The Notes stemple [ part 1 ]

Author : Nuy a.k.a lee jae sung

Tags     : sungmin, teuki, super junior

Genre  : tentuin sendiri

Nb        : dianjurkan untuk membaca ff ini sembari mendengar lagu heejyoe

Happy reading ^0^

~ Hyuna POV ~

…………………………………..

“Tanda tangani ini…….” Suruhnya padaku

“mwo..? apa ini …?” tanyaku tak mengerti

“ itu adalah surat perceraian kita, dan juga surat kontrak kita, yang harus kau tanda tangani…..” ucapnya

Tunggu surat kontrak…? Apa maksudnya dengan surat perceraian dan juga surat kontrak itu…?apa yang ia katakan sebenarnya, aku benar tak mengerti.

“apa maksudmu dengan surat kontrak…?” tanyaku masih bingung

“ini hanya untuk berjaga-jaga agar hubunganku dengan yoeja yang kusukai tidak hancur, jadi aku ingin kau menandatangi kontrak ini . dikontrak tersebut tertulis jika pernikahan kita hanya sebatas pertanggung jawabanku terhadap bayi dalam kandunganmu dan setelah bayi itu lahir maka itu adalah tanggal perceraian kita. Dan untuk berjaga-jaga juga kau tidak boleh mencintaiku selama pernikahan kita berlangsung dan ingat kau juga tak boleh mengumbar-ngumbar berita pernikaahan kita, apalagi mengatakan pada orang-orang jika kau adalah istriku . dan Tenang saja aku akan memberikanmu uang kompensasi agar kau pergi jauh dari kehidupanku dan juga anak itu setelah ia lahir dan aku akan menjaganya dengan baik. Perlu kau ketahui aku bersikap seperti ini karena aku tak ingin orang-orang miskin seperti kalian memanfaatkanku hanya untuk mengambil harta kami  jadi aku tak mau lebih terjerumus lagi ” ucapnya tanpa merasa bersalah sedikitpun

Aku masih tak habis pikir dengan apa yang ada dipikirannya, bagaimana mungkin ia mempunyai pikiran seperti itu. Apa yang ia maksud berjaga-jaga dari orang sepertiku ? aku benar-benar ingin menangis mendengar apa yang ia katakan tapi aku tak boleh menangis dihadapannya , jika aku menangis maka ia akan menganggapku lemah . aku tak ingin terlihat lemah didepannya, didepan orang yang bermuka dua sepertinya

“kau bisa membaca kontraknya terlebih dahulu , baru kau bisa menandatanganinya….” Ucapnya sembari menyodorkan kertas kontrak itu padaku

“aku tak perlu membacanya….” Ucapku mengambil surat kontrak itu darinya dan menandatanganinya

“aku tak perlu membacanya , dan aku akan buktikan padamu jika orang-orang seperti ku  sebenarnya baik, orang-orang sepertiku tidak akan pernah memanfaatkan orang sepertimu hanya untuk harta. Dan perlu kau tahu berbuat kebaikan tak perlu ada syarat apapun…..” ucapku sembari memberikan surat yang tadi kutanda tangani padanya

“baguslah jika kau mengerti dengan maksudku….”ucapnya

“kalau begitu kau tak perlu repot-repot menyiapkanku sebuah sebuah kamar, karena aku bisa tidur di sofa dan kau bisa tidur dikamarmu “ ucapku

Benar-benar tak pernah kubayangkan, jika aku akan menikah dengan orang seperti dia, akh ~ apakah ia masih pantas di sebut seorang manusia bahkan ia lebih mirip seperti seorang evil di mataku. Begitu malangnya nasibku, baru saja aku menikah dengannya 1 mingu  tapi ini yang aku alami ?. Awalnya aku fikir ia adalah namja yang baik, tapi ia sangat berbeda dengan apa aku fikirkan dan apa yang selalu ia tampilkan dihadapan media. Mana Lee sungmin yang terlihat sangat baik …? Mana lee sungmin yang ramah …? Mana lee sungmin yang baik hati kepada orang lain ..? Itu semua hanya bhulshiit , itu hanya kedoknya semata.

Apakah yang harus kulakukan sekarang, terus meratapi nasibku sendiri atau malah melawannya…..??

Notes temple, mungkin hidupku tak jauh berbeda dengan sebuah notes temple yang tak berarti. Semua orang akan memakai Notes temple sesuka mereka dan langsung membuangnya setelah tak terpakai. Jujur aku bukan orang munafik yang tak tahu apa yang orang lain lakukan dibelakangku. Aku tahu jika kebaikanku selama ini hanya dimanfaatkan oleh semua orang disekitarku. Mungkin kalian akan berkata jika aku ini benar-benar bodoh karena mau saja dimanfaatkan orang lain. Tapi aku tak bisa berbuat apa-apa , aku terlalu takut jika semua orang akan menjauhiku jika aku tak menuruti permintaan mereka semua, aku terlalu takut akan semua itu.

Ya inilah aku , seorang Kim Hyuna yan penakut, Kim Hyuna yang tak mempunyai kepercayaan diri , kim hyuna yang Bodoh, kim hyuna yang selalu dimanfaatkan oleh semua orang, kim hyuna yang bahkan tak bisa memperjuangkan hak ku sendiri, kim hyuna seorang Notes temple dan semua itu tak akan pernah berubah. Mungkin aku memang terlalu pasrah akan kehidupanku yang menyedihkan , tapi hanya dengan menjadi seorang Notes temple aku bisa lebih dekat dengan semua orang meski hanya sekedar “pembantu” mereka apakah itu bisa dibanggakan ?? mungkin jawabannya tidak . Bukan pembatu dalam arti sebenarnya , tapi orang yang bisa mereka suruh apapun.

Dan satu lagi yang menjadi kebodohanku, yaitu mau-mau saja menikah dengan seseorang yang sama sekali tak kucintai hanya untuk sekedar  melahirkan anaknya, mungkin kalian akan menyebutku sangat-sangat bodoh , tapi aku tak punya pilihan lain. Karena aku tak mungkin menggugurkan bayi dalam kandunganku ini. Jadi salah satu jalan keluarnya adalah menerima kontrak tersebut.

Kontrak ?? ya kontrak yang menyebutkan jika aku hanya perlu melahirkan anak dalam kandunganku dan segera pergi dari kehidupannya setelah bayi ini lahir. Perkenalkan namaku adalah Kim Hyuna, Akh ~ apakah aku harus mengganti namaku menjadi Lee Hyuna ?? Akh ~ kurasa tak perlu karena pernikahan kami hanyalah sebuah kebohongan belaka dan namaku akan sangat aneh jika diganti seperti itu. Akh~ sudahlah aku tak perlu meratapi nasibku sendiri yang bahkan orang lain tak akan pernah peduli.

“Hyuna ayo sini ikut halmoeni………” ucap halmoeni sungmin oppa dari luar kamar

Oh~ ya ! aku belum menceritakan tentang suamiku , dia adalah salah satu member boyband terkenal Super junior . Akh~ mungkin kalian juga sudah sangat mengenal suamiku . ya suamiku adalah Lee Sungmin “Super Junior”. Mungkin bagi kalian berada di posisiku saat ini adalah aneugrah atau bahkan sebuah keajaiban, tapi bagiku semua ini adalah sebuah kesalahan atau mungkin sebuah musibah . Mungkin aku memang yoeja beruntung yang bisa menjadi istri dari seorang Lee  Sungmin yang notabene nya adalah seorang public figure yang terkenal dan juga tampan tapi itu sama sekali bukan keinginanku.

“Hyuna ayo sini……” panggil halmoeni padaku

“Ne, halmoeni ……”jawabku

Mungkin keberadaanku di tengah-tengah keluarga Sungmin Oppa adalah kesalahan besar, dan bila boleh jujur aku juga sangat ingin keluar dari rumah ini.aku bisa berkata seperti itu bukan karena tanpa alasan tapi Di rumah ini hanya halmoenilah yang menyayangiku, Eomma Sungmin Oppa jelas-jelas tak menyukai keberadaanku . Bahkan Sungmin Oppa pun lebih mementingkan koleksi barang-barang Pink miliknya  dibandingkan aku dan anakku.

“Hyuna sedang apa kau….??” Tanya Halmoeni yang masuk kedalam kamarku , Akh~ maksudku kamarku dan Sungmin Oppa

“Ani, aku hanya tengah memikirkan sesuatu Halmoeni……” jwabku

“Aish~ seorang wanita yang tengah hamil tak boleh banyak pikiran, lebih baik kau ikut halmoeni ke ruang tamu….” Ajak halmoeni padaku

Aku hanya ikut mengekori langkah Halmoeni dari belakang, mungkin jika bukan karena Halmoeni yang selalu perhatian terhadapku, aku pasti sudah tak nyaman berada dirumah ini . Halmoeni memang bukan Halmoeni kadungku tapi aku telah menganggap Halmoeni Sungmin Oppa sebagai halmoeniku sendiri.

#####################################################

Saat diruang tamu Halmoeni mengajakku untuk menonton Perfom Sungmin Oppa di Inkigayo dari televisi. Akh~ aku lupa  jika hari ini Sungmin oppa memiliki jadwal tampil di Inkigayo sebagai come back stage mereka . Saat aku melihat penampilan Super junior yang membawakan Bonamana jujur aku memang sangat suka lagu Bonamana , apalagi bagian Sungmin Oppa yang menurtku sangat …… Akh ~ mungkin kalian juga tahu sendiri.dan satu hal yang mulai aku sukai dari Sungmin Oppa yaitu bibirnya, yang menurut banyak orang itu “Sangat menggoda” (?) . tak terasa saat tengah menonton, aku merasakan sebuah tendangan di perutku . Akh~ mungkin dia sangat ingin melihat perfom appa nya . pikirku dalam hati

Dan satu hal yang membuatku sedikit merasa aneh , kenapa jika dihadapan kamera Sungmin Oppa terlihat sangat penyayang,lembut, dan beberapa sikap baik lainnya layaknya seorang malaikat. Tapi saat bersamaku Sungmin Oppa sangatlah bertolak belakang ia bahkan tak pernah terkesan baik , ia selalu menatapku dingin dan tak pernah sekali saja mengajakku bicara seakan-akan aku mempunyai kesalahan yang amat besar padanya.

Aish~ apa yang kukatakan tadi, Hyuna berfikirlah kau tak boleh menyukai Sungmin Oppa apalagi sampai mencintainya karena itu akan sangat mengancam Posisiku. Tak mungkin bebek buruk rupa sepertiku bisa bersanding dengan pangeran tampan seperti Sungmin Oppa. Mungkin semua orang bisa mengatakan jika aku ini adalah istri dari Sungmin Oppa yang syah ,tapi aku tak mungkin melupakan kontrak yang telah kutandatangani . yang bertuliskan

“ aku menyetujui untuk tetap mengandung dan melahirkan anak dalam kandunganku,dengan syarat aku tak boleh sampai menyukai atau bahkan mencintai Lee Sungmin . dan jika itu sampai terjadi kontrak ini batal dan aku menerima untuk diceraikan dan harus mengurus anak dalam kandunganku sendiri . tapi apabila anak dalam kandunganku telah lahir aku harus segera pergi meninggalkan kehidupan Lee Sungmin dan anak yang telah aku lahirkan akan menjadi anak Lee Sungmin dan aku tak boleh menemuinya atau menggangku kehidupannya. Dan aku berjanji tak akan melirik pria lain selama aku masih menjadi istri dari Lee Sungmin  ”

Dalam Kontrak tsb di tuliskan jika aku tak boleh melirik pria lain, tapi Sungmin Oppa boleh melakukan hal yang ia inginkan .Mungkin aku memang terlalu bodoh karena mau saja menanda tangani perjanjian yang jelas-jelas sangat merugikan buatku

“Hyuna …” panggil halmoeni membuyarkan lamunanku

“Ne ?” tanyaku

“tolong kau antarkan bekal makan siang untuk suamimu ……” ucap halmoeni

“mwo..?? tapi halmoeni aku sedang tak ingin berjalan-jalan…..” tolakku

“Aish~kau itu harus menjadi istri yang baik , mungkin anakmu ini juga ingin bertemu appanya……” ucap halmoeni mencari-cari alasan agar aku mau mengantarkan bekal untuk Sungmin Oppa

“tapi …..”

“tak ada tapi, nanti kau akan diantar oleh supir…….” Sergah halmoeni

Huh~ aku hanya bisa menghela nafas panjang , dan dengan sangat terpaksa aku harus mengantarkan bekal ini untuk Sungmin Oppa.

###############################################

~ at Inkigayo~

Saat tiba di Inkigayo aku langsung menuju belakang panggung, tak lupa aku memperlihatkan kartu Id yang pernah Sungmin Oppa berikan padaku katanya untuk berjaga-jaga sehingga aku bisa masuk . tapi saat aku keruangan tempat superjunior, aku malah melihat pemandangan yang menyesakan dadaku . mungkin aku memang istri bohongan bagi Sungmin Oppa tapi saat melihat ia bersama yoeja lain itu sangat menusuk hatiku.

Saat itu aku melihat Sungmin Oppa tengah berdua dengan Sunny onnie , ya mungkin aku tahu mereka itu adalah teman karena satu managemen tapi melihat kedekatan mereka yang sungguh tidak biasa itu pasti membuat semua orang berfikiran sama sepertiku  jika mereka adalah pasangan kekasih dan saat aku melihat tatapan sungmin Oppa pada Sunny onnie , terlihat jelas jika ia sangat menyukainya . berbeda sekali dengan tatapan Sungmin oppa padaku yang seperti ingin sekali membunuhku -.-“.

Kuurungkan saja niatku untuk masuk dan menemui Sungmin Oppa lebih jauh dan berniat pergi secepatnya dari sini, tapi saat aku berbalik. Aku melihat seorang namja berdiri dihadapanku sekarang , ia menatapku seakan tatapannya berkata “hadapilah ketakutanmu” jangan berlari dari masalah. Dan Ia malah membawaku masuk

“memberdeul lihat siapa yang datang…..” ucap namja tersebut

Semua member berkalik dan menatapku termasuk juga Sungmin Oppa dan Sunny onnie

“Annyeong…..” ucapku membungkukan diriku dan tak berani menatap setiap member atau lebih tepatnya aku tak berani menatap Sungmin Oppa

“hey apakah itu kotak bekal…..??” Tanya Shindong Oppa

“…..” aku hanya mengangguk

“aigoo, Hyuna kau memang sangat mengerti keadaan kami……” ucap Heechul Oppa

Sembari mengambil kotak bekal itu dari tanganku

“mwo ?? tapi kan itu untuk…….” Aku tak melanjukan perkataanku karena Sungmin Oppa mengganggukan kepalanya padaku , seperti memberikan isyarat ‘biarkan saja’

“Hyung kenapa kau bisa bersama Hyuna….??” Tanya Kyuhyun pada Teuki Oppa yang sedari tadi berada disebelahku. Ya namja yang tadi kukatakan adalah Teuki Oppa, kulihat sebentar kearah Sungmin Oppa dan Sunny terlihat jika mereka sangat akrab

“Oppa aku pergi dulu ya annyeong………”ucap Sunny hendak pergi dan tak lupa mereka cipika-cipiki(?) terlebih dahulu ‘akh~bahkan aku tak pernah memanggil Sungmin dengan embel-embel Oppa secara langsung >,< ’ pikirku frustari . yang membuatku semakin panas, ‘Akh~ kenapa terasa panas sekali, apa AC nya rusak ‘ pikirku

“sudahlah jangan terus-menerus memperhatikan mereka ….”ucap Teuki Oppa membuyarkan lamunanku

“akh~ ne Oppa……” ucapku

Mungkin bila boleh jujur dan bila aku boleh memilih mungkin aku akan lebih memilih Teuki Oppa dari pada Sungmin Oppa untuk menjadi suamiku. jelas-jelas Teuki Oppa itu bertolak belakang sekali dengan sikap Sungmin Oppa padaku. Teuki Oppa sangat baik terhadapku , ia sangat lembut dan selalu tersenyum padaku .

“Hyung boleh aku meminjam Hyuna sebentar……..” ucap seseorang yang suaranya sudah tak asing bagiku

“Ne Sungmin…..” ucap Teuki Oppa

Akh~ ternyata suaraitu memang suara Sungmin Oppa, bisa kulihat wajahnya yang begitu tak bersahabat denganku, setelah mendapat persetujuan(?) dari teuki oppa. Sungmin Oppa langsung menarik tanganku kasar.

“Lepaskan aku Sungmin  …..” ucapku karena Sungmin Oppa menarik taganku agak keras

Setelah berada di ruangan kosong akhirnya Sungmin Oppa melepaskan tanganku

“untuk apa kau ada disini…..??” Tanya Sungmin Oppa ketus padaku

“aku hanya diminta Halmoeni untuk mengantarkan makanan untukmu…..” jawabku

“lalu kenapa kau bisa bersama Teuki Hyung…..?” Tanya Sungmin Oppa dengan nada yang benar-benar tak kusukai

“tadi aku tak sengaja bertemu dengan Teuki Oppa, tadi aku ingin mencarimu tapi ku fikir kau sedang ada urusan dengan Sunny Onnie ……” ucapku jujur

“lalu kenapa kau terlihat sangat dekat dengan Teuki Hyung..? bahkan kau memanggilnya Oppa …?” selidik Sungmin Oppa

“Teuki Oppa sudah sangat baik padaku, tak mungin aku membalasnya dengan bersikap jahat. Dan aku memanggil Teuki Oppa dengan sebutan Oppa karena dia lebih tua dariku maka aku harus menghormatinya………” jelasku

“dan bolehkah aku bertanya…?”Tanyaku ragu

“ne , apa yang ingin kau tanyakan…..?” jawab sungmin oppa ketus

“ani, aku hanya ingin menanyakan apakah yoeja yang kau sukai adalah Sunnie Onnie…..?” tanyaku hati-hati

“ne, apakah kau keberatan…..”

“ani, aku hanya ingin memastikan ……” ucapku tertunduk

“lalu kenapa kau bisa bersama Teuki Hyung…..?” Tanya Sungmin Oppa

“tadi aku tak sengaja bertemu dengan Teuki Oppa, tadi aku ingin mencarimu tapi ku fikir kau sedang ada urusan dengan Sunny Onnie ……” ucapku jujur

“ekh,sunny ?? jadi tadi kau melihatnya..? “

“…” aku hanya mengangguk

“ough, lalu setelah itu kau akan kemana ?” Tanya Sungmin Oppa menyelidiki

“setelah ini aku akan pergi ke dokter kandungan untuk Chek up, aku tahu kau tak akan bisa mengantarku jadi tak usah merasa bersalah ….” Jawabku

“oh~ne…… ” ucap sungmin oppa sedikit terkejut

“kalau begitu aku pergi dulu annyeong…………….” Ucapku lalu pergi meninggalkan sungmin oppa untuk Chek Up kondisi kandunganku.

~ Hyuna POV end ~

#############################

~ Sungmin POV ~

Awalnya aku hanya ingin menanyakan apakah sesudah ini ia akan pergi ketempat lain dan mungkin aku bisa mengantarnya, tapi saat aku mendengar jawabannya sepertinya ia memang sudah mengetahui dari awal jika aku tak akan pernah bisa mengantranya dan ia berusaha menghindariku.

setelah hyuna pergi aku langsung kembali keruangan dimana member suju yang lain berada. Namun saat aku hendak pergi aku tak sengaja berpapasan dengan teuki hyung

“apa kau bahagia bersamanya…..?” Tanya teuki hyung tiba-tiba padaku

“apa maksudmu hyung..? tentu saja aku bahagia…..”ucapku berusaha menunjukan ekspresi yang terlihat bahagia

“apa kau yakin jika hyuna juga bahagia bersamamu…?” tanya teuki hyung lagi

“apa sebenarnya maksudmu hyung….?”

“ani aku hanya berfikir jika kau memang tak bisa membuatnya bahagia lebih baik kau biarkan dia bersamaku , maka aku akan bisa membahagiakannya, bahagia dalam arti yang sesungguhnya…….”

“apa sebenarnya maksudmu hyung ….” Tanya ku mulai sedikit terpancing emosi

“fikirkanlah kata-kataku baik-baik “ ucap teuki hyung lalu pergi meninggalkanku

Sebenarnya apa yang dimaksudkan oleh teuki hyung ..? apa teuki hyung tahu tentang kontrak dibalik pernikahanku dengan Hyuna ? tapi jika iya , dari mana teuki hyung tahu ? dan siapa yang memberi  tahu teuki hyung, apakah mungkin hyuna ? akh tapi tidak mungkin hyuna melakukannya. Aku tahu hyuna tak mungkin berani untuk melakukan itu.

~ end of sungmin POV ~

#############################################

~hyuna POV~

Saat Sungmin oppa bertanya jika setelah ini aku akan pergi kemana, aku menjawab jika setelah ini aku akan pergi ke dokter untuk chek up. Dan aku juga sudah mengatakan jika aku bisa pergi sendiri tanpa bantuan Sungmin, bukan karena apa-apa tapi aku tak mau terlalu dekat dengan Sungmin Oppa karena kalau aku terlalu dekat dengannya itu akan semakin membuatku teringat akan kewajibanku untuk pergi meninggalkannya, dan itu akan membuatku harus terus berhitung mundur akan hari kepergianku .

Akh ~ sungguh malang nasibku, tapi mana ada yang akan perduli padaku yang hanya seorang Notes temple sepertiku.

Buukk

“akh ~ mianhae ….” Ucapku tak sengaja menabrak seseorang

“ne, gwaencahana….” Ucapnya

“Hyuna……” panggil orang itu

Aku agak sedikit heran kenapa orang yang kutabrak tahu akan namaku, tapi saat aku melihat orang tsb. Ternyata dia orang yang kukenal

“oppa …” ucapku menyadari kalau orang yang kutabrak adalah teuki oppa

“sedang apa kau disini….?” Tanyanya

“aku akan pergi untuk chek up kehamilanku…..”ucapku jujur

“tapi kenapa kau pergi sendiri ? apa sungmin tak mengantarmu…” tanyanya

“eehhh… ani sungmin Oppa masih ada jadwal jadi aku tak mau merepotkannya……..” ucapku mencari-cari alas an yang tepat

“kalau begitu ayo kuantar….” Ucap teuki oppa

“akh ~ tidak usah oppa , aku bisa sendiri !! lagi pula bukankah oppa sibuk..?”tanyaku

“ani, hari ini aku tak ada jadwal apa-apa !! jadi aku bisa mengantarmu….”

“tapi oppa…….” Belum sempat aku menyelesaikan perkataanku teuki oppa sudah menjawanya

“tak ada tapi, kau tahu sangat berbahaya seorang yoeja pergi sendirian apalagi kau sedang hamil……..”

“akh ~ baiklah ….” Ucapku

Akhirnya teuki oppa mengantarku dari mulai pergi menemui dokter langgananku hinnga keluar dari dokter kandungan

“oppa sebenarnya kau akan mengantarku hingga kapan…..??” tanyaku saat kami berada ditaman

“duduklah terlebih dahulu….” Suruh teuki oppa

“aku akan meninggalkanmu setelah kau benar-benar bahagia ….” Ucap teuki oppa membuatku heran

“maksud oppa …??”

“sebenarnya aku mengetahui mengenai kontrak diantara kau dan sungmin ………” ucap teuki oppa

Omo…..?? bagaimana ini ..? kenapa teuki oppa bisa tahu…? Apakah teuki oppa yang memberi tahunya, tapi itu tak mungkin. Aish ~ matilah riwayatku jika sungmin oppa tahu kalau teuki oppa tahu akan kontrak kami dan itu karena ulahku.

“apa maksud oppa aku tak mengerti, mungkin oppa salah ……” ucapku berusaha mencari-cari alibi

“tak perlu berpura-pura lagi, dan ceritakanlah yang sebenarnya. Kau bisa menceritakannya padaku jika kau memang tak bisa menyimpannya sendiri…….”

“hah ~ memang benar jika aku menikah dengan sungmin oppa dengan kontrak. Tapi itu juga bukan mau ku, asal oppa tahu bisa dekat dengan kalian member super junior itu sudah membuatku bahagia. Awalnya aku berfikir jika mungkin sangat mudah untuk mejalani ini semua karena aku memang tak mencintai sungmin oppa.. tapi disaat perlakuan sungmin oppa menghangat padaku tak bisa kupungkiri hatiku saat itu tengah melompat-lompat gembira….hiks..hiss” tak terasa air mataku ikut jatuh

“bodohnya aku hingga menangis hahaha “ ucapku sendiri

“tak apa menangislah jika kau mau…..” ucap teuki oppa

“terima kasih oppa,jujur berada dalam kehidupan sungmin oppa bagaikan menaiki halilintar bagiku, saat ia baik padaku maka hatiku akan ia bawa sangat tinggi tapi saat aku mulai merasa nyaman ia malah menjatuhkanku sedalam-dalamnya

Hiks..hikss..”air mataku sudah tak bisa tertahan lagi

“kumohon oppa jangan beritahukan ini semua pada sungmin oppa …..” pintaku sembari menyeka air mataku

“tapi….”

“kumohon oppa, aku sudah terlalu banyak melakukan kesalahan dan terlalu banyak, memberi sungmin opa masalah. Dengan kedatanganku dalam hidupnya pun itu adalah sebuah kesalahan besar dalam hidupnya…”ucapku

“tapi, berjanjilah padaku jika kau tak akan pernah lagi menganggap dirimu tak pernah berarti karena kau sangatlah berarti….”

“ne , yakso……” ucapku

“gomawo oppa, sudah mau menjadi tempat curhatku ….”

“ne, choenma ….”

Ternyata menceritakan semua bebanku pda orang lain, sangat membuat hatiku nyaman.

“hyuna apa yang sedang kau lakuakan disini ….?” Tanya sungmin oppa yang tiba-tiba muncul dihadapanku dan teuki oppa

“i..ini bukan seperti yang kau fikirkan….”ucapku berusaha menjelaskan agar tak terjadi salah paham

“lalu sedang apa kau disini dengan teuki hyung….?” Tanya sungmin oppa emosi

“aku hanya mengantarnya kedokter….” Jawab teuki oppa santai

“kau tak perlu marah pada hyuna, karena aku yang ingin mengantarnya……” ucap teuki oppa lagi

“hyuna pergi ke mobil sekarang ….” Suruh sungmijn oppa

“tapi…..”

“sekarang…….” Ucap sungmin oppa meninggikan suaranya

aku menuruti perintah sungmin oppa untuk pergi kemobil, “semoga tak terjadi apa-apa terhadap mereka berdua”  ucapku dalam hati

~ end of hyuna pov ~

#######################################

~ author pov ~

“sebenarnya apa tujuanmu hyung…?” tanyaku sungmin

“tak ada, hanya membuatnya lebih bahagia ….” jawab teuki santai

“dia adalah istriku jadi biarkan aku yang membahagiankannya…” ucap sungmin

“jika kau berkata dia adalah istrimu, maka perlakukanlah dia selayaknya istrimu, dan

taruhlah dia dihatimu sebagai istrimu, bukan sebagai pelarian ataupun sebagai pembantu  ….”

“untuk apa hyung mencampuri urusanku, hyung bukan siapa-siapa hyuna. Aku keluarganya dan aku yang lebih tahu semuanya…” ucap sungmin emosi

“maka anggaplah dia keluargamu, buat dia nyaman berada didekatmu, jangan biarkan dia selalu menghitung mundur dimana waktu ia harus pergi meninggalkanmu maka kau bisa menyebut jika kau keluarganya.

Kau bahkan hanya menganggapnya notes temple kan…?

“jika ia memang apa pedulimu hyung…..??” Tanya sungmin

“kau selalu menganggapnya notes temple, tapi pernah kah kau fikir apa yang akan kau lakukan jika notes temple itu tidak ada….??” Tanya teuki hyung yang berhasil membuat sungmin terdiam

“aku membiarkan hyuna tetap disisimu karena aku masih menghargaimu sebagai dongsaengku, tapi jangan salahkan aku jika saat ini aku akan berusaha membuatnya berpaling kepadaku. Dan jika kau tak bisa membuatnya bahagia lebih baik kau menyerah, karena aku yakin kau tak akn pernah bisa membuatnya bahagia dalam arti sesungguhnya….” Ucap teuki hyung meremehkan

“apa maksud hyung mengambilnya dari sisiku….?” Ucapku tak terima

“bukankah kau tak mencintainya jadi untuk apa kau marah saat aku akan mengambilnya darimu ….??”

“lepaskan dia,dan biarkanlah dia bahagia. Karena dengan kau ada dalam hidupnya akan menghambat kebahagiaannya……” ucap teuki kemudian melengos pergi meninggalkan sungmin

*tbc*