Title : All Seems To Be Crazy!? (Part 1)

Author : Catherine Crystal ><

Main Cast :

-Cho Kyuhyun => Super Junior

-Shin Hyeyoung => OC

-Lee Sungmin => Super Junior

-Park Nachan (Nana Park) => OC

Genre : Romance, Comedy (Fail)

Length : Continue / Chaptered

Hai readers… aku balik lagi (?) dengan ff super geje yang nggak kalah gejenya dengan cute couple. FF ini udah pernah aku post di lovely fanfiction house.htm

Dibuka ya readers *puppyeyes* aku masih belum banyak pengunjung di sana *puppyeyeslagi* ffnya juga baru aku authornya. Makannya ramaikan blognya ya readersdeul~ I really need a visit, comment, like, and freelance. FFnya menarik menarik kok -_- cute couple juga aku post di situ, bahkan lebih cepet -_-

 

 

Sometimes we couldn’t predict love… But our heart could predict love… =====================================================================================

.Author POV.

“Yaa! Hyeyoung-ah!” teriakan seorang wanita menggelegar di lapangan tersebut. Beberapa orang menoleh karena kaget. Ya, di sana berdiri seorang wanita yang sedang menenteng tas sekolah dengan rambut acak-acakan. Dialah Park Nachan, panggil saja dia Nana.

“Nana-ah… bisakah sekali-sekali kau tidak berteriak?” protes Hyeyoung. Nana malah melebarkan senyumnya dan berlari-lari kecil menghampiri sahabatnya itu.

“Kau sudah mengajak Sungmin oppa untuk pergi ke mall bersama nanti? Aku sudah mengajak Kyuhyun oppa loh…”

“Heh? Tentu saja sudah, masa aku lupa mengajak pacarku sendiri bersenang-senang?”

“Hahaha… kau kan orang yang pelupa, ayo kita ke rumahmu! Aku sudah lama tak bertemu Shin Ahjumma dan Shin Ahjussi”

“Hmm… boleh saja sih kau ke rumahku, tapi nanti kerjakan PRku ya!”

“Mwo? PR? PR yang mana?”

“PR Biologi tentunya, kau kan tahu aku lemah di bidang itu!”

“Memangnya kau pikir aku tidak lemah, Hyeyoung-ah? Sudahlah, tidak usah dikerjakan saja, itu kan memang kebiasaan kita. Lagipula siapa yang mau menghukum kita?”

“Bagaimana kalau Song Songsaengnim (namanya aneh ya haha… ><) menyuruh kita membersihkan toilet?”

“Itu kan sudah biasa Hyeyoung-ah, ayolah… santai sedikit” Nana langsung menggeret Hyeyoung menuju gerbang sekolah dan mereka pun pulang bersama ke rumah Hyeyoung.

***

Sore harinya di sebuah mall yang sangat ramai…

“Kyuhyun oppa! Nana-ah!” teriak Hyeyoung sambil melambai-lambaikan tangannya. Nana yang tadinya binging mencari Hyeyoung dan Sungmin, akhirnya bisa menemukan mereka di dekat eskalator.

“Hyeyoung-ah, apa aku sudah terlambat lama?” tanya Nana setelah sampai di hadapan Hyeyoung.

“Aniii… baru lima menit, ayo kita jalan ke Espresso café!” ajak Hyeyoung. Ia pun berjalan dengan riang di sebelah Sungmin, pacarnya.

Ya, itulah keempat bersahabat yang sangat terkenal di sekolah. Mereka terkenal karena segala hal. Pertama, mereka sangat cantik dan tampan. Kedua, mereka suka melanggar peraturan sekolah. Ketiga, mereka berpasangan! Itulah yang membuat seluruh sekolah mengenal mereka. Tapi tampaknya mereka tak mempedulikan hal itu. Mereka adalah orang-orang dengan prinsip ‘Let it flow…’

“Uwaaaah… enak sekali, kau harus mencoba menu baru ini Kyuhyun oppa…” teriak Nana histeris. “Jeongmal? Aku mau mencobanya!” Kyuhyun langsung merebut gelas Nana dan meminum setengah dari isinya.

“Yaa, oppa! Aku tidak bisa minum kalau begini caranya!”

“Biar saja, kan kau sendiri yang bilang aku harus mencobanya!”

“Tapi kan kau bisa membeli sendiri! Kau kan kaya oppa!” protes Nana kemudian menggembungkan pipinya lucu.

“Nana-ah, kau mau datang ke acara keluargaku tidak?” tanya Hyeyoung. Nana langsung memandangnya dengan pandangan heran.

“Kenapa? Tidak biasanya kau begini, Hye-ah…”

“Tentu saja, aku kan tidak mau kau cemburu, besok Kyuhyun juga akan diundang, kau kan tahu keluargaku dan keluarganya bersahabat”

“Hmm… bagaimana ya? Aku merasa tidak yakin bila harus ikut”

Hyeyoung mengangkat bahunya, “Keputusan kuserahkan padamu, Nana-ah”

“Bagaimana oppa? Apa seharusnya aku ikut?” tanya Nana pada Kyuhyun.

“Itu terserah kau…”

“Yaa, oppa jahat! Ya sudah, aku tidak usah ikut!” teriak Nana bete.

“Aku tidak boleh ikut nih? Aku cemburu loh…” sindir Sungmin dengan wajah yang dibuat bete.

“Oppa, kau boleh saja kok ikut ke acara itu…” jawab Hyeyoung. Sungmin langsung mengacak rambutnya.

“Kau pikir aku serius mengatakan itu? Tentu saja tidak! Aku tidak ingin mengganggu acara keluargamu, chagi…”

“Tidak bisa lebih gombal lagi oppa?” sindir Nana. Sungmin langsung menatapnya tajam.

“Aku takut loh…”

“Biarin!”

***

Hyeyoung memperhatikan refleksi dirinya di cermin. Hmm… cantik. Tapi rasanya ia tidak yakin dengan acara keluarga kali ini. Kenapa juga harus ada acara seperti itu? Hari ini bukan hari ulang tahunnya, bukan hari ulang tahun keluarganya, juga bukan hari ulang tahun keluarga Kyuhyun. Lagipula kenapa keluarga Kyuhyun harus ikut? Kenapa tidak keluarganya saja?

“Hmmm…” desahnya lemas. Ia kembali memperhatikan penampilannya, “Apa aku perlu memakai lipgloss? Bibirku terlihat pucat…” gumamnya. Ia pun segera mengeluarkan lipgloss dari tas tangannya dan mengoleskan sedikit pada bibirnya.

“Sempurna!”

***

Kyuhyun mengoleskan gel pada rambutnya. Ia memuji refleksi dirinya sendiri di cermin.

“Tampan sekali aku ini… pantas saja Nana jatuh cinta padaku…” gumamnya dengan percaya diri.

Trrlt… trrlt… Handphone Kyuhyun berbunyi nyaring menarik perhatiannya. Ia pun segera meraihnya dan membaca SMS dari Sungmin itu.

From : Sungmin

“Yaa! Kyuhyun! Kau jangan macam-macam pada Hyeyoung ya! Jangan berani-berani mendekatinya!”

‘Cuih… aneh sekali dia ini’ batin Kyuhyun. Dengan malas, dia melempar handphone-nya ke kasur di belakangnya. Ya, Kyuhyun dan Sungmin adalah dua orang yang memiliki tingkat kecemburuan paling tinggi. Mereka berdua sangat sensitif masalah percintaan. Terutama Sungmin.

***

“Waaa… sudah lama tidak bertemu Misuk-ah…” kata ibu Hyeyoung kemudian berpelukan dengan ibu Kyuhyun.

“Nee… aku kangen sekali padamu Jungrim-ah…”

“Eomma… jangan lebay! Malu dilihat orang!” hardik Hyeyoung. Ibunya langsung memandangnya tajam.

“Hyeyoung-ah, kami ini sedang melepas kangen! Kau itu yang lebay!”

“Annyeong Jungrim-ssi…” sapa ayah Kyuhyun yang tiba-tiba datang setelah memarkirkan mobilnya bersama Kyuhyun.

“Annyeoung, Junyoung…”

“Bagaimana proyek perusahaan selanjutnya?” tanya ayah Hyeyoung pada partner kerjanya tersebut.

“Hmm, lancar… oh iya, kau belum memberitahunya soal ‘itu’ kan?” tanya ayah Kyuhyun—Cho Junyoung.

“Belum, kau tenang saja…”

Hyeyoung mengerutkan keningnya.

“Wae appa? Apa yang kau maksudkan dengan ‘itu’?”

“Anii… nanti kau akan tahu sendiri, sekarang duduklah…”

Meskipun agak khawatir, Hyeyoung akhirnya duduk juga di salah satu kursi di hadapan Kyuhyun. Dalam hati ia sudah mulai menerka-nerka apa yang dimaksud ayahnya dengan ‘itu.’

***

“Ah… jeongmal mashitayo~” gumam ibu Hyeyoung. Dipandangnya orang-orang di depannya yang juga tampak sudah selesai makan, “Kita pulang sekarang?”

“Yaa! Jungrim-ah, kita belum mengatakan soal ‘itu’…”

“Apa yang kaumaksudkan dengan ‘itu’?” tanya ibu Hyeyoung. Dengan berbisik, ibu Kyuhyun mengisyaratkan maksudnya. “Ooh… tapi… aku agak tak yakin…”

“Yaa! Kau mau melanggar…”

“Arraseo… sekarang, aku akan mengutarakan maksudku mengadakan acara makan malam ini…” kata ibu Hyeyoung dengan ekspresi wajah serius. Untuk pertama kalinya dia menunjukkan ekspresi serius sekaligus sedih.

“Apa itu yang dimaksudkan dengan ‘itu’?” tanya Hyeyoung. Ibunya menatapnya dengan tatapan sendu kemudian mengangguk.

“Ibu… akan menjodohkanmu dengan Kyuhyun…”

“MWOOO???” =====================================================================================

 

Udah segini dulu aja readers… soalnya harus study study nih inggris dapet nilai 60 Oke, bye… komen yaa…