Title                            : Seoul Love Story

Author                        : Shin Hyemin

Length                        : Chaptered

Cast                             : Lee Gikwang, Shin Hyemin , Lee Taemin & Other Cast

Genre                         : Romance, Friendship, Comedy (?)

Rate                            : G

Disclaimer                  : Annyeonghaseo…balik lagi nih dengan FF yang tak kalah gajebotnya dari yang kemaren-kemaren hehe, semoga kalian suka ya, oh ya di sini Shin Hyemin itu anggep aja kalian. tapi kalo mau anggep itu Author sih juga gak apa-apa asal jangan nangis aja pas baca author mesra sama Taemin ya-_-, oke Happy Reading!!!

—————————————————————————————–

Previous Chapter

“Jinx, semalam kau bermimpi ciuman dengan Chansung ya? Bibir mu seduktif sekali”

“Tapi menurutku, usia kalian terlampau jauh. Waktu kau bilang Miss A Min cantik aku masih mewajarinya, kau menganggumi Hyosung Secret akupun masih wajar, tapi ini….kau mengagumi seorang Shin Hyemin, bocah 16 tahun, dan lihat kau…umurmu 22 tahun, kalian beda 6 tahun”

Dia…lumayan juga

“Tapi hal itu bukan lelucon, aku sungguh tak bisa berekspresi dengan baik, selayaknya namja yang….kau tahu kan, perhatian terhadap yeoja yang di sukainya…bahkan tadi aku memasang tampang cool di depannya, yang…sebenarnya aku bukan cool”

“Kita akan tambah member baru”

“Mwo?”

PART II

Hyemin mengemudikan mobil nya secepat yang ia bisa. Perkataan Jinx barusan masih terngiang-ngiang di kepalanya

Member baru? Bahkan ini belum dua tahun kami bekerja

Hyemin menghentikan mobilnya di sebuah gedung dengan tulisan ‘YG Entertainment’ *anggep aja ada* terpampang di sana. Dengan langkah cepat Hyemin keluar dari mobilnya lalu berlari-lari kecil menuju ke dalam gedung itu

“Ya, Hyemin-a, jangan lari-larian di sini”

“Mianhae Appa, tak akan lagi” seru Hyemin lalu berjalan menuju lift tanpa menghiraukan Appa keduanya yaitu, Kwon Jiyoung aka G-Dragon

***************

Tok…Tok

Suara pintu terbuka terdengar di seantero ruangan besar dengan cat dominan coklat itu, Hyemin menyembulkan kepalanya kemudian tersenyum lebar lalu masuk dan membungkuk

“Jeongmal Mianhae…jalanan macet sekali”

“Selalu itu alasanmu” cibir Jihyo dari arah sudut ruangan, Hyemin menatap nya sinis, kemudian menatap seorang Ahjusshi yang duduk di depannya

Ahjusshi itu tersenyum, “Gwenchana, kau sudah tahu kan dari Jinx apa yang ingin ku bicarakan”

Hyemin mengangguk lalu duduk di samping Misun yang sedang menghapal naskah drama nya, Jinx sedang sibuk memilin rambutnya, Gigi sibuk bercermin untuk melihat apa ada makanan menempel di kawat giginya, sedangkan Jihyo sibuk dengan psp nya.

“So, kapan kau akan melepas kawat gigi mu?” Ahjusshi tadi angkat bicara

“Secepatnya” jawab Hyemin, “Well, dimana dia? Apa masih di tempat latihan?”

Ahjusshi itu mengangguk, tak lama terdengar bunyi pintu terbuka kembali

“Itu dia”

***************

“Itu dia”

Seorang yeoja masuk, dengan langkah agak kikuk masuk ke ruangan tersebut. Semua member Hanabi mengamatinya dari ujung kepala  hingga ujung kaki, sampai akhirnya

“Aigoo!!” seru mereka ber lima hingga membuat yeoja itu mengangkat kepalanya, ke lima member menghampiri yeoja itu kemudian memasang tampang….aneh

“Hyung, lihat lah…dia imut mirip Shin Taejung yeojachingu mu” sahut Jihyo sambil menatap yeoja itu lagi

“Bahkan dia punya rambut yang halus” sambung Gigi

“Dia lebih tinggi dariku” cibir Jinx

Hyemin terdiam sejenak, “Kau lahir tanggal berapa?”

“Tu….tujuh Juli, 1996”

Hyemin menghela nafas, “Aigo.. aku bukan magnae lagi” umpat nya, “Chukkae, kau jadi magnae dan aku eternal nya”

Yeoja itu tersenyum sekali, mengingat Hyemin adalah magnae sableng (?) yang terkenal setelah Cho Kyuhyun Super Junior, dan sekarang posisi magnae di pegang olehnya

“Well, kami lupa bertanya. What’s your name?” tanya Misun, ini pertama kalinya ia membuka suara di ruangan ini

Yeoja itu membungkuk kemudian tersenyum, “Annyeonghaseo yeorobun, Joneun Min Soo Oh imnida, bangapseumnida” sahut yeoja bernama Min Soo Oh tadi, “Kau bisa panggil aku Soo Oh, atau well cukup Soo saja”

“Bagaimana kalau Soonie? Terdengar imut kan?” tanya Jinx dan di balas anggukan ke empat member yang lain

“Jadi, mulai hari ini Hanabi resmi dengan format ber enam. Tiga namja, dan tiga yeoja” sahut Ahjusshi yang sejak tadi merasa di kacangin (?) oleh seluruh member Hanabi, “Dan mulai hari ini kalian akan di pairing. Misun dan Jinx menjadi couple JiSun. Soo Oh dan Gigi akan menjadi couple SooGi lalu Hyemin dan Jihyo menjadi MinHyo, Arra?”

Semua member Hanabi yang kini terdiri dari 6 orang melongo sesaat, kemudian mengangguk sambil tersenyum, “Arraseo!”

***************

“Ya, Hyung. Kita mau kemana?” tanya Taemin sambil berusaha melepaskan cengkraman Minho yang begitu kuat

“Minho!! Kau bisa sakiti anak ku” bentak Key lalu mencubit pinggang Minho hingga namja itu meringis

“Ya Hyung!!”

Key mengusap kepala Taemin, “Ada Eomma nak, tenang saja”

Taemin mengangguk kemudian menatap Minho dan menjulurkan lidah nya

“Ya!! Aku hanya ingin mengajak mu makan siang dengan Han Jihyo Hanabi, itu saja” cibir Minho sambil memegang pinggang nya yang sakit

Taemin terdiam sebentar, “Jihyo Hanabi?”

“Aish, ayolah aku suntuk kalau sendirian. Dia bawa Shin Hyemin juga, kalian satu sekolah kan?”

Taemin mengangguk, “Dia Hoobae ku di sekolah” sahut nya, “Baiklah aku ganti baju dulu ya Hyung”

“Ne Kkaja” sahut Minho sambil menahan sakit nya akibat perlakuan Key tadi

**************

Taemin mengerjapkan matanya beberapa kali melihat yeoja di depannya. Satu kata. Sempurna. Memang Hyemin memakai pakaian biasa saja. Tapi cara ia mempadu padankan pakaiannya sungguh hebat. Lebih kelihatan modis, dan bajunya terlihat lebih mahal dari harga aslinya.

“Taemin, ayo dimakan”

“Ah…ne Hyung” jawab Taemin, Jihyo tersenyum melihat nya

Han Jihyo memang baik hati, pantas bulan lalu dia dinobatkan sebagai Best Leader

Hyemin masih menyuap makanannya, sesekali ia melirik ke arah Taemin. Ia ingat dulu sekali sebelum dirinya jadi artis. Hyemin mengidolakan sosok Lee Taemin, sebelum akhirnya ia jatuh cinta pada namja itu. Namja yang tiba-tiba membuat Hyemin bergetar hanya dengan melihatnya di MV, namja yang membuat Hyemin mengambil langkah besar untuk menjadi seorang idola remaja saat ini.

“Hyemin, kau ingin pulang?” tanya Jihyo, “Mian, tak bisa mengantarmu. Aku, Minho, dan Taemin akan berkeliling Insadong”

Hyemin menghela nafas kemudian mengangguk, “Aku harus menemanis Soonie untuk belajar dance dan olah vokal juga menghapal lagu baru kita”

“Eh, siapa Soonie?” tanya Minho tiba-tiba

Jihyo tersenyum, “Member baru, Min Soo Oh. Posisinya magnae, dan lead vocal”

“Eh? Sudah di tetapkan?” tanya Hyemin lalu menatap arlojinya, “Aku harus ke tempat syuting Oh My School dulu, baru menemani Soonie”

Hyemin berdiri kemudian membungkuk, “Gomawo Minho Oppa, Taemin-ssi. untuk hari ini, aku permisi” sahut nya lalu memasang kacamatanya lagi dan keluar dari restoran, Taemin tersenyum kecil

Cheonma…Shin Hyemin

***************

“Gomawo” Hyemin membungkuk kemudian menerima handuk yang diberikan Manager Choi, yeoja itu tersenyum puas

“Hari ini, schedule mu yang terpadat. Daebak” sahut manager Choi lalu mengacak rambut Hyemin

Hyemin tersenyum sinis, “Rambut ku bisa rusak kalau di acak terus” sahut nya lalu merapikan kembali rambut nya. Ia tak menyadari kalau sedari tadi Gikwang memperhatikannya

“Hayo, sedang apa” goda Yoseob, Gikwang menoleh ke arah nya kemudian kembali menatap Hyemin

“Kyeopta” cibir Gikwang kemudian menatap Yoseob, “Benarkan?”

Yoseob menatap Hyemin kemudian mengangguk setuju, “Kalau dilihat-lihat dia memang tidak buruk, cukup manis untuk anak seumurannya”

Gikwang memukul lengan Yoseob lalu menatapnya tajam, “Ingat ya, dia hanya punyaku. Punyaku!”

Yoseob mengangguk malas kemudian kembali ke tempat duduk nya. Sedangkan Gikwang masih asyik menatap Hyemin

***************

Rasanya aku ingin guling-guling saja di rumah, ah Eomma…Appa…aku rindu kalian

Hyemin menatap langit kemudian menghela nafas, malam ini cuacanya cukup panas. Jadi yeoja itu memutuskan untuk tidur-tiduran di kursi di balkon dorm lantai 14 mereka.

“Hyemin-ssi, aku agak kesulitan dengan part ini” suara Soo Oh membuat lamunan Hyemin buyar seketika, yeoja itu melirik dongsaeng barunya itu kemudian tersenyum kecil

Hyemin mengambil kertas yang di pegang Soo Oh kemudian membaca bagian yang di lingkari dengan bolpoin biru

“Kau hanya perlu bayangkan bagaimana jika posisimu ada di posisi yeoja ini” jawab Hyemin, “Di sini…di ceritakan tentang seorang yeoja yang di cintai dua namja, si yeoja menyukai salah satu di antara namja itu, namun…di sudut hatinya yang terdalam, ia mencintai namja yang satunya. Kau hanya perlu membayangkan bagaimana ceritanya, maka lagu ini akan tersampaikan dengan baik”

Hyemin menghela nafas, “Soonie, apa kau sudah pikirkan matang-matang tentang hal ini?”

Soo Oh mengernyit, “Hal tentang apa?”

“Kau…sebagai artis” sahut Hyemin, “Kami semua senang kau ada di sini. Menjadi bagian dari keluarga kami, tapi apa kau siap seperti kami? Mengorbankan segalanya. Waktu, keringat, pikiran, dan banyak hal. Apa kau siap mengorbankannya?”

Soo Oh duduk di kursi samping Hyemin kemudian tersenyum sambil menatap langit, “Aku siap, sangat siap. Untuk itu aku berani melangkah sejauh ini, satu tahun yang lalu aku nyaris menyerah, untunglah para Big Bang Oppadeul selalu menyemangati kami, jadi semangat kami langsung bangkit kembali. Dan…inilah hasil dari semangat, kerja keras, dan penantian ku. aku akan berdiri di satu panggung bersama kalian, orang yang sangat ku hormati”

“Ya!! Hyemin, Soonie, ada Shin Taejung sunbae datang” sahut Gigi, Hyemin menatap Soo Oh kemudian memegang tangan yeoja itu

“Kau harus berkenalan dengan Taejung sunbae”

“Mwo? Siapa dia?”

Hyemin menarik tangan Soo Oh, “Yeojachingu nya Misun, dia model majalah fashion, orang nya cukup ramah. Kau akan menyukainya”

***************

“Eh, Taemin-ssi….maksudku, Taemin sunbae, Annyeong”

Taemin mengerjapkan matanya kemudian menggelengkan kepala, “A…Annyeong, Hyemin”

Hyemin memakai kacamata ber frame besar nya kemudian menatap Taemin, “Sudah culun belum?”

Taemin tertawa kecil, “Kau tidak akan pernah culun. Seorang ‘best fashion’ seperti kau ini mana mungkin bisa berpenampilan culun layaknya kutu buku”

“Eh? Dari mana kau tahu?”

Taemin mengendorkan dasinya kemudian berdeham, “Hanya dengar dari hyung ku, oh ya kau mau ke kelas?”

“Jam pertama, Fisika. Pelajaran paling membosankan”

“Aigo~ apa dulu di Indonesia kau juga seperti ini” sahut Taemin sambil mengacak rambut Hyemin pelan, “Kelas ku hari ini jam nya Biologi,yang tak kalah membosan kan”

Hyemin tertawa, “Bagaimana kalau kita bolos?”

“Eh, aku akan ujian kelulusan. Mana mungkin aku bolos”

Hyemin memajukan bibirnya, “Ne, aku bolos sendiri saja lah. Sudah dulu ya, Annyeong sunbae….”

“Ya!! Shin Hyemin…chankam!”

Hyemin berbalik kemudian tersenyum, “Waeyo?”

“Bisakah kau jangan panggil aku sunbae?…um…panggil Oppa saja seperti kau memanggil Minho Hyung”

Hyemin melipat tangannya di dada kemudian mengernyit, “Kenapa kau tiba-tiba minta dipanggil Oppa?”

“A…aniyo, hanya saja…aku risih, kau memanggilku Taemin-ssi sedangkan memanggil Hyung ku Oppa” jawab Taemin sambil menggaruk kepalanya yang tidak terasa gatal, “Panggil Oppa ya? Hyemin?”

Hyemin tersenyum kecil, “Ne..Ne…Annyeong Taemin Oppa” sahut nya lalu keluar lagi dari gerbang sekolah nya

***************

Kenapa lidahku lancar sekali memanggilnya ‘Taemin Oppa’ aish, dan kenapa wajahku tiba-tiba merah begini, Aigoo tak mungkin aku menyukainya? Ya! Ingat posisimu Shin Hyemin, jutaan shawol akan mencakar pipi mu yang mulus ini kalau ketahuan menyukainya. Tapi…

Hyemin mengacak rambut nya frustasi kemudian melirik ponsel nya, layar nya menyala. Yeoja itu segera menyambar ponsel nya kemudian menekan sebuah tombol

“Yeoboseyo?”

“Kau bolos?”

“Ne, kenapa? Kita kan tidak sekelas. Jadi jangan mengharapkan contekan dariku…Jinx” jawab Hyemin sambil mengaduk-aduk minumannya, “Kau dimana?”

“Tentu saja di sekolah Shin Hyemin pabo” cibir Jinx dari ujung telpon sana, “Eh, nanti kalau sudah pulang sekolah. Jemput aku ya, kita main”

Hyemin menghela nafas, “Kau lupa, hari ini ada latihan” sahut nya,”Lebih baik kau naik taksi saja, atau minta Jihyo menjemput mu. Arra? Aku mau menghabiskan minuman ku dulu, bye~”

Hyemin menutup telponnya kemudian meletakan kembali di atas meja, yeoja itu menghela nafas lagi. Tidak terhitung ini helaan nafas keberapa saat ia menginjakan kakinya di café itu. Di pikirannya saat ini adalah bersantai, dan melupakan kejadian tadi pagi. Dimana Taemin meminta memanggilnya ‘Oppa’. Aneh memang, Taemin dan Hyemin baru sekitar 4 kali bertatap muka, selebihnya hanya lewat televisi, mereka pun tidak terlalu akrab. Dan tiba-tiba Taemin berkata minta di panggil ‘Oppa’

Apakah dia menyukaiku? Aish, aku kepedean juga rupanya

“Tempat ini kosong….Noona”

“Aish, aku tak setua itu. Duduklah” sahut Hyemin sambil terus menunduk ke bawah, seorang namja duduk di depannya kemudian meneguk secangkir kopi yang ia bawa sejak tadi

“Ini masih pagi, dan café sungguh penuh. Tak biasanya”

Hyemin hanya mengangguk dengan posisi kepala masih menunduk ke bawah. Di kolong meja, ia sedang asyik main game dari Iphone nya

“Noona sudah lama jadi pelanggan di sini?”

“Aish sudah ku bilang jangan panggil aku Noo—“ Hyemin mengangkat kepalanya kemudian matanya melebar, “Lee Gikwang?”

Namja itu – Lee Gikwang, melebarkan matanya, namun Hyemin tak menyadarinya karena mata namja itu tertutup kacamata coklat nya

“Shin…Hyemin? Ini hari rabu, kau bukannya sekolah?”

Hyemin mengangguk, kemudian meneguk kopinya, “Well, bolos”

“Hoo…kau baru 16 tahun sudah berani bolos rupanya” Gikwang menjitak dahi Hyemin pelan. Yeoja itu memajukan bibirnya kemudian kembali memainkan Iphone nya

“Sejak aku smp, aku mulai bolos-bolos. Pertama-tama, pada jam pelajaran yang menurutku membosankan, dan berlanjut jadi bolos sampai jam Istirahat, sampai akhirnya bolos seharian penuh” jawab Hyemin sambil terus memainkan Iphone nya, “Kau sendiri, sedang apa di sini?”

Gikwang melipat tangannya, “Sedang ingin minum kopi saja, kemarin aku tidak tidur. Jadi agak mengantuk, makanya kemari”

“Pantas wajah mu pucat”

“Benarkah?”

Hyemin mengangguk kemudian menatap arlojinya, “Ah, kenapa waktu lama sekali ya. Kalau di sekolah, jam segini baru selesai jam kedua”

“Hm…kau sekolah dimana?”

Hyemin menatap Gikwang, “Sma Gangsan, kenapa?”

“Aniyo, kau ambil jurusan apa? Ipa? Ips? Kau kelas 2 kan?”

Hyemin mengangguk, “Ipa, dan aku baru saja menyadari bahwa aku menyesal masuk Ipa, hasil psikotes ku mengatakan aku cocok di Ipa, jadinya aku nurut saja saat disuruh masuk Ipa oleh Appa”

“A…Appa? Jadi kau masih ikut kata orang tua”

Hyemin menatap Gikwang, tawa yeoja itu pecah ketika menatap wajah polos namja atletis itu

“Aniyo, bukan Appa kandung ku. Appa ke duaku di YGent, Kwon Jiyoung”

“G.Dragon Hyung?”

“Ne” jawab Hyemin kemudian memasukan Iphone nya ke saku blazer nya, “Dia sudah seperti Appa ku sendiri. Dia juga tidak keberatan ku panggil Appa, setelah debut aku makin merasakan dia seperti Orang tua baruku”

“Tapi dia tidak setua itu”

“Ne,kau benar” jawab Hyemin, “Tapi sosok nya yang sudah seperti Appa ku itu membuatku terus memanggilnya Appa”

Gikwang mengangguk paham, bibir nya dimajukan sehingga menciptakan kesan cute dari dirinya. Hyemin menghela nafas kemudian mengetuk-ketukan meja, setelah itu tidak ada yang bicara lagi. Hingga waktu yang cukup lama

***************

Ah kenapa begini, kenapa jadi sepi tiba-tiba. Yeoja itu juga sejak tadi asyik sekali memainkan Iphone nya. Kadang berteriak ‘ya pabo! Harusnya ke kiri’ atau ‘rasakan itu haha!’ dan membuatnya terlihat seperti si maniak game Cho Kyuhyun Super Junior, tapi bagiku dia terlihat kyeopta

Gikwang menelan ludah nya sejak tadi, terus memandang Hyemin yang asyik sendiri dengan dunia Iphone nya

“Kenapa melihatku seperti itu?”

Gikwang tersentak lalu menggeleng, “Ani”

Hyemin melirik jam arlojinya kemudian menghela nafas, “Sudah jam empat, kurasa menghabiskan waktu di sini tak buruk juga” sahut nya lalu berdiri, “Tidak pulang? Sepertinya kau jadi mengikuti ku menghabiskan waktu di sini dalam diam”

Kenapa nada suaranya datar? Seakan-akan kami ini seumuran, aish

“Aku malas kemana-mana” jawab Gikwang singkat, “Kau mau pulang?”

Hyemin mengangguk, “Ada latihan koreografi, dan tes vokal. Lalu aku harus mengajarkan member baru kami beberapa dance lagu kami yang lama”

“Kalian punya member baru?”

Hyemin mengangguk lagi, “Neomu Kyeopta, namanya Min Soo Oh. Lain kali akan ku kenalkan pada member Beast yang lain, dia tidak kalah imutnya dengan Yoseob-ssi”

Gikwang mengangguk, “Baiklah, hati-hati di jalan. Sampai jumpa”

“Ne, Annyeong” jawab Hyemin lalu berjalan keluar dari café menuju mobil nya yang terparkir tepat di depan café itu

Bagiku, kau lah yang terimut….Shin Hyemin

***************

“Stop, oke, Istirahat lima menit!”

Semua member Hanabi terduduk lemas, terutama Soo Oh. Sebenarnya ia sudah biasa latihan ber jam-jam. Tapi kali ini koreografi nya berbeda. Hanabi dikenal sebagai grup dengan koeografi ber tempo cepat, kelihaian menari di butuhkan sekali. Untuk itu Soo Oh kelelahan karena sulit mengejar member yang lain

“Soonie, nanti di saat part Hyemin dan Jihyo rap, gerakan berputar dilakukan dua kali lalu..” Manager Choi menjelaskan panjang lebar kepada Soo Oh sedangkan yang di ajak bicara hanya manggut-manggut tanda paham

“Apa tidak apa-apa?” Jihyo membuka pembicaraan di antara empat member yang lain, “Dalam setahun kita sudah punya delapan lagu. Dan dalam tempo satu bulan, Soonie harus bisa menghapal semua koreo nya. Aku kasihan padanya”

“Aku juga berfikir seperti itu, tapi kurasa…inilah resiko yang harus Soonie tanggung. Yang bisa kita lakukan hanya membimbing nya agar menyeimbangi kita” timpal Hyemin dan di sambut anggukan setuju member lain

“Eonnie, Oppa…sedang bicara apa kalian? sebentar lagi latihan dimulai” teriak Soo Oh bersemangat dari tengah ruangan

“Ne, kami kesana” jawab Gigi tak kalah kerasnya hingga member yang lain tertawa

***************

“Eh…um…Oppa”

“Haha…kalau belum biasa, kau boleh panggil aku sunbae lagi”

Hyemin mengangguk kemudian membuka lokernya, “Hari ini tidak bolos?”

Hyemin melirik ke arah Lee Taemin dengan tatapan sinis, “Hari ini aku ada tes, tidak mungkin tidak ikut. Lagipula, aku anak kelas unggulan. Harus menciptakan citra yang baik di sekolah”

“Tak kusangka jawaban mu sangat diplomatis” cibir Taemin sambil tersenyum, “Hari ini kau ada acara? Maksudku pulang sekolah nanti”

Hyemin menggeleng, “Kenapa?”

“Kau bawa mobil?”

Hyemin menggeleng lagi, “Mobilku masuk bengkel, tadi aku di antar Misun naik motor”

“Temani aku jalan-jalan ke Insadong, mau?”

Hyemin mengernyit, “Kenapa harus aku? Kan ada Shinee Oppadeul yang lain, Key Oppa kan selera fashion nya bagus”

“Aku bisa gila kalau jalan-jalan dengannya. Ayolah Hyemin, mau ya” pinta Taemin sambil memasang puppy eyes nya

“Ah..ne, baiklah. Kita bertemu di depan gerbang, Arra?”

“Arraseo, gomawo Hyemin” lanjut Taemin dan di balas lambaian tangan Hyemin yang sudah menjauh dari sana

***************

Hyemin dan Taemin berkeliling di sekitar Insadong, mereka masuk ke beberapa toko. Melihat-lihat, lalu keluar lagi tanpa membeli apapun. Mereka menikmati suasana ini, di tambah penyamaran Hyemin dan Taemin yang sangat sempurna. Keduanya memakai kacamata ber frame besar dan bergaya seolah-olah mereka pasangan culun yang sedang menikmati kencan mereka

“Wah” sahut Hyemin, tangannya menempel di sebuah kaca etalase toko, toko mainan. Hyemin terkesima melihat mainan kotak musik yang musik nya mengalun sangat merdu, “Sunbae, kita masuk dulu ya. Aku mau melihat ini”

Hyemin masuk ke dalam toko itu di ikuti Taemin di belakang nya. Mereka berdua menemui pemilik toko yang sedang duduk sambil memodifikasi sebuah mobil mainan

“Annyeonghaseo, Ahjusshi. Maaf, bisakah aku lihat kotak musik yang di pajang di etalase toko?” tanya Hyemin lembut

Pemilik toko itu mengangguk lalu mengambil barang yang dimaksud Hyemin dan meletakannnya di meja, “Harganya lima puluh ribu won, apa kau berminat Agassi?”

“Ne Ahjusshi. Aku beli yang ini” Jawab Hyemin, pemilik toko itu memasukan kotak musik nya ke sebuah kotak kado kemudian menyerahkannya kepada Hyemin

“Konon, jika kau mendengarkan musik yang mengalun di kotak ini sambil memikirkan orang yak kau cintai. Kelak orang itu akan menjadi pendamping hidupmu”

“Mwo? Benarkah?” tanya Hyemin sambil mengeluarkan dompetnya, baru ia akan menyerahkan uang nya. Taemin memegang tangannya

“Biar aku yang bayar” sahut Taemin lalu mengeluarkan beberapa lembar uang, setelah menerima kembalian mereka keluar dari toko tadi

“Gomawo sunbae”

“Ini hanya tanda terima kasih ku karena kau sudah menemaniku” jawab Taemin, “Kkaja, ku antar kau pulang”

***************

Hyemin memandang kotak musik yang tadi di belikan Taemin kemudian tersenyum, ia membuka kotak nya. Lagu klasik yang entah apa judulnya mengalun merdu di telinga yeoja itu. Hyemin memejamkan matanya sejenak menikmati lagu itu, entah kenapa tiba-tiba bayangan wajah Taemin muncul di benak nya. Hyemin membuka matanya kemudian ingat perkataan pemilik toko tadi siang

“Konon, jika kau mendengarkan musik yang mengalun di kotak ini sambil memikirkan orang yak kau cintai. Kelak orang itu akan menjadi pendamping hidupmu”

Hyemin mengerjapkan matanya beberapa kali, kemudian tertawa renyah sambil menggelengkan kepalanya

Mana mungkin aku menyukai Lee Taemin, mana mungkin

.::TBC::.