Title : Let You Go

Author : Han RanRan

Rating : All Ages

Cast : Cho Kyuhyun

Genre : Romance, Hurt Comfort

Disclaim : This FF 100% belong to me. DON’T BE A PLAGIATOR

Type : One shot

 

Aku mencintaimu,terlalu mencintaimu. Apakah kau tahu? Aku masih disini. Menunggumu.

-HYORI POV-

“Hyori-ah kau sudah siap?” tanya sahabatku Sora

“Ne,aku sudah siap,kajja aku sudah tidak sabar bertemu oppa Sora-ah. Bagaimana penampilanku Sora-ah?” tanyaku padanya

“Neomu yeppo Hyori-ah,kau sangat cantik hari ini,”

“Jinjja? Aku hanya tidak ingin mengecewakan oppa. Sudah lama aku tidak bertemu dengannya. Aku merindukannnya Sora-ah. Jeongmal bogoshipo,” tanpa terasa air mata mengalir di pipiku

“Hyori-ah..jangan menangis lagi. Kau tidak mau kan terlihat jelek di depan nya?” jelasnya sambil menghapus air mataku

“Ne,kajja”

Hari ini. Tepat satu tahun namja itu pergi. Dan baru hari ini aku bisa datang ke rumahnya. Ya temapt peristirahatan terakhirnya. Tanpa ada aku disampingnya. Sudah setahun. Aku tidak pernah membayangkan dia benar-benar akan pergi. “Hyori-ah kita sudah sampai,” kata Sora menyadarkan lamunanku

“Oh,Ne. Tunggu sebentar Sora-ah,” cepat-cepat kuhapus air mataku. Aku tidak ingin menangis lagi. Tidak untuk saat ini.

Ku edarkan pandanganku di sekeliling “rumahnya”. Banyak bunga lili disini. Lili putih. Bunga kesukaanku. Bunga terakhir yang diberikan padanya padaku. Tempat ini indah. Tenang dan damai.

“Hyori-ah..,” Sora kembali menatapku

“Bisa tinggalkan aku sebentar Sora-ah,aku ingin berbicara dengannya,” pintaku padanya

“Ne,aku mengerti,kalau kau butuh aku, Aku ada di mobil,” kata Sora sembari berjalan meninggalkanku

“Ne,aku mengerti Sora-ah,” jawabku sambil tersenyum padanya

Dan kini aku sendiri. Menatap nisan marmer putih dihadapanku. Tempat peristirahatan terkhir namja chinguku.

“Kyuhyun-ah ini aku. Apa kau masih mengingatku? Yeoja-chingumu yang sering kau bilang bodoh. Hehe. Gwenchana aku tidak marah kok. Mian aku baru bisa datang hari ini. Hari dimana kau tepat meninggalkanku setahun yang lau. Hei apakah aku terlihat cantik hari ini? Aku menggenakan baju kesukaanmu hari ini. Kau bilang kau suka melihatku memakai white dress.

Kyuhyun-ah,apakah kau baik-baik saja disana? Apakah kau bisa bertemu dengan appa dan eommamu? Kau pasti sudah berkumpul bersama mereka disana ya? Aku tahu kau pasti tidak akan merasa kesepian lagi seperti waktu dulu disini. Aku tahu bagaimana diam-diam kau menangis di malam hari. Mianhe. Aku tidak sengaja melihatmu waktu itu.

Kyuhyun-ah kau bilang aku harus jadi yeoja yang tegar. Aku akan berusaha. Aku janji. Tapi biarkan untuk kali ini saja. Hari ini. Kau melihatku menangis. Kyuhyun-ah kau tahu sekarang tidak akan ada lagi yang mengejekku,tidak akan ada lagi yang mengacak-acak rambutku,tidak akan ada lagi yang mengajakku bertanding makan ice cream.

Kyuhyun-ah,apakah disana ada bukit? Dimana kau bisa memandang langit sepuasmu? Aku ingat ketika kau pertama kali mengajakku ke bukit belakang sekolah untuk memandang langit biru. Apakah ada? Kalau tidak,aku siap untuk menemanimu kesana lagi.

Kyuhyun-ah,kau tahu aku selalu mengingat semua tentangmu. Apakah aku terdengar gombal jika menyatakan ini. Hehe. Aku belajar ini juga darimu. Kyuhyun-ah kau masih ingat seribu burung origami yang kita buat dimana setiap burung berisi permohonan kita. Kau bilang jika kita membuat

seribu burung origami permohonan kita akan terkabul. Yak,aku masih mengingatnya. Aku ingat kita menulis agar kita selalu bersama seperti cerita negeri dongeng yang sering eomma bacakan saat aku masih kecil. Dimana putri dan pangeran akan hidup bersama. Happily ever after. Apa kau masih mengingatnya ? Aku ingin menjadi putri dan kau pangerannya. Apakah permohonan itu mustahil Kyuhyun-ah?

Kyuhyun-ah,apa kau disana sudah memiliki yeoja chingu baru? Aku harap kau berkata tidak. Karena kau masih mempunyai aku. Apakah aku egois? Tapi aku benar-benar tidak mau melihatmu bersama yeoja lain. Karna kau tahu aku disini masih mencintaimu.

Kyuhyun-ah,kau lihat di tangan kananku sekarang? Masih ada gelang buatanmu. Gelang bintang. Bolehkah aku menamainya begitu? Aku tak tahu kenapa kau memilih gambar bintang untukku. Sampai kau bilang kau ingin menjadi bintang-bintang untuk diriku. Kau berhasil Kyuhyun-ah. Kau sudah menjadi bintang buatku. Bukan untuk kali ini saja. Tapi untuk selamanya.

Kyuhyun-ah,kau masih menyukai lili putih? Bunga terakhir yang kau berikan untuk hadiah ulang tahunku. Aku masih menyukai lili putih . Setiap hari sejak kau pergi aku terus memesan lili putih . Apa itu berlebihan ?

Kyuhyun-ah,apa yang kau lakukan disana selama setahun terakhir ini? Apakah kau ingin tahu apa yang kulakukan setahun terakhir ini ? Aku berusaha terlihat tegar didepan mereka semua . Berusaha menyimpan tangisanku sendiri. Berusaha terlihat tegar seperti perkataanmu sebelum meninggalkanku . Aku tahu kau pasti meninggalkanku suatu saat nanti. Tapi aku tidak menyangka akan secepat ini .

Kau berusaha menyembunyikan penyakitmu sendiri. Kau hebat. Kau berjuang menahan rasa sakitmu sendiri tanpa diketahui oleh para member yang lain dan olehku . Kyuhyun-ah kau namja yang kuat. Kau tidak pernah mengeluh walu rasa sakit menyerangmu. Aku baru mengetahui penyakitmu sebelum seminggu kau pergi meninggalkan kami semua. Meninggalkanku.

Kyuhyun-ah,aku benar-benar merindukanmu. Jeongmal bogoshippo. Kau tahu sekarang tidak ada lagi yang menghiburku ketika aku menangis. Tidak ada lagi . Kau tahu,kau begitu cepat ,meninggalkanku. Tapi ini mungkin yang terbaik untukmu . Aku tidak sanggup bila harus melihatmu menahan rasa sakit itu. Kyhyun-ah biarkan kali ini kau melihatku menangis. Sekali ini saja. Saranghae Cho Kyuhyun. Jeongmal saranghae,” kembali aku mengusap air mata di depan nisan Kyuhyun.

“Kyuhyun-ah,aku pulang dulu. Aku janji besok akan kesini lagi. Aku akan berusaha menepati janjiku padamu,” kataku mencoba tersenyum

Segera kulangkahkan kakiku ke mobil Sora. Cepat-cepat ku hapus air mataku. Aku harap Sora tidak menyadari bhawa aku menangis. Meski aku tahu mataku masih terlihat sembab akibat menangis tadi.

“Sora-ah,aku sudah selesai bertemu dengannya,” kataku sambil duduk di sebelahnya

“Hyori-ah kau menangis?” tanyanya sambil memelukku. Aku rasa usahaku tadi sia-sia. Sora tetap tahu jika aku menangis. Kembali aku meneteskan air mataku di pelukan Sora. Selama ini hanya Sora yang tahu keadaanku selain diriku sendiri.

“Sora-ah aku sudah tidak tahan lagi mencoba berpura-pura bersikap tegar di depan semua orang,aku tidak bisa Sora-ah. Aku sudah berjanji padanya bahwa aku akan tegar. Tapi aku tetap tidak bisa. Aku tidak bisa. Aku … aku,”

“Aku tahu perasaanmu Hyori-ah. Aku tahu. Aku rasa Kyuhyun akan memahami perasaanmu juga Hyori-ah. Aku tahu dia sangat mencintaimu seperti kau mencintainya. Tapi kau harus berusaha Hyori-ah. Aku tahu kau pasti bisa. Kyuhyun pasti sedih jika melihatmu seperti ini,” kata Sora sambil tersenyum padaku

“Ne,aku akan berusaha lagi Sora-ah. Sora-ah maukah kau mengantarkanku ke laut. Aku ingin kesana Sora-ah. Tempat terakhir sebelum Kyuhyun pergi meninggalkanku,” kataku mencoba tersenyum

“Arasso,aku akan mengantarkanmu.”

Dan disinilah aku bersama Sora memandang laut seperti yang terakhir aku lakukan dengannya. Matahari hampir terbenam. Saat ini persis ketika Kyuhyun menghembuskan nafas terakhirnya dipelukanku. Aku masih ingat kata-kata terakhirnya sebelum dia pergi meninggalkanku

Flashback

“Hyori-ah,kau tahu apa hal terindah yang diberikan tuhan untukku?” kata Kyuhyun sambil memandangku

“Aku tidak tahu oppa,memang apa?” tanyaku padanya

“Kau Hyori-ah. Kau adalah hal terindah yang diberikan tuhan untukku. Saranghae Han Hyori. Terimakasih telah menjadi hal terindah pada hidupku,” katanya tersenyum lebar

“Nado saranghae Cho Kyuhyun,” kataku sambil memeluknya

“Hyori-ah aku lelah biarkan aku istirahat sebentar saja di pelukanmu.”

“Ne,” jawabku berusaha menahan tangisku

Pelukan itu. Pelukan terakhirku dengan Kyuhyun. Sebelum dia benar-benar pergi meninggalkanku. Dan senyuman itu. Senyuman terakhirnya untukku. Aku rasa kali ini aku harus merelakannya pergi.. Yah merelakannya pergi dari hidupku. Segera kuambil kertas dan pen dari dalam tasku. Menuliskan surat untuknya.

Kyuhyun-ah,Saranghae. Jeongmal Saranghae. Aku mencintaimu sekarang mungin sampai nanti.

Han Hyori

Segera kulipat surat ini dan menjadikannya kapal. Sama seperti yang dilakukan Kyuhyun ketika dia merindukan appa dan eommanya. Dia akan menulis surat ,melipatnya menjadi kapal kemudian membawanya ke laut. Dia percaya laut akan menyampaikan surat itu untuk appa dan eommanya. Sama seperti yang kini aku lakukan. Aku pun percaya jika laut akan mengantarkan surat ini padanya.

-END-

Yak,akhirnya selesai juga FF ini. Gimana menurut kalian? Abal-kah? Atau Gaje T,T

Oh ya sebenernya ini ff pernah saya post dengan cast dan judul yang berbeda. Jadi kalo ada udah yang pernah baca ini ff. Itu juga ff saya. Oh iya jangan lupa buat comment and like yaa🙂 . Mian kalo ada typo disana-sini. Gomawo chingu deul J #deep bow