Author : Leony Kristya Fadila

Tittle : Don’t Look at Me

Length : Continue

Genre :Comedy (garing) ,Romance

CAST :

Song Ji Eun

Cho Kyu Hyun

Han Sae Ra

Choi Minho

Annyeong.. Leony imnida, saya baru jadi free writer di FFL, salam kenal chingu semua, ini FF kedua aku sihh, yang pertama gak bagus menutut aku, kalo sekarang sihh ngak tau kayak gimana, makanya itu kasih comment yahh readers… Gomawo…

Langsung aja dehhh okay…. Silahkan baca….

__ __ __ __ __ __ __ __ __ __ __ __ __

JI EUN POV

” huh… eothokke..” ucapku sambil mengacak-acak rambut sambil berjalan menyusuri jalan dengan menggandeng koper keil berwarna biru.

” dimana Min Hee, dia belum mengembalikan uang ku, sekarang, aku tidak punya tempat tinggal ” keluhku asal dengan berjalan perlahan dan menendangi batu di sekitar jalan. UANG!!! Dari mana… aku saja tidak memiliki pekerjaan, ingin punya uang.

” hm… yahh kau harus kerja Song Ji Eun, ingat kata ibu sebelum meninggal ‘SEMANGAT’ ” ucapku berusaha menyemangati diriku sendiri. Yahh.. benar, kau memang harus mencari pekerjaan, enath itu apa saja, yang penting kau bisa dapat uang untuk hidup, Song Ji Eun.

Aku terus berjalan dengan mengangdeng koper kecil berwarna biru, dengan tas selempang kecil, dan syal yang menutupi leherku, karena ini musim dingin. Andai ibu masih ada, pasti jika pada musim dingin di malam hari, ia selalu memelukku agar hangat sebelum tidur.

” huh.. apa aku menangis yahh ” ucapku sambil mengusap air mata di pipi ku. ” aku rindu pelukan itu, sekarang siapa yang bisa memelukku seperti itu?? ” tanya ku dalam hati. ” ayah? nenek ? kakek? Kakak? Aku tidak punya semuanya..” ucapku sedih. ” bahkan temanku yang setia pada ku kabur dan tidak mengembalikan uang ku yang ada padanya ” ucapku lirih.

Aku terus berjalan. Entah kemana arah jalan ku, aku tidak mempunyai tujuan untuk hidup. Aku tidak memliki rumah. ” hah.. kau memang harus cari kerja, Ji Eun ” ucap ku dalam hati.

KYUHYUN POV

” eomma… apa- apaan sihh.. aku tidak mau di jodoh-jodohkan eomma…” ucap ku marah ketika eomma memberitahukan ku bahwa aku akan di jodohkan dengan anak temannya.

” kau sudah besar Kyu.. kau harus pikirkan masa depan mu, jangan hanya setelah pulang kerja dari perusahaan ayah langsung main game… saja sampai lupa waktu ” omel eomma sambil menarik tangan ku agar duduk kembali di kursi ruang keluarga.

” iya eomma.. aku tahu, aku bisa mencri pendamping hidupku sendiri, jangan jodohkan aku eomma, aku tidak suka ” jawab ku sambil kembali duduk dengan suara pelan.

” tapi.. kau selalu saja bilang begitu ketika eomma akan menjodohkan mu, kali ini eomma akan tetap menjodohkan mu, tenang saja, kau pasti akan suka dengannya, dia itu…” ucap eomma yang langsung ke putus.

” CUKUP eomma, aku tidak mau, SHIREO…. Tidak akan ” ucap ku yang menghiraukan eomma yang masih duduk dan menuju ke kamar ku yang berada di lantai dua.

” huh…. Apa-apaan ini, aku mau dijodohkan lagi ” omel ku sambil menutup pintu kamar dengan keras.

” kapan eomma akan menghilangkan sikap menjodoh-jodohkan anak nya sihhh dengan anak temannya ” lanjutku dengan kesal. Aku menghempaskan tubuhku ke sofa yang panjang yang terdapat di kamar ku yang luas.

###

SAE RA POV

” apakah dia tampan ” ucapku dengan manis ke pada eommaku.

” tentu, jika tidak, eomma mu ini tidak akan menjodohkannya dengan dia, selera eomma mu ini tinggi tau” ucap eomma nya sambil membusungkan dada.

Hahaha… eomma tidak peduli dia tampan atau jelek lah.. POKOKNYA aku tidak mau di jodohkan eomma, yahh.. dari pada menyakiti hati eomma, lebih baik menerimannya lalu tidak usah datang menemui lelaki itu, bagaimana pun juga kan aku mempunyai seorang namja yang aku idolakan. CHOI MINHO. Liht saja nanti eomma appa, aku akan memperkenalkan dia pada kalian.

” huh.. iya eomma, kapan pertemuannya ” tanya ku dengan senyum penuh arti.

” eomma juga belum tahu, nanti eomma akan rundingkan hal tersebut dengan teman eomma, kau tunggu saja yahh ” ucap eomma sambil hendak keluar dari kamar ku.

” hm.. ne ” jawab ku dengn penuh kegirangan.

Haha… eomma, anak mu ini senang karena anak satu-satu mu ini tidak perlu menghadiri acara “perjodohan” yang menyebalkan dengan kenalan eomma lah… atau siapa saja ckckc….

AUTHOR POV

” ohh begitu yahh ” jawab Ji Eun dengan raut muka sedih dan kecewa.

” maaf nona, di sini sudah banyak karyawan yang bekerja di tempat ini, dan kami tidak memerlukan karyawan baru lagi.. sekali lagi maaf ” jawab orang itu dengan badan membungkuk.

” uhm.. gwenchana, terimakasih banyak kalau begitu, annyeonghasseyo… ” sapa Ji Eun sambil berjalan meninggalkan restaurant kecl itu dengan menarik koper kecilnya.

” huh… lihatlah Ji Eun, kau harus semangat, bagaimana bisa kau..ahhh ” lamunan Ji Eun buyar ketika ia sadar telah menabrak seseorang yang mengakibatkan barang yang di bawa orang tersebut pecah. Ji Eun mengira barang yang terbuat dari kaca itu barang yang sangat mahal.

” yah.. aku sudah berjalan hati- hati, kenapa kau malah melamun berjalan, seharusnya perhatikan jalanmu, lihat.. guci yang baru ku beli dari pameran pecah kan ” ucap Sae Ra sambil bangun dan membersihkan dirinya lalu menunjuk kea rah guci nya yang pecah.

” oh.. maafkan aku, aku akan mengganti barang pecah tersebut ” ucap Ji Eun dengan rasa penuh bersalah. ” tapi.. bukan sekarang ” lanjutnya.

” Lalu? ” tanya Sae Ra dengan tangan yang dilipatkan ke dadanya dan sambil menghentak- hentakkan kaki dengan pelan.

” bisa kah kau mempekerjakan ku, atau semacamnya, sebagai biaya ganti guci tersebut ” ucap Ji Eun dengan rasa penuh bersalah dan sesekali berbungkuk.

” hah.. enak saja kau mau me…” ucapan Sae Ra tiba- tiba tidak dilanjutkannya dan malan membuka dompetnya.

” ini kartu nama ku, apa kau punya kartu nama, aku akan menghubungi mu ketika aku butuh bantuan mu untuk menggantkan ku. ” ucap Sae Ra dengan senyum penuh kemenangan.

” menggantikan anda?? ” ulang Ji Eun tidak mengerti.

” sudahlah, serahkan saja kartu nama mu ” ucap Sae Ra sambil menyodorkan kartu nama miliknya.

” hm.. baiklah, terserah anda, asalkan anda bisa memaafkan saya ” ucap Ji Eun pasrah dan langsung membuka tas selempangnya dan mengambil kartu namanya lalu memberikan kepada Sae Ra.

” hm.. gomawo… akan ku hubungi jika butuh.. oke.. ” ucap Sae Ra sambil meinggalkan Ji Eun setelah bertukar kartu nama.

” gomawo… Song.. Song Ji Eun ” ucap Sae Ra sambil membaca nama di kartu nama milik Ji Eun.

” ne.. aku minta maaf ” ucap Ji Eun sambil membungkuk lagi.

KYUHYUN POV

” Kyu… turunlah ke sini ” ucap eomma terdengan dari ruangan ku.

” hah.. pasti masalah perjodohan lagi, lagi main game di ganggu arg… ” keluh ku sambil malas berdiri.

” Kyu cepat….. ” ulang eomma lagi.

” iya.. eomma, aku dengar, aku tidak tuli, aku masih jalan” jawab Kyu sambil menuruni tangga yang besar dan panjang.

” ada apa eomma ” tanya Kyu malas dan langsung duduk di sofa besar di rung keluarga.

” datang ke restaurant Samwon Garden jam 5 untuk…”

” untuk bertemu gadis yang kana di jodohkan, kan?? ” ucap ku menyambar eomma.

” hm.. benar, batalkan semua jadwal pada hari itu, okay ” ucap eomma sambil jalan meunuju ke kamarnya.

Huh… bagaimana pun aku tidak ingin ke sana, aku harus mematuhi perinta eomma siapa tahu gadis itu cukup menarik bagi ku dan aku tertarik, tapi… Aishhh Cho Kyu Hyun, kenapa kau seperti ini, dari pada setres mending kau main game saja.

AUTHOR POV

” ne.. yeobuseyo..” tanya Ji Eun pada seseorang di seberang sana.

” ohh anda…. Aku sedang tidak ada uang untuk itu… hm.. tentu saja tidak…. Baiklah aku akan ke sana…. Ne ” ucap Ji Eun, dan setelah selesai berbicara, Ia segera meninggalkan tempat sauna umum untuk pergi ke tempat yang di suruh oleh seseorang yang menelponnya.

Ji Eun sudah sehari tidur di sauna umum karena tidak punya uang untuk menyewa kontrakan.

” hai sebelah sini ” ucap seseoang yang tidak lain adalah Sae Ra.

” uh… ne ” jawab Ji Eun langsung dan segera menghampirinya. ” ada apa tadi menelpon ” ucap Ji Eun setelah duduk di hadapan Sae Ra.

” oh.. bisa kau membantuku menggantikan ku di acara perjodohan yang di adakan oleh orang tua ku ” jelas Sae Ra. ” kau keberatan yahh ”

Ji Eun berfikir sesaat dan ia menjawab ” baik, aku akan melakukannya ” jawabnya mantap.

” terima kasih… ” jawab Sae Ra dengan senyum lebarnya.

” tapi.. aku akan membayar hutang ku kapan-kapan yahh ”

” tidak usah, kau kan sudah membantuku dengan menggantikan ku di acara perjodohan, anggap saja kita impas oke”

“baiklah.. ” jawab Ji Eun dengan senang hati.

###

Kyuhyun sudah sampai duluan di Samwon Garden. Ia menunggu di tempat duduk dekat dengan jendela. Ia mengenakan pakaian yang mungkin membuat semua yeoja akan melayang- laying hatinya ketika melihatnya.

” huh… memang yahh wanita suka sekali sihh membuat namja menunggu lama ” keluh Kyuhyun. ” atau aku yang datang lebih dulu sebelum jam 5 yahh ”

” huh… dimana sihh tempa…” tiba- tiba mata Ji Eun melihat seorang namja yang mungkin di maksud oleh Sae Ra unnie tadi.

Ji Eun langsung menuju ke meja tersebut dengan senyum yang cerah, serasi dengan baju yang di pakainya, yang terlihat elegant dengan rok yang ketat se-lutut ” baju yang diberikan unnie sangat bagus juga ” gumamnya sambil menuju ke meja tersebut.

” annyeonghasseyo, maaf telah membuatmu menunggu lama, Han Sae Ra imnida. ” aku ku dengan penuh rasa bersalah karena telah membohongi identitas ku yang sebenarnya adalah Song Ji Eun.

” hm.. ne, gwenchanayeo, silahkan duduk, Sae Ra-ssi. ” ucap Kyuhyun manis. Ia selalu bersikap manis kepada setiap wanita. ” pakaian yang cocok dengan tubuhnya ” gumam Kyuhyun tidak jelas.

” apa kau bilang ” tanya Ji eun.

” oh.. anniiyeo.. ” jawab Kyuhyun gugup. ” kau terlihat cantik sekali, Sae Ra-ssi ”

” ah… kau juga..tuan..”

” Kyuhyun, Cho Kyuhyun ”

” ah.. kau juga terlihat tampan Kyuhyun oppa ” ucap Ji Eun dengan memasangkan seulas senyum pada Kyuhyun.

Ji Eun meminum pelan minuman yang di pesannya, begitu juga dengan Kyuhyun.

” permisi ” ucap Kyuhyun sambil mendekatkan tangan ke wajah Ji Eun.

” ada apa.. kau..” ucap Ji Eun gugup.

” ada yang tersisa ” ucap Kyuhyun membersihkan mulut Ji Eun dengan tangannya yang terasa hangat.

” ah… ” ucap Ji Eun malu.

” lain kali jika minum hati-hati, untung ada aku ” ucap Kyuhyun sambil mengambil tissue dari tempatnya dan mengelap jarinya dengan tissue tersebut.

” ahhh maaf ” ucap Ji Eun.

” hm… setelah ini makan malam dengan ku yahh ” ucap Kyuhyun seelah meminum minumannya dan melihat Ji Eun dengan penuh arti yang tidak di mengerti oleh Ji Eun apa arti tatapan Kyuhyun tadi.

” oh.. ” Ji Eun hanya bisa menganggukkan kepalanya.

Setelah dari Samwon Garden, mereka menuju ke restaurant favorite Kyuhyun. Setelah makan sambil berbincang- bincang, Kyuhyun merasa lebih ingin mengetahui tentang Sae Ra lebih dalam, atau lebih tepatnya…. tertarik pada Sae Ra.

” hm.. Kyuhyun-ssi ” ucap Ji Eun ragu.

” hm. ne ” ucap Kyuhyun ringan.

” boleh kah aku pelang sekarang ” tanya Ji Eun dengan nada hati – hati.

” ohh tentu, mau ku antar ” tawar Kyuhyun dengan sopan dan ramah.

” ahh tidak usah, terima kasih ” ucap nya dengan cepat dam mulai bangkit dari duduknya.

Kyuhyun dengan cepat mencegah kepergian Sae Ra dengan menarik tangannya. ” jangan pergi ” ucapnya lirih.

JI EUN POV

hah… apa ini… Kyuhyun menghalangi ku pergi….

Tuhan..tolong aku….

” jangan pergi ” ucapnya lirih.

Hah… aku… tidak.. boleh pergi… WAE???

” wae ” ucap ku pelan sambil berjalan mundur kembali duduk di tempat.

” ku rasa….. aku mulai menyukaimu sekarang ” ucapnya dengan gugup dan menatap mata ku tajam berharap menunggu jawaban dari mulutku.

” huh… ” jawab ku “molla ” tiba- tiba kata-kata itu meluncur keluar dari mulutku tanpa diperoses.

” kau… tidak suka.. aku ” tanyanya dengan raut wajah yang kecewa menurutku.

” huh.. bukan begitu… hanya saja… ”

CONTINUE PART 2