Author: Nisa – Eyl

Title: Love Don’t Leave

Genre: Romance

Rating: R

Cast: Cho Kyuhyun, Choi Si Won, Shara Jo/Jo Jin Hye, Kim Hyuna

Status: On Going!

______________

“dan seharusnya kau tidak menyembunyikan itu padaku!” ujar Shara emosi.

Ia berdiri di depan jendela sambil melipat tangan di dada. Ia sangat marah, karena Si Won tidak mengatakan hal yang sebenarnya.

Tentang luka itu. Luka yang terdapat di sudut bibirnya…

Si Won hanya tertunduk. Mendesah frustasi…

Sejujurnya, ia hanya tidak ingin membuat gadis yang ia cintai ini khawatir…

“Shara, tapi aku baik-baik saja” Si Won mulai berbicara. Ia terduduk di sofa. Bingung.

“oh, jadi kau meremehkan?” Shara berdecak, “ck, aku benar-benar tidak mengerti kenapa ayahmu seperti itu. Apa Kyuhyun tidak cukup ha? Dan…” ia menahan perkataanya, “dan kau menyembunyikan hal itu padaku?”

“aku tidak ingin membuatmu khawatir”

“membuat khawatir? Bukan kah itu hal yang manusiawi? Apa salah jika aku khawatir padamu?”

Si Won membuang nafas keras, ia beranjak dari sofa dan menghampiri Shara.

“Jo Jin Hye” panggilnya, Shara menoleh.

Dan dengan cepat, Si Won membekap bibirnya selama beberapa detik, “terimakasih telah mengkhawatirkanku, dan aku minta maaf atas segala hal bodoh yang telah aku lakukan. Aku sangat mencintaimu…” ucapnya lembut sambil berhambur memeluk gadis itu dengan sangat erat

***

Kyuhyun terduduk di balkon. Memandangi daratan Kota Seoul. Langitnya terlihat sangat indah sore ini. Tapi sayang, pikirannya tak seindah langit itu. Pikirannya kacau balau. Choi Si Won, membuatnya khawatir selama beberapa hari terakhir.

Ia tidak habis pikir, kalau si tua Bangka itu tega menghajar anak kesayangannya. Sebenarnya apa yang mereka ributkan? Jangan bilang, karena Si Won lagi-lagi membelanya lagi di depan pria itu? Seumur hidup, Kyuhyun tidak pernah mengharapkan pembelaan apa pun dari Choi Si Won…

Kyuhyun mengusap wajahnya kasar

Apa ia harus mulai mempertimbangkan perkataan Shara tempo hari? Mulai melihat Choi Si Won sebagai kakaknya. Orang yang selalu mempedulikan dan mengkhawatirkannya…

Itu sangat sulit. Ia sudah terlanjur membencinya. Meskipun ia tidak tahu alas an yang tepat kenapa ia membencinya. Apa hanya karena ia anak dari seorang Choi Joong Geun? Apa karena ia kekasih dari seorang Shara Jo?

Semenjak kejadian ‘sialan’ itu. Kyuhyun sudah tidak pernah bersikap baik lagi pada Si Won. Tapi, ntah kenapa Si Won sama sekali tidak menghiraukan sikapnya. Dia tetap menjadi sosok yang ia kenal sejak dulu, Sebagai seorang kakak menyayangi dan mempedulikannya…

“kau sedang apa disini?”

Suara menenangkan itu membuyarkan lamunannya. Kyuhyun menoleh dan hanya menyunggingkan senyum getir

Shara duduk disebelah Kyuhyun…

“tumben, kau sudah ada di rumah sore ini?”

“ya, aku sengaja pulang lebih awal. Karena aku ingin pamit padamu” jawabnya santai

“pamit?”

Kyuhyun mengangguk

“kau…”

“ya, terimakasih sudah mau merawatku selama beberapa hari terakhir ini, meskipun tingkahku seperti bukan orang yang sedang sakit” Kyuhyun terkekeh pelan, “aku harus pergi, aku tidak mau merepotkanmu lebih dari ini”

“tapi aku tidak merasa repot”

“tapi aku merasa tidak enak Noona. Oh ya, soal perkataanmu tempo hari, aku akan mempertimbangkan”

Mata Shara melebar, “perkataan yang mana?”

Kyuhyun mendesah pelan dan tersenyum, “aku akan mulai belajar melihat Choi Si Won sebagai kakak ku”

***

Gadis itu sibuk memperhatikan dirinya di cermin. Sesekali tersenyum. Senyuman yang memuja. Bagaimana tidak? Ia kehabisan kata untuk memuji dirinya sendiri mala mini.

Ia merasa sangat cantik dengan balutan mini dress hitam…

“kau suka?” Tanya Shara yang sekarang sudah berdiri disebelah gadis itu

“sangat suka, aku sangat menyukainya. Sesuai keinginanku! Pasti aku akan sangat menikmati pesta itu malam ini” ucapnya terdengar sangat percaya diri

Shara hanya tersenyum kecil dan merapikan bagian belakang mini dress gadis itu…

“memangnya pesta apa? Sepertinya sangat special”

“menurutku semua pesta itu special, dan apa kau tahu? Dengan siapa aku akan datang ke pesta itu?” gadis itu berbalik menghadap kea rah Shara

“siapa?” Tanya Shara masih dengan senyum yang tersungging

“Choi Kyuhyun”

Shara terdiam, sedetik kemudian ia tertawa pelan, “ah… kau temannya?”

“hmmm, bisa dibilang”

Shara mengangguk, “ah ya, aku lupa siapa namamu…”

“Kim Hyuna, panggil saja aku Hyuna”

Hyuna pun berjalan menuju sofa, dan duduk disana, “apa kau… sangat dekat dengan Kyuhyun?”

“ya, kami dekat. Dia sudah ku anggap sebagai adik ku sendiri. Kenapa? Kau menyukainya?” goda Shara sambil merapikan dress-dress yang terpajang rapi di patung

“kurasa semua gadis yang melihat Kyuhyun akan menyukainya. Memang sih, dia tidak setampan kakaknya, tapi… dia cukup mematikan” Hyuna tertawa kecil, “Ah, tapi sayang dia tidak tertarik padaku”

Shara memicingkan matanya. Merasa kalau gadis ini mengetahui banyak hal. Dari sikapnya saja, ia bisa menyimpulkan kalau dia adalah tipe gadis yang agresif dan selalu ingin tahu. Dan apa? Pesta? Sejak kapan Kyuhyun menyukai pesta? Dan sejak kapan ia tahan dengan tipe gadis seperti Hyuna?

“sepertinya kau mengetahui banyak hal tentang Kyuhyun ya?”

Lagi-lagi Hyuna hanya tersenyum. Tapi, jenis senyuman kali ini agak berbahaya…

“tentu saja. Hah… aku juga tahu, dia sangat tertarik padamu. Tapi kau kan kekasih Choi Si Won jadi mana mungkin dia mengambil milik kakaknya sendiri? Ah, lagi pula dia sudah mempunyai kekasih”

Lagi-lagi Shara terdiam. Sebenarnya ada apa ini? Ia merasa ada hal yang tidak ia ketahui…

Kekasih? Kyuhyun mempunyai kekasih? Apa benar? Ck, kenapa ia jadi merasa yang aneh?

“jinjja? Sepertinya kau harus lebih bersabar untuk mendapatkan Kyuhyun”

Tiba-tiba saja Handphone Hyuna bordering, dengan cepat ia mengangkatnya. Terlebih lagi, ia sangat senang ketika mengetahui siapa yang meneleponnya…

“yeo..”

“jaga mulutmu Hyuna, atau kau akan menyesal. Kau pikir aku tidak tahu apa saja yang kau bicarakan dengan Shara he?”

“ah, ba, baiklah honey… santai saja. Ok?”

***

Si Won tersenyum bahagia memandangi kotak berwarna biru sapphire yang ada di tangannya. Kotak yang berisi cincin berlian.

Ia sudah tidak sabar ingin mengajak Shara untuk bertunangan. Ya, lagi pula… apa lagi yang harus di tunda? 2 tahun bukanlah waktu yang singkat untuk saling mengenal, memahami, dan meyakinkan hatinya bahwa Shara adalah wanita yang paling tepat untuk dijadikan pendamping hidup…

Sebenarnya. Dia ingin menikah secepatnya. Tapi, sepertinya untuk sekarang-sekarang tidak mungkin, masih banyak hal yang lebih penting dari pernikahan… dan tidak ada salahnya kan jika menundanya sebentar?

Tiiiiiiiiiiiiiiiiit!

Saking bahagianya, ia sampai melamun. Ia sedang menyetir dan ternyata lampu sudah berubah menjadi hijau. Ah, rasanya tidak sabar ia menanti malam datang…

Ia menyimpan kotak itu di dashboard dan menginjak pedal gas dengan kuat

***

“bisa kah kau tidak bersikap memuakan he?” Kyuhyun menatap Hyuna garang

Tapi, gadis itu hanya tersenyum tak mempedulikan

“jangan menyunggingkan senyuman bodoh itu!” Kyuhyun mendorong tubuh Hyuna hingga terhempas ke sofa berwarna magenta yang ada di sebelahnya…

“oh, kau kasar sekali terhadap wanita, menjijikan” ucap Hyuna dengan seringai mata nya

Kyuhyun terdiam, duduk disamping Hyuna. Memandangi wajah gadis itu lekat-lekat…

“tapi, aku hari ini cukup senang karena kau membuntutiku, Cho Kyuhyun”

“ya, karena orang sepertimu terlalu berbahaya, aku merasa menyesal sudah mengenalmu…”

Hyuna berdecak, lalu tertawa pelan, “haha… menyesal? Ku rasa kau harusnya menyesalkan keputusanmu untuk menjadi kekasih wanita tua itu!”

“untuk apa aku menyesal? setidaknya dia lebih berguna dari pada kau!” Kyuhyun beranjak dari kursi, membuang nafas keras-keras dan mendelik kea rah Hyuna, “aku akan menjemputmu pukul 10, dan JANGAN MENGHUBUNGIKU!” bentak Kyuhyun, kemudian ia pun melengos pergi meninggalkan apartment Hyuna…

“cih!” Hyuna mendengus, meskipun sifatnya menyebalkan melebihi iblis, pesona pria itu ternyata terlalu kuat meracuni pikirannya, ia benar-benar jatuh cinta pada Kyuhyun dan bersedia melakukan apa pun untuk mendapatkannya, ya… APAPUN

***

Pukul 8 malam? Ck, ada apa Kinsley memintanya untuk ke apartment? Jangan bilang dia juga minta ditemani ke pesta?

Astaga! Kenapa wanita-wanita itu senang sekali menghamburkan uangnya untuk hal tidak penting?

Ia mengemudi mobilnya dengan tidak menentu. Mobil pemberian Kinsley 3 tahun lalu, namun Ia baru memakainya 1 bulan bulan ini. Ck, ia lebih suka naik bus daripada harus membawa mobil sendiri.

Kenapa ia menjadi was-was seperti ini? Ia benar-benar takut kalau… Hyuna akan menceritakan semuanya pada Shara tentang, pekerjaannya selama ini…

Ya, Cho Kyuhyun. Seorang lelaki yang sangat popular di kalangan wanita pencinta malam… kumpulan wanita yang hobi menghabiskan uang untuk pesta, belanja, dan… laki-laki. Cho Kyuhyun, adalah salah satu lelaki yang memiliki ‘nilai’ yang cukup tinggi.

Hina? Ya, Kyuhyun pun merasa begitu. Tapi, ia merasa lebih hina jika harus menikmati uang keluarga Choi…

Memang, selama ini Kinsley membiayai semua kebutuhannya. Tapi, ia tidak mau terus-terusan bergantung pada wanita itu. Ia tidak ingin, berhutang budi pada wanita itu lebih banyak, lagi pula… ia sendiri tahu, kalau ia tidak bisa terus-terusan bersama dengan wanita itu…

Kyuhyun terdiam sejenak sebelum melangkahkan kakinya memasuki Apartment mewah ini. Ck, ia sudah cukup bosan menjadi mainan seorang Kinsley Jo!

Tok… tok…

“akhirnya, kau datang juga… aku sangat merindukanmu” ucap wanita itu sambil berhambur memeluknya. Kyuhyun tersenyum getir, membalas pelukannya dengan singkat dan melangkahkan kakinya masuk…

“kita kan kemarin baru saja bertemu” ucap Kyuhyun sambil mengambil sekaleng soda di kulkas, membuka dan meneguknya… kemudian ia bersandar di pintu kulkas, memandangi wanita paruh baya yang terlihat (selalu) masih cantik tersenyum lembut kepadanya…

Memamerkan deretan giginya yang indah, “ntahlah… aku merasa kalau…” ia berjalan berjalan kea rah Kyuhyun, memeluknya lagi

Kali ini, tangannya tidak melingkat di leher Kyuhyun, tapi… di pinggangnya

“kau akan meninggalkanku”

‘deg’

Dada Kyuhyun berdetak lebih cepat dari biasanya. Ia merasa sedang dipergoki. Ok. Sebenarnya, ia memang ada niat untuk meninggalkan wanita ini. Ya, ia ingin cepat-cepat mengakhiri semuanya… semuanya…

“tidak, itu tidak akan terjadi” sialnya, ia tidak cukup berani untuk jujur

Kinsley mengangkat wajahnya, “kau berjanji?”

Lagi-lagi Kyuhyun terdiam, ia bingung…

“Kyuhyun…”

“nae, aku janji” jawabnya singkat sambil tersenyum…

***

Si Won tidak berhenti menyunggingkan senyuman memikatnya. Membuat Shara mengerutkan keningnya  berkali-kali karena heran. Sebenarnya ada apa?

Ia sudah bertanya beberapa kali pada kekasihnya itu, tapi Si Won hanya menjawab, ‘tidak ada apa-apa’

Sudah hampir 2 jam Si Won berada di sini. Di ruang kerjanya. Sibuk membolak-balik majalah fashion koleksi Shara, dan Shara sangat yakin… kalau pria itu tidak membaca majalah tersebut.

Konsentrasi Shara saat menggambar agak sedikit kacau dengan kehadiran pria ini. Baiklah, ia mengakui kalau mala mini pria itu berhasil membuatnya heran setengah mati…

“Si Won-ah… kau membuatku heran mala mini” ucap Shara sambil menggoreskan pensil warna orange nya di kertas…

Si Won hanya menoleh sekilas, lagi-lagi tersenyum, “jangan dipikirkan, aku hanya sedang… bahagia” jawabnya singkat

Shara berdecak, menyimpan pensil warnanya dan menyenderkan punggungnya ke kursi…

Ia mendesah pelan, matanya tidak sedikit pun beralih dari pria itu, “bisakah kau tidak menyembunyikan kebahagiaanmu itu padaku?”

Si Won terkekeh, “aku tidak menyembunyikannya, sejak tadi aku tersenyum, apa itu belum cukup menunjukan kalau aku sedang berbahagia he?” ucap Si Won jahil

“Choi Si Won!” Shara beranjak dari kursinya dan menghampiri kekasihnya itu dengan tampang kesal. Ia duduk di samping pria itu, tatapannya semakin tajam…

Si Won pura-pura tidak mempedulikan dan tetap focus dengan majalah fashion yang ia pegang

“aku tahu kau tidak membacanya” Shara merebut majalah itu dan melemparkannya sembarangan

“o’ouw… sepertinya kekasihku benar-benar marah”

“aku tidak marah aku hanya kesal! Dasar menyebalkan” Shara meninju bahu Si Won pelan

Si Won tidak melawan dan terus menyunggingkan senyumnya

“kau mau membuatku mati ya?”

“apa?”

“jangan terus-terusan tersenyum seperti itu! Memangnya kau tidak sadar kalau senyum mu itu terlalu berbahaya untuk wanita he?”

Si Won terdiam, berusaha menyembunyikan senyumnya, “baiklah” ucapnya sok serius

Ia menghela nafas panjang, kemudian menatap wanita yang ada di hadapannya sekarang, “aku bahagia, karena aku sudah memutuskan untuk menjadikanmu seorang Choi Jin Hye secepat mungkin” ucap Si Won seraya merangkul pinggang gadis yang ada dihadapannya…

Ia memeluknya dengan sangat erat… membenamkan kepalanya di tengkuk gadis itu…

“apa maksudmu?”

Si Won tidak menjawab, terlalu sibuk menghirup aroma tubuh Shara

“Si Won-ah…” bisik Shara, tangannya memeluk tubuh Si Won tak kalah erat…

Si Won melepaskan pelukannya, ia memejamkan matanya sejenak, “mungkin, ini saatnya” ia pun  membuka matanya dan lagi-lagi tersenyum kepada Shara, bedanya senyumnya kali ini lebih manis dan bermakna…

Tanpa berkata apa-apa lagi, ia mengeluarkan kotak cincin dari saku jasnya, menunjukan sebuah cincin indah itu kepada Shara, “kita akan bertunangan secepatnya…”

***

Kyuhyun hanya terdiam, terpaku di balik pintu, menyaksikan mereka berciuman?

Oh ayolah, ini bukanlah pertama kali…

Tapi, ada hal yang membuatnya pedih mala mini ketika menyaksikannya…

Choi Si Won, melamar gadis itu. Ya, Choi Si Won mengajak malaikatnya bertunangan, apa malaikatnya itu menolak? Tentu saja tidak. Karena Dan hanya gadis tolol yang menolak lamaran pria macam Cho Si Won…

Kaya, pintar, tampan, dari keluarga terhormat? Cih!

***

Gadis itu melancarkan tatapan menyelidik, ia heran. Tapi disisi lain… ia juga senang

“ini baru jam 9, apa kau bodoh?”

Pria itu tersenyum sinis, “oh, kau keberatan aku datang lebih awal? Baiklah… aku akan pergi sekarang” ucapnya sambil beranjak dari sofa

Tapi dengan cepat gadis itu menahannya, “ah tidak, aku sangat senang Cho Kyuhyun”

Kyuhyun menyunggingkan smile evilnya, “bisakah kita bersenang-senang sekarang?”

Kedua alis Hyuna bertaut, ada apa dengan Kyuhyun? Tidak biasanya…

“boleh, ayo kita pergi…”

***

Ck, persetan dengan semuanya. Kyuhyun, sudah tidak peduli. Sepertinya… ia benar-benar harus mengalah. Ah tidak, sebenarnya sejak dulu ia sudah kalah, hanya saja ia tidak ingin untuk mengakui. Selamanya, ia tak akan bisa mengalahkan Choi Si Won untuk hal apa pun…

Jo Jin Hye atau Shara Jo. Sepertinya sampai kapan pun ia tidak akan bisa mendapatkannya. Mendapatkannya. Seutuhnya…

Ia bisa memeluknya, tetapi tidak hatinya. Apakah itu membuatnya pedih? Ya, sangat. Pedihnya menjalar sampai ke uluh hati…

“mabuk eh?” Hyuna mengambil gelas yang Kyuhyun pegang…

Sejak kapan ia menjadi maniac alcohol? Biasanya dia hanya minum beberapa teguk. Tapi mala mini? Ntah sudah berapa liter alcohol yang sudah terlanjur mengalir di kerongkongannya…

“bukannya bagus? Aku menikmati pesta ini” Kyuhyun merebut gelas itu lagi, meneguk cairan yang ada di dalamnya sampai habis…

“ini bukan dirimu, sepertinya…” Hyuna duduk di sebelah Kyuhyun, memperhatikan wajah pria itu yang mulai memerah…

Sesekali gadis itu terkekeh, baru kali ini ia melihat Kyuhyun seperti ini… ah, kalau ia boleh menebak, pasti… gara-gara Shara Jo. Karena, tidak mungkin ia menjadi seperti ini hanya karena masalah keluarga yang sudah terlanjur remeh untuk nya…

“kenapa dengan Shara Jo?” Tanya Hyuna jahil

Membuat Kyuhyun menoleh dengan cepat…

“mwo?” matanya sedikit memicing, sedetik kemudian ia tertawa kecil, “Shara Jo…” ucap Kyuhyun di sela tawanya

Lagi-lagi, meneguk alkoholnya…

Honey…” Hyuna membelai pipi pria itu lembut, membuat pria itu sedikit melambung dibuatnya…

“Shara Jo?” Tanya pria itu tiba-tiba

Kyuhyun balik membelai pipi Hyuna, tersenyum penuh makna… membuat kepala Hyuna dikelilingi tanda Tanya besar…

“ya, ada apa dengan Shara Jo?”

Kyuhyun tersenyum, dan mencondongkan tubuhnya, “Girl, you’re suck…” umpatnya diikuti ciuman yang cukup ganas…

***

Ia terduduk di tepi ranjang, sesekali memijit pelipisnya… pusing eh? Ya, akibat minuman keras yang ia teguk semalam…

Pria itu terdiam, memandangi LCD handphonennya, tiba-tiba saja hatinya menjadi tidak menentu. Gadis itu, ck sial!

30 panggilan tak terjawab…

16 pesan yang isinya sama…

Dan yang melakukan semua itu adalah, Shara Jo.

‘kau dimana? Aku ingin bertemu denganmu… tiba-tiba saja… aku berpikiran buruk tentangmu, kau baik-baik saja? Aku mohon, balas pesanku…’

Apa-apaan dia? Memiliki ikatan batin yang cukup kuat dengannya? Memangnya dirinya siapa he?

Kyuhyun membuang nafas keras…

“sebenarnya kau kenapa?” Hyuna duduk disampingnya…

Kyuhyun menoleh. Sial. Dimana rasa malu gadis ini? Ia hanya memakai hotpants yang pendeknya keterlaluan…

Juga kemeja putih polos yang teramat tipis, membuat Kyuhyun bisa melihat apa yang ada dibaliknya…

“bukan urusanmu”

“bukan urusanku? Setelah kau menjadikanku ‘mainanmu’ tadi malam? Dasar pria sialan”

Kyuhyun tersenyum sinis, “aku tidak melakukan apa-apa”

“oh ya?”

“setidaknya aku tidak bermain lebih lanjut denganmu, aku masih waras Kim Hyuna!” Kyuhyun beranjak, mengambil jaketnya dan melengos pergi meninggalkan gadis itu sendirian…

***

Kini ia berada di depan pintu apartment wanita itu

Temui? Ntahlah… ia masih ragu. Lagi pula ia tidak yakin kalau Shara ada di dalam

Tadi ia sempat pergi ke butik nya, dan… Shara tidak ada. Mungkin ia disini? Atau… sedang bersama Si Won? Ck, memikirkannya saja sudah membuatnya sinting!

Ia membuang nafas keras, mengusap wajahnya kasar. Sebaiknya ia pergi, tidak berguna ada disini…

Kyuhyun melangkah pergi. Kemana sekarang tujuannya? Ntahlah… ia sendiri tidak tahu

Ckrek!

Suara pintu terbuka, dan…

“Kyuhyun”

Panggil seorang wanita, suaranya lemah… membuat Kyuhyun menghentikan langkahnya, berbalik dengan cepat

Hatinya melambung tinggi. Ketika melihat wajah sendu wanita itu. Shara. Ia memanggilnya?

“noona” panggilnya

Shara tersenyum getir, menghampiri Kyuhyun dengan ragu, “kau berantakan sekali” komentarnya sambil merapikan rambut ikal kecoklatan Kyuhyun…

Kyuhyun hanya terpaku. Bagaimana tidak? Tadi malam… ia nyaris membenci wanita ini. Ya, sebenarnya bukan benci. Ia hanya kecewa… sangat kecewa. Karena… wanita ini akan dimiliki seutuhnya oleh seorang pria, dan itu bukanlah dirinya

Sesak? Ya sangat…

Kyuhyun menelan ludah dengan susah payah. Benar, ia merasa tak berdaya ketika ia berhadapan dengan wanita ini. Ia merasa tidak ada apa-apanya…

“mianhae” bisiknya nyaris tak terdengar

Shara hanya tersenyum, “aku mengkhawatirkanmu”

Khawatir? Rasa khawatir wanita ini membuat dirinya kembali melemah. Ia terharu? Mungkin. Tersanjung? Ya, sepertinya

ToBeCon