALU KURUS!! Makan ini, jangan sampai sakit! Tenang, aku sudah bilang agar jangan taruh timun di hamburgermu!! Aku tahu kau benci timun!!

Pengingkar Janji

“WAH!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Jessica, aku minta dong!!” seru Sooyoung kegirangan.

“Heh, jangan! Ini khusus untuk Jessica Unnie!” seru Yoona. Sooyoung hanya bisa cemberut mendengar itu.

“Ya udah. Tapi jatah sarapanmu buatku ya!!!” sahut Sooyoung (dasar SHIKSHIN).

“Tapi, bunga dan makanan ini dari siapa?” tanya Hyoyeon.

“Apa kalian memikirkan hal yang sama dengan yang kupikirkan?” tanya Yoona.

“Makanan?” jawab Sooyoung polos.

“BUKAN MAKANAN!! Taecyeon!! Taecyeon pasti yang mengirim semua ini” seru Yoona.

“Kau benar-benar menginginkan Taecyeon bersama Jessica ya?? Bagaimana kalau bukan Taecyeon?” tanya Yuri.

“Tentu! Pasti Taec oppa!!” jawab Yoona yakin.

Jessica duduk dikursi makan, ia tidak menghiraukan apa yang dikatakan teman-temannya. Ia mengambil hamburger itu dan memakannya. Tidak ada yang Jessica pikirkan saat itu, dia hanya ingin memakan seluruh makanan itu sampai habis tanpa perlu tau siapa pengirimnya. Tapi jujur, ia senang dengan perlakuan khusus ini.

***

Hari ini Jessica dan Yoona  ada jadwal untuk SBS Strong Heart. Mereka sudah sampai di lokasi syuting, tapi syuting masih belum dimulai karena masih ada artis lain yang belum hadir. Di studio sekarang sudah ada Sulli f(x), Kim Hyun Joong SS501, Lee Hongki FT. Island, MC Kang Ho Dong dan Lee Seunggi, seta artis-artis lainnya. Mereka sudah siap di tempat duduk masing-masing namun masih ada 2 kursi lagi yang kosong.

“Annyeonghaseyo, maaf kami terlambat!” seru dua suara pria yang baru datang. Melihat siapa yang datang Jessica cukup terkejut, karena dia tidak tahu kalau orang itu akan datang. Itu Taecyeon dan Nickhun. Kharisma dua pria itu tampak jelas ketika mereka datang, member dari 2PM.

“Oke, kita mulai ya…” seru kru acara tersebut.

Kang Ho Dong dan Lee Sunggi pun akhirnya memulai acara. Semua pertanyanan dan games berjalan dengan baik. Penonton di rumah tentunya akan terhibur melihat dan menonton acara ini. Tapi jika penonton mampu memperhatikan dan melihat seluruh keadaan mereka akan tahu, kalau pandangan Taecyeon hanya tertuju pada Jessica, sesaat ia melihat ke kamera tapi kemudian kembali menatap Jessica.

“Ya, pertanyaannya agak personal nih!!” seru Lee Seunggi.

“Betul. Seperti apa tipe idaman kalian?” sahut Kang Ho Dong.

Ouwhh…

“Kalau begitu… Jessica, seperti apa tipe pria idamanmu?” tanya Lee Seunggi.

“AHAHAHAH!!”  Yoona tertawa.

“Wae? Wae? Kenapa kau tertawa Yoona?” tanya Kang Ho Dong penasaran.

“Hahaha, tidak. Ngga apa-apa!!” jawab Yoona

“Akh~~ Ayolah, jangan bohong!!” sahut Lee Seunggi.

“Ahaha, er.. Tipe idaman Jessica, ada disini!” seru Yoona.

“Yakh~ Kau!!” teriak Jessica yang kaget dengan perkataan Yoona.

“Wahhhh!!!!” seru Kang Ho Dong, Lee Seunggi dan semua yang ada di studio.

“Ah, ngga… bukan!! Jangan salah paham!!” seru Jessica membela diri.

“Wah, kalau begitu siapa orangnya? Taecyeon? Nickhun? Hyun Joong? Hong ki? Atau Lee Seunggi?” tanya Kang Ho Dong menyebutkan seluruh Idol pria ditempat itu.

“Atau jangan-jangan Kang Ho Dong?” sambung Lee Seunggi, yang membuat orang tertawa.

“Ayo, Jessica?” tanya Kang Ho Dong.

“Hmm… Prianya ngga harus tampan” jawab Jessica.

“Wah, hyung, mungkin itu kau!!” seru Lee Seunggi pada Kang Ho Dong yang lagi-lagi membuat orang tertawa.

“Tapi badannya atletis.” Sambung Yoona.

“Ouh… Hyung, bukan kau rupanya.” Sambung Lee Seunggi. Kang Ho Dong hanya memasang tampang kecewa.

“YA!! Bukan kau juga!!” seru Kang Ho Dong pada Lee Seunggi.

“AH! Iya… Jadi, yang atletis tinggal Taecyeon, Nickhun, dan Hyun Joong.” Seru Lee Seunggi.

“Wah.. Mereka bertiga tipeku” jawab Jessica mengakhiri.

“Akh!!” keluh penonton karena tidak puas dengan jawaban Jessica.

“Apa masih ada tipe special lagi, Jessica? Masa tiga-tiganya?” tanya Lee Seunggi.

“Jessica mau poliandri!!!” sambung Kang Ho Dong.

“Hmm… Aku suka pria yang memberikan bunga, sarapan, dan kartu untukku di pagi hari” sahut Jessica.

“WAH!!!!!!! Berarti tipe yang romantis!” sambung Kang Ho Dong.

“Kalau untuk wanita? Hmm.. Taecyeon, bagaimana tipe wanita idamanmu?” tanya Lee Seunggi.

“Oh… Hmm.. Er… Wanita yang suka tersenyum” jawab Taecyeon. Mendengar itu, Yoona dan Jessica melihat ke arah Taecyeon. Kini mereka tahu siapa ‘Pengikar Janji’ itu.

“Wah… Kalau Nickhun? Bagaimana tipe wanita idamanmu?” tanya Kang Ho Dong.

“Oh.. Istriku tentunya.” Jawab Nickhun yang disambut tawa semua orang dalam studio.

“Oh, karena We Got Married ya? Wah jawabannya pintar! Dia akan dalam bahaya kalau menyebutkan wanita lain! Hahaha” seru Lee Seunggi.

***

Syuting berakhir.

Yoona memanfaatkan kesempatan ini untuk mendekatkan Taecyeon dan Jessica.

“Taecyeon Oppa, hmm… Bisa antar Jessica Unnie pulang? Aku ada urusan. Kasihan kalau dia pulang sendiri.” Seru Yoona.

“Eh? T..tt-..tapi aku naik motor” jawab Taecyeon.

“Oh. Motor? BAGUS MALAH!!” seru Yoona.

“Lho??”

“Hmm.. Biar Jessica Unnie refreshing. Hehehe”

“Akh~ Aku naik taksi aja” sambung Jessica.

“Unnie, bahaya. Nanti kalau taksinya macem-macem gimana? Sekarang udah malem! Trus kalau dijalan ketemu fans fanatik gimana? Engga!! Oppa antar unnie pulang ya?”

“Selama dia mau”

“Oke. Aku tinggal ya Unnie!!” seru Yoona langsung pergi dari tempat itu.

“Eh??”

***

Taecyeon dan Jessica sampai di tempat parkir. Mereka sampai di motor merah Taecyeon yang cukup besar itu.

“Pakai ini!” seru Taecyeon memakaikan helm pada Jessica.

“Oh, iya.” Jawab Jessica canggung. Taecyeon segera menaiki motornya dan segera menjalankan motornya.

“Hey!!” Seru Jessica yang masih belum naik ke motor. Taecyeon melihat kebelakang dan sadar kalau Jessica belum naik ke atas motornya, lalu Taecyeon berhenti dan mundur.

“Ha, maaf ya aku lupa!” seru Taecyeon.

“Tch.. Kau masih belum berubah ya. Dari dulu setiap kali naik motor, kau tidak akan tanya apa aku sudah naik, kau tidak akan melihat kebelakang, dan langsung menjalankan motormu.” Seru Jessica.

“Kupikir kau sudah naik. Maaf.” Seru Taecyeon, Jessica lalu naik dan duduk di atas motor.

“Aku sudah naik, Ayo jalan” seru Jessica. Lalu kali ini mereka benar-benar naik motor dan pergi.

“Kau juga tidak berubah!!” seru Taecyeon sambil berkonsentrasi mengendarai motornya.

“Kenapa?” tanya Jessica bingung.

“Saat naik motor, kau akan memegang kerah belakang bajuku.” Seru Taecyeon.

“Oh, maaf” jawab Jessica melepaskan tangannya dari kerah jacket Teacyeon.

Bukan itu yang kumau. Jangan dilepas. Kumohon tetap pegang kerahku lebih lama, Jessica.

“Apa kau kedinginan?” tanya Taecyeon.

“Tidak” jawab Jessica, walau jelas ia berbohong.

Tangan kiri Taecyeon menarik tangan Jessica dan memasukkannya ke kantong depan jaketnya.

“Masukkan tangan kananmu juga! Agar kau tidak kedinginan” sambung Taecyeon.

Kedua tangan Jessica kini merangkul Taecyeon. Jessica hanya memasang wajah datar, tapi wajah Taecyeon justru penuh dengan senyuman.

Hanya sampai motor ini berhenti, tolong tetap rangkul aku.

“Apa aku boleh bertanya?” tanya Jessica.

“Tanya apa?” sahut Taecyeon.

“Kenapa kau tulis Pengingkar Janji?”

“Maksudmu?”

“Kartu itu?? Kenapa pengingkar janji? Kenapa bukan namamu saja?”

“Oh… Er.. Bunga itu bukan dari aku!” jawab Taecyeon gugup.

“BOHONG!!”

“Tidak, memang bukan dari aku!”

“Lalu darimana kau tahu kalau itu bunga?”

“Ah… Iya, itu dari aku. Harusnya kau tidak tahu, harusnya aku jadi penggemar rahasiamu. Kan romantis” jawab Taecyeon. Mendengar jawaban Taecyeon, Jessica hanya bisa menahan tawanya.

“Jadi, kenapa ditulis Pengingkar Janji?”

“Kau lupa?” Taecyeon balik bertanya.

“Lupa apa?” tanya Jessica bingung.

“Waktu di Stadion.” Jawab Taecyeon. Jessica mulai mengingat-ingat kembali. Stadion?? Apa yang terjadi? Dan kini Jessica ingat..

Perkataan Taecyeon :

“Heh.. Jessica, mungkin aku akan ingkar janji.”

            “Maksudmu?” tanya Jessica.

            “Jika waktu itu aku berjanji akan pergi dan menjauhimu, itu karena ada Jonghyun yang kuanggap mampu menjagamu. Tapi ia memperlakukanmu seperti ini. Aku akan mengingkari janjiku. Aku pasti… akan mendapatkan hatimu lagi.”

 

Mengingat itu, Jessica hanya diam.

“Jadi, sekarang sudah ingat?” tanya Taecyeon.

Jessica tetap diam.

Tetesan air jatuh ke kaca helm Jessica, semakin lama semakin banyak dan saat ia melihat ke langit, benar. Hujan.

“Ah.. Hujan? Kita berhenti di halte dulu ya” seru Taecyeon. Taecyeon segera mengendarai motornya menuju halte bus terdekat. Karena hujannya cukup deras, banyak orang yang juga berteduh di halte.

Jessica dan Taecyeon turun dari motor, dan berdiri di halte. Jessica segera membuka helmnya, tapi… Taecyeon menahannya. Taecyeon menggelengkan kepalanya, mengisyaratkan agar Jessica tidak membuka helmnya. Jessica baru sadar kalau mereka di depan publik. Jessica dan Taecyeon akan menjadi perhatian publik jika orang banyak menyadari kalau mereka adalah member SNSD dan 2PM. Tempat duduk di halte itu penuh, sehingga Jessica dan Taecyeon hanya bisa berdiri sambil menunggu hujan berhenti. Di halte semua orang yang berteduh berdesak-desakan dan saling dorong. Jessica yang berada di pojok halte terus tergeser semakin keluar.

Lalu Taecyeon menukar posisinya dengan Jessica, kini ia yang ada di paling pojok dan terkena rembesan hujan.

Taecyeon merangkul Jessica, melindunginya dari hujan dan dari orang yang mendorongnya.

Tetap disini Jessica, tetap di pelukanku

Taecyeon mengirimkan sms ke managernya untuk membawa mobil ke tempat itu. Sehingga sekarang Taecyeon dan Jessica hanya perlu menunggu mobil yang datang.

***

Setelah beberapa lama mobil itu akhirnya datang, Jessica dan Taecyeon masuk ke mobil itu lalu membuka helm mereka.

“Hyung, tolong bawa motorku pulang ya!” seru Taecyeon pada managernya.

“Hmm, kau hati-hati juga!” jawab manager.

Taecyeon masuk ke mobil dan menyetir.

“Kau tidak apa-apa? Apa kau kedinginan?” tanya Taecyeon khawatir.

“Tidak. Aku ngga apa-apa. Kamu?” seru Jessica.

“Baguslah, kalau ngga apa-apa” jawab Taecyeon singkat.

“Taec, kau pucat” seru Jessica. Jessica lalu memegang baju dan kening Taecyeon.

“Bajumu basah kuyup, dan badanmu panas. Kita ke dokter sekarang” seru Jessica.

“Tidak. Aku ngga apa-apa. Kau harus pulang dulu. Pulang dan ganti baju, mandi air hangat, dan tidur” seru Taecyeon.

“Itu bisa nanti, tapi sekarang panasmu tinggi sekali Taec” jawab Jessica.

“Aku pria, aku lebih kuat dari kelihatannya Jess” jawab Taecyeon.

“Ya. Kau pria dan kau manusia. BISA SAKIT. Kita ke dokter sekarang!!” ucap Jessica sedikit membentak.

“Lalu apa? Lalu aku masuk dan kau menunggu di mobil? Tidak. Aku tidak akan membiarkanmu menunggu sendiri!” seru Taecyeon.

“Aku bisa menemanimu di dalam, kenapa harus menunggu di mobil?”

“Kau mau menemaniku? Kau mau seluruh rumah sakit bertanya kenapa Jessica SNSD menemani Taecyeon 2PM ke rumah sakit?” mendengar perkataan Taecyeon, Jessica kini diam.

“Tapi panasmu tinggi sekali!” seru Jessica sambil memegang kening Taecyeon dan mengecek suhu tubuh Taecyeon lagi.

“Jangan” seru Taecyeon saat Jessica hendak melepaskan tangannya. Tangan kiri Taecyeon menahan tangan Jessica yang memegang keningnya.

“Terus letakkan tanganmu di keningku. Aku akan sembuh!” seru Taecyeon. Jessica menatap Taecyeon yang lemah dan pucat. Ia terus meletakkan tangannya di kening Taecyeon. Mustahil memang jika panasnya akan turun hanya dengan dipegang, tapi bagi Taecyeon itu obat yang paling ampuh.

Bibir Taecyeon masih putih pucat dan bajunya juga basah, Jessica ingin sekali memegang setir mobil dan membawanya ke rumah sakit, tapi dia tahu itu hanya akan membuat Taecyeon marah. Taecyeon hanya ingin membawa Jessica pulang dan melihat Jessica istirahat. Dan itu yang membuat Jessica kesal, karena Taecyeon terluka untuk melindunginya.

“IDIOT!” ucap Jessica kesal, sambil menahan tangisnya.

“Siapa yang idiot?” tanya Taecyeon.

“Seseorang. Seorang Timun besar yang benar-benar idiot!” jawab Jessica.

“Timun? Bukannya kau sangat benci timun? Dan sejak kapan timun jadi idiot?”

“Sejak hari ini! Orang itu seperti timun dan dia idiot!! Aku membencinya!”

“Kenapa?” tanya Taecyeon.

“Timun itu bisa menyetir, tapi tidak mau pergi ke tempat yang kuinginkan” jawab Jessica.

“Oh!! Timun itu pasti punya alasan” jawab Taecyeon yang sadar kalau dialah timun itu.

“Ya, dan alasannya itu yang membuat dia idiot!! TIMUN IDIOT!!” balas Jessica.

“Kalau begitu kau harus menyukai timun itu, karena dia pasti tampan” jawab Taecyeon sambil tersenyum membuat Jessica sedikit tertawa. Senyum Taecyeon  itu menunjukkan seolah dia tidak sakit, seolah dia kuat, dan seolah dia mampu terus melindungi Jessica.

Kali ini aku harus jujur, kau satu-satunya timun yang kusuka. Timun Idiot.

Mereka sampai di asrama SNSD dan tangan Jessica masih tetap menempel di kening Taecyeon.

“Sudah sampai. Apa tanganmu masih tetap mau menempel di keningku?” tanya Taecyeon.

“Kan kau yang minta, Eh??” Jessica heran

“Kok bisa? Panasmu turun. Kok?” lanjut Jessica heran.

“Aku sudah bilang, nanti pasti sembuh! Sekarang turunlah, dan masuk ke rumah, mandi air hangat, makan, minum susu panas, dan tidur!” jawab Taecyeon.

“Aku bilang panasmu turun bukan sembuh. Kau juga harus istirahat. Jadilah timun idiot bukan timun layu. Tapi… Terimakasih timun idiot” Jawab Jessica lalu turun dari mobil.

Taecyeon terus memandangi Jessica yang berjalan masuk kedalam rumah dan sebelum menutup pintu Jessica melambaikan tangannya. Taecyeonpun membalas dengan senyuman, lagi-lagi senyuman yang membuat dia seolah akan selalu melindungi Jessica.

Hari yang indah. Timun? Timun Idiot? Aku? Baiklah. Panggil aku sesuka hatimu Jess.

***

Iklan