Dream and Reality

Author             :           Tam.P
Genre              :            Sad (Mungkin ><)
Rating              :           PG13
Cast                 :

  • Jang Hyun Seung
  • Someone

Annyeong readerrr…😀 Kangen nih xD Hehehe… Tam baru selesai UN. Dan ini FF pertama yang Tam post habis UN (Oke, tam tau… Ini bener-bener gapenting… ><)

Dan karena kegalauan Tam yang semakin menggila, akhirnya Tam bikin ini FF. Sebenernya ini gak bisa dibilang cerita fiksi tapi gak bisa juga dibilang fakta. Tapi, Tam harap reader ngerti maksudnya yaa…🙂 Walaupun FF ini teramat sangat pendek.. xD (Pendek bgt malah…)

___________________________________________________________________________

Let it snow , Let it snow
Dagawa anajwo naege dorawajwo
Let it snow , Let it snow
Nan dasi jamdeureo kkumeseo gidaryeo neol

Aku terpaku melihatnya menyanyikan lagu itu. Hanya bisa diam mencoba menahan jantungku yang melompat-lompat karena ulahnya. Aku juga masih tidak percaya betapa beruntungnya aku, dihari yang spesial ini bisa melihatnya, menyanyikan lagu itu. Walaupun aku tahu itu bukan hanya untukku, tapi juga untuk semua fans yang ada di sini.

“Saengil chukkae. Kau menyukai hadiahmu?” Tanya salah seorang sahabatku dengan senyum menghiasi wajahnya.

“Aku menyukainya. Sangat menyukainya. Terima kasih.” Kataku. Melihatnya seperti itu membuatku sesak napas. Siapa sangka aku bisa melihat idolaku bernyanyi secara langsung? Aku melihatnya dengan jelas disini. Jang Hyun Seung.

Ini bukan berarti aku hanya menyukai Jang Hyun Seung dan tidak menyukai lima orang lainnya. Tapi perasaan itu beda. Aku sendiri bahkan tidak mengerti apa perbedaannya.

Aku tahu aku bodoh sekali saat memikirkan hal ini dan mungkin orang-orang akan menganggapku gila. Apa wajar kalau aku menginginkannya mengucapkan selamat ulang tahun untukku? Aku tahu itu terdengar gila dan sedikit egois. Tapi aku juga tidak berharap banyak. Itu tidak mungkin terjadi.

***

Konser sudah berakhir sejak 15 menit yang lalu dan aku masih duduk diam di kursiku mengharapkan kalau mereka akan keluar lagi. ya, aku tahu itu tidak mungkin.

Tunggu dulu… Aku bisa kesana. Ya, aku bisa kesana.

Aku langsung bangkit berdiri dan menarik sahabatku yang juga masih duduk di tempatnya. “Kajja… Ppali…”

Aku tidak memperdulikan apa yang dia katakan atau yang dia tanyakan. Aku hanya fokus pada tujuanku. Bertemu dengan mereka. Em… Mungkin lebih tepatnya aku ingin bertemu Hyunseung. Ya, aku memang gila. Aku tahu itu.

“Maaf nona, anda tidak boleh masuk.” Satpam yang berdiri di depan pintu itu menghadang kami. Hah… Ini sudah setengah jalan dan aku tidak ingin menyerah begitu saja.

“Aku ingin masuk. Mohon ijinkan aku… Aku mohon.” Kataku memelas, tapi hanya kata maaf yang keluar dari mulut satpam itu. aku mencobanya berkali kali tapi hasilnya tetap sama.

“Biarkan dia masuk.” Aku menoleh ke sumber suara. Manager mereka?

Aku tidak punya banyak waktu untuk berpikir, karena akhirnya satpam itu membuka pintu ruang tunggu member BEAST lebar-lebar.

Jantungku berdegup kencang. Kencang sekali.

DEG!

Apa ini? hanya 5 orang dibalik pintu itu tanpa Hyunseung?!!

“Kemana… Jang…  Hyunseung?” Kataku terbata. Tapi mereka hanya menggeleng. Aku tidak butuh jawaban seperti itu! Aku lalu berlari menjauh dari tempat itu.

 “HAHH!!!”

DEG… DEG… DEG…
Cuma mimpi… Ternyata ini semua hanya mimpi?

Aku mengarahkan pandanganku ke dinding yang ada di samping tempat tidurku. Jang Hyun Seung… Hanya poster tapi setidaknya aku masih bisa melihatnya.

Mimpi tadi benar-benar mimpi buruk menurutku. Hahaha… Aku memang terlalu fanatik. Bahkan bisa disebut gila. Tapi hanya sampai disini. Aku harus menyukainya hanya sampai disini. Karena aku takut akan merasa kecewa nantinya.

END

Uwaaaaa… Maaf kalau FF ini bener-bener gae, gak nyambung, dan ancur… Miannn… Ini  FF tam yang paling singkat dan bikinnya mendadak >< Jadi bener-bener maaf yaa kalau ancur…

Awalnya gak mau nge-post FF ini buat comeback (gaya…) dari hiatus berkepanjangan Tam yang kemaren (apalah, kalimatnya susah banget xDD lupakan). Tapi FF yang dimaksud itu belum selesai dan masih separonya… Jadi tunggu yaa… Mian juga yang udah nunggu…

Okelah… Tam gak berharap banyak FF ini bakal ada yang mau baca. Tapi, siapapun yang baca komen yaa…😀 Biar Tam, lebih semangat lagi…😀

Gomawo reader…😀 Annyeong🙂