Nama                           : Ade Yulianti

E-mail                          : adenunna@yahoo.co.id

Karakter List Tokoh:

Dea

Choi Minho (shine)

Janri

Pak Jun

Selamat membaca fanfic ku ya

SWEET MEMORY CHOI MINHO shine

DI PULAU JEJU

Namaku Dea akhirnya terwujud juga impianku untuk bisa kuliah di Universitas Chung Ai di Seoul ini adalah perjalanan pertamaku naik pesawat.akhirnya dea sampai juga di bandara incheon setelah 4jam lamanya di pesawat  menurut dea bandara inceon cukup besar dan megah dea hampir nyasar di bandara tersebut.

“ada yang bisa saya bantu? “(Tanya Pak Satpam)

“saya mau tanya kota Yoeido terletak di sebelah mana yah?”

“Oh Yoeido kamu dari bandara naik shuttle bus lalu turun di lampu merah setelah itu belok dan di disinilah kota Yoeido” (tutur Pak Satpam).

“Ya saya mengerti, terima kasih.

Ternyata Korea benar-benar luas dan membingungkan bandaranya saja besara sekali dan banyak gedung-gedung yang besar, pasti orang Korea itu pintar. Aku harus cepat jika bisa secepat kilat untuk sampai ke Apartement “Halla” untuk segera beristirahat rasanya dea lelah sekali membawa koper seberat ini, (sesampainya di Lobby Apartement “Halla”).

“Aw!! Kalau jalan lihat-lihat dong aku jadi jatuhkan”

“Kenapa aku yang salah udah jelas-jelas kamu jalannya tidak pakai mata, udah aku malas berbicara dengan cewek resek kaya kamu”

“Apa aku salah!! Cewe rese kamu piker aku nyebelin senang berbicara dengan cowo seperti kamu yang paling yang pertama kali aku temui di dunia ini”

“Minho !! cepat kita harus pergi ke bandara nanti terlambat”

“Seberntar pak Jun !! bye bye cewe rese !! He he (sambil tertawa)

“(diam sejenak) Siapa namanya Min ho aku akan ingat namanya.

“Permisi aku mau Tanya kamar Dea Apriyanti itu dimana yah?

“Di nomor 132, di lantai 2” (menanyakan pada receptionist)

“Oh baik terima kasih.”

Ini dia kamarnya tuturnya  dea ingin cepat-cepat istirahat. Apartementnya luas sekali, tempat tidurnya empuk banget, ini apartement apa rumah gedongan yah, hari ini benar-benar menyebalkan pertama kali keluar negeri pertama kali juga bertemu dengan orang paling nyebelin. Tapi sudahlah, dea harus istirahat karena besok dea harus ke kampus.

dea bangun lebih awal karena hari ini adalah hari pertama dea masuk ke kampus, walaupun wajah dea masih kelihatan lelah karena tadi malam ACnya dingin sekali di tambah cuaca di Korea yang lagi musim salju. Mungkin dea harus segera terbiasa dengan cuaca di Korea.

“Kita akan kedatangan murid baru dari Indonesia. Mohon perkenalkan namamu! (tutur SongSaengnim)”

“Anyong haseyo

Nanun Dea Imnida

Jega Indonesia Saram Nida

Manaeso pan-gap Sum Nida

“Kamu ingin duduk dimana Dea?” (tutur SongSaengnim)

“Disana Bu (sambil menunjuk arah bangku)”

(jam istirahat kelas pertama sudah bordering)

Akhirnya kelas pertama selesai juga. Dea dengan gerakan cepat buru-buru ingin pergi ke kantin untuk membeli snack dan memesan makanan.

“Hai Dea, bolehkah aku duduk disini, namaku Janri”

“Senang bertemu denganmu Janri. Oh ya Janri sudah berapa lama kamu kuliah disini?”

“Sudah 3 tahun, Dea kamu tinggal dimana?”

“Aku tinggal di apartement di jalan Yoeido No. 9-10. Kapan-kapan kamu main yah ke apartementku?”

“Wah!! Aku ingin sekali Dea main ke apartementmu. Kamu tinggal sendiri di apartement?

“Ya, aku tinggal sendiri. Aku bisa pergi ke Korea karena mendapatkan beasiswa. Oh ya Janri kamu tahu pulau Jeju? Tidak. Aku sering sekali memimpikan bisa pergi ke Korea dan berkunjung ke pulau Jeju, karena sekarang aku sudah di Korea aku ingin ke pulau Jeju.

“Tahu, pulau Jeju itu pulau yang mempunyai sejarah. Oh ya kalau tidak salah besok akan ada study tour ke berbagai pulau di Korea termasuk pulau Jeju, kamu mau ikut tidak? Nanti akan aku daftarkan nama kamu ke panitianya.

“Wah aku mau ikut, Oh ya kamu bilang pulau Jeju bersejarah?”

“Pulau Jeju itu adalah pulau cinta. Jika sepasang kekasih pergi ke pulau itu, cintanya akan abadi. Kamu percaya?”

“Aku sih percaya saja mungkin saja itu benar, ya sudah Janri aku mau siap-siap ke pulau Jeju kamu juga siap-siap ya.”

“Oke aku bakal menyiapkan beberapa barang yang aku bawa, sampai temu di pelabuhan ya Dea?”

(di Apartement Halla)

Dea  harus menyiapkan beberapa barang yang akan dea  bawa untuk pergi ke Jeju, dea harap ini adalah perjalanan yang paling indah yang tak akan pernah dea lupakan. dea harus istirahat agar besok tak lelah.

Pagi pun tiba aku harus cepat-cepat pergi ke pelabuhan agar aku tidak ketinggalan kapal. (sesampainya di pelabuhan)

“Wah!! Kapalnya besar sekali aku jadi tidak sabar sampai ke pulau Jeju”

“Dea ayo cepat naik, kapal akan segera jalan.

“(terjatuh) “Auh !! hamper aku terjatuh. Terima kasih.

Karena sudah menolongku!

“Kamu kan cewe yang bertabrakan denganku di Lobby Apartement.

Mengapa dari 1.000 cewe harus kamu yang aku temui.

“Oh kamu Minho, apa kamu piker aku senang bertemu denganmu”

“Kamu tahu namaku dari mana?”tutur choi minho sambil berpikir

“Tidak penting aku tahu nama kamu dari mana, nama kamu akan aku ingat selamanya.”

“Apa jangan-jangan kamu suka lagi sama aku, wajarlah karena aku tampan, manis, pintar dan tinggi jadi semua cewe tergila-gila sama aku.

“Apa katamu aku suka sama kamu. Tidak mungkin dan tidak akan pernah suka, apalagi sampai tergila-gila sama cowo rese kaya kamu.

“Kita buktikan saja nanti” (tutur Minho)

“Dea kamu kemana saja aku mencarimu kemana-mana tapi tidak ada.

“Aku habis ketemu sama cowo rese Janri, tapi sudahlah aku males menceritakannya. Oh, kita sudah sampai pulau Jeju belum?

“Belum Dea, mungkin sebentar lagi.”

“Aku jadi tidak sabar nih sampai ke pulau Jeju, aku ingin menikmati keindahan alam pulau Jeju.”

“Dea kamu bawa makanan tidak, aku membawakan kamu ‘Kimimchi’ ini buatanku sendiri, kamu coba ya nanti.”

“Wah kamu pintar masak Janri, kapan-kapan ajarin aku masak kimimchi ya.? Aku tidak membawa makanan aku lupa”

“Pasti, ya sudah kamu makan saja kimimchinya, aku juga bawa beberapa snack untuk kita berdua”

“Terima kasih yah Janri, kamu adalah sahabat yang baik.

“Tent, kita kan sahabat, harus saling membantu.

“Minho tadi kamu habis dari mana saja aku mencarimu ke restoran tapi tidak ada bukannya kamu akan bernyanyi?”

“Tadi aku ketemu sama cewe rese Park Jun, dan paling nyebelin di dunia ini. Oh ya, aku lupa seharusnya aku nyanyi di restoran.

(Sesampainya di pulau Jeju)

Akhirnya sampai juga di pulau cinta yaitu pulau Jeju, aku seperti orang yang beruntung bisa pergi ke pulau ini.

“Dea kamu jangan lama-lama jalan-jalannya soalnya kita hanya di beri waktu 1 jam untuk berkeliling di pulau Jeju.”

“Tenang saja sebelum 1 jam aku akan kembali, Oke Janri”

“Minho jangan lama kamu tahu kan kita Cuma diberi waktu 1 jam saja,” (tutur Park Jun) “Oke Park Jun” (jawab Minho).”

(2 jam kemudian)

“Wah kenapa sepi sekali pada kemana mereka? Setahuku tadi kapalnya berhenti disini, Apa jangan-jangan mereka sudah pergi. “Ah tidak (berteriak).

“Pada kemana mereka, Pak Jun dimana kamu? Pasti mereka pergi “(tutur Minho)

“Seperti aku kenal suara itu ? Ah kamu lagi cowo rese, sedang apa kamu?”

“Bagaimana sih kamu malah bertanya, kita ini tersesat” (tutur Minho)

“Kita tersesat, bagaimana ini aku mau pulang”

“Sudah jangan berisik, kamu punya makanan tidak?? Tas dan barang-barangku ada di kapal, aku lapar sekali.”

“Makanan? aku tidak punya, aku saja lapar.

“Tapi aku lapar sekali, masa kamu tidak bawa apa-apa?

“Tapi benar aku tidak bawa apa-apa, tapi tunggu(sambil membuka tas makananya secara perlahan) sepertinya aku menyimpan kimimchi di tasku, iya aku ada..

“Sini buat aku saja kimimchinya?”

“Lalu aku makan apa?

“. Ini buat kamu kimimchinya.(tutur Minho)”

‘Ia terima kasih Minho, oh ya namaku Dea, ternyata kamu baik yah. Dingin sekali cuaca disini.”

“kedinginan!! Ini pakai saja jaketku, aku kuat dingin kok.”

“Terima kasih Minho” (sambil memandang)

“Kamu mau mendengarkan aku bernyanyi tidak? Ini adalah single pertamaku judulnya ‘stand by me’ (sambil melantunkan lagu)

“Wah … suaramu bagus sekali aku kagum denganmu!!

“Oh ya semoga akan cepat ada bantuan!”

“Iya aku jug berharap seperti itu”

Ternyata choi Minho adalah cowok yang baik, perhatian dan tampan. Dea ingin perjalananknya ke Pulau Jeju bisa terus dea ingat dalam memory yang indah.”

Ternyata Dea itu baik dan perhatian walaupun awalnya minho sebel sekali dengan dia dan minho rasa(sambil terseyum)  Dea manis juga bila dia tersenyum.

Janri sahabat karib dea dan park jun sahabat karib minho mulai berkenalan dan mereka mulai akrab satu sama lain.

“Kamu Pak Jun kan temannya Minho, perkenalkan namaku Janri temannya Dea

Aku mau tanya kamu lihat Dea? Masalahnya sejak tadi aku tidak melihatnya, aku takut ia tertinggaldi pulau Jeju.

“Itu dia masalahnya, aku juga dari tadi tidak melihat Minho. Apa jangan-jangan mereka tersesat di pulau Jeju?

“Mungkin!! Kita harus bagaimana Pak Jun?

“Kita lapor saja pada bagian pengemudi kapal ini, bahwa ada 2 orang mahasiswa hilang, mungkin ia bisa kembali ke pulau Jeju. Bagaimana ?

“Yah sudah Pak Jun aku setuju dengan idemu.

(Di pulau Jeju)

‘Minho kenapa lama sekali pertolongan buat kita?

“Kamu sabar saja Dea, mungkin sebentar lagi, kamu tunggu saja.

“Tapi kapan? Aku lelah sekali Minho sudah 8 jam kita disini.

“Kamu lelah!! Kamu tidur di bahuku saja, jika kamu mau.

“Makasih ya Lee Minho atas kebaikan hati kamu kepadaku, semoga jika kita terbebas dan keluar dari pulau Jeju kita akan berteman, kamu mau tidak jadi temenku?

“Tidak aku tidak mau. Jadi temenmu Dea!! (tersentak)

“Kenapa Minho? Apa kamu masih benci sama aku, karena aku adalah orang yang menyebalkan.

“Tidak Dea, kamu adalah orang yang baik yang pernah aku temui di dunia ini. Aku mau kok jadi sahabatmu.

“Kamu lucu minho hampir saja kamu buat aku jantungan dengan kata-kata kamu, tentu aku mau jadi sahabatmu.

“Kamu bilang kamu lelah kamu tidur saja nanti jika bantuan datang untuk kita, aku membangunkanmu”

“Baik terima kasih ya Minho.

“Sama-sama Dea bukankah itu gunanya sahabat.

“Dea bangun sepertinya aku mendengar ada kapal yang berhenti di daerah sini, mungkin itu bantuan untuk kita.”

“Bantuan datang!! (terbangun dari tidur) mana Minho bantuannya?”

Dea dan minho sangat senang karena kapal yang di tumpanginya berserta janri dan park jun datang untuk menjemput minho dan dea di jeju.

(sesampainya di kapal)

“akhirnya kita terselamatkan juga minho

Iya Dea aku pikir kita akan terjebak terus disini, berdua sama kamu lagi.

“Minho aku marah niehh!! Jawab dea sambil menperliat kan ekpresi marah sekaligus senang .

“Akhirnya kembali juga Minho, sebagai hukumannya karena merepotkan kami, kamu harus bernyanyi.” (tutur Park Jun sambil membawa sebuah gitar untuk menyuruh minho melantunkan sebauah lagu)

“Park Jun terima kasih karena kamu udah membantuku keluar dari pulau. Baik aku akan bernyanyi tapi harus dengan Dea, lagu ini pernah aku nyanyi kan saat di pulau Jeju judulnya ‘stand by me’ (melantunkan lagu dengan suara yang merdu)

“Suaramu bagus sekali choi Minho.”

“Suaranya merdu semoga cepat-cepat buat album yah… Jika kau sudah punya album aku akan membelinya (tutur janri).

“Tentu choi Minho memang berbakat di bidang menyanyi, aku akan jadi orang pertamanya untuk membeli CD-nya, bukan begitu dea? Balas park jun sambil menceritakan kehebatan minho bernyanyi

Ini adalah akhir dari sebuah pertemuan yang berujung cinta dari dea dan choi min ho kenangan yang tak mungkin mereka lupakah selama nya dan akan selalu tertulis dalam memori nya yang indah….dea di berikan nama korea oleh choi minho nama korea nya choi ha kyo minho berikan kepada dea nama itu agar minho lebih mudah memangil dea dengan sebutan nona choi .

*****

Dua mingu kemudian dea di telpon oleh kedua orang tuanya untuk cepat2 kembali ke Indonesia karena ayahnya sedang sakit.dea pun tak punya pilihan lain selain harus kembali ke Indonesia .dea harus berhenti kuliah untuk sementara waktu dan dea juga menlepon minho untuk memberitahukan bahwa ia akan pulang ke Indonesia .

Kring-kring

“hallo minho aku akan kembali ke Indonesia besok mungkin selama 2 bulan aku di Indonesia

“apa ke Indonesia???aku nga akan pernah biarin kamu ke Indonesia,kita baru aja pacaran masa kamu mau ningalin aku sendiri.ketus minho dengan penuh harapan agar dea tidak jadi pergi.”ayolah minho Cuma dua bulan kelak jika aku kembali ke sini aku janji aku akan jadi perempuan yang kamu impikan dalam hidup mu.

“baik aku akan mengizinkan mu ke Indonesia dengan satu syarat nanti malam kmu harus datang ke jeju tepat pada pukul 7 malam aku akan menungu mu disana .dan jangan sampai telambat karena aku tidak suka menunngu seseorang.

“araso(aku mengerti)baik aku akan datang tepat waktu,kita ketemu disana sarangheayo minho…

‘sarang handa dea……

Sesampainya di jeju tepat pada pukul 7 malam dea dan minho bertemu .

“minho ada yang ingin aku ceritakan sebenarnya aku pulang ke Indonesia itu bukan karena ayah sakit mian karena aku kojimal(bohong)aku ke Indonesia kareana ibu ingin menjodohkan ku dengan pria pilihan ibuku congmal(sunguh)aku tidak mau itu terjadi”

‘apa kmu akan di jodohkan aku taakan pernah biarkan itu aku begitu sayang kmu dea aku ngaak akan pernah membiarkan kamu jadi milik orang lain.(tutur minho sambil teriak dengan keras)

‘’ aku akan kembali lagi tapi aku harap kamu jangan pernah melupahkan aku yah minho karena aku selalu mencintai mu selamanya dalam hidup ku .pulau jeju adalah sweet memory ku bersama kmu dea”(sambil mengela air mata)

“aku taakan pernah melupakan mu dea kmu harus jaga diri kamu baik dan jangan pernah mencari penganti aku.kamu adalah wanita sempurna yang pertama aku temui di dunia ini aku harap kmu tidak akan pernah melupakan kenangan kita ini selamanya.

“tentu kenangan di jeju adalah kenangan yang taakan ku lupakan dan akan aku simpan dan memory dan di lubuk hatiku.mencintai mu adalah kebagaian di hatiku.

Terimah kasih karna sudah membaca

Kamsahamida chingu

*** Finish ***

Iklan