Title : You’re Mine

Author : KimRae

Length : One Shot

Genre : Angst

Cast : Cho Kyuhyun, Kim Raena (OC), Angel Kim (OC)

 

FF ini pernah di publish di wordpress pribadi, sonyasoonya.wordpress.com ^^ ff ini full angst >,< jadi yang nggak terlalu suka sama yang agak(?) kejem mohon maaf yaaa *bow* jangan lupa kritik dan saran yaa kawan-kawaan ^^ Enjoy! J

 

*****

“WHAT?!” Seorang gadis berperawakan tinggi dengan wajah sempurna membelalakkan matanya karena terkejut. Ah bukan, lebih tepatnya marah. Kemarahan yang tidak bisa ditahan lagi. Kim Raena.

 

“KAU!!” Gadis itu berteriak semakin menjadi sembari menunjuk seorang laki-laki yang berada dihadapannya. Seorang laki-laki tampan yang pesonanya dapat menaklukkan beribu-ribu gadis di dunia itu hanya menahan getaran kakinya ketika melihat gadis miliknya itu membentak dengan segala kemarahannya. Cho Kyuhyun.

 

“Dengarkan aku dulu.. aku minta maaf.. maafkan aku..” Kyuhyun berlutut dihadapan Raena. Hendak meraih telapak kaki sang gadis namun gagal, Kyuhyun hanya mendapatkan tendangan di wajahnya yang menunduk.

 

“KAU GILA!” untunglah ruang kerja Raena kedap suara. Paling tidak, menghindari tatapan aneh dari bawahannya yang memang selalu mencari keburukan sang direktur, gadis itu.

 

Belum puas Raena membuat merah wajah Kyuhyun oleh heels 10cm-nya, gadis itu meraih kerah kemeja Kyuhyun yang sedang terjungkal itu. Mendekatkan bibirnya pada telinga Kyuhyun sambil berbisik..

 

“Bunuh dia!” bisikan tegas dari Raena bagaikan petir yang menyambar, bahkan lebih dari itu. Bagaimana bisa Kyuhyun membunuh sahabatnya, atau lebih tepatnya sahabat yang sudah menjadi istri sahnya dan yang memang dicintainya bukan karena perjodohan bodoh seperti yang sedang dihadapinya saat ini. Gadis yang sedang mencengkram kerah bajunya saat ini, jodoh yang ditentukan untuknya karena kekayaaan.

 

“Tidak! Kau boleh menghukumku, tapi jangan yang itu! Aku tidak sanggup! Jebal..” tegas Kyuhyun itu pada Raena. Entah mendapat keberanian darimana dia sehingga sanggup bernada seperti tadi pada sang gadis.

 

“Aku tidak mau yang lain, aku hanya ingin kau melakukan itu..” wajah Raena sudah berada 5cm dihadapan wajah laki-laki itu. Cukup untuk membuat debaran jantung laki-laki itu berpacu cepat. Bukan, bukan karena kecantikan yang terpampang jelas dihadapannya itu sama dengan kecantikan istrinya, itu karena dia takut. Gadis itu memiliki aura membunuh, berbeda dengan istrinya.

 

“Apa salahnya? Disini, yang bersalah aku.. hukum saja aku.. jebal..” mendengar penuturan Kyuhyun, Raena berdiri dari posisinya yang mencengkram kerah baju Kyuhyun. Menyilakan kedua tangannya di depan dadanya. Memasang muka yang memandang jijik kearah Kyuhyun.

“Salahnya? DIA MAU DINIKAHI DAN DIHAMILI OLEHMU!”

 

DUAK!

 

Kaki Raena, yang berperisai heels 10cm sudah menempel kuat di dada Kyuhyun. Membuat Kyuhyun mau tidak mau menahan sakit pada dadanya. Melawan gadis ini? Tidak akan berani, atau kalau Kyuhyun berani, maka seluruh keluarganya diberondong peluru tiada henti.

 

“DAN SEPULUH HARI LAGI KITA AKAN MENIKAH!” Raena semakin menekan dada Kyuhyun. Paras sempurna yang dimiliki keduanya tidak lagi terlihat. Peluh sudah memenuhi seluruh tubuh Kyuhyun, sedangkan Raena, menampakkan wajah marahnya yang sangat menyeramkan.

 

“Kalau kau tidak mau membunuhnya, biar aku gantikan dengan nyawa ibumu, oh, atau ayahmu? Atau semuanya? Ah, itu lebih baik!” Raena berjalan santai kearah meja kerjanya yang mewah. Bersiap menghubungi para bawahannya yang siap siaga di hunian keluarga sang tunangan. Gerombolan orang yang akan dengan cepat menjalankan perintah dari Raena, karena kekayaannya.

 

“Andwae! Akan aku lakukan! Akan aku lakukan!” dengan cepat Kyuhyun meraih kaki Raena. Memohon seperti keledai dungu yang patuh pada tuannya yang kejam. Gadis itu tersenyum, licik. Dia menurunkan telepon yang tadi digenggamnya. Menyamakan posisi tubuhnya dengan Kyuhyun. Terbesit rasa penyesalan di dalam hati Kyuhyun, tapi tidak ada jalan lain.

 

Raena menaikkan wajah Kyuhyun dengan telunjuknya. Memasang tampang kasihan yang dimilikinya.

 

“Bagus sayang, tenang saja, aku akan menemanimu, bagaimana?”

 

*****

 

“Kyu? Raena?” Angel yang perutnya sedikit membuncit menunjuk gadis yang ada di belakang sang laki-laki, kembarannya sendiri. Angel merasa kegiatannya untuk memeluk erat Kyuhyun terganggu oleh tatapan tidak suka dari Raena.

 

“Dia calon istriku..” laki-laki itu berkata pelan ketika pelukannya dengan satu-satunya gadis yang dicintainya itu terlepas. Terpancar wajah tidak percaya dari Angel. Dia adalah istri sah Kyuhyun, dan Raena adalah calon istri Kyuhyun?

 

“Sayang, cepat lakukan.. kita ada janji untuk makan malam kan?” Raena mendekati Kyuhyun yang masih memandang Angel dengan cintanya. Kyuhyun berharap tidak akan pernah melakukan perjanjiannya dengan Raena. Berharap tidak akan mengeluarkan pistol yang sudah berada di sakunya. Dia mencintai Angel, sangat. Tapi harapan, akan tetap menjadi harapan semata.

 

“Lakukan apa? Kyu, jelaskan padaku!” Angel meraih tangan Kyuhyun yang masih bebas sementara yang satu lagi sudah menggenggam erat pistol yang akan merenggut nyawa gadis kesayangannya.

 

“Mianhae, mianhae..” perlahan Kyuhyun melepaskan genggaman tangan Angel. Kyuhyun bergerak mundur yang diikuti oleh Raena yang masih memandang Angel sinis. Dengan perlahan Kyuhyun mengeluarkan senjata laknat yang akan digunakannya untuk menghabisi nyawa hidupnya, Angel Kim.

 

“Mianhae? Untuk ap–”

 

DOR!

 

Tepat di perut. Seperti perjanjiannya dengan Raena. Perut itu, tempat buah cintanya dengan Angel, mengeluarkan darah segarnya, darah dari seorang yang sangat dicintainya. Terjangan kuat peluru dari jarak satu meter itu berhasil membuat tubuh Angel terjungkal tidak berdaya. Hanya menyisakan sedikit kesadarannya.

 

“Ken.. kena-pa.. kau.. melakukan.. ini.. kenapa? kau.. men.. cintaiku kan?” Angel berusaha sekuat tenaga untuk mengeluarkan suaranya yang sudah tercekat itu. Tubuh Angel tidak sanggup untuk bergerak, tubuhnya menolak untuk dikendalikan lagi. Kyuhyun, hanya bisa menjawab dengan tangisannya. Tubuhnya ikut jatuh, namun ditahan oleh Raena. Diseret oleh gadis kejam itu untuk keluar. Merasa puas, sekalipun dia telah memperalat orang yang dicintainya karena obsesi itu untuk membunuh kembarannya sendiri.

 

Hanya meninggalkan penyesalan. Ya, Kyuhyun hanya meninggalkan penyesalan. Tidak lebih, dan tidak akan pernah bisa lebih.

 

Cinta itu kejam. Cinta itu egois. Kau tidak bisa memilih kehidupan cintamu dengan sesuka hati. Sekalipun kau sudah menemukan cinta sejatimu, takdirmu, bukan berarti kau akan bahagia selamanya. Ketahuilah, rintangan itu tidak kenal lelah untuk mencoba menghalangimu, atau bahkan menghancurkanmu. Maka dari itu, berhati-hatilah dengan cinta. Karena rasa ingin memilikinya bukan hanya menimbulkan indah, tapi juga duka.