Title : Seoul Love Story

Author : Shin Hyemin

Length : Chaptered

Cast : Lee Gikwang, Shin Hyemin , Lee Taemin & Other Cast

Genre : Romance, Friendship, Comedy (?)

Rate : G

Disclaimer : Annyeonghaseo…balik lagi nih dengan FF yang tak kalah gajebotnya dari yang kemaren-kemaren hehe, semoga kalian suka ya, oh ya di sini Shin Hyemin itu anggep aja kalian. tapi kalo mau anggep itu Author sih juga gak apa-apa asal jangan nangis aja pas baca author mesra sama Taemin ya-_-, oke Happy Reading!!!

—————————————————————————————–

Previous Chapter

“Annyeonghaseo yeorobun, Joneun Min Soo Oh imnida, bangapseumnida”

“Kami semua senang kau ada di sini. Menjadi bagian dari keluarga kami, tapi apa kau siap seperti kami? Mengorbankan segalanya. Waktu, keringat, pikiran, dan banyak hal. Apa kau siap mengorbankannya?”

Bagiku, kau lah yang terimut….Shin Hyemin

“Aku juga berfikir seperti itu, tapi kurasa…inilah resiko yang harus Soonie tanggung. Yang bisa kita lakukan hanya membimbing nya agar menyeimbangi kita”

“Temani aku jalan-jalan ke Insadong, mau?”

“Konon, jika kau mendengarkan musik yang mengalun di kotak ini sambil memikirkan orang yak kau cintai. Kelak orang itu akan menjadi pendamping hidupmu”

Mana mungkin aku menyukai Lee Taemin, mana mungkin….

PART III

Dua bulan sejak hari dimana Taemin dan Hyemin jalan-jalan bersama. Hubungan mereka jadi lebih dekat, bahkan para member SHINee mengira Hyemin sudah berstatus yeojachingu Taemin. Namun yeoja itu membantah nya

“Ya!! Shin Hyemin! Biasanya kau makan omellete special buatan ku dengan gembira, riang, dan rakus. Kenapa sekarang hanya kau acak-acak” Gigi melipat tangannya di dada kemudian menatap Hyemin tajam, “Apa terjadi sesuatu?”

“Ani”

Suasana ruang makan dorm Hanabi hening kembali setelah itu, Jihyo menghela nafas kemudian menatap Hyemin

“Gwenchana?”

“Ne”

“Kau sedang jatuh cinta?”

Hyemin mengangkat kepalanya lalu menatap Jihyo, “Dibilang jatuh cinta sih bukan…apa ya…tepatnya mungkin sedikit galau”

Hening sesaat, kemudian

“AIGOOO!!!” teriak semua member hingga Hyemin harus menutup telinga nya

“Ya! Berisik”

“Shin Hyemin? Kau sedang galau?” tanya Jinx, “Omo!! Sudah lama sekali tak melihat mu galau semenjak kau putus dengan d-i-a”

“Kau menyindirku?” tanya Jihyo, “Kau menyindirku ya oi Ji Gapark?”

“Ani Oppa, kau saja yang kepedean” cibir Jinx sambil memeletkan lidahnya

“Jadi….Jihyo Oppa dan Hyemin-ya pernah pacaran?” tanya Soo Oh dengan wajah polos nya, “Benarkah?”

Hyemin meletakan sendoknya kemudian menghela nafas, “Ne, benar. Enam bulan sebelum debut dan enam bulan sesudah debut, total lamanya satu tahun” sahut nya, “Soonie, ikut aku, aku akan mengenalkan mu dengan kru di studio Oh My School”

Soo Oh tersenyum lebar, “Ne, Hyemin-ya aku ganti baju dulu”

“Ne, Kkaja”

***************

“Annyeonghaseo” Hyemin masuk ke dalam sebuah ruangan, Soo Oh mengekor di belakang. Gikwang menatap nya sebentar kemudian tersenyum

“Hanya ada kau?” tanya Hyemin, Gikwang mengangguk

“Semua sedang dalam perjalanan, Yoseob sedang ke mengambil beberapa buku di mobil. Um…dia siapa?” Gikwang memiringkan kepalanya agar bisa mengintip yeoja di belakang Hyemin

“Ini Min Soo Oh, Soonie…kenalkan dirimu”

“Ne, Annyeonghaseo joneun Min Soo Oh imnida, bangapseumnida” Soo Oh membungkuk kemudian tersenyum,dan di balas senyuman oleh Gikwang

“Aigoo, bantu aku Kwangie” suara Yoseob terdengar jelas. Tiba-tiba namja itu menubruk Soo Oh dari belakang sehingga mereka berdua jatuh tersungkur di lantai, Gikwang dan Hyemin membantu keduanya membereskan barang kemudian duduk di ruangan itu tanpa mengeluarkan sepatah katapun

***************

“Hyemin-ya, kau sangat luar biasa tadi. Kau sangat lucu” sahut Soo Oh bersemangat, “Aku ingin cepat-cepat seperti kau”

Hyemin tersenyum, “Manager Choi mana?”

“Aku di sini Noona Noona yang manis” sahut Manager Choi tiba-tiba di belakang keduanya, “Hyemin kau sudah tak ada schedule, kau boleh kembali ke dorm. Soo Oh, ada latihan vokal bersama Gigi hari ini, kau ikut aku ya”

Soo Oh mengangguk lalu mengikuti langkah Manager Choi keluar dari tempat syuting Oh My School, sementara Hyemin masih di sana untuk makan siang lalu baru kembali ke dorm

***************

“Dia siapa?”

Hyemin mendongak menatap Yoseob yang duduk di sebelah Gikwang. Mereka sedang menikmati jam makan siang bersama seluruh cast Oh My School di sebuah restoran yang sengaja disewa secara pribadi oleh produser nya

“Mwo? Nugu?”

“Yeoja yang berambut pendek, bermata teduh, berwajah lonjong. Nugu?” tanya balik Yoseob, “Kenapa ada dia di lokasi syuting? Kenapa Manager mu membawanya pergi”

“Ah, kau terusik ya?” tanya Hyemin, “Dia member baru di Hanabi, namanya Min Soo Oh. Kau boleh panggil dia Soonie”

“Mwo? Kalian bahkan masih newbie, dan kalian sudah punya member baru?” Yoseob memasang wajaha aegyo nya, “Bahkan kami saja sudah lama berkarir tak ada member baru”

Gikwang memukul Yoseob pelan, “Kita cukup ber enam!”

“Ne Arraseo” jawab Yoseob sambil memajukan bibirnya

Hyemin tertawa kecil kemudian kembali makan-makanannya. Hyemin memilih makan Japchae, sedangkan Yoseob dan Gikwang makan Jajangmyeon karena menurut mereka lebih enak itu daripada makanan lain, setelah selesai makan mereka berpisah di depan restoran untuk melanjutkan pekerjaan masing-masing

***************

“Hyemin-a, bisakah kau ceritakan padaku semua tentang Hanabi? Selama satu tahun ini?”

Suara Soo Oh membuat Hyemin menghentikan permainan gitar nya. “Soonie, kau ingin tahu?”

“Bahkan sangat ingin tahu” jawab Soo Oh, “Kalau kau tidak keberatan, bisa kau beri tahu aku?”

Hyemin bersandar di sebelah Soo Oh kemudian memainkan kaki kemeja yang ia pakai, “Perjuangan kami terlalu berat, kami bahkan bisa tidak sekolah selama dua minggu karena sibuk untuk debut. Setelah debut pun, kami mati-matian bekerja keras. Enam bulan pertama, semua tak berjalan mulus. Bahkan saking depresinya aku dan Jihyo memutuskan untuk berpisah karena selalu bertengkar, tapi dua bulan kemudian usaha kami berbuahkan hasil yang begitu manis, kami menyabet empat penghargaan dalam satu acara sekaligus, kami sangat bahagia. Namun, kami sadar. Kebahagiaan itu tidak boleh membuat kami merasa tinggi hati, well katakan saja sombong. Kami terus berusaha keras, sampai sekarang. Sampai kau bergabung dengan kami, jadi…kau harus berusaha ya Soonie”

“Jadi kau dan Jihyo Oppa pernah punya hubungan istimewa, ku kira kalian adalah musuh selama ini”

Hyemin tertawa renyah, “Sebelum pacaran kami memang sudah sepeti ini”

“Jadi sekarang kau single? Bagaimana dengan Gigi Oppa? Jinx-ah?Jihyo Oppa? Dan Misun Oppa?”

“Aku memang sekarang single, tentu saja tidak selamanya” jawab Hyemin di selingi dengan tawa kecil, “Misun kan sudah pacaran dengn Shin Taejung sunbae. Dia sunbae ku di sekolah dulu. Gigi…dia single karena cukup trauma dengan yeoja…dia pernah pacaran, tapi hanya empat hari. Setelah itu hubungan mereka berakhir entah kenapa. Kalau soal Jinx…hm…dia pacaran dengan Hwang Chansung Oppa, tahu kan? Magnae 2PM itu, lalu…Jihyo, dia sedang pacaran dengan Bora eonnie”

“Ee? Bora eonnie?”

“Bora Sistar”

“Mwo? Usia mereka kan…cukup jauh, Jihyo Oppa masih 17 tahun kan”

Hyemin mengangguk, “Aku pun tak mengerti, tapi aku bahagia kalau dia bahagia. Melihat dia bahagia itu sudah cukup”

Soo Oh mengangguk kemudian tersenyum, “Gomawo Hyemin-ya, kau sudah memberitahuku banyak hal tentang kalian”

“Cheonma” jawab Hyemin, “Ayo masuk ke dalam, udara mulai mendingin”

***************

“Taemin, habiskan makanan mu”

Taemin hanya mengangguk kemudian menyuap makanannya tak bersemangat, akhir-akhir ini entah kenapa Taemin ingin sekali bertemu dengan Hyemin. Bukan untuk minta ditemani ke Insadong, tapi Taemin ingin sekali saja melihat yeoja itu tersenyum lebar

“Taemin gwenchana?” kali ini suara Jonghyun berhasil membuat Taemin tersadar dari lamunannya

“Gwenchana”

“Kau sedang galau ya?” goda Key, “Siapa yang berani membuat anak eomma yang manis ini galau sih? akan ku hajar dia”

Taemin terkikik geli, “Ani, aku hanya sedang kepikiran seorang yeoja”

“Siapa? Shin Hyemin?” timpal Minho tiba-tiba, “Beberapa bulan ini kan kau dekat dengannya, apa kau menyukainya?”

Taemin terdiam sebentar, lidah nya sangat kaku ketika mendengar Minho mengucapkan kata-kata tadi

“Sudah kuduga” lanjut Minho, “Jihyo juga bilang, yeoja itu agak aneh akhir-akhir ini, err…aku tak tahu sebab pastinya kenapa. Tapi sepertinya sih soal namja, dan aku yakin namja itu kau Taemin”

Taemin menundukan kepalanya sambil memijat kepalanya yang terasa sangat pening saat ini, “Entahlah Hyung”

“Taemin, oh ayolah. Sudah terlihat jelas, kau menyukainya. Setiap hari kau selalu tersenyum ketika kami menyebut namanya. Sadarlah” tambah Minho, “Sampai kapan kau mau terus hidup melajang?”

“Hyung ada saat nya aku mencintai, tapi bukan sekarang Hyung”

“Sekarang Taemin!, harusnya kau sadar. Sekarang, coba pejamkan matamu”

Taemin menurut saja lalu memejamkan matanya

“Bayangan siapa yang terlihat di sana”

Taemin tetap menutup matanya

1 menit

2 menit

Taemin membuka matanya kemudian berdiri, “Hyung….kau benar” sahut nya sebelum berlari keluar dari dorm

“Ya!! Lee Taemin!! Aku senang kau sadar tapi…habiskan makanan mu dulu!!” teriak Minho dari dalam dorm

***************

“Terima kasih Soonie sudah membantu” sahut Jinx dan di balas anggukan Soo Oh, saat ini keduanya sedang mencuci piring di dapur. Memang kenyataannya, di antara semua member Hanabi, hanya Jinx dan Soo Oh yang tidak pandai memasak dan beres-beres rumah

Bel pintu berbunyi, namun tidak ada satupun member yang membuka pintu. Misun sedang duduk di balkon sendirian *baca: meditasi*, Jihyo sedang belajar di kamar, Gigi sedang latihan di kamar mandi *konser di kamar mandi maksudnya* sedangkan Hyemin sudah tidur di ruang tengah dengan posisi tidur di lantai

Jinx menghela nafas, dengan berat hati ia menuju pintu kemudian membukanya, matanya mengernyit melihat siapa yang datang

“Kau…”

“Annyeonghaseo, aku mencari Shin Hyemin, dia ada di rumah? Atau sedang ada schedule?”

Jinx menggeleng, “Dia…sedang tidur”

“Oh…kalau begitu aku kembali bes—“

“Jinx, nugu?” suara Hyemin muncul dari balik tembok, ia mengerjap-ngerjapkan matanya beberapa kali sebelum ia tersadar siapa yang berdiri di samping Jinx, “Kau?”

“Annyeong”

“Sedang apa?”

“Aku ingin bicara dengan mu, berdua saja…boleh? Kutunggu di taman depan dorm mu ya”

“Ah, ne…Taemin, tunggu di sana sebentar”

Taemin mengangguk kemudian menatap Jinx lalu tersenyum sebelum ia pergi, Hyemin masuk ke dalam ruang khusus pakaian, mengambil jaket dan topi, tidak lupa kacamata penyamarannya. Lalu keluar dari dorm

***************

“Sunbae…mianhae menunggu lama” sahut Hyemin sambil setengah berlari, Taemin yang sudah duduk di bangku taman hanya tersenyum lalu mempersilahkan Hyemin duduk di samping nya

Hening. Suasana begitu hening, dan entah kenapa terasa canggung di antara keduanya. Hyemin hanya bersiul-siul gak jelas sedangkan Taemin terus terdiam seperti memikirkan sesuatu

“Well, ada apa sunbae? Ini sudah larut?”

Taemin mengangkat kepalanya kemudian menghela nafas, “Aku…aku….aku….aku……aku….aku…. aku////aku…” *terus aja ngomong aku sampe mampus-_-*

“Ada apa sunbae? Kenapa aku…aku…aku…”

“Saranghae”

Taemin terdiam sebentar setelah mengucapkan kata-kata itu, ia sadar yeoja di samping nya sedang melebarkan matanya sendiri, Taemin mengumpulkan keberaniannya kemudian menatap yeoja itu takut-takut

“Aku menyukaimu…Shin Hyemin, sangat menyukaimu” sahut Taemin pelan, kepalanya tertunduk kembali, “Setelah kita jalan-jalan Ke Insadong, aku terus memikirkan mu, ku kira ini hanya karena kita berteman, ternyata…jauh di dasar hatiku, aku menyukai mu. Menginginkan mu lebih dari sahabat”

Hyemin melongo, mulutnya terbuka setengah. Kepalanya tiba-tiba berputar cepat, banyak pikiran yang entah kenapa semerawut jadi satu

Dia….menyukaiku? aku…juga menyukainya. Sangat suka, bahkan bisa di bilang…mungkin hatiku ini sudah terbuka untuk dimasuki oleh cintanya…tapi…di dasar hatiku yang terdalam juga…aku…….

“Hyemin, bisakah kau percaya padaku? Haruskah aku berlutut didepan mu, agar kau tahu sebesar apa rasa cintaku padamu”

“Ani…tidak perlu” cegah Hyemin cepat-cepat begitu Taemin mengambil ancang-ancang (?) untuk berlutut, “Nado…sunbae…nado saranghae”

Mata Taemin melebar, “Benarkah?”

Hyemin mengangguk, “Aku rasa…hatiku mulai bisa menerima mu di kehidupan ku, aku selalu memikirkan mu setiap waktu, dan aku—“ perkataan Hyemin terhenti seketika, bibir Taemin menempel di bibir tipis yeoja itu, Taemin melepas ciuman seper sekian detiknya (?) itu, kemudian tersenyum

“Gomawo Hyemin”

“Ne Cheonma…Oppa” jawab Hyemin, Taemin langsung memeluknya erat. Dan yeoja itu membalasnya

Aku rasa, aku bisa melupakannya dengan adanya Taemin Oppa di sini. Bukan karena aku tidak mencintainya lagi. Tapi…aku rasa memang tak ada gunanya berharap, keinginan tolol ku itu tak akan pernah terkabul. Mulai sekarang…biarkan aku mencintai namja yang sedang kupeluk ini, biarkan rasa pada orang itu menghilang. Semoga…

***************

“Hati-hati di jalan Oppa”

“Ne..gomawo jagi” jawab Taemin lalu mengecup pipi Hyemin singkat, “Saranghae..mimpikan aku yang tampan ini ya”

“Aigoo, kadar narsis mu ternyata lumayan juga ya” jawab Hyemin sambil terkik geli, “Nado saranghae”

Taemin kembali ke motornya kemudian memacunya di jalan, Hyemin tersenyum kemudian kembali naik ke lantai 14, di mana dorm nya berada

Hyemin membuka pintu, gelap. Yeoja itu melirik jam nya dan…sudah jam 1 pagi, ternyata dia di taman sudah sangat lama. Padahal Taemin dan Hyemin hanya menghabiskan waktu dengan berpelukan dan sedikit ciuman di pipi atau kening sambil mengobrol layak nya orang pacaran. Tapi Hyemin tak menyangka ia menghabiskan hampir lima jam di taman bersama namja itu

Semua sudah tidur? Ah, pasti Misun belum. Dia kan jawaranya begadang, sama seperti aku

Hyemin masuk ke dalam ruangan dengan tulisan ‘Play Area’ di pintu nya. Benar saja, Misun masih asyik dengan game winning eleven, banyak kaset game berceceran di mana-mana. Sepertinya, namja itu sudah berganti game beberapa kali

“Sepertinya ada yang lupa rumah ya” cibir Misun, Hyemin tertawa kecil kemudian duduk di samping namja itu

“Aku sudah pacaran dengannya”

Misun melirik Hyemin kemudian kembali menatap layar, “Chukkae” sahut nya singkat, “Lalu…bagaimana dengan dia?”

“Akan kulupakan dia”

“Yakin?”

Hyemin menatap Misun dengan tatapan yang sulit dijabarkan, “Aku…tidak tahu, tapi ku rasa aku bisa melupakannya”

“Dan menjadikan seorang Lee Taemin pelarian?”

“Aku memang menyukainya Misun!”

“Ne, Arra…jangan berteriak seperti itu” sahut Misun, “Lalu….apa kau akan mempublikasikannya ke media?”

“Entahlah, mungkin saja. Sama seperti waktu dengan Jihyo dulu mungkin” jawab Hyemin, “Err..daripada membicarakan itu, kita main game saja”

Misun menunjukan evil smirk nya, “Itulah yang ku tunggu, kita main 2 jam lalu tidur oke” sahut nya lalu menyerahkan stick ps kepada Hyemin

.:: TBC ::.

Hap hap! Annyeonghaseo^^ seneng banget rasanya liat ff author di baca dan di sukai kalian gomawoyo yeorobun^^, oh ya ff ini juga masih on going di wp author houseofanfiction.wordpress.com kalian boleh mampir-mampir kok, asal jan jadi silent reader yak wkwk-_-

Oh ya, kalo mau pollow. Eh salah, follow twitter author, monggo di folow di @syifaad mention for folowback, no mention, no followback oke^^, kalian bisa curhat kok soal gimana cara bikin ff yang ngena banget di hati dan sejenisnya, author senang hati akan menjawab wkwk, gamsahamnida^^