Cucumber

Kim Jonghyun and Jung Jessica belong to themselves as a part of SHINee and Girl Generation

Cucumber © blackfreesia

Ficlet

Jessica benci ketimun—entah apa alasannya. Dan Jonghyun tahu itu, karena ketidaksukaan Jessica pada ketimun Jessica sering jadi obyek kejahilannya, tidak sekali dua kali Jonghyun menjahili Jessica dengan menggunakan ketimun, seperti menaruh ketimun di tas Jessica, dan tidak sekali dua pula beberapa pukulan mendarat di kepala Jonghyun—namun tetap tak membuat Jonghyun jera. Seperti kali ini.

Jonghyun melihat ke segala arah mencari seseorang. Tiba-tiba matanya tertuju pada sosok seseorang yang sedang duduk di kursi di ujung lorong. Dia melangkah menuju tempat perempuan itu.

“Halo Jessica-noona,” sapanya dengan senyuman jahil.

Jessica tidak membalas salam Jonghyun, dia memincingkan matanya, menatap tajam Jonghyun, menyadari senyum jahil yang terukir di wajah Jonghyun.

“Apa rencanamu?” tanya Jessica dengan nada menyelidik yang terdengar sinis.

Jonghyun tertawa renyah, kemudian dia kembali memamerkan senyumnya, “Tidak ada noona, aku hanya ingin memberimu hadiah.”

“Hadiah?” nada Jessica penuh curiga, menerka apa maksud Jonghyun dengan ‘hadiah’

“Benar hadiah, terimalah!”

Jonghyun memamerkan benda yang sedari tadi dia genggam yang disembunyikan di balik punggungnya.

“Jauhkan dariku!” teriak Jessica histeris ketika tahu hadiah yang dimaksud Jonghyun.

Ketimun! Ketimun dengan gambar emotion smile yang dilukis memakai spidol hitam.

“Ayolah noona, tidakkah ketimun ini lucu? Lihat bahkan dia tersenyum pada noona,” goda Jonghyun sambil mendekatkan ketimun yang ‘tersenyum’ pada Jessica, sambil menahan tawa.

“Tidak jauhkan dariku!” pekik Jessica seolah itu adalah benda yang sangat menakutkan

“Kalau noona bersikap begitu, dia akan sedih dan menangis noona,” katanya sambil menunjukkan ekspresi orangnya yang ingin menangis.

“Ah, lihat dia menangis,” seru Jonghyun, sambil membalik ketimun yang sisi belakangnya telah dilukis wajah orang yang menangis.

“Ya Kim Jonghyun!”

Dengan cepat Jessica mendaratkan pukulannya ke kepala Jonghyun, mengulang gerakan itu berulang kali, membuat pemilik kepala mengaduh kesakitan.

“Ampun noona! Tolong hentikan, aku ‘kan hanya bercanda,” minta Jonghyun.

Jessica berhenti memukuli Jonghyun, “Lain jangan kau ulangi ya!—walaupun aku tidak yakin.”

“Aku tidak janji ya, noona.”

“Ya!”

“Habisnya, ekspresi noona yang ketakutan dengan ketimun sangat lucu—membuatku ingin terus menjahili noona dengan ketimun.”

FIN