2KIM STORY –Don’t Go Mrs.Kim-
Author :  Kim HyeJin
Main Cast : SHINee Kim Jonghyun, Kim HyeJin as YOU
Support Cast : –
Length : Ficlet
Genre : Fluff
Rating : G
“uwaaa lelah sekali” Jonghyun meregangkan tubuhnya setelah itu ia menjatuhkan badannya di kasur, menatap langit-langit kamar dan merasakan heningnya sekitar tidak lama setelahnya dia tertidur pulas.
“hyung kau tahu baju war- ck sudah tidur rupanya”gerutu Minho lalu segera keluar dari kamar Jonghyun.
Jonghyun Pov
“hoaaam” aku mengucek mataku dan melihat jam. .
“oh jam 6. .eng?? HAH JAM6?”aku berteriak kaget. Aku tidur berapa jam tadi??aishh tapi bukan itu masalahnya. Aku buru-buru mengechek handphoneku
10 Missed call and 4 message
Dan semuanya dari Hyejin. Bagaimana bisa aku lupa kalau ada janji dengannya aissh.
Aku membuka satu per satu smsnya

From my sexy yeoja#apalah ini Jjong-___-

Jonghyun-ah kau dimana?? Disini dingin bodoh!

From my sexy yeoja
Jjong kau tidak tersesat kan?? Atau kau sedang dengan yeoja lain?!! Kalau iya kubunuh kau nanti-____-
Apa-apaan itu menuduhku selingkuh huh.

From my sexy yeoja
Ya! Dimana kau?!!

From my sexy yeoja
AKU PULANG SEKARANG!!
Aigo apa yang kau lakukan Kim Jonghyun. Dia sudah berada 2jam yang lalu disana, tapi aku malah tidur? Pabo-ya
Aku segera mandi,ganti baju dan langsung menuju Restoran yang tidak jauh dari sini. Setibanya disana aku mengitarkan pandanganku tapi dia tidak ada dimanapun dan berkali-kali ku telpon tidak diangkat olehnya. Tiba-tiba ada panggilan masuk aku segera mengangkatnya tanpa melihat siapa yang menelpon “dimana kau HyeJin??”
Aku mengerutkan keningku saat mendengar suara lain, yang tentunya bukan suara kekasihku”ya?ada apa Rin-ah??MWOYA?!! kau dimana sekarang?!! Ne aku segera kesana”
Segera aku mengarahkan mobilku ke Seoul International hospital.
Aku berlari menuju kamar yang ditunjukkan oleh Hyorin ditelepon tadi, saat sampai yang kulihat Hyorin tengah menunggu sesuatu dengan cemas.
Jonghyun Pov End
“apa yang terjadi??”tanya Jonghyun cepat
“nado molla. Aku ditelpon petugas Rumah sakit katanya Hyejin pingsan di jalan dan katanya ada seseorang yang membawanya ke sini, dan sekarang dia sedang dalam pemeriksaan” Hyorin yang notabene adalah sahabat HyeJin tampak gelisah.
Jonghyun menunggu dengan tidak sabar, rasa bersalah mulai menyelimuti dirinya.
Tidak lama dokter yang memeriksa Hyejin keluar dan segera di hampiri oleh Jonghyun dan Hyorin “bagaimana keadaannya?”
Dokter itu menghela nafas” Nona HyeJin mengidap penyakit hemofilia type B. Apa dia tidak memberitahu kalian??” tanya dokter Jung yang dibalas dengan tatapan bingung oleh mereka berdua.
“ara ,kurasa dia tidak memberi tahu. Akhir-akhir ini Hyejin-ssi sering bolak-balik untuk melakukan teraphy. Dan yang sedang dialaminya saat ini adalah titik terlemahnya dari hemofilia,ia benar-benar rapuh saat ini”
Hyorin terisak dengan pernyataan dokter Jung.
“b..boleh kami masuk dok?”tanya Hyorin bergetar
“silahkan dimohon untuk tidak terlalu menganggu pasien, dia masih sangat lemah”
“kamsahamnida”
“berdoalah yang banyak,dan beri dia semangat”katanya sambil menepuk pundak Jonghyun pelan.
Hyorin masuk terlebih dahulu diikuti Jonghyun di belakangnya. Jonghyun menahan nafas melihat kondisi wanita yang di sayanginya terbaring lemah dengan wajah pucat, air mata  membasahi kedua pipi namja itu.
HyeJin menolehkan kepalanya melihat kedua orang yang sangat berarti dalam hidupnya. Ia mencoba tersenyum tapi yang ada membuat mereka berdua meneteskan air matanya.
Hyorin mendekat ke ranjang, ia terisak kecil “wae?? Kenapa kau tidak pernah memberi tahu pada kami? Kenapa kau pendam sendiri??kenapa kau menyiksa dirimu Hyejin-ah?” ia mengusap kedua matanya kasar.
“na gwenchana Rin-ah”katanya lemah
Hyorin menggeleng keras” bagaimana bisa kau bilang tidak apa-apa?! Aku aku. .”ia kembali terisak.
Sementara Jonghyun menatap lemah mereka berdua lalu dengan perlahan melangkahkan kakinya tepat di depan ranjang HyeJin.
HyeJin terisak pelan” kalian pasti sudah tahu semuanya dari dokter Jung tadi kan? Ya, aku mengidap hemofilia B” Hyorin menangis mendengarnya
“aku. .tidak tahu apakah terapi yang aku jalani akan berhasil atau tidak” HyeJin mengusap air matanya. “bahkan jika aku disentuh sedikit saja akan menyebabkan ototku bergesek dan timbul perdarahan”
HyeJin mengalihkan pandangannya ke arah Jonghyun yang menduduk
“hi~”sapa HyeJin membuat Jonghyun menengadahkan kepalanya lalu tersenyum kecil,senyum yang dipaksakan.
“kau kuat sayang, kau pasti bisa melawan penyakit bodoh itu”kata Jonghyun. Setelah mengatakannya Ia segera pamit keluar dengan, ia ingin sekali berteriak kencang bagaimana mungkin ia bisa bicara seperti itu padahal dirinya sendiri tidak tahu apa dia bisa bertahan dengan penyakitnya sekarang.
Bagaimana aku tidak sadar saat ia mengeluh nyeri pada lututnya, aku sempat ingin memeriksakannya ke dokter tapi ia menolak dengan cepat dan berkata kalau ini hanya nyeri biasa. Dan bodohnya aku mempercayainya.
*****
Jonghyun berjalan ringan menuju rumah sakit. Ia berjalan-jalan sebelum akhirnya membeli mawar putih bunga kesukaan Hyejin. Setelah menggenggam sebuket bunga itu ia kembali berjalan ke rumah sakit dimana kekasihnya di rawat.
Saat ia masuk ia terkejut dengan banyaknya dokter dan suster disana, terlebih lagi saat salah seorang suster menutupkan selimut ke wajah Hyejin. Sontak ia melepaskan buket bunganya dengan perlahan ia jalan kearah dimana Hyorin juga sedang ada disana menangisi kepergian Hyejin.
“a. .apa. .ke. kenapa. .YA! KIM HYEJIN IREONA. .IREONA HYEJIN-AH!! JEBAL”Jonghyun menangis, ia menggoyang pelan tubuh Hyejin setelah membuka selimut yang menutupi wajah pucatnya.
“aku bahkan belum melihatnya untuk terakhir kali. .hiks ireona jagi” ia terduduk lemas dilantai menangisi kebodohannya yang tidak bisa merawat Hyejin dengan baik.
“Hyejin-ah. .kenapa kau pergi secepat ini? Kau meninggalkanku Jin-ah. .”Hyorin memeluk tubuh sahabatnya dengan erat. Tanpa disadari mereka semua air mata menetes dari kedua mata Hyejin.
“YA!! KIM JONGHYUN PALLIWA IREONA!!”
Dengan perlahan Jonghyun membuka kedua matanya, menyesuaikan matanya dengan cahaya lampu kamar yang silau.
“kau ini kebo Jonghyun” seru Yeoja itu.
Jonghyun lebih memperjelas penglihatannya,Kim HyeJin wanita itu. Dia ada disini? Ia melihat jam dindingnya jam8 ia tertidur selama 3jam Jadi itu semua. .
“ya. .kenapa kau berkeringat?mimpi buruk?? Ckck itu karena kau terlalu banyak tidur”ejekknya yang malah membuat Jonghyun meneteskan air mata.
“omo! Kenapa menangis? Mianhae aku tidak bermaksud. . .”
Dengan segera Jonghyun memeluk tubuh gadis itu erat dan menggeleng pelan”ani,tidak ada yang salah”
Hyejin ikut memeluk Jonghyun, membelai kepalanya halus”uljima, aku tidak tahu apa yang terjadi denganmu”
“kau tidak perlu tahu apa yang terjadi denganku. yang perlu kau tahu, kau harus berada disisiku selamanya.”
Hyejin memukul kepala Jonghyun pelan” kau pikir aku siapamu hah? Aku bukan malaikatmu yang harus berada disisimu terus-terusan”perkataannya membuat Jonghyun tersenyum dari balik pelukannya. “tapi aku akan berusaha memenuhinya Jonghyun”
“gomawo. .gomawo jagi”
“sudah melankolisnya??”HyeJin melepaskan pelukannya
“ehm. .”
“mandi cepat. .kau ada hutang mentraktirku sayang, palli aku sudah sangaaaat lapar”
Jonghyun terkekeh”5menit sayang”
“oke, lebih dari itu kau kubunuh” HyeJin berniat mengancam tapi malah terdengar lucu di telinga Jonghyun.
Jonghyun beranjak ke kamar mandi, sebelum ia menutup pintu ia memanggil Hyejin yang sedang merapikan tempat tidurnya “jagi. .”
“ya. .”
“saranghae”
00000
Horeee. .story yang ini gak ada skinship wkakaka. .
Komennya di tunggu ya^^
Gaje-gaje gini buatnya muter otak (?)
Hargai karya orang lain jika kamu mau dihargai*elahh bahasanya*
Ok?
Good readers = love ^^
Iklan