Title : For the first time (TopBom moment Part 1)
Author : Applersoti
Length : Two Shoots (3329 words)
Genre : Romance, Comedy
Main cast : Choi Seung Hyun (Bigbang) & Park Bom (2NE1)
Support cast : YG Family
Hahaha akhirnya aku memutuskan untuk bikin FF khusus TOPBOM, karena banyak yang ngerequest  dan juga buat merayakan ulang tahun nya TOP wuhu~ Hayo pada seneng gak? :p Jujur ini FF Oneshot pertamaku, jd untuk topbom shippers, mian yah J
FF ini berdasarkan hasil video2 TopBom couple di youtube dan juga imajinasiku. So, don’t expect too much and PLEASE! If you didn’t like this pairing or hate this pairing just get off. U can read ur favorite pairings in another fanfics. THIS STORY , ONLY FOR THOSE WHO LOVED TOPBOM COUPLE!
oke, that’s all from me, enjoy reading guys! BANANA!!!!! a go go go~
 
 
(Bom’s POV)
Hari ini aku akan rekaman dengan Jiyong dan Seunghyun untuk album debut  pertama mereka sebagai  duo grup dengan nama GD&TOP. Proses rekamanku hari ini akan diliput oleh Mnet untuk acara kami, yaitu 2NE1 TV Season 2. Program ini menceritakan, seperti apa kegiatan-kegiatan kami setelah 2NE1 mengeluarkan album baru pertama kami yang baru saja dirilis bulan kemarin.
Perjalanan kami menuju studio rekaman YG tidak begitu macet, jadi kami bisa datang tepat waktu. Setelah turun dari mobil aku langsung bergegas menuju studio rekaman yang terletak di lantai dua kantor YG Entertainment.
Belum saja aku sampai, suara-suara musik dari arah studio terdengar. Ah… ternyata mereka sudah terlebih dahulu rekaman.
“Ne, yeoreobun… ini dia studio rekaman YG Entertainment. Jjah, mari masuk! Go go go~” kataku pada salah satu kamera .
“Annyeonghaseyo,” sapaku setelah masuk studio. Ternyata di dalam ada Teddy oppa, Kush oppa, dan beberapa teman mereka yang aku tak kenal.
“Annyeonghaseyo, Nuna,” balas Jiyong menyapa tanpa mengalihkan tatapannya dari layar komputer. “Silahkan duduk dulu, Nuna. Sehabis Seunghyun hyung selesai, giliran kau.”
Aku mengangguk, “Ne, geuraeyo…”
 
Aku memperhatikan rekaman suara Seunghyun. Suaranya yang kharismatik  dan berat ,selalu bisa membuat hati siapa saja meleleh dibuatnya. Aku suka caranya nge-rap, tapi tidak dengan sifatnya.
Hah! Asal kalian tahu, dia itu tampangnya saja yang serius padahal aslinya tidak seserius mukanya. Dia itu salah satu mahluk terusil di dunia.
“Ya. Kemana yang lain?” tanya Teddy oppa yang duduk disebelahku.
“Dara ada photo session di kawasan Uljeongbu, “ aku berhenti sebentar melirik Jiyong, hmm… pasti dia mendengarkan hahaha. “Chaerin dan Minji… sepertinya mereka sedang pergi jalan-jalan dengan temannya masing-masing.”
“Ah, begitu… kalian tidak ada jadwal tampil lagi?”
“Besok kami akan perform di salah satu acara music style…”
Teddy oppa hanya mengangguk-anggukan kepalanya.
Tak lama kemudian, Seunghyun selesai merekam suaranya. Dan sekarang giliranku untuk rekaman. Dan tiba-tiba saja Seunghyun berlari kearahku yang masih duduk di sofa.
“Annyeong~” sapanya dengan gaya super aneh. Hhhh… mengapa Tuhan menciptakan mahluk seperti ini ya…
“Ne. Annyeong…” jawabku cuek.
“Nuna, sekarang giliranmu,” sahut Jiyong.
“Ne.. jjah, aku rekaman dulu ya, yeoreobun. A go go go~” Tanpa berlama-lama aku langsung bergegas menuju ruangan rekaman. Kameramen yang selalu berada disampingku, tidak mengikutiku masuk ke dalam ruangan.
Aku memasang headphone di kedua kupingku. Suara intro lagu pun menggema…
(Seunghyun’s POV)
 
 
Jibe kajima baby….
“Dashi, Nuna…” ujar Jiyong disebelahku memberitahu Bom Nuna untuk mengulang bagian dia menyanyi. Ahaha… aku godai dia ah…
“Ne…” jawabnya. Ketika dia menjawab kunaikan kedua alisku. Jiyong yang disebelahku sepertinya mengerti apa yang ku lakukan, dia pun terkikik pelan.
 
 
Jibe kajima baby….
 
“Dashi Nuna,” Jiyong memberikan instruksi lagi kepada Bom.
“Ne…” jawabnya lagi, dan saat dia menjawab ku ulangi lagi tingkahku yang tadi.
Dan begitu terus sampai tiga kali. Setelah tiga kali dia mengulangi part yang sama, Jiyong menyuruhnya keluar. Kameramen yang menunggu diluar langsung terfokus padanya saat berjalan keluar.
“Ah… himdeuro…” keluhnya di kamera sambil berjalan lunglai. Yah.. harap maklum, dia telah melakukan bagian itu berulang-ulang hingga dua jam lebih.
Dia duduk di sofa tepat disebelahku. “Nuna… sepertinya suaramu tidak cocok dengan lagu yang ini,” kata Jiyong membalikan kursi kearahnya.
“Lalu?”
“Lebih baik kau pulang saja dulu. Ini juga sudah larut malam…”
Hmm yeah… perhatiannya Jiyong. Err… why him? Why not me? Should I asked something for her? Tunggu… mengapa aku cemburu? Ah tidak mungkin.
Dia mengangguk lemah, dari raut wajahnya sudah bisa ditebak kalau dia pasti sangat lelah. Bulan ini 2NE1 memang baru saja mengeluarkan album pertama mereka. Lagu-lagu mereka dengan sekejap meledak sejak pertama kali dirilis. Hebat sekali…..
“Geuraeyo? Ah….” Sepertinya dia sedikit kecewa dengan hasil yang sekarang. “Pulanglah nuna,” tambah Jiyong.
“Hmm ne..” gumamnya.
“Geurae. Aku berjanji akan membuatkan sebuah lagu duet denganmu di album kami. Deal?” tawar Jiyong sambil menjabat tangan Bom Nuna.
Dia membalas jabatan tangan Jiyong. “Deal.”
Sepertinya kalau aku menggodanya kali ini, pasti seru. “Ya nuna, kau mirip sekali boneka,” celetukku.
“ Ani… Kau yang lebih terlihat seperti alien, Seunghyun-ah,” balasnya acuh.
Ah… dia tidak marah, ck tidak mengasyikkan. “Ani nuna..”
“Ne, kalkkeyo… Annyeong,” pamitnya, mengacuhkan pernyataanku tadi.
Semua serentak menjawab, “Annyeong.”
Lalu pintu pun tertutup. Hah… dia sudah pergi, rasanya bosan sekali tak ada dia. Eh? Kok.. aku jadi sedih ketika dia pergi? Apakah ini… ah tidak mungkin. Tidak mungkin ini cinta.
“Ya, hyung! Kau ini menggoda Bom nuna terus. Kasihan kan dia…” protes Jiyong menghentikan lamunanku.
“Aish… itu kan bercanda. Masa kita harus terus dalam keadaan serius sih?” sergahku.
“Hah… terserah kau lah.”
Menggoda Bom nuna itu memang sudah menjadi kebiasaanku. Setiap kali bertemu dengannya ingin sekali membuatnya marah. Jika dia begitu, pasti aura kecantikannya makin bertambah. Dan aku akui, aku suka.
Ah, lebih baik aku mengirimi dia pesan hahaha… aku masih belum puas menganggunya.
 
 
To : Bommie Nuna
Annyeong Barbie nuna~ hahahaha kau pasti lelah ya?
Send!
Pasti sebentar lagi dia membalas pesanku hahaha.
Drrt… Drrt…
Kulihat layar telponku dan yak benar saja balasan pesan dari Bom nuna ahahaha.
 
 
From : Bommie Nuna
Ya, Alien! Ada angin apa kau tiba-tiba perhatian padaku he? Iya aku lelah, lelah sekali dan kelelahanku bertambah saat tadi bertemu denganmu. Membosankan.
 
As I expected, she’s mad. Hahahahaha godaanku berhasil! Aku jadi penasaran bagaimana raut wajahnya ketika menerima pesanku.
 
 
To : Bommie Nuna
Jeongmalyo? Bilang saja tadi senang bertemu denganku, Nuna. Tak usah berbohong begitu padaku~ eih, dasar boneka :p
 
Ahahaha, pasti dia sangat kesal sekali padaku. Ku pandangi fotonya yang ada di handphoneku. Ah.. dia benar-benar seperti boneka. Cantik, imut, dan…. menyenangkan. Hihihi.
“Seunghyun-ah, kenapa kau tertawa-tawa sendiri he?” tanya Kush hyung membuyarkan lamunanku.
“Ah, ne? hmmm, aniyo hehehe,” kekehku.
“Dasar aneh kau. Setiap ada Bom pasti kau berubah menjadi cowok teraneh,” timpal Teddy hyung. Aish, seperti itukah? Hahaha.
“Tidak kok, hyung,” aku bergeming. Hah, yah memang… setiap ada dia selalu saja ingin menggodanya.
“Sudah biarkan saja, hyung,” ujar Jiyong dari balik kursinya. Teddy dan Kush hyung hanya menggidikkan bahunya.
“Aish… kenapa Bom nuna tidak membalas smsku?” gumamku pelan. Jiyong, Teddy hyung, dan Kush hyung menatapku heran. “Nu-nu-nugu??” tanya Jiyong sedikit keras.
“Ahahaha,” tawaku. “Aniya…”
Ck, kenapa dia tidak membalas smsku sih. Apa mungkin dia benar-benar kesal ya padaku? Atau aku lebih baik ku telpon dia ya? Ah sudahlah ku telpon dia saja.
“Hmm, aku ke toilet sebentar ya.”
“Ne…” mereka semua serempak menjawab bersama.
Saat sudah diluar ku cari nomornya di kontak ponselku. “Ah, ini dia..”
 
 
Tuttt… tutt… tuttt…
 
 
 
“Ne, yeobeoseyo?” ah suaranya yang manis menyapaku.
“Yeobeoseyo, Bommie nuna!!!! Kenapa tidak membalas pesanku?” cecarku.
 
 
“Ya!!!” teriaknya. “Bisa tidak sih bicaranya tidak teriak seperti tadi, kau mau membuat kupingku sakit he? Memang apa untungnya membalas pesanmu?” Yes dia terpancing.
“Hahaha apa peduliku. Balas pesanku cepat!”
 
 
“Cih, siapa kau. Sudah ah, aku lelah. Aku sedang tidak ingin bertengkar denganmu, Seunghyun-ah.”
 
Oh, tidak tidak. Dia tidak boleh menutup telponnya sekarang. Aku… aku masih ingin mendengarkan suaranya. “Ah kau tidak asik sekali, Nuna. Memangnya kau sudah sampai?”
 
 
“Sebentar lagi. Wae?” tanyanya sedikit ketus. Ck, dasar tukang ambek.
“Ani. Ya sudah, aku akan tutup telponnya, Nuna.”
 
 
“Hmm, ne…”
 
“Bye, nuna.” Tuttttttttttt… telponnya pun mati. Dan dia tidak membalas pernyataanku. Hah, mungkin dia memang benar-benar lelah. Ya sudahlah, aku kembali saja ke studio.
********
(Two months later…..)
(Seunghyun’s POV)
Tidak menyangka ternyata sebentar lagi YG Ent akan berumur 14 tahun akhir bulan ini. Dan karena untuk merayakannya kami akan mengadakan YG Family concert. Disitu artis-artis YG akan dikumpulkan dalam satu panggung untuk menyanyikan lagu hits mereka. Ada Dong Wook hyung a.k.a Se7en, Gummy nuna, 2NE1, dan kami sendiri, BIGBANG, serta di dlaam konser tersebut ada satu bintang tamu yaitu PSY yang sebenarnya telah dikontrak untuk menjadi bagian dari YG Family selama beberapa tahun ke depan.
Saat ini aku sedang berada di ruangan vokal YG Ent. Disini aku dan yang lain  berlatih untuk perform konser nanti. Karena ini merupakan acara yang special, jadi kami diminta oleh Mnet untuk menayangkan persiapan-persiapan kami sebelum konser nanti.
Bigbang akan menampilkan beberapa lagu lawas kami seperti, Haru Haru, Lies, Gara gara go, dan lagu duet kami dengan 2NE1 yaitu lollipop.
Sebenarnya latihan dimulai tiga puluh menit yang lalu, tapi karena Jiyong, Dara dan Bom nuna belum datang jadi latihan diundur hingga kami semua hadir.
Lima belas menit kemudian Jiyong dan Dara nuna datang bersamaan. Astaga… jangan sampai tingkah mereka kali ini menimbulkan kecurigaan di masyarakat. Dara nuna masih harus menjalankan masa-tidak-boleh-berpacaran hingga Mei tahun 2012.
“Annyeong, maaf aku telat,” ujar Jiyong meminta maaf pada kami yang telah menunggu. “Maaf, aku juga telat,” timpal Dara.
“Annyeong!” aku dan yang lain balas menyapa, cameramen yang berada di sekitar kami menyorot setiap gambar dari sudut yang berbeda-beda.
Dan tak lama kemudian, Bom nuna datang juga. Latihan pun dimulai…
2 hours later….
Ya, latihan kali ini sudah selesai. Sebenarnya latihan kali ini hanya pemantapan untuk perform kami yang tinggal tiga hari lagi. Dan juga untuk debut sub grup GD&TOP setelah YG Family concert ini. Ck, entah kenapa aku selaliu khawatir hasil yang kami suguhkan tidak memuaskan.
Kameramen dari stasiun Mnet sedang mengambil gambar Seungri dan Dong Wook hyung yang berada lumayan jauh dariku. Kulihat sekeliling ternyata Bom nuna ada di dekatku. Ah, aku dekati ah~
“Hallo barbie!” sapaku yang langsung duduk di sebelahnya. Dia terlihat kaget dengan kedatanganku, lalu menggeser duduknya agak jauh dariku.
“Wae??! Jangan ganggu aku disaat seperti ini deh, Seunghyun. Ada banyak kamera yang mengelilingi kita. Get away from me,” protesnya sambil membereskan barang-barangnya dimasukkan ke tas.
“Eih~ pede sekali kau. Siapa juga yang mau menganggumu!” aku sengaja bergeming untuk memancing kemarahannya hahaha jahatkah aku? ah tidak~ dia ketika marah bisa menjadi sangat lucu.
“Terserah padamu, Seunghyun,” ucapnya acuh.
“Kau akhir-akhir ini kenapa sih? Biasanya kan nuna selalu marah kalau ku ganggu. Tidak asyik!”
Bom nuna melirikku dengan tatapan sinis. “Jadi setiap aku marah itu akan menjadi bagian dari keasyikanmu, begitu? Jahat sekali kau.”
Ck, apa aku salah ngomong? Aduh, gawat. “Bu-bu-bukan maksudku seperti itu, Nuna.”
“Lalu?”
Aish, kenapa aku jadi gugup seperti ini? “Hmm… hmm… a-a-aku… aku… “
“Aku apa?”
“Aku hanya rindu melihatmu marah padaku, Nuna,” kataku pada akhirnya.
“Ne??? Kau rindu aku marah?? Astaga….” Mukanya terlihat tidak percaya dengan omonganku barusan.
“Ya…. Begitulah…”
Suasana hening dalam sekejap. Kami berdua tidak ada inisiatif lagi untuk memulai perbincangan. Aku terlalu malu karena ucapan jujurku barusan, dan dia… hmmm tidak tertebak.
“Hei!” ucap kami berbarengan. “Ah, kau duluan saja nuna,” ujarku mengalah.
“Ani, kau duluan saja.”
“Eih, kau duluan yang bicara, baru aku.”
“Tidak. Kau duluan!”
“Aigo~ baiklah. Hmm… setelah konser selesai, aku ingin mengajakmu makan malam. Eodde?” tanyaku.
Kulihat matanya yang bulat bertambah menjadi bulat karena ajakanku tadi. “Wait? Apa aku salah dengar? Kau mengajakku makan malam?”
Aku mengangguk, “Hmm. Ayolah~”
Dia memalingkan wajahnya dariku, sepertinya sedang berpikir. “Tumben sekali kau. Aku tidak mau ada gossip yang aneh tentang kita berdua seandainya ada netizen yang tahu kalau kita dinner, BERDUA, di suatu tempat.”
Aku tersenyum simpul penuh arti, “Tidak akan ada yang tahu, Nuna. Aku akan menyewa sebuah tempat makan untuk kita berdua. Ya? Mau ya?” rengekku.
“Apakah itu tidak terlalu berlebihan? Dinner dengan menyewa satu restoran hanya untuk kita berdua, sepertinya dengan atau tidak adanya netizen disitu pasti berita sudah menyebar kemana-mana. Aku tidak ingin berurusan dengan wartawan, Seunghyun,” katanya sedikit memrotesku.
“Aku jamin semua aman, Nuna. Tidak akan ada yang tahu jika kita berpacaran. Tenang saja,” ujarku meyakinkan.
Dia menganggukan kepalanya, “Hmm ok, I would come. Tapi ada satu syarat, jangan berbuat macam-macam saat kita dinner nanti.”
********
(YG’s Family Concert)
(Author’s POV)
Hari ini adalah konser perayaan ulang tahun YG Entertainment yang ke 14 tahun. Semua artis dari YG Entertainment sudah mempersiapkan penampilan special mereka untuk para fans. Satu jam lagi konser akan dimulai.
Untuk hari ini, back stage mereka tidak diliput oleh stasiun tv itu, jadi mereka bisa sedikit bebas berinteraksi dengan yang lain. Kesempatan seperti ini dipergunakan dengan baik oleh Jiyong dan Sandara. Yah…. mereka duduk berduaan di sebuah sofa di tengah ruangan.
Seunghyun yang sedang memakai baju performnya melihat seorang wanita dari kejauhan.
“Jjah, selesai!” ucap seorang stylish YG yang merapikan baju Seunghyun.
Seunghyun yang tidak memperhatikan stylishnya itu, agak sedikit kaget.  “N-n-ne? Sudah selesai? Ah ok. Gomawo.”
Setelah selesai memakai bajunya, Seunghyun melangkahkan kakinya ke tempat Bom yang sedang asyik memakan jagung di sebuah kursi di sudut ruangan.
“Makan jagung terus ,” goda Seunghyun.
Bom mengalihkan pandangan dari jagungnya lalu menatap Seunghyun yang sekarang berdiri di depannya. “Kenapa memangnya? Gak suka?”
Seunghyun tertawa kecil lalu duduk di kursi sebelah Bom. “Hahaha jutek banget sih. Sudah siap dengan konser nanti?” tanya Seunghyun sambil merapihkan rambutnya.
Bom hanya mengangguk dan melanjutkan memakan jagungnya. Seunghyun menatap geli melihat Bom. Ck, dasar penggila jagung. Dia tidak tahu apa, pipinya semakin gembung. Tapi…. Lucu sih…. Pikir Seunghyun dalam hati.
Bom yang diperhatikan agak risih dibuatnya. “Wae? Kenapa melihatku seperti itu?”
Dengan cepat Seunghyun mengalihkan pandangannya ke depan. “Ani, hanya saja ketika kau sudah bertemu dengan jagung seakan-akan hidupmu untuk memakan jagung. Kau tahu, cara memakanmu itu terlihat…” Seunghyun menggantungkan omongannya.
“Terlihat apa?” tanya Bom tanpa mengalihkan pandangannya dari jagung.
“Terlihat lucu,” kata Seunghyun pada akhirnya.
Bom yang kaget dengan perkataan Seunghyun tadi langsung menghentikan aktifitas makannya. Semburat merah terlihat samar karena blush on pink yang terlukis di pipinya.
Bom menjadi sedikit salah tingkah. Berulang-ulang dia mengganti posisi duduknya. “Kenapa sih? Ribet banget,” protes Seunghyun.
“Tidak apa-apa,” jawabnya singkat.
“Eh, liat deh,” kata Seunghyun sambil mengacungkan jari telunjuknya ke pasangan daragon yang duduk agak jauh dari mereka. Dara dan Jiyong sepertinya sedikit berdebat kecil.
 
 
“Nanti ketika diatas panggung saat kita menyanyikan lagu Lollipop, kau jangan curi-curi pandang ke arahku ya. Pasti banyak yang memperhatikan kita diatas panggung.”
 
 
 
“Kenapa sih?”
 
 
 
“Aku tak mau haters ku bertambah karena kau terlalu terlihat dekat denganku diatas panggung. So please..”
 
 
 
“Ah, ya ya ya… ok, aku tak akan terlalu dekat denganmu, tapi aku juga tak akan menjauhimu.”
 
 
 
“Ok…”
Seunghyun menggeleng-gelengkan kepalanya lalu mendesah, sementara Bom menatap Seunghyun bingung.
“Kenapa?” tanya Bom.
“Mereka itu sebenarnya sangat serasi. Aneh saja kenapa banyak yang tidak suka dengan mereka, ck.”
“Banyak yang tidak suka?” tanya Bom lagi bingung.
Seunghyun mengangguk. “Iya, banyak yang tidak suka dengan mereka. Waktu itu aku sempat membaca beberapa artikel tentang mereka, ketika aku membaca komentar-komentarnya, ternyata banyak sekali yang tidak menyutujuinya. Mereka bilang Dara tidak pantas dengan Jiyong karena lebih tua darinya, ada juga yang membandingkan beberapa wanita cantik yang lebih pantas dengan Jiyong, termasuk……” Seunghyun berhenti sebentar lalu memandang Bom. “Kau..”
Kedua alis Bom terangkat naik lalu menudingkan telunjuknya ke dirinya. “Na? Ahahaha,” tawa Bom membahana. “Mereka tidak tahu saja hahaha.”
“Nuna…” panggil Seunghyun.
“Hmm?”
“Aku lebih suka rambut merah menyalamu. Hitam legam seperti ini tidak seksi.”
“Hahaha,” tawa Bom. “Tidak berapa lama lagi rambutku akan di merahkan lagi kok.”
Raut wajah Seunghyun berbinar-binar. “Jinjja? Kapan?” tanyanya antusias.
“Mungkin saat kita perform lagu Oh Yeah nanti.”
“Jeongmalyo? Ah… neomu johda~” ujar Seunghyun girang.
Bom tertawa kecil lalu berjalan ke tempat sampah untuk membuang jagungnya yang telah habis dimakan, lalu kembali duduk lagi di kursi tadi. “Berlebihan sekali sih.”
Seorang kru konser masuk ke dalam ruangan itu agak sedikit tergesa-gesa. “2NE1 mohon bersiap-siap diluar. Kalian akan jadi pembuka. Cepat ke belakang panggung.”
Bom, Minzy, Chaerin dan Dara menghentikan aktifitas mereka lalu bergegas mempersiapkan diri.
“2NE1 NOLZA!” pekik Seunghyun memberi semangat.
“Ne!!! Doakan kami ya!!!” balas Chaerin lalu berlari kecil ke luar ruangan.
********
(Beberapa bulan kemudian….)
(Author’s POV)
Hari ini Bom, Jiyong dan Seunghyun akan perform salah satu lagu di album GD&TOP yaitu Oh Yeah. Disitu Jiyong dan Seunghyun akan tampil bersama Bom yang menjadi featuring di lagu itu. Sekarang mereka sudah berada di salah satu stasiun tv terkenal di korea.
Ini pertama kalinya lagi mereka bertiga tampil lagi satu panggung untuk menyanyikan sebuah lagu setelah tahun 2008 lalu mereka bertiga juga melakukan hal yang sama pada lagu We belong together dan Forever with you. Dan sekarang mereka sudah mempersiapkan beberapa kejutan untuk para fans setia mereka.
Lima belas menit lagi mereka akan tampil. Seunghyun terlihat sekali sangat gugup untuk debutnya kali ini.
“Gugup?” tanya Bom tiba-tiba dari arah belakang. Seunghyun hanya mengangguk dan tersenyum.
“Hahaha,” tawanya. “Ternyata orang seperti kau bisa juga gugup juga ya, ck. Nih minum.” Bom menawarkan segelas capucinno yang diberikan oleh kru tv tadi. Bom sengaja mengambil dua gelas. Bisa dibilang mereka berdua semakin…. Dekat. Dan, YG Family belum ada yang mengetahuinya.
“Gomawoyo,” diambilnya kopi itu lalu diseruputnya perlahan. “Hei, sudah siap dengan yang nanti kita lakukan?” tanya Seunghyun.
Bom mengangguk sambil meminum kopinya yang mulai dingin sekarang. “Hmm siap ga siap harus dilakukan. Lagipula ini bagian dari promosi album kalian.”
“Ok,” ucap Seunghyun.
Tiba-tiba PD-nim masuk ke dalam ruang artis. “GD&TOP tampil sepuluh menit lagi, tolong siap-siap untuk naik keatas panggung.”
Semua serentak menjawab, “Ne!”
Kru dari YG Ent, back dancers, serta Jiyong, Seunghyun dan Bom segera bersiap-siap ke back stage.
Sebelum naik ke atas panggung, mereka berkumpul dulu membuat lingkaran kecil sambil mengumpulkan tangan mereka di tengah-tengah lingkaran itu. “Semoga Tuhan menyukseskan perform kita kali ini. YG?” Jiyong berhenti sebentar, dan semua membalas pertanyaan Jiyong. “FAMILY FAMILY FAMILY!!! YEAAAAAH!!!”
Dan tak lama kemudian mereka sudah standby diatas panggung. Back dancer sudah berada di tempatnya masing-masing, begitu juga Jiyong dan Seunghyun.
Jiyong dan Seunghyun memakai jas berwarna hitam tapi dengan style yang berbeda. Rambut baru Seunghyun dengan gaya Punk dan berwarna Blenched Hair terlihat berlawanan dengan warna bajunya. Begitu juga dengan Jiyong, rambutnya hampir mirip ‘Palm Hair’-nya Dara tapi dengan style kribo. Sepatu boots berwarna hitam terlihat bagus dipadankan dengan baju mereka. Back dancers
lelakinya memakai pakai serba hitam, begitu juga dengan yang perempuan memakai mini dress hitam.
Dan sesaat kemudian intro lagu Oh Yeah terdengar.
O yeah! O O yeah! T.O.P!
O yeah! O O yeah! G.D!
O yeah! O o yeah! O yeah! O o yeah!
Bagian Jiyong…..
Sarangeun bolling nae mal hanmadimyeon neomeoga
Gwisine hollin deut  neol bomyeon naega neomeoga
Ti naegin sirchiman imi you ro-ro-rock my world
Nae mame gorin daedabeun hangsang oh yes girl~
 
Lalu bagian Seunghyun pun masuk….
Akkyeon han madi
Salgyeoreul gakkai
Neol jeoldae silmangsikiji anha girl I Promise
Urineun darmeun kkol
 
Namdeulgwaneun dareun soul
Jiruhan sesangeul deunge jigo lets rock and roll….
 
Dan Bom pun masuk ke dalam stage di sela-sela dancer perempuan. Dia memakai mini dress warna hitam dengan aksen Lace di kedua lengannya. Rambutnya kini sudah berwarna merah terang lagi. Sementara itu, sebuah syal bulu tebal berwarna pink terlilit sempurna di lehernya. Bom memakai sepatu high heels dengan tinggi kira-kira sepuluh sentimeter berwarna hitam, sepatu itu terlihat cantik di kedua kakinya.
 
 
 
Hmm… oneulcheoreom byeori bitnaneun bame (Tonight!)
Haengunui yegami uri bureune (YES!)
Areumdaun soriro jileojwo
Like this like this like this~
 
Oh yeah (Oh yeah! Nan feelin like!)
Oh yeah ( Oh yeah! Jebal nal meomchujima!)
Oh yeah (Oh my my my)
Oh yeah! Oh yeah~!
 
Geudaen seutailbuteo smilekkaji modeun ge da good
Jeomjeom seoroege ppajyeodeuneun undul
Tto biwojineun naui CUP
Ne hyanggiro fill it up! Oh oh oh oh Oh yeah~
 
Jiyong menggenggam tangan Bom dan disambut teriakan-teriakan dari fans yang menonton mereka di bawah panggung.
 
 
 
Neowa nae bultaneun kichin
Mak taoreuneun neukkim
Pungseonkkeom cheoreom bupun maeum I’m just celebrating.
A a a a I LIKE IT baby.
You You You You, come be my lady.
 
Bom yang berada di dekat Jiyong tiba-tiba berjalan kearah Seunghyun.
Hmm… oneulcheoreom byeori bitnaneun bame (Tonight!)
Dan Bom pun memegang dagu Seunghyun seakan memberi tahu untuk melihat matanya. Gerakan yang mereka lakukan spontan memberikan fans-fans mereka serangan jantung tiba-tiba. Hysteria penonton pun makin membahana saat Seunghyun menatap dalam ke bola mata Bom. Mereka merasa, Seunghyun dan Bom layaknya pasangan yang sedang kasmaran.
 
 
Haengunui yegami uri bureune (YES!)
Areumdaun soriro jileojwo
Like this like this like this~
 
Put your hands in the air, put your hands in the air. Say yeah! (YEAH!!)
Put your hands in the air, put your hands in the air. Say yeah! (YEAH!!)
 
Sekarang Jiyong dan Seunghyun menyanyikan bagian Bom dengan style mereka.
oneulcheoreom byeori bitnaneun bame
Haengunui yegami uri bureune
Areumdaun soriro jileojwo
Like this like this like this~
 
O yeah! O o o yeah~ yeah~ o yeah (oh my my my)
Oh yeah o yeah~
 
Yeah yeah yeah! (You make me wanna say?)
Yeah yeah yeah! Oh~
Oh yeah, hmm~ o yeah~
 
Jiyong, Seunghyun dan Bom mengakhiri penampilan mereka dengan pose yang lagi-lagi membuat histeris fans makin membahan seantero ruangan. Bom menyenderkan kepalanya di bahu Seunghyun sedangkan tangan kiri Bom dipegang oleh Jiyong. What a epic’s end!
Semuanya membungkukan badan lalu turun dari atas panggung. “Gomawoyo, yeoreobun!” teriak Jiyong di mic nya.
-TO BE CONTINUED-
 
AAAAAAAAAAA JEONGMAL MIANHAE!!!!! Minggu-minggu ini aku lagi super sibuk banget T_T gabisa dapet ide. Dan karena itu aku akhirnya memutuskan untuk buat jadi two shoots. Janji deh, di part 2 nya BAKAL LEBIH SERU DAN LEBIH PANJANG!!!!
*Bowing* maaf banget yaaaaaaaaaaaa :((( pasti kurang puas deh :((( kan ini critanya Bom sama TOP emang belom jadian, jadi… ini kaya semacam cerita pedekatenya mereka gitu. Nah di part 2nya nnti ada something about ‘em deh. Ok? Skali lagi, sorry yaaa pendek banget ceritanya.
Ok, thankyou for read my story. Keep loving our couple ya! Hehehe
BANANA!!!!!!! Annyeong (^-^)/

credit: photos by Nakkitabibear on youtube (I’ve just print screen the picture)