Author              : Cutemoo

 

Title                 : You’re My #1 & My Heaven

 

Cast                  :

–          Yong Couple aka Kwon Jiyong (G-Dragon Bigbang) n Han Yong Woo (OC)

–          Choi Seung Hyun (TOP Bigbang)

 

Other Cast            :

–          Find It Urself ^^

 

Length              : Two Shoot [End ]

 

Genre               : Friendship & Romance ( first publish on my facebook : Mona Kwon )

 

Summary            : Did you really have to leave me like this? My head hurts when i think about you. Your face that i miss looks like that sunset glow thus i feel sadder. Every day, every night i need you. I love you, you are the only one in this world. I shout out loud but only that unanswerable sunset is burning bright.

[Klo ga ada yang taw, ini ringkasan translate lagu Sunset Glow yg uda aq edit ^^]

 

Recommend Song : Sunset Glow & Lies By Bigbang

 

~~~❤ Bigbang❤ ~~~

Annyeong, readerdeul ^^ akhirnya bisa ngpost lanjutannya juga. Sebenarnya ff ini masih berkisar ultah-nya suamiku aka GD, tp sayang aq ngirimnya agak telat. Mianhae ya *bow. Bagi yang belum mudeng kenapa ceritanya begini, disarankan sebelumnya untuk baca dulu ff dengan judul “If It’s Not U, It Can’t Be Anyone Else” yang uda dipost beberapa waktu lalu. Ok, Enjoy! Happy Reading!!

 

 

~~~❤ Bigbang❤ ~~~

“Kau jahat, Seung Hyun oppa!!” tangis Yong Woo meledak lagi.

 

“Mianhae, dongsaeng. Jika tidak begitu, kita tidak akan berhasil”

“Namun aku terkesan akan aktingmu yang terlihat sempurna. Dengan begitu Jiyong tidak akan mencurigai rencana kita” Seung Hyun mengeluarkan evil smirk-nya.

 

“Ne, oppa. Tapi ingat!! Jika Jiyong oppa benar-benar marah padaku, aku akan buat perhitungan denganmu” sahut Yong Woo berpura-pura galak.

 

“Arra…arra… Ternyata Jiyong benar, kau kelihatan semakin cantik jika sedang marah. Pantas saja Jiyong sangat menyayangimu, kyeopta dongsaengie”

 

“Yaa, oppa!!! Sejak kapan kau mulai dapat julukan Mr. Gombal?”

 

“Hahahahahaha…….”

 

~~~❤ Bigbang❤ ~~~

“Yong Woo-ah, ini sudah yang keempat kalinya. Jebal! Sebenarnya kau ingin aku menempelkan poster ini dimana?? Tanganku sudah pegal” keluh Seungri.

 

“ Ya, maknae!! Aku hanya minta bantuan yang ringan-ringan, tapi belum apa-apa kau sudah lelah dan mengeluh terus. Daesung oppa, lihat uri maknae ini.. Dia tidak mau membantuku” seru Yong Woo pada Daesung yang sedang membuat hiasan dari kertas.

 

“Ya..ya..ya..!! Kenapa kau memanggil semua orang dengan sebutan oppa, sedangkan memanggilku hanya dengan sebutan maknae??”

 

“Karena kau memang maknae!!”

 

“Tapi kau kan lebih muda dariku. Jadi harusnya yang maknae itu kau!!!”

 

“Tentu saja tidak begitu. Karena aku akan menikah dengan Jiyong oppa, otomatis aku akan menjadi kakak iparmu. Jadi posisi maknae akan tetap dipegang olehmu” ucap Yong Woo sambil menjulurkan lidahnya pada Seungri.

 

“Seungri-ya, sudahlah.. Terima saja nasibmu, kau memang ditakdirkan untuk menjadi eternal maknae” ucap Daesung tanpa melihat kearah Seungri.

 

“Ya..Hyung!! Kau…aish…” Seungri frustasi sambil mengacak-acak rambutnya sendiri. Yong Woo dan Daesung tertawa melihat tingkahnya.

 

“Ada apa ini? Ah sudahlah. Yong Woo-ah, kajja. Kita lakukan rencana terakhir kita. Biar disini Daesung dan Seungri yang menyelesaikannya. Daesung-ah, Seungri-ya, kalian punya waktu kurang dari tiga jam. Kuharap semua sudah selesai setelah kami kembali nanti”

 

“Arraseo, hyung. Serahkan semuanya pada kami” ucap Daesung dan Seungri kompak.

 

~~~❤ Bigbang❤ ~~~

 

“Oppa, bagaimana dengan yang ini? Aku mau strawberry cheesecake ini saja” seru Yong Woo sambil menunjuk kearah kue tart berwarna putih dengan hiasan buah stroberi segar diatasnya.

 

“Ne, aku juga suka yang itu. Permisi, boleh kami pesan strawberry cheesecake-nya?”

 

“Kamsahamnida” ucap seorang kasir wanita setelah Seung Hyun membayar kue tart pesanannya.

 

“Huuaaaa…oppaa.. Aku sudah tidak sabar untuk makan kuenya. Boleh aku mencicipinya sedikit??” ucap Yong Woo beraegyo ria sambil mengedipkan matanya pada Seung Hyun, tangannya mencoba membuka bungkusan kue tart yang sedang dipegang pria tampan didepannya.

 

“Ya!! Andwae!!” sentak Seung Hyun sambil menepak tangan Yong Woo menggunakan tangan kirinya.

 

Sontak saja tindakannya itu membuat Yong Woo menarik tangannya dengan kecepatan yang tidak biasa. Gadis itu kaget dengan perlakuan Seung Hyun, hingga raut wajahnya berubah seperti orang bodoh.

 

Tiga detik mereka saling bertatapan. Tiba-tiba…

“Hahahahahha….” keduanya tertawa, membuat orang disekitar mereka menoleh dan terheran.

 

“Oppa, palli… Nanti kita terlambat” seru Yong Woo sambil menarik tangan Seung Hyun.

 

“Ne..ne.. Kajja”

 

Mereka kembali melanjutkan perjalanan pulang, sesekali Yong Woo memukul atau mencubit lengan Seung Hyun sambil tertawa bersama.

 

~~~❤ Bigbang❤ ~~~

“Jiyong-ah, wae?? Ada apa denganmu? Kau kelihatan kacau sekali hari ini?!” tanya Yong Bae ketika sesampainya di cafe VIPs.

 

“Yong Bae-ah, menurutmu apa arti cinta itu??”

 

Yong Bae terkejut dengan pertanyaan Jiyong. Mereka saling bertatapan.

 

“Hahahahaha….” tiba-tiba Yong Bae tertawa. Namun setelah melihat wajah Jiyong yang tanpa ekspresi, ia menghentikan tawanya.

 

“Jiyong-ah, gwaenchanaeyeo?” tanya Yong Bae khawatir.

 

“Jawab saja pertanyaanku, Yong Bae-ah. Sepertinya aku kehilangan arah tentang arti cinta yang sebenarnya. Kisah cintaku dengan Yong Woo baru saja berakhir dengan tragis” jawab Jiyong, wajahnya menunjukkan kesedihan yang dalam.

 

“Hmmmm… Keureom.. Menurutku cinta itu tak harus berakhir bahagia, karena cinta tidak harus berakhir. Cinta itu tidak harus saling memiliki dan juga-”

 

Ketika Yong Bae berbicara, Jiyong tidak menatapnya. Malah ia memandang kearah seberang jalan.  “Mereka kelihatan bahagia sekali” bisik Jiyong, namun perkataannya masih bisa terdengar jelas.

 

Bingung dengan sikap dan ucapan Jiyong, Yong Bae pun memutar kepalanya. Matanya tertuju pada dua orang yang sedang berjalan bersama. Yang pria membawa sebuah kotak berwarna putih, yang wanita mencoba membuka kotak itu. Lalu mereka tertawa, kedua orang itu tidak tau bahwa tindakan mereka telah menyakiti hati seseorang.

 

“Jiyong-ah….” Yong Bae menatap Jiyong kembali. Namun temannya itu telah berdiri dan bersiap untuk pergi.

 

“Jiyong-ah, kau mau kemana??”

 

“Pulang”

 

~~~❤ Bigbang❤ ~~~

Sementara di dorm Bigbang….

 

“Tapi oppa, biarkan aku disini bersama kalian. Aku ingin memberinya surprise” rengek Yong Woo.

 

“Kalau kau lakukan itu, bagian mana yang kau bilang surprise?? Aish..” ucap Seung Hyun sambil memegang kue tart yang tadi ia beli bersama Yong Woo.

 

“Yong Woo-ah, benar kata hyung. Kau di kamar Jiyong saja, ini kuenya kau bawa. Tapi awas jangan dimakan. Kulihat daritadi kau seperti mau menelan kuenya bulat-bulat” Daesung mengambil kue dari tangan Seung Hyun lalu menyerahkan pada Yong Woo.

 

“Kajja, kajja.. It’s almost the time, jangan sampai kita ketahuan. Yong Woo-ah, kau tau kan apa yang harus kau lakukan nanti??” Seungri menggiring Yong Woo ke kamar Jiyong.

 

“Nee, maknae”

 

~~~❤ Bigbang❤ ~~~

Jam menunjukkan pukul 23.59…..

 

“Aku pulaannng… Eh?? Kenapa gelap sekali?? Apa sedang mati lampu??”

 

Ctekk (?) tiba-tiba lampu ruangan menyala semua. Jiyong tertegun melihat banyak sekali poster-poster Bigbang bertuliskan ‘saengil chukkae uri leader’ tertempel di dinding. Tapi yang membuat Jiyong lebih tertegun adalah poster yang tergantung di tengah ruangan. Poster itu adalah foto Yong Woo sedang membawa kue. Di foto itu Yong Woo tertawa ceria, yang membuat ia terlihat cantik.

 

“SAENGIL CHUKKAE” teriak Seung Hyun, Daesung, Seungri dari ruang tengah sambil meniupkan terompet dan juga Yong Bae yang tau-tau sudah ada dibelakang Jiyong.

 

“Gomawooo…” ucap Jiyong dengan senyum terpaksa. Ia menatap Seung Hyun sebentar, kemudian ia berjalan menuju kamarnya.

 

Daesung menyikut tangan Seungri sambil meliriknya, sedangkan yang dilirik menunjukkan wajah bingung, tegang dan juga geli (a/n:maksudnya krn maw ketawa). Yong Bae menghampiri Seung Hyun lalu berbisik, “Eottoke, hyung?? Apa semua berjalan lancar?”

 

“O.. Kita lihat saja sebentar lagi” jawab Seung Hyun.

 

Cekrekk… Jiyong membuka pintu kamarnya…

 

“Saengil chukkahamnida, saengil chukkahamnida, saengil chukka uri Yong Yong.. Saengil chukkahamnida..” Yong Woo keluar sambil bernyanyi, tangannya membawa kue bertuliskan “saengil chukkae uri Yong Yong” (a/n: ceritanya ini tulisan hanguk loh ^^) diatasnya terdapat lima buah lilin yang menyala.

 

“Yong Woo-ah.. Sedang apa…kau disini?” tanya Jiyong heran. Namun kentara sekali ada binar bahagia dari matanya.

 

“Tentu saja untuk merayakan ulang tahunmu pabo.. maksudku oppa, eh, ani chagya”

 

“Chagya??”

 

“SURPRISE!!!” teriak Seung Hyun, Daesung, Yong Bae dan Seungri kompak.

 

“Hahhahaha, dasar Jiyong pabo. Kali ini kena kau kami bohongi.” Yong Bae tertawa keras.

 

“Lihat itu, aku saja tidak bisa membayangkan raut wajahnya yang campur aduk. Haha…” Daesung pun berkata sambil tertawa.

 

“Benar, hyung. Wajah Jiyong hyung…. Bwahahaha…” timpal Seungri yang tidak bisa menyelesaikan kalimatnya karena gagal menahan tawa.

 

“Ada apa ini?? Kenapa kalian menertawakanku?? Dan apa maksud kalian ‘membohongiku’??” cerocos Jiyong.

 

“Jiyong-ah, mianhae. Sebenarnya tidak ada hubungan apa-apa antara aku dan Yong Woo. Itu hanya sebuah rekayasa agar kami bisa memberi kejutan di hari ulang tahunmu. Dan ternyata kau masuk perangkap yang kami buat” ucap Seung Hyun penuh kemenangan.

 

“Ya, hyung!! Kalian!! Tega sekali kalian berbuat begini padaku. Aku hampir putus asa karena hubunganku dan Yong Woo harus berakhir. Aishh…”

 

“Oppa.. ayo make a wish lalu tiup lilinnya. Tanganku sudah pegal nih”

 

“Ne..ne…” Jiyong menutup matanya sejenak, lalu…fuuhhh..ia meniup lilin ulang tahunnya.

 

Daesung dan Seungri meniup terompetnya sekali lagi. Menciptakan suara bising yang luar biasa. Sedangkan Seung Hyun dan Yong Bae bertepuk tangan melihat Jiyong meniup lilin. Kemudian mereka berempat menghampiri Jiyong untuk mengucapkan selamat ulang tahun dan bergantian memeluknya.

 

“Oppa, bolehkah aku tau apa permohonanmu?” tanya Yong Woo.

 

“Hmm…rahasia” jawaban Jiyong membuat gadis itu pura-pura cemberut.

 

“Ne..ne.. Aku beritahu. Permohonanku ada dua. Pertama agar aku bisa terus bersama member Bigbang sampai akhir. Yang kedua…..rahasia”

 

“Ya!! Oppa, kau jahat” sentak Yong Woo, tangan kanannya mencolek mentega kue lalu dipoleskannya mentega itu ke wajah Jiyong.

 

“Yaa.. aish..” Jiyong memegang pipinya yang penuh mentega. Lalu ia mengambil kue dari tangan Yong Woo dan membalasnya. Mereka berdua bercanda dan tertawa, tak memedulikan Seung Hyun, Daesung, Yong Bae dan Seungri yang daritadi menonton sambil tersenyum ke arah mereka.

 

“Ahh… Yong Couple is so sweet” ucap Seungri gemas.

 

Jiyong dan Yong Woo berhenti melakukan aksi mereka. Ditatapnya Seungri lalu mereka melemparkan kue yang sudah tak layak makan ke arahnya. Hingga akhirnya terjadi perang lempar-lemparan kue oleh semua member Bigbang.

 

Ketika member Bigbang lainnya sibuk main lempar melempar kue, Jiyong mendekap Yong Woo dan berbisik, “Permohonanku yang kedua adalah agar aku bisa terus bersamamu sama seperti aku bersama Bigbang dan member lainnya. Bersama sampai akhir, selamanya. Saranghae, Yong Woo-ah”

 

Ucapan Jiyong membuat pipi Yong Woo bersemu merah. “Nado saranghae, oppa”

 

“Yaa,kalian berdua. Seenaknya saja bermesraan didepan kami semua” lalu Seung Hyun melempar Jiyong dan Yong Woo dengan kue yang ia ambil dari lantai, diikuti oleh member Bigbang yang lainnya.

 

 

 

————————————————- The End ——————————————-

 

Gomawo buat readerdeul yang uda nyempetin waktu buat baca n komen di ff ini ^^

 

Buat kalian para silent reader, aq ga marah koq klo kalian ga komen. Kalian uda maw baca aja aq uda senenk banget….😀

 

N buat admindeul yang uda maw ngpost ff ku dari pertama sampe sekarang, jeongmal gomawoyo b^^d *kiss n hug admindeul

 

 

Annyeong ^^

 

Cutemoo❤ Bigbang