Title : Brother Complex

Author : Cho Sunnie (@anisanis_)

 

Length : Oneshot

Genre : fluff, romance, a little humor –but not funny=.=-

Cast :   Cho Kyuhyun

Choi Eun Sun

Choi Siwon

Rating : PG-13 *maybe._.

 

 

^^ ~Happy Reading~ ^^

 

Choi Eun Sun POV

–Flashback-

“EunSun-ah hari Minggu besok ke Lotte World yuk, aku mendapat 3 tiket gratis dari majalah langgananku, hoho. Hebat kan?” celoteh YooMi dengan riang

“ah.. besok Minggu ya.. mm.. mianhe YooMi-ah, tapi aku akan pergi ke laut bersama oppaku.kekeke~” ujarku, dan bersamaan dengan itu senyum dari wajah YooMi menghilang dan keningnya menjadi berkerut, alisnya menyatu, dan bibirnya mengerucut.

“hhh.. jebal, jangan begitu.. mianhe, jeongmal mianheyo, bagaimana kalau Minggu depan? Ya.. ya.. kau tau kan kalau akhir-akhir ini oppaku sibuk dan……..”

“terserahlah” ucap YooMi dengan ketus sebelum aku selesai menyelesaikan kalimatku, lalu keluar dari kelas.

“hmm, EunSun-ah aku beri tau kau ya, oppamu sekarang sudah mempunyai yeojachingu, cantik, pintar, dan populer lagi, sampai kapan kau akan selalu menempel dengannya. Huh. Kalau begini terus kau nggak akan bahagia lho, selalu merasa cemburu. Aku dan YooMi hanya ingin membuatmu tidak terus menempel pada kakakmu dan merasakan kebahagiaanmu sendiri.” ujar SungAh panjang lebar dan bijaksana -seperti biasa-

“ne..ara,hajiman…ahh..rasanya sulit sekali SungAh, baiklah aku akan mencobanya tapi jangan mulai besok ya, aku sangat ingin sekali ke laut bersama Siwon oppa” ucapku dengan memasang puppy eyes kepada SungAh.

-Flashback end-

Hhhhh… aku menghela nafasku panjang mengingat kejadian kemarin lusa. Babbo! Jinjja.. jeongmal babbo-ya!! Seharusnya aku ikut saja ajakan YooMi ke Lotte World..huaaa.. TToTT oppa jahat!! Aaahh!! Semuanya ‘berkat’ perempuan penyihir itu! Dasar penyihir jeleeek!! Huh! Seharusnya penyihir itu mati saja sekalian! Ya, hari Minggu –yang-seharusnya-sangat-menyenangkan-itu- dirusak oleh sebuah telepon –yang-entah-dari-siapa- dan menyebabkan oppa membatalkan rencana ke laut!

Ya! Bayangkan dia langsung meninggalkanku yang sudah siap berangkat tanpa mengucapkan apa-apa, setengah jam kemudian baru mengirim pesan bahwa dia sedang di rumah sakit menemani penyihir jelek itu! Gosh.. rasanya ingin kujambak-jambak dan kupatahkan sekalian lengannya itu. Lihatlah.. dia dengan memasang aegyonya –yang-memuakkan- itu dan tangannya yang sekarang digips (aku paling suka bagian ini ‘tangannya digips’ HAHA) selalu menempel ke oppaku. Huh! Menyebalkan! Aku sudah tidak tahan di sini!!

Author POV

Yeoja dengan rambut selengan yang sekarang wajahnya nampak kusut itu menggebrak meja kantin paling pojok tempat di mana tadi ia berada lalu berlari sekuat tenaga entah ke mana. Jjangmyeon yang tadi sempat menjadi korban keganasannya sampai jatuh dan penjaga kantin teriak ngomel dengan beringas(?), tapi malang, teriakannya tak didengar~ (yang ini gapenting -.-v)

“Cishh.. mereka selalu menggangguku, huh memang tak ada yang bisa menolak pesonaku ini, haha, ya udah deh nasib jadi orang cakep B) Hmm.. sudah mulai musim semi ya, gaaahh.. memang tak ada yang lebih nikmat selain bersandar di pohon mapple tua belakang sekolah ini sambil bermain starcraft, hoho.” ujar seorang namja tampan dalam hati sambil senyum-senyum sekseh melihat PSP kesayangannya.

Tapi tak diduga, nasib malang menimpanya~

Choi EunSun POV

Hhh.. aku sudah capek berlari tapi kenapa rasanya tidak bisa berhenti! Dan terutama air mata ini, kenapa tak bisa berhenti! Gahh, pandanganku jadi kabur! Aaahh.. babboo!! Penyihir jelek!! Oppa juga jelek!! Eh cakep sih! Aaaaaa!! Kyaaaa!!

*gubrak! Prang! Din….ceklek (?) yah pokoknya bunyi jatoh gitu deh -.- /author aneh. Yak dan pasti bisa dengan mudah ditebak apa yang terjadi ._.*

Aigoo.. ummaa.. appo.. huhu.. T.T

“ya!!”

Eh, ada suara ya? ._. /masang tampang polos

“ya!! Neo!! Babbo yeoja!!”

Hiyaaaa!! Hampir saja jantungku pindah tempat! Kenapa tiba-tiba ada seorang namja di depanku?

“ya! Gwaenchanayo?” ujar namja itu masih dengan berdiri di depanku

“ah, ne, gwanechana…”

Huhu. Nasibku buruk sekali sih.. hari Minggu yang hanya kuhabiskan bermain game lama dan tiduran sampai kepalaku pusing, lalu oppaku direbut oleh penyihir jelek dan sekarang.. dagu, dan tanganku lecet.. TToTT gahh, dari tadi rasanya aku menangis terus, padahal dulu aku selalu ceria, hiyaaa.. mengingat dulu saat masih bahagia(?) aku jadi makin sedih.. hikss…

Cho Kyuhyun POV

Aisshh!! Kakiku sakit! Ya! Dasar babbo! Tidak lihat apa ada kaki sepanjang ini, langsung asal injak aja!

“ya!!” seruku dengan galak dan keras. Tapi hey.. dia diam saja! Gosh.. apakah selain buta, babbo, dia juga tuli?!

“ya!! Neo!! Babbo yeoja!!” panggilku lagi dan sekarang sudah berpindah posisi di depannya, ingin melihat siapa yeoja yang berani menggangguku, bahkan menginjak kaki seorang Cho Kyuhyun yang tampan ini, sekali lagi, ‘menginjak’ ditambah dengan keras! Huh ya tadi dia berlari seakan sedang ikut marathon. Tsk..

Eh dia… menangis, dan dagunya lecet, hmm.. kasian juga.

“ya! Gwaenchanayo?” tanyaku dengan tidak terlalu galak lagi dan ya sebenarnya basa-basi. Siapa yang ‘gwaenchana’ bila sedang menangis, dagu lecet, dan yah ternyata tangannya juga lecet.

“ah, ne, gwanechana…” balasnya dengan lemah. Dan hey, sekarang dia sedang menunduk dan menangis.

“ani… aku tidak baik-baik saja.. huaaaa.. TToTT” lama-lama tangisnya makin keras. Ya! Apa ini!

“ya! Berhentilah menangis! Nanti dikira aku penyebab kau menangis!”

“huaaaaaa………”

“babbo! Diam!! Gosh.. apa yang harus aku lakukan supaya kau diam!” kini aku sudah bersandar di pohon lagi dengan kaki yang juga aku selonjorkan lagi, tapi bedanya, kali ini rasanya nyeri.

“hiks.. oppaku jahat.. huaaa.. penyihir jelek menyebalkan!!” ucapnya penuh emosi sambil memukul-mukul lenganku.

“ya!”

Akhirnya yeoja itu mencurahkan semua isi hatinya padaku, hhh.. lebih baik daripada dia terus menangis, tapi karna kepintaranku(?) sekarang tidak dengan memukul-mukul lenganku. Dasar, tubuhnya saja kecil, tapi tenaganya seperti monster =.=

“errr.. nuguseyo?” ucapnya setelah dia selesai bercerita –ok sebenarnya lebih tepat disebut mengomel- dengan wajah polos err..ralat wajah babbo =.=

“tsk..kau idiot atau apa hah?!”

“mwo? Jangan memanggilku idiot! Aku hanya tak tahu siapa kau!”

“gaahh.. lagipula kau ini..tsk..bercerita masalahmu ke sembarang orang yang belum kau kenal, apa itu bukan idiot namanya?!” hhh.. entah kenapa aku jadi sangat emosi.

Siapa yang tak kenal Cho Kyuhyun? Apalagi dia itu seorang yeoja! Lagipula dia tak mengenakan kacamata tebal yang itu artinya dia bukan kutubuku. Gosh.. bahkan aku sangat yakin sekutu-kutunya buku (??) orang itu tau aku. Hah. Bukannya sombong, tapi memang begitu, siapa yang bisa tak kenal seorang pemilik sekolah ini dan pria tampan yang pintar matematika ini, huh? Oh ya jawabannya yeoja super babbo, ralat, super idiot di depanku ini.

Choi Eun Sun POV

“errr.. aku rasa itu tak bisa disebut idiot” ucapku yakin(?)

“hah, aku tau, kau pasti sok tak tahu aku dan semua ini hanya trikmu untuk dekat denganku kan?” ucap namja di depanku ini dengan PDnya. Huek, ada coba namja senarsis ini -.-

“ani! Ya!” tiba-tiba rasanya kepalaku pusing, dan semuanya gelap……..

————————————–

Aku mengernyit dan mencoba membuka mataku,aissh..masih pusing..

“EunSun agasshi, kau bisa mendengarku?” sayup-sayup terdengar suara..

“mm..ne” ucapku, dan ahh.. ternyata dokter sekolah, hmm.. ternyata aku ada di UKS. Eh apa yang terjadi? ._.

“kau kecapekan dan kau belum sarapan, makanya tadi pingsan.” jelas uisa

“ah..hehe..” aisshh.. bodohnya diriku, huh alasan pingsan yang sama sekali nggak ada keren-kerennya.. u,u

“istirahat saja yang cukup, dan jangan lupa makan, besok kau sudah bisa beraktivitas seperti biasa.”

“eung~ kamsahamnida uisa..~”

“ne,baiklah aku pergi dulu” ujar Kwon uisa

“haha..” terdengar suara namja yang menahan tawa yang tidak bisa ditahan semuanya(?) ah, itu suara namja tadi! Aku ingat semuanya.. eh emang aku abis amensia? (?)

Saat aku menoleh ke kiri, ya benar saja itu dia.

“eh, errr.. kenapa kau ada di sini?”

“untuk mencabut nyawamu.”

“MWO?”

“phuahahahaha..”

“aishh.. jangan bercanda, err..” aisshh.. siapa namanya.. ck.. kenapa dia tidak langsung menyebut namanya saat tau aku kebingungan begitu, huh. Great, dia hanya menatapku dengan ekspresi datar. hhh..loadingku lama sekali sih -.- tentu saja dia yang membawaku ke sini, siapa lagi? Minho SHINee, huh? In my dream -.-

“ah, kau yang membawaku ke sini? mm.. kamsahamnida errr..” ya! Aku masih belum tau namanya!!

“ne, aku menyeretmu.” Ucapnya dengan ekspresi masih datar, tapi sekarang ditambah ‘smirk’

“MWO?”

“mhuahahaha.. baiklah, get well soon EunSun agasshi” ujarnya lalu pergi.

Cishh.. dasar, nappun namja!

Eh, hiyaaa.. bagaimana dengan pelajaran Park songsaenim! Aku gamau dihukum.. huaaa.. aduh, tangan dan daguku masih sakit rupanya. Huh, ahaha.. /smirk aku kan sakit –yah walaupun karena kesalahanku, tapi tetap saja namanya ‘sakit’- jadi aku bisa minta surat dari uisa untuk ku tunjukkan ke songsaenim besok. Hoho. Huahahaha.. /evil laugh

Cho Kyuhyun POV

Sejak kejadian sial itu, hari-hariku makin sial, yah sangat sial mungkin, tapi..entahlah.. cukup menyenangkan.

Dan kurasa dia lebih idiot dari yang kupikirkan, dia baru tahu namaku saat ketiga kalinya kita bertemu di sini, di taman belakang sekolah ini. Haaahh.. kasian sekali dia. Ck.. /geleng-geleng kepala

Tapi hey, apa dia tak ingin tau tentangku sampai-sampai selama itu baru tahu namaku, dan, hanya namaku! Itu pun saat kemarin Sungmin memanggilku. -_-

Ck.. awas saja dia.

Ternyata dia juga suka main game, walau keahliannya masih di bawahku, hoho.. tak ada yang bisa melawan Cho Kyuhyun you know?

Dan ya mungkin ada baiknya dia tau namaku selama itu, setidaknya dia tidak berteriak histeris dan berusaha mendekatiku seperti yeoja lainnya, dan sekarang aku punya teman bermain game.

Biasanya aku lebih suka bermain sendiri, tapi saat ada dia.. hmm.. entahlah rasanya tak ingin menendangnya jauh-jauh –seperti yang sebelumnya kulakukan pada orang lain- , dan cukup menyenangkan ternyata.

Tapi aku benci saat ia mulai bercerita tentang kakaknya itu. Huh.

“kau tidak bosan huh setiap hari memata-matai kakakmu itu terus?” tanyaku suatu saat

“kau juga tidak bosan kan bermain game setiap hari” balasnya sambil menjulurkan lidah.

“Ishh.. ya benar juga sih -.- itu karena aku sangat suka, pada game”

“nah! Aku juga.. hmmm.. rasanya tenang, damai, dan aman saat bersama oppa, hehe.”

“cih, itu sudah sewajarnya, dia kan kakakmu”

“hehe.. yang jelas aku tak bisa jauh darinya”

“kalian bahkan tinggal serumah, bagaimana bisa jauh?!”

Ya dan dia hanya nyengir kambing -..- hah, iya sih tapi Siwon hyung memang bisa dikatakan sempurna, tapi lebih sempurna aku lah pastinya. Dan,hmmm.. hey, apa dia tidak terpesona melihat wajahku yang tampan ini! Huh, dasar yeoja aneh -.- *hiyaa.. Kyu narsisnya overload! -_- /getok Kyu pake batako /dibuang ke jurang sama bini-bininya Kyu-.-*

Hari ini rencananya sepulang sekolah, kami akan bermain game bersama. Aigoo.. dia datang juga setelah cukup lama aku menunggunya di sini,tapi hey, kenapa yeoja monster itu?

Choi EunSun POV

“akhir-akhir ini kau jarang menempel dengan kakakmu terus EunSun-ah” ucap SungAh

“iya..eeeiii.. apa kau sudah menyukai seseorang?” goda YooMi sambil menyenggol-nyenggol lenganku

“he? Gurae? Ah.. anii.. aku tetap memerhatikan oppa kok, mmm.. lagian tidak ada yang aku suka.” Eh kenapa yang terbayang sekarang wajah evilkyu itu? Sepertinya otakku mulai rusak =.=

“’tidak ada yang aku suka?’ haha, sudahlah Sunnie-ah kami bahkan lebih tau perasaanmu daripada kau sendiri.” ujar SungAh yang membuatku bingung -.- huh yang punya perasaan kan aku.

“jinjja? Hiyaaa..wajahmu merah tau sekarang!” ucap YooMi dengan semakin membabi buta(?) menyenggol-nyenggol lenganku, dan sekarang mencubiti pipiku -.-

“aisshh.. lepaskan YooMi-ah, ah aku harus pergi, ada janji,annyeong~” ucapku lalu kabur dari mereka sebelum terjadi bencana(?)

“ya! Mau ke mana? Kencan bersama Cho Kyuhyun? Haha..” teriak YooMi bagai sudah pakai megaphone -.- suaranya kenceng mameen.. bergema pula -.- untung saja anak-anak sudah pada pulang sekolah, kalau tidak…. grrr.. mungkin bisa dilemparin telor busuk aku oleh para SparKyu –sebutan fans Kyuhyun=.= cish,konyol,helloo..dia bukan artis.=.=-

Saat aku melewati koridor di lantai 2 aku melihat seseorang yang sepertinya ku kenal. Eh itu Siwon oppa! Ahaha.. sudah lama rasanya tak melihatnya, ya dia sibuk belajar untuk menghadapi ujian negara dan aku, entahlah sibuk apa. Hehe.(?)

Eh tapi dia bersama seseorang, dan sekarang aku bisa melihat mereka berdua dengan jelas, mereka saling berhadapan dan aku melihat mereka dari sisi samping. Ya, semakin dekat, berpegangan tangan, lalu jarak wajah mereka semakin dekat, dan.. hhh.. aku menahan nafasku, rasanya sesak, great akhirnya mereka berciuman!!

Rasanya mataku panas dan air mataku menghalangi pandanganku, tapi aku tetap bisa melihat. Dadaku sesak, jantungku seakan terhimpit sesuatu, dan rasanya ada yang menusuk di bagian dada. Entahlah ke mana kaki ini akan membawaku,aku terus berlari, sampai akhirnya jatuh terduduk di depan sebuah pohon, dan seorang namja.

Cho Kyuhyun POV

Sepertinya itu hobinya, lari sambil menangis lalu terjatuh. Huh.

“ya! Kenapa kau ini!”

Dia hanya menghela nafas dan tetap menangis sambil sesekali menghapus air matanya dengan kasar, tapi tetap tak berhenti mengalir. Dan sekarang dia memelukku. Gosh.. aku rasa dia sudah sinting, dan aku lebih sinting karena sekarang aku mulai membalas pelukannya, menepuk kepala dan punggungnya. Oh aku tidak sinting, tapi hanya berbuat baik –tapi hey, sejak kapan aku baik? o.o- dan sepertinya aku sungguh sinting karena merasa jantungku berdetak lebih cepat dari biasanya dan ikut sedih melihatnya seperti ini. Gosh.. perasaan apa ini hah?!

“oppa..dia.. dia.. hhh.. dia berciuman.. huhuhu..” ucapnya sambil tersengal-sengal dan terisak, gaahh.. kenapa rasanya semakin ingin melindunginya.. omo, jangan bilang… ah.. tidak sepertinya tak usah dibilang pun aku sudah bisa tau apa maksud ini semua,dan sekarang aku melepaskan pelukanku agar jantungku bisa berdetak sewajarnya. Aishh..tapi sepertinya itu tak berhasil -.-

“ya! Itu wajar babbo! Mereka berpacaran!” aku tak tahu bagaimana menenangkan seseorang,ya aku tak pandai berbicara -.-

Choi Eun Sun POV

Hiks.. kenapa dia malah memarahiku u,u

“ya! Tapi aku tetap shock saat melihatnya secara langsung!”

“sudahlah, kalau yeoja lain masih cantik kalau menangis, tapi kau sangat jelek, haha.” Hah, sekarang dia malah menghinaku -.-

Pluk, dia menepuk-nepuk kepalaku, aisshh..rasanya wajahku memanas

“emm..kau mirip oppaku” ._.

“aku bukan oppamu babbo, aku nggak pernah menganggapmu sebagai adik,saranghae” baru saja ia menyelesaikan kalimatnya, rasanya bibirnya menempel di bibirku, dan aku tak bisa mengelak karena dibelakangku ada pohon. Dan rasanya tubuhku tak bisa bergerak untuk menghindar atau melawannya. Hanya sekilas, tapi rasanya wajahku memanas, rohku sudah melayang-layang, dan badanku lemas. Karena tak tahu apa yang akan aku lakukan, aku lari. Gaaah..rasanya perasaanku campur aduk.

Choi Siwon POV

“kenapa kau duduk di tengah jalan Sunnie-ah?”

“eh,em, ah ini nggak ada hubungannya sama oppa!”

“eh? Waeyo? Apa kau ada masalah?” yahh.. dia langsung masuk ke kamarnya,ck tapi ke mana dia selama ini, biasanya selalu membutuntiku, haha.. baguslah, mungkin ada namja yang sudah disukainya.

Choi Eun Sun POV

Eh rencanaku tadi kan mau ngomel ke Siwon oppa tentang tadi, tapi kenapa rasanya sekarang aku sudah tak marah ya. Hhh.. babbo.. tapi kenapa sekarang yang ada di otakku hanya si Kyu saja ya -.- entahlah.. apa maksudnya tadi itu.. dan.. gaaahh.. aku tak mampu berpikir lagi (?) -tluk-

Cho Kyuhyun POV

Great! Sekarang EunSun pasti marah, buktinya sekarang dia tak ada di sini. Aissh.. jinjja.. yeoja ini, lagian kenapa dia marah, tak ada yang bisa menolak Kyuhyun huh? Ahh.. benar-benar membuatku bingung! /ngacak-ngacakin rambut karna stress

Huh, sekarang aku tak bisa konsentrasi main game,huh kau harus membayarnya Choi Eun Sun!

“ya! Apa yang kau lakukan!!” teriakku keras saat ada orang yang menarikku ke belakang dan sekarang menyeretku!

“ya! Berhenti!” huh tenaganya kuat sekali. Yah sekarang aku sudah berada di dalam mobil, dan huh, sudah kuduga yeoja monster itu yang melakukannya -.-

Author POV

“hiyaaa…kau akan kalah Mr.Cho! Huh, rasakan ini!” ujar seorang yeoja yang sekarang memegang stick PS

“kau yang akan kalah Mrs.Choi!” balas seorang namja yang sekarang dengan semangat memencet-mencet stick PS

“ingat janjimu, kalau kau kalah, kau akan membelikanku CD game terbaru itu dan akan menjadi pelayanku! haha”

“dan kau siap-siaplah sengsara menjadi yeojachinguku Mrs.Cho, haha”

“ya! Siapa yang kau sebut Mrs.Cho? namaku masih Choi dasar Mr.Cho babbo!”

-THE END-

Cuap-cuap gj author : hiyaa.. akhirnya selesai juga ff pertama saya.. hiks.. /terharu /ngelap ingus /plak

Mm, tau sister complex kan? Nah kalo yang ini brother complex, walaupun gatau istilah itu ada ato nggak, hehe -.-v

Ceritanya aneh ya? Pasti-.- jelek pula..iks.. maklum kan ff pertama ehe ._. /ngeles gatau, gabisa bikin yg bagu u,u /nangis dipelukan Kyunnie

Endingnya nanggung ya dan aneh ya? ._. yah namanya juga Oneshot *eh?-.-v

Komennya ditunggu ya~ ^^