Title : Complicated in Our Relationship (Part 6)

Genre : Romance, Comedy

Rate : 15+

Length : Continue

Main Cast :

Evil Couple (Cho Kyuhyun – Song Eunrim)

Support cast : Super Junior member

Disclaimer : © by @thyziana! No Plagiat! Buat yang mau plagiat lempar aja ke laut! Semua ide dalam FFku ini murni dari ide yang melayang-layang dari pikiranku.. Dan tolong kalau ada yang mau copy ke word, ijin dulu yaa.. Kalian enak-enakan copas, nanti bisa-bisa jadi kontroversi.. 😛

Dan untuk poster part ini, jeongmal gomawo buat zen yang udah membuatkan!! whoaa.. zen, eonnie sukaaaa banget.. xD dan buat FFmu yang ‘3600 detik’ itu.. yang diplagiatkan itu, eon turut berduka cita.. beginilah kehidupan kita, para penulis di dunia maya.. tenang aja.. kebenaran pasti akan memihakmu! xD

Yang ketinggalan part sebelumnya, silakan klik di bawah ini..

Part 1Part 2Part 3Part 4Part 5

———————————————————————————————————————-

Annyeonggggggggg!!!! *triak pake TOA*

Udah pada nungguin?? Penasaran Eunrim ke mana? Hilang beneran atau sengaja menghilangkan diri? Yoyoyoyoo~ Buat yang jawabannya benar ayo angkat kakinya! *?*

Buat yang salah.. gak usah kecil hati.. thyz siapin pertanyaan yang paling gampang sedunia untuk episode selanjutnya.. xD *dibom readers*

Ohh iyaa.. kali ini part ini agak lama lagi.. mianhae *bow* soalnya.. soalnya.. thyz baru aja berpetualang ke suroboyo~ hohoho~ seminggu di sana gak bisa megang kompi.. uwaa.. tapi banyak pengalaman menarik sih.. 😛

Jiahh.. kebanyakan deh bacotnya.. langsung aja baca FFnya yaa.. 😉

Dan, sekedar info..

Percakapan biasa tanpa dimiringkan atau ditebalkan berarti dalam bahasa Korea.

Yang ditebalkan artinya dalam bahasa inggris.

Yang dimiringkan berarti dalam bahasa Indonesia.

Kugituin supaya kalian gak bingung ini dibicarakan dalam bahasa apaan.. ^^

Oke? Happy reading! ^o^

==============================================================

.Eunrim POV.

“Aku turun duluan.. Kau jangan dekat-dekat denganku selama ada kamera..” kata Kyu lalu meninggalkanku.

“Tunggu sampai lift yang berikutnya ya Eun-ahh.. Kalau kau ikut lift ini kelebihan beban.. tidak apa-apa kan?” kata Donghae oppa lembut.

Aku menggangguk pelan.

“Kau mau kutemani?” kata gege Henry berdiri di sebelahku, sementarayang lain sudah masuk ke dalam lift.

“Henry, kau jangan cari mati dengan Kyu.. Ayoo.. Lebih baik kau turun.. Lagipula nanti fans akan mencarimu..” saran Zhoumi disusul anggukanku. Demi keamanan gege Henry sebaiknya kujauhi dia.. Siapa tau Kyu serius dengan ancamannya?

“ahhh.. iya juga! Uwooo.. mianhae Eun-ah.. aku masih mau hidup.. turun dulu yaa..” pamit gege Henry terlihat bersalah. Aku melambai sebentar pada mereka sebelum pintu lift tertutup.

Sambil memperhatikan angka lift yang turun lalu kembali naik lagi, aku mencoba gerakan tangan Eunhyuk oppa sewaktu berdance Sorry Sorry. Ahh.. rasanya hidupku kenapa tambah rumit ya?

Ting.. Setelah masuk, aku langsung memencet lantai dasar. Semoga aku bisa menyusul mereka semua.. di bawah pasti banyak ELF. Begitu aku keluar dari lift, tak ada tanda-tanda oppadeul di lobby. Loh?

Kyaaaa!! Kyaaaaaaa!! Terdengar suara teriakan.. di mana ada teriakan, berarti ada oppadeul di sana. Aku langsung menuju ke arah suara tsb.

Di luar terlihat sebuah bus besar yang memuat oppadeul. Tunggu sebentar, kalau mereka sudah di dalam bus, bagaimana aku naik?!

YAAAAA, BABOYAAAA!!! KENAPA KAU MENINGGALKANKU??!!!

“OPPAAAAA..” Teriakku sekuat mungkin.

Tapi toh percuma saja, teriakanku ini masih kalah dengan para ELF. Mereka sangat histeris, terus menerus berteriak pada para oppadeul. Sementara aku? Toh tidak ada yang memperdulikanku.. Mereka semua dengan mudahnya masuk ke dalam bus, SEMENTARA AKU?! ARGHHHH!!

Apa kau tidak mencariku?! Dan kenapa busnya jalan??!!!

“YAAAAAAA!!!” Teriakku lebih keras. Mereka benar-benar tega!! Rasa-rasanya aku ingin melemparinya dengan sepatuku!! Tapi..

Duakk.. Seseorang dengan sangat brutal mendorongku sampai mencium tanah. Dan ditambah lagi, diinjak-injak?? Apa-apaan ini?!!

“Aigooo.. Ottokhe??” Seruku sambil mengacak-acak rambutku. Tampilanku pasti sudah seperti pengemis sekarang. Rambut acak-acakan, salah satu sepatuku sudah melayang entah ke mana, dan mengapa aku merasa sesuatu yang panas mengalir dari kepalaku?

“ARGHHHH!!!” jeritku begitu mengetahui rasa hangat itu adalah darah segar yang mengucur dari kepalaku.

Benar-benar hari sial! Sudah ketinggalan bus, sepatuku hilang, sekarang kepalaku bocor?!

Dan kesialanku yang lain.. aku sama sekali tidak bisa berbahasa Indonesia! Walaupun sampai mulutku berbusa, tidak akan ada yang akan mengerti perkataanku.. uwaaa.. ><

Tuk.. Tuk.. Ada seseorang yang menoelku?

“Ehh.. Hangguk.. Saram?” Tanyanya dengan aksen yang aneh.

“Kau bisa berbahasa korea? Whoaaaaa..” Sahutku sambil memegang kepalaku. Rasa pening mulai menghampiriku sekarang. Aku berharap mati rasa seperti beberapa menit yang lalu kembali.

Tapi dia menggelengkan kepalanya tanda tak mengerti.

Aku tidak terlalu fasih berbahasa korea.. Bagaimana kalau English?” Katanya ragu-ragu dalam bahasa inggris.

ahh.. tentu saja.. bolehkah kau membantuku?” Tanyaku mendapat pencerahan. Setidaknya dia mengetahui bisa berbahasa inggris.

Apa yang bisa kulakukan untukmu?” Sahutnya ramah. “Ahh.. dan sepertinya ini sepatumu? Aku memungutnya tadi..” tambahnya sambil meletakkan sepatuku kembali ke tanah.

Kau tahu Super Junior? Bisakah kau membawaku pada mereka?” Balasku sambil memakai kembali sepatuku.

Yaa.. Tentu saja aku tahu.. aku bahkan datang ke sini untuk bertemu mereka, hanya saja bus yang mereka tumpangi itu sudah pergi.. Huaaa.. Padahal aku ingin melihat mereka sekaliiiiii saja..” Rengeknya.

Ohhh.. Aku melihat sepertinya dia ini gadis yang baik.

Aku akan mempertemukanmu dengan mereka.. Aku berjanji.. Hanya saja, bisa kau membawaku ke tempat show mereka?” Kataku tulus.

Kalau kau membantuku untuk bertemu kembali dengan Kyu, aku berjanji akan mempertemukanmu dengan sisa anggota Super Junior.

Baiklah.. Kau harus berjanji mempertemukanku dengan Eunhyuk oppa..” Serunya riang sambil mengacungkan tangan kelingkingnya.

Kalau cuma soal oppa monyet itu sih gampang.. Keke~

Promise..” Kataku sambil membalasnya.

Emm, sebaiknya kau bersihkan darah yang mengalir dari kepalamu.. Kau mau kita singgah di rumah sakit dulu?” tanyanya member saran.

Tidak usah.. lagipula sepertinya darahnya sudah berhenti.. tadi ada yang menginjakku..” jawabku yang menerima tissue dari gadis itu. Aku lalu mengusap keningku, ternyata darahnya lumayan banyak juga..

ohh.. kalau begitu berhati-hatilah.. Kau kru mereka ya? Kenapa bisa sampai tertinggal?” Tanyanya sambil mengajakku jalan.

Emm, yaahh.. Tadi aku terbawa oleh lautan ELF.. Kekeke~” jawabku.

Dia menaikkanku ke salah satu bus? Tapi sepertinya bus ini berukuran mini.

Begitu.. ohh yaa, sekedar info, mereka ada di Istora Senayan sekarang.. Tapi aku tidak bisa membeli tiket masuknya.. Terlalu mahal.. Hehehe.. jadi mungkin aku hanya bisa mengantarmu sampai depan pagar..” katanya sambil tersenyum kecut.

Ohh.. Walaupun aku juga tidak punya tiket dan tidak tahu bagaimana cara masuk dalam tempat itu, tapi pasti ada cara lah..

***

@Istora Senayan

Sepi? Apa gadis ini tidak salah tempat?

Kau yakin ini tempat shownya?” Tanyaku sambil melihat sekeliling.

Tentu saja.. Sekarang shownya sudah berjalan, jadi memang terlihat sepi di sini..” Jawabnya sambil menarik tanganku. “Menurut kabar yang kuterima, kita bisa lewat jalan ini kalau ‎mau bertemu dengan oppadeul..” Tambahnya.

Ohh tidak! Ada penjaga di sana.. Ottokhe?

Kami tidak bisa masuk toh, pak?” Tanyanya pada salah satu petugas dengan bahasa asing. Ohh.. Mungkin ini bahasa indonesia?

Tidak bisa.. Kau tidak punya tiket, dan ini adalah backstage.. Tidak boleh sembarangan orang yang masuk ke sini..” Jawab petugas itu garang.

Ommoo.. Dari wajahnya saja aku sudah takut! ><

Ottokhe?? Ottokhe??

Tidak bisakah kau memasukkan kami? Aku harus bertemu dengan Kyuhyun..” Aku tidak tau apa orang ini mengerti bahasaku atau tidak.

Name?” Sepertinya dia menangkap kata Kyuhyun dalam kata-kataku tadi.

Song Eunrim..” memangnya dengan menanyakan namaku, kau akan mengijinkanku masuk ajushi?

Oalaa mbak Eunrim.. dari tadi mas Kyuhyun mencarimu loh.. Aku toh sampai bingung.. Dia yang mau dilindungi tapi kok liar sekali yaa? Dari tadi kerjaannya nyelonong sana, nyelonong sini.. Mereka lagi manggung, silakan masuk toh..” Katanya ramah. Tapi walaupun kau ramah ajushi, aku juga tidak mengerti kata-katamu.

Kau apanya suju sih? Kenapa Kyuhyun harus mencarimu?” Tanya gadis itu bingung.

Aigoo.. Apa yang harus kukatakan? ‘Aku ini yeojanya Kyu’ begitu? Kalau dia ini ELF fanatik bagaimana?

Hehehehe.. Kau liat saja nanti.. Aku akan mempertemukanmu dengan Eunhyuk oppa, jadi kau tidak usah banyak tanya..” Dia mengangguk-angguk dan untungnya tidak menuntut lebih.

Heii.. Apa yang kalian lakukan di sini? KELUAR!! Ini bukan jalan umum!!” Teriak seseorang.

Heehh? Apa yang kau katakan?

Tapi pak, orang ini harus bertemu dengan Super Junior..” Jelas gadis itu.

Memangnya dia siapa? Tidak boleh ada yang bertemu dengan mereka!!” Bentak orang itu.

Aishhh.. Walaupun aku tidak mengerti bahasanya, dari nada bicaranya saja sudah terlihat mengusir.

Aku melihat-lihat sekeliling.. Ahhh! Ada tulisan Super Junior di pintu sana! Berarti tinggal sedikit lagi aku bisa bertemu dengan Kyuu.. Apa aku lari saja ya?

ajushi, aku harus bertemu dengan mereka.. Tidak bisakah kau mengizinkanku bertatap muka dengan salaaahh satu saja? Mereka pasti mengenalku.. Jebal ajushi..” Kataku memohon.

Aku tidak diperbolehkan mempertemukan mereka dengan siapapun! Ohh.. Kecuali namamu Song Eunrim?” Balas ajushi itu.

Sepertinya oppadeul sudah mengumbar-umbar namaku di seluruh Indonesia? Kenapa tidak sekalian saja kalian memasang iklan di jalan?

Aku Eunrim!! Berapa kali sih harus kubilang?” Gerutuku mulai kesal. Jangan-jangan aku harus menggantungkan tulisan “I’M SONG EUNRIM” di leherku supaya orang bisa memberiku jalan begitu?

Ohh.. Kenapa kau tidak bilang toh? Nahh, gadis ini siapa toh, mbak? Kyuhyun hanya mencarimu, dan dia hanya memberitahu namamu..” Tanya orang itu sambil menunjuk gadis yang kubawa.

Aku meminta translatetan dari temanku.

Dia bertanya aku siapa.. Dan katanya Kyuhyun hanya mencarimu..” Sahut gadis itu.

Lahh.. Lahh.. Aku mau jawab bagaimana toh?

Friend..” Kataku sambil menarik tangan gadis itu.

Aku lalu langsung berjalan dengan kecepatan penuh ke arah pintu yang kulihat tadi.

BRAKKKK.. Langsung saja kubanting pintunya begitu aku masuk. Oppadeul langsung menoleh ke sumber suara..

“Kyaaa~” jerit Heechul oppa dibuat-buat.  Apa sih maunya lady hee hee ini? Tidak pernah melihatku hah?

“Eun-ahhh.. Akhirnya.. Kau tau? Kyu sudah hampir gila karena kehilanganmu..” Kata Shindong setelah melihatku.

“Tapi kalian mengumbar-umbar namaku.. LAGI..” Balasku sambil mengingat kejadian waktu Kyu masuk rumah sakit dan dengan mudahnya aku masuk hanya karena memberitahukan namaku.

“Ommoo.. Eun-ahh.. Itu kan supaya kau bisa masuk.. Dan untungnya Kyu masih bisa pentas.. Tadi dia sudah hampir kabur untuk mencarimu.. Kekeke~” sahut Eeteuk oppa. “Ohh.. Nugu? Kau membawa teman?” Tambahnya sambil memperhatikan gadis yang kubawa tadi.

Haloo.. Aku suka Indonesia gadis..” Kata Eeteuk oppa pada gadis itu dengan kata terpatah-patah. Mencoba menggoda gadis, oppa?

“OPPAAAA!!” Sahut gadis itu setelah sekian lama membatu. “Kau benar-benar mengenal mereka? Whoaaaa.. Tapi Eunhyuk oppa dimana?” tanyanya padaku.

Siapa yaa nama gadis ini? Seharusnya kutanya tadi.

hmm, entahlah..” kataku juga ikut bingung. “Kyuu odieya? Kenapa aku tidak melihatnya?” Tanyaku ke oppadeul.

“Suju M sedang perform sekarang.. Kau tunggu saja.. Duduk di sini.. Ajak temanmu juga..” Kata Heechul sampil menepuk-nepuk sofa di sampingnya.

Aigoo.. Oppaku yang satu ini ‎‎mau menebar pesona? Keke~

Sini chingu.. Hee oppa mengajakmu duduk di sebelahnya..” Kataku pada gadis itu.

Tanpa basa-basi dia langsung duduk.. Katanya mau bertemu dengan Eunhyuk oppa? Tapi Hee oppa juga diembat?

“Nihh.. Sebaiknya kau minum dulu.. Capek kan?” Kata Yesung oppa melempariku dengan minuman kaleng.

Hupp.. Dengan sigap langsung kutangkap..

Aku juga suka dengan Indonesia gadis..” Tambah Yesung sambil memberikan minuman itu pada gadis tadi, secara lembut.

“Oppa.. Kulapor Soohwa baru tahu rasa..” Ancamku.

“Toh Soohwa juga setengah Indonesia kan? Berarti kata-kataku pas kalau begitu..” Jawab Yesung oppa mengacak-acak rambutku.

Jiahhh..

BRAAAAKKK!

“Aku mau minummm!!!” Teriak Eunhyuk oppa disusul yang lainnya.

Gadis di sebelah Heechul oppa sudah mengap-mengap tak jelas karena melihat idolanya. Yaa, khas ELF~

“Eunrim.. Nawaseyo? Sudah kubilang pada Kyu untuk tidak mencemaskanmu..” Kata Ryeowook oppa sambil tersenyum.

“Dia masih berkeliling mencarimu bersama Donghae dan Sungmin..” Tambah Zhoumi.

Yahh.. Kau mau mencari yeoja yang sudah jelas-jelas duduk tenang di sini?

“Tidak ada hyung.. Aku sudah mengecek di depan.. Ottokhe? Apa kita lapor polisi saja?” Kata Kyu yang masuk dengan muka lesu.

Namja babo~

Dia menatap sekeliling.. Dan begitu bertatapan denganku, aku hanya melambaikan tangan dengan santai.. Oppadeul yang lain hanya bisa cekikikan tak jelas.

“Kau mau melaporkanku ke polisi? Memangnya aku ini anjing hilang apa?” Candaku.

“Eun-aahh.. Eunriiim.. Uwaaaa..” Katanya langsung memelukku.

“Euhh.. Kau bau keringat..” Candaku lagi.

“Biarin.. Aku mencemaskanmu!! Kau kenapa bisa tertinggal tadi?” Katanya masih memelukku. “Dan kenapa ada DARAH DI KEPALAMU??!!” tambahnya yang langsung panik setelah melihat kepalaku.

“Yaahh, kecelakaan kecil.. Kalian meninggalkanku.. Karena aku bingung, yaa aku coba saja susul bus kalian.. Tapi sepertinya lautan ELF itu berhasil meremukkan badanku.. Keke~” balasku seadanya.

“Aishh.. Sudah kuduga! Aku mau mencariku, tapi mereka semua melarangku ke mana-mana!” cibir Kyu.

“Kalau kau juga ikut hilang kan bisa berbahaya.. Kalau Eunrim sih, gantung saja boneka teddy bear super besar di atas gedung ini, nanti juga dia datang sendiri..” Cerocos Eunhyuk.

“Yaa oppa! Bukannya berterima kasih karena kubawakan fans, malah mengejekku begitu? Aigooo..” Sahutku sambil memberikan tatapan mematikanku pada Eunhyuk.

Gadis yang tadi juga hanya bisa menatap kami dengan bingung, sementara di satu sisi dia antusias mendapat tanda tangan dari oppa monyet itu.

“Nanti aku gantung saja monyet hidup di atas gedung ini..” tambah Kyu pedas sambil menatap Eunhyuk oppa.

“Glek.. Aku kan hanya bercanda, Kyuu..” ringis Eunhyuk pasrah.

“Bagaimana ceritanya sampai kau bisa sampai ke sini?” Tanya Sungmin menengahi.

“Aku diantar gadis itu.. Kalau tidak ada dia, mungkin aku sudah menghantui kalian sekarang.. haha..” Jawabku asal. Beberapa oppadeul mengangguk-anggukkan kepalanya. Mereka lalu mendekati gadis tadi dan mulai berbincang-bincang. Hmm, bisa kukatakan.. Hari ini untung sekali ya gadis itu bertemu denganku? Keke~

“Hyung, kalian tidak punya minum lagi?” Tanya Henry menginterupsi. “Minumannya sudah habis..”

“ahhh.. Kuberikan pada Eunrim tadi.. mian, Hen..” sahut Yesung yang terdengar tidak bersalah.

“Minta saja dari kru diluar..” Saran Donghae.

Ommoo.. gege Henry pasti capek.. Kasihan sekali..

“Oppa.. Kau ambil saja minumanku.. Tapi sudah kuminum sedikit, tidak apa-apa?” Tanyaku polos.

“ANDWEEEE!!!” Jerit Kyu tiba-tiba. Dia langsung mengambil kaleng minumanku dan meneguk habis isinya.

“YAAA!! Kenapa kau minum? Aku mau memberikannya ke Henry oppa!!” Balasku tidak kalah keras.

“TIDAK BOLEH!! POKOKNYA TIDAK BOLEH!!!” Ujarnya sambil meremas-remas kaleng tadi sampai penyok.

“KENAPA KAU TIDAK MEMPERBOLEHKANKU DEKAT-DEKAT DENGAN HENRY OPPA SIH??!!” Kataku mulai kehabisan kesabaran.

“KARENA AKU TIDAK MEMPERBOLEHKANMU! TITIK!” Serunya.

“Kyuhyunie.. Eun-ahh.. Ingat tempat..” kata Eeteuk oppa berdiri di tengah-tengah kami.

“Aishh.. sudahlah.. lebih baik obati lukamu..” kata Kyu ketus lalu menuju ke ruang sebelah, sepertinya mau ganti baju.

Aku terduduk di sofa. Aigoo.. Aku kasar padanya.. Eunrim babo.. kau kan sedang berakting sekarang.. Kalau aku kelepasan bicara bagaimana?

“Eun-ah.. Sini lukamu kuobati..” kata Donghae opa yang menghampiriku dengan kotak P3K di tangannya.

“Biar aku saja..” ujar Kyu dari belakangku. Tapi kenapa aku merasa muak melihat wajahnya?

“Tidak.. Biar Hae oppa saja..” sergahku sambil membuang muka. Aku juga tidak tau apa yang sedang terjadi padaku.

Hae oppa mengerutkan dahi. Aku memberikan tatapan memohon padanya. Dan untungnya Hae oppa mengerti. Tanpa suara sepatah kata pun, dia mulai mengobati lukaku. Aku juga tetap berdiam diri. Kepalaku kembali menjadi mati rasa. Lebih tepatnya, rasa sakit tadi berpindah tempat. Sekarang berpidah ke hatiku. Seperti mendapat beban..

Kau terlalu overprotektif, Kyu.. Tidakkah kau memikirkan dari segiku?

“Ayoo siap-siap.. Kita harus kembali ke korea sebentar dan lanjut ke Paris..” kata Eeteuk oppa membuyarkan lamunanku.

Kyu lah orang yang paling pertama meninggalkan ruangan itu.. dia pergi tanpa meliriku ataupun mengucapkan sesuatu, disusul yang lainnya satu per satu. Tidak ada yang berkomentar, mungkin aku sudah menebar aura tidak enak lagi.. Mianhae oppadeul..

“Nah.. sudah.. Ayoo..” ajak Hae oppa setelah selesai mengobatiku. “Hyuk, berhentilah ber’hihi’ ria dengan gadis itu.. Kita harus kembali sekarang.. Gusimu tidak sakit apa, ketawa ketiwi terus?” tambah Hae oppa.

Gadis itu sepertinya juga mengerti maksud Hae oppa. Dia langsung berdiri dan membungkuk pada kami. Sebelum meninggalkan ruangan, dia memelukku sekilas. “Terima kasih, chingu.. Mimpiku sudah terkabulkan.. Aku tidak akan pernah melupakan hari ini..

Aku hanya bisa membalas pelukannya dan menganggukkan kepalaku. “Semua percakapan yang kau dengar, lupakan yaa..

Tenang saja.. Aku tidak mengerti kok..” katanya lalu pergi sambil berjalan mundur. Sepertinya dia masih ingin bersama idolanya.

“Ahhh.. Dia gadis yang baik.. Cantik lagi..” sesal Eunhyuk oppa.

“Aigoo, Hyuk.. Kajja..” ajak Donghae oppa.

***

@airplane go to Paris

Aku dan Kyuhyun duduk bersebelahan,tapi kami bahkan tidak berbincang satu sama lain. Aishh.. Sejak kapan kami perang dingin seperti ini? Dia sendiri memasang headset di telinganya dan memutar musik sampai aku sendiri bisa mendengar alunan nadanya.

Cukup! Aku tidak tahu lagi apa yang harus kulakukan. Aku lalu berdiri.

“Odieya?” tanyanya sambil memegang pergelangan tanganku.

“Heh.. kupikir kau sedang melaksanakan aksi perang dingin?” sahutku ketus.

“Ayo kita bicara..” ajak Kyu yang lalu mendudukkanku kembali. “Aku kecewa melihatmu terlalu dekat dengan Henry..”

Lagi-lagi masalah ini.. Memangnya kalau aku dekat artinya selingkuh hah?

“Kami kan hanya teman, Kyu..” ujarku datar. Aku kasihan juga melihat gege yang tidak bersalah menjadi tumbal setiap kali kudekati.

“TIDAK, POKOKNYA KALIAN TIDAK BOLEH BERDEKATAN!” kata Kyu tegas.

“WAE? APA YANG SALAH DENGAN GEGE?” seruku tidak mau kalah. Apa-apaan ini? Aku tau kau memang namjaku, tapi sampai melarangku berhubungan dengan namja lain yang jelas-jelas hanya teman, aku TIDAK TERIMA!

“POKOKNYA AKU TIDAK MENGIJINKANMU!!” kata Kyu.

Kesabaranku sudah habis.

“KAU SELALU MELARANGKU INI LAH, ITU LAH, MEMANGNYA AKU BONEKAMU HAH?!” Dia mau mencari masalah? Fine..

“KAU ITU MILIKKU.. BERAPA KALI HARUS KUKATAKAN SIH?!” Sepertinya amarah Kyu juga sudah memuncak.

“TAPI BUKAN BEGINI CARANYA!!” Bentakku. “Oppa..” Tambahku. Aku tidak mau sandiwaraku terbongkar..

“TIDAK USAH MEMANGGILKU OPPA!! AKU TAU KAU HANYA BERPURA-PURA HILANG INGATAN KAN?? TEGA SEKALI KAU MEMPERMAINKANKU!!”

Degg.. Jadi dia sudah tau? Kapan? Aku lalu melirik ke Eunhyuk oppa.. Satu-satunya orang yang selalu membocorkan rahasia hanya dia.. Tapi Eunhyuk oppa menggeleng-gelengkan kepalanya dengan tergesa-gesa.. Dia terlihat ketakutan, mungkin karena aura kematian yang kupancarkan. Sepertinya bukan dia.. Tapi siapa lagi? Aishh..

“KALAU IYA KENAPA HAH?? KAU ‎MAU MARAH?? SILAKAN!!” Kataku lalu langsung meninggalkan kursiku dan duduk di samping Donghae oppa. Kyu sendiri tidak mencoba menyusulku. Dia kembali duduk di tempatnya.

“Ehhh, Eun-ahh.. Jangan bersikap begitu pada Kyu..” Saran Donghae.

“Anii.. Dia terlalu egois.. tidak pernah berpikir bagaimana perasaan yeojanya.. Aku harus pasrah setiap hari melihatnya dikelilingi berbagai macam gadis, dan dia marah hanya karena aku dekat dengan gege Henry? Aishh.. Memangnya kalau dekat artinya selingkuh begitu?” Cerocosku kesal.

“Sudahlah.. Tenangkan dulu pikiranmu..” kata Donghae oppa lagi. “Vic.. Hanya kau satu-satunya yeoja di sini selain Eun-ah.. temani dia mendinginkan pikirannya yaa..” kata Donghae pada seseorang di kursi belakang. Aku juga ikut melihat. Victoria onnie? Mereka berangkat bersama-sama? Anggota f(x) yang lain di mana?

Vic onnie melepas kacamata hitamnya. “Ehh? Ohh.. Baiklah.. Kau tidak keberatan pindah ke tempatku, Eun-ah?” kata onnie ramah.

Aku mengangguk.. dengan patuh aku lalu berpindah tempat. Sepertinya aku memang membutuhkan teman berbicara (yeoja tentunya).. Tapii.. apa yang harus kuceritakan pada Vic onnie? Kami tidak dekat, aku bahkan baru pernah bertemu dengannya sekali.. dan ini kali kedua.

“Kau tidak mau cerita? Ayoo.. Tidak usah malu.. Krystal dan Sulli juga seumuran denganmu, dan mereka biasa curhat padaku..” kata Vic onnie sambil membelai lembut rambutku. Ahh.. Aku mengerti sekarang mengapa semua anggota f(x) memanggilnya dengan sebutan eomma.

“Ahh.. Aku hanya kesal dengan Kyu, onnie.. Apa aku salah yaa?” cicitku memulai pembicaraan.

“Hmm? Salah? Kenapa kau merasa seperti itu?” balas Vic onnie.

“yaa karena tidak mematuhi Kyu.. Tapi syarat yang diberikannya sangat memberatkanku! Dia melarangku berdekatan dengan namja lain, sementara dia sendiri? Rumor tentang kedekatannya dengan banyak gadis sudah menjadi rahasia publik. Tiffany onnie, Sooyoung onnie, Seohyun onnie.. bahkan kau juga, onnie..” cerocosku. Aku tiba-tiba sadar dengan kata-kataku dan refleks langsung menutup mulutku.

“ehm.. Ehhh.. itu hanya rumor, Eun-ah.. Tidak usah dipikirkan.. Hati Kyu hanya untukmu..” kata Vic onnie sambil tertawa kecil. “Lagipula, aku sudah mempunyai orang yang kusukai, dan itu bukan Kyu.. Jadi kau tenang saja.. Kekeke~”

“Ahh.. Nichkhun oppa yaa?” tanyaku to the point. Mereka kan pasangan khuntoria di We Got Married.. Salah satu pasangan kesukaanku..

Tapi Vic onnie hanya tersenyum saja..

***

@Charles de Gaulle airport

Kami semua turun dari pesawat.. Ternyata fans di sini tidak sebanyak di Indonesia waktu itu.. Atau karena mereka memang memberi kesempatan pada para artis?

Dan aku melihat hampir semua artis SMent ada di hadapanku.. DBSK, SNSD, f(x), dan SHINee..

“Taeminnnn..” jeritku begitu melihat si magnae satu itu berjalan mendekatiku.

Taemin sudah kuanggap seperti saudaraku sendiri.. Semua artis SM juga sudah kuanggap seperti keluargaku, tapi aku merasa lebih dekat dengan Taemin, karena tahun kelahiranku yang hanya berbeda setahun membuatku selalu nyaman di sampingnya, dan dia mengijinkanku hanya memanggil namanya saja..

“Yoo.. Eun-ahh.. Kau ikut ke sini? Dalam rangka apa?” kata Taemin riang. Kami ber-high five pelan.

“Emm.. jalan-jalan, mungkin? Hahaha.. Kita harus makan es bersama di sini..” cerocosku tidak kalah senang. Kapan ya terakhir aku bertemu dengannya? Jadwal SHINee selalu padat sehingga kami jarang bertemu baik itu di kantor SMent maupun di acara kecil-kecilan yang biasa dibuat oppadeul SJ.

“Tentu saja.. Kekeke~ ayoo..” ajak Taemin.

Aku lalu jalan sambil berbincang-bincang dengannya. Tanpa kusadari, ada sepasang mata sendu yang terus menatapku dari kejauhan.

***

Setelah sampai di hotel, aku diberikan kunci kamar oleh Eeteuk oppa.. dan dengan cepat langsung meninggalkan oppadeul dan si babo itu.. huh.. biar saja.. kau pikir aku akan mengemis maaf padamu? Biar saja kau introspeksi diri dulu!

BRAKK!! Aku menutup pintu kamarku dengan keras dan langsung bergegas ke arah kasur.. yang kubutuhkan sekarang hanya tidur.. Melupakan semua kejadian hari ini.. dan berharap kalau semuanya hanya mimpi..

***

Setelah terbangun, aku akhirnya memutuskan untuk melihat latihan mereka.. Terus-menerus mengurung diri di kamar tidak akan membuahkan hasil..

“Kyu odieya, onnie?” Tanyaku pada Vic eonnie begitu masuk gedung.

“Kalau tidak salah dia sedang latihan sekarang.. Itu disana, bersama Seohyun..” Sahut Vic eonnie ramah. “Kau mau mendekat? Ayoo..” Ajaknya langsung menarik tanganku dan menuju ke depan panggung.

Kyu melirikku sekilas.. Tapi dia tetap meneruskan latihannya dengan Seohyun onnie.. Sedikit demi sedikit, secara perlahan mereka mulai mendekat..

Hahh.. Kau marah karena aku dekat dengan gege Henry tapi kau malah lebih agresif dengan Seohyun eonni?!

Dalam hatinya mungkin dia sudah tertawa.. Yaa, terus saja dekat-dekat dengan semua gadis.. Dia melirikku lagi, dan dengan pasti..

Dia langsung memeluk Seohyun eonni dan mengecup pelan pipinya!! O_O

“OPPAAA!!” Kata Seohyun eonni kaget. Spontan dia juga langsung melihat ke arahku. Raut mukanya terlihat takut bercampur cemas.

Kau ‎mau memanas-manasiku haahh?? Kurang cukup beban yang kau timpa padaku? Sekarang tambah lagi?!

“Wohoooo!!” Sorak para kru yang melihat kejadian tadi.. Semuanya menjadi riuh karena tindakan Kyu, karena adegan tadi terlihat jelas di layar super besar.. hanya beberapa orang saja seperti para oppadeul dan Vic eonni yang sedang berada di sebelahku yang diam..

KAU MAU MENGAJAKKU PERANG, CHO KYUHYUN??!!

Seandainya hanya oppadeul di sini, aku akan langsung naik ke atas panggung dan mencekikmu!  Tapi terlalu banyak kru yang tidak tahu hubungan kita..

“Gwenchana?” Tanya Vic eonni panik.

Heuhh.. Mataku memanas.. Kalau aku menangis di sini, Kyu pasti akan merasa dirinya menang!

“Eun-ahh, gwenchana?” Tanya seseorang.

Aku menoleh.. Taemin!

Dengan cepat aku langsung memeluknya, “bawa aku keluar dari sini, please..” Bisikku. Aku tidak perlu risih kalau sekarang bajunya telah basah karena air mataku. Aku hanya perlu memastikan kalau Kyu tidak melihatku.

“Oke.. Ayo kita keluar dari sini..” Kata Taemin sambil mengusap kepalaku lembut.

.Author POV.

“Dia pergi dengan Taemin?! Kenapa dia tidak datang padaku dan melakukan sesuatu? Tampar kek, cekik kek..” Kata Kyuhyun bingung.

“Oppa, kau lupa kita sedang di mana? Tidak mungkin Eunrim akan naik dan mengacaukan latihan.. Oppa juga, bukannya bilang-bilang dulu malah langsung cium saja.. Aku kan kaget!” Balas Seohyun.

“Tapi dia tidak marah? Tidak cemburu? Aishhh..” Ujar Kyuhyun sambil mengacak-acak rambutnya.

“Kau tanya saja padanya oppa.. Jangan dipendam terus..” Saran Seohyun.

Tanpa menunggu lama, Kyuhyun langsung turun dari panggung dan mengejar Taemin dan Eunrim.

***

“Aku kesal dengan Kyu!!!” Jerit Eunrim.

“Ayolah Eun-ahh.. Hyung paling cuma mengetesmu.. Tidak usah dimasukkan dalam hati..” Bujuk Taemin.

“Uweeee.. Aku tidak terimaaa..” Isak Eunrim. “Dia terus-menerus melarangku dekat-dekat dengan semua namja, sementara dia sendiri?!”

“Mungkin karena dia terlalu cinta?” Kata Taemin.

“Liat saja, kalau dia melihatmu bersamaku, cepat atau lambat aku pasti dilarang dekat-dekat denganmu juga..” Balas Eunrim.

“Kalau memang itu akan membuat kalian damai, aku tidak keberatan kok menjauhimu..” Sahut Taemin sambil memberikan senyuman polosnya.

“Tapi aku yang tidak mauu.. Aku kan cuma berteman, masa tidak boleh dekat-dekat dengan namja lain sih?? Mana mungkin aku selingkuhh?? Uwaaaaa.. Aku juga sih yang babo mau pacaran dengan namja menjengkelkan seperti dia..” Cerocos Eunrim.

“Menjengkelkan tapi kau suka kan?” Goda Taemin.

Taemin sebenarnya melihat kalau Kyuhyun sedang memperhatikan mereka. Tapi dia sengaja menginterogasi Eunrim agar semuanya menjadi jelas.

Eunrim menganggukkan kepalanya. “Sangat.. Dan aku menyukainya sebagai seorang Cho Kyuhyun, tanpa tambahan kata artisnya.. Caranya tersenyum, membuatku tertawa, menangis, marah, lalu memelukku, aku sangat merindukannya.. Apalagi waktu aku kembali ke NY.. Dan aku mendapatkannya kembali sewaktu pura-pura lupa ingatan.. Tapi toh sekarang sudah tidak ada gunanya.. Ottokhe, Taeminnie?” Cerocos Eunrim panjang lebar.

“Hmm, katakan yang sejujurnya pada hyung..” Sahut Taemin memberi saran.

“Huh.. Dia hanya akan menertawaiku.. dan, awas kalau kau bilang padanya..” Ancam Eunrim sambil menyisir rambutnya dengan tangan.

“Rambutmu ikalmu sewarna denganku..” Komentar Taemin mencoba memegang sehelai rambut Eunrim.

“Rambutnya hanya boleh untukku..” Kata Kyuhyun yang akhirnya memutuskan keluar dari persembunyiannya.

“Ehh, sejak kapan kau di sini??” Pekik Eunrim panik. Dia takut Kyuhyun mendengar semua percakapannya tadi.

“Kau mau jawaban jujur atau bohong?” Sahut Kyuhyun jail.

“Huh.. Kau pasti sudah dengar..” Balas Eunrim. “Aku tidak mau berbicara denganmu lagi.. Kau egois..”

“Iya dehh.. Aku memang egois.. Tapi itulah caraku memperlakukan yeojaku..” sahut Kyuhyun kalah.

Taemin sendiri sudah memutuskan untuk meninggalkan evil couple itu..

“Tapi kau tidak memikirkan bagaimana perasaan yeojamu? Atau kau mau kita bertukar tempat? Aku dengan senang hati akan mengecup gege Henry..” Sahut Eunrim menggoda.

“KAUU!!” Ujar Kyuhyun tidak terima.

“Wae? Pasti kau bilang, ‘mulai hari ini jangan dekat-dekat dengan Henry..’ Dan akan kau lanjutkan dengan ‘Taemin juga..’ Iya kan?” Ramal Eunrim.

“Kalau iya?” Jawab Kyuhyun ragu-ragu.

“Kalau begitu ajukan saja proposal menjadi pacarmu pada gadis lain.. Aku yakin banyak ELF yang pasti berkompetisi untuk mendapatkanmu..” Seru Eunrim tegas lalu meninggalkan Kyuhyun yang masih terbengong.

***

Di tempat lain, tidak jauh dari tempat evil couple, para anggota SJ ditambah Taemin sedang mengintip..

“Mereka ini benar-benar membingungkan..” komentar Yesung.

“Perang dinginnya masih berlangsung? Heuhh.. harus kukatakan, style bertengkar mereka yang dulu lebih kusukai..” cerocos Eunhyuk.

“Tapi barang-barang di dorm hancur semua gitu, Hyuk? Kau bahkan tidak mau menyumbang untuk membeli perabotan baru..” ujar Donghae pedas.

“Tapi aku setuju dengan Hyukkie.. daripada mereka berdiam diri begitu? Ottokhe? Apa kita kurung saja mereka agar berbaikan lagi?” kata Shindong.

Tiba-tiba Ryeowook memekik dan membuat semuanya kebingungan. “Ahh.. Rencana kita waktu itu masih berlaku kan, hyung?” tanya Ryeowook pada Eeteuk.

“Tentu saja.. semuanya menunggu mereka kembali ke korea.. kekeke~ rencanamu memang brilian, Wookie!”  jawab Eeteuk sambil berhigh five ria.

“Rencana apa hyung?” tanya Donghae penasaran.

“Kita akan mendaftarkan merekaa ke salah satu reality show!” sahut Eeteuk puas.

“Reality show? Yang kayak bagaimana, hyung? Eunrim kan bukan artis..” balas Yesung bingung.

“Kekeke~ Ada satu reality show yang tidak melihat status mereka..” ujar Eeteuk misterius.

continue

 ===================================================

Kekekeke~ penasaran lagi?? *digorok readers*

Untuk episode berikutnya thyz kasi spoiler dikit dehh.. jadi gak perlu gorok leherku untuk minta jawaban kan? Kekeke~

seperti yang dibilang di atas (nunjuk kata” eeteuk oppa) “evil couple akan didaftarkan di salah satu reality show..”

Nahh.. thyz nanyain beberapa pertanyaan yaa.. 😉

  1. Kira-kira reality shownya apaan?? 😛
  2. Nah.. untuk berikutnya kalian mau dibuatin sekuel baru, atau Complicated in Our Relationship ini dilanjut aja? Soalnya jujur baru sekali buat sekuel sepanjang ini loh.. 😀
  3. Dan gimana kalau kubuatin aja waktu pemostingan FF? supaya kalian gak ketinggalan gitu.. tapi enaknya hari apa yaa? Atau biar random aja supaya semuanya deg degan? xD
  4. Belum pada bosan kan dengan FFku? Yaahh.. siapa tau aja ada yang udah bosan gitu.. hehe..
  5. Ohh iyaa.. kalau ada yang mau ngasi ide, saran, kritikan, dll.. silakan.. ayoo.. ayoo.. thyz dengan tangan terbuka siap menerima.. J bisa komen di sini, atau komen di FB, atau mention di twitter.. cara apa aja bisa kok.. 😉
  6. Jeongmal gomawoooo buat semua pembaca setiaaaaaaa.. *peluk cium dari thyz*
  7. Angkanya kebanyakan (sampai 7) keke~ Udah yaaa.. ingat pertanyaanku dijawab lohh~ ^^ ciaoo~ sampai jumpa di part selanjutnya..