tittle: last chance (part2 -end-)
author: keisya kim
lenght: continue (2/2)
gendre: romance, friendship
cast: ok taecyeon (2pm)
        suzy / bae seu ji (missA)
“bagaimana keadaanmu taecyeon-ssi?” seorang perawat masuk ke kamarku sambil membawa sarapan. Aku sudah pindah dari Ruang ICU ke ruang rawat biasa kelas VIP.
“aku baik.” Jawabku
“oprasimu 2 hari lagi, apa kau sudah siap?”tanyanya
“mungkin” jawabku acuh tak acuh
“yang penting adalah kondisi mentalmu,oprasi transplantasi jantung bukanlah oprasi kecil. Itu oprasi besar yang fatal. Semua orang khawatir untuk melakukannya,mungkin kau juga.”
“aku tidak menghawatirkan diriku.”jawabku. perawat itu menatapku bingung. “aku khawatir, jika oprasi itu gagal,seorang akan menangisi kepergianku”

**
SUZY POV (bae sue ji)
oprasinya besok lusa. Aku minta kau berdoa untuknya agar oprasinya berhasil.oprasi transplantasi jatung adalah oprasi fatal yang mempertaruhkan nyawa.jika berhasil itu akan memberinya harapan hidup. Jika gagal… dia akan pergi untuk selamanya..’
 
Kata-kata jiyeon onni tadi pagi masih terus terngiang-ngiang di kepalaku. ‘jika gagal..dia akan pergi untuk selamanya’  memikirkannya tubuhku bergetar lagi. Aku akan kehilangan taecyeon, lagi?
*hearthbeat(2PM)*  terdengar cukup nyaring dari hp anycall-ku. Membuyarkarkan lamunanku . ‘taecheon <3’  tulisan di display anycall-ku, aku mengangkatnya.
“anyyeong!” sahut suara disebrang sana “suzy- kau dimana?”
“di..” aku melihat sekelilingku “tidak tahu, tapi aku dalam perjalanan ke rumah sakit,wae?”
“Ooh..hanya ingin memastikan apakah hari ini kau akan datang.”  Suara diseberang sana terdengar usil “aku menunggumu, annyeong!” sambungan terputus
Dia? Kenapa perlu memastikan? Dia tahu aku pasti dating kesana setiap hari. Ada yang aneh…
**
Lima belas menit aku sudah sampai di rumah sakit dan langsung menuju kamar taecyeon.
“suzy-a, akhirnya kau datang juga. Aku sudah menunggumu, ayo!” taecyeon menarik tanganku yang baru saja sampai.
“he? Mau kemana?” aku menarik tanganku. Aku melihat pakaian taecyeon, celana jeans hitam dan kaos putih yang dilapisi cardigan abu-abu serta topi ke kepalanya “kau mau kemana?”
“mengajakmu kencan” katanya dengan suara wajar seolah itu hal biasa saja
“kencan?” aku mengerutkan keningku “hey! Yang benar saja! Kau masih sakit! “ ucapku setengah berteriak. “kau kencan sendiri saja, aku tidak ikut.” Kataku sambil memalingkan wajah
“ya! Babo! Kencan sendiri,bagaimana? Ayo ikut saja, ini penting!” dia menarik tanganku kali ini lebih keras.
“yang penting itu kesehatanmu! Kita bisa jalan-jalan atau yang kau sebut kencan itu kapan-kapan!” aku terus mengelak. Kencan? Yang benar saja!
“aku takut tidak ada kapan-kapan..” ucap taecyeon pelan. “makanya ayo!” dia masih mencoba menarik tanganku.
“jamkaman! Kau…. Apa maksudmu dengan tidak ada kapan-kapan?” jika ia jeli dia pasti mendengar nada pilu di suaraku. “kau seperti akan pergi jauh saja..kau tidak akan meninggalkan ku lagi kan?” aku berkata sangat pelan. Taecyeon berjalan mendekatiku dan megulurkan tangannya, memelukku
“aniyo..jangan khawatir suzy-a, aku hanya… merindukanmu..”
**
TAECYEON POV
“aniyo, jangan khawatir suzy-a, aku hanya..merindukanmu..” aku  memeluknya dan merasakan badannya bergetar.mungkin dia takut, ya,,aku juga  takut. Jika aku tak kembali apa yang akan terjadi padanya?
**
Suzy,
Aku mengajaknya ke banyak tempat. Tempat yang dia sukai, tempat yang aku sukai. Ini busan, bukan seoul. Baik aku ataupun suzy , kami sama-sama tidak mengenal detail kota ini seperti kami mengenal seoul. Tapi aku menunjukkan padanya semua yang kutahu tentang kota ini dan keindahannya.
Terakhir, ice skating..
“taecyeon.” Suzy memanggilku. Kami sedang berhenti meluncur,menepi melihat pemandangan di luar kaca transparan raksaksa.
“nae?” jawabku.
“gomawo..”
“chomaneyo..” ucap ku sambil tersenyum tanpa melihat kearahnya.
“ini benar-baner seperti kencan orang pacaran, maksuudku.. kita” aku melihat mukanya bersemu merah.
“apa menurutmu kita pacaran? Aku sudah tahu perasaanmu, kau juga sudah tau perasaanku. Tapi kita tidak..” aku belum menyelesaikan kata-kataku tapi suzy memelukku tiba-tiba.
“aku tidak perlu itu.aku perlu kau..sehat..”ucapnya. aku membalas pelukannya
“kau pasti sangat khawatir.. dan aku juga khawatir, tapi aku akan berusaha. Aku tidak lemah kau tahu itu” aku  tahu dia menganguk.
“nae kau kuat, taecyeon-ssi” ucapnya. Dia memandangku. “kau tahu, aku sangat sedih ketika tahu selama ini kau menyimpan sakitmu sendiri. Aku tau kau menderita, tapi kau merasa tidak memerlukan orang lain untuk membantumu, kau bodoh ya..”
“mainhae…padahal aku berjanji  pada diriku sendiri untuk tidak membuatmu sedih, tapi dibawah alam sadarku, ternyata aku malah membuatmu sedih.gurre.. naneun babo imnita..mianhae,” dia mengangguk lagi
“lusa kau harus kuat, demi aku dan demi dirimu sendiri. Kumahon..”dia tersenyum, tepatnya mencoba tersenyum. Padahal aku tahu ia ingin menangis.
“untukmu aku tidak akan mati.” Jawabku
**
SUZY POV (bae seu ji)
2 days latter, BUSAN INTERNATIONAL HOSPITAL
 Aku terus berdoa agar semuanya baik-baik saja…
 
“Aku ingin menjadi malaikat pelindungmu,
 jika tuhan mengizinkanku..
aku ingin menjadi pembawa kebahagiaan untukmu,
jika tuhan mengizinkaku..
 
tapi jika aku mati, dan arwahku meninggalkan jasadku,
aku mohon kau agar tidak menangis,
cukup kirimkan aku doa dan cintamu
kenanglah aku dalan hatimu, tapi jangan menutup hatimu,
jika kau mencintai orang lain, siapapun, setelah aku pergi..
raihlah, itu bahagiamu..
mungkin, saat itu tuhan tidak mengizinkan aku yang membahagiakanmu.
Aku ikhlas,
Apapun untuk bahagiamu,”
 
(yang mencintaimu, ok taecyeon)
 
Itu sms-nya yang dia kirim beberapa saat sebelum kesadarannya hilang karna obat bius.dia berjanji padaku bahwa dia akan kuat. Tapi dalam hatinya dia masih ragu..
Dan sekarang aku sangat takut… semua firasatku mengatakan hal buruk lah yang akan terjadi..
**
SEOUL, TANAH PEMAKAMAN.
(WRITER POV)
hujan turun dalam sunyi, membasahi semua yang ada dibawahnya,
mendung memayungi segala duka,
awan menyembunyikan matahari yang tak mau muncul,
hari itu, langit seolah menangis, langit seolah mengerti sakitnya perpisahan dan kematian,
semua.. ketika cinta yang lama tak terungkap, terungkap diakhir sebuah kehidupan
air mata mengalir tersamarkan air hujan dan isak tak terdengar oleh tetasan air yang jatuh ke bumi..
seorang gadis menangis dan terus menangis, tak mau meninggalkan tempat peristirahatan terakhir kekasihnya.

tahukan kau? Bahkan takdir tak ingin melaksanakan tugasnya,
memisahkan 2 insan yang terikat cinta murni,
ketika takdir mengatakan maaf, gadis itu membisu, sejak awal ia memang tidak menyalahkan takdir,
satu hal, ia.. gadis itu ingin ikhlas..melepas kekasihnya menuju syurga..
gadis itu ingin bahagia karna kekasihnya menginginkan ia bahagia..
gadis itu ingin tersenyum.. tapi perih membuatnya menangis..

“tak usah menyalahkan dirimu, tak usah memaksakan dirimu.. tak ada yang salah dengan menangis, semua manusia tahu perpisahan dan kematian itu menyakitkan. Perih pada awalnyan tapi waktu akan membantumu tersenyum, hidup akan membuatmu ikhlas, dan takdir akan mempertemukanmu dengan takdir yang lain, yang telah ditentukan Tuhan untuk kebahagiaanmu, sayangnya semuanya masih rahasia untuk saat ini, tapi percayalah.. rahasia Tuhan itu indah.. untuk, gadis yang hari ini dirundu sedih, bae seu ji..”

 
**


5 tahun kemudian…di sebuah gedung pernikahan,seoul.
Seorang gadis menggunakan gaun putih cantik dengan bunga manis di setiap ujungnya.Dia gadis yang sama dengan gadis yang menangis di pemakaman 5 tahun yang lalu, bae seu ji,
Berbeda dengan hari itu, hari ini ia tersenyum, dengan lepas dan bahagia dengan seorang laki-laki gagah dan tampan di sampingnya,
Nah.. sudah kukatakan bukan, Tuhan punya rahasia yang indah untukmu, hari ini semua terbukti,,
Dan tentang kekasihnya 5 tahun yang lalu,ok taecyeon. ia tersenyum. Di syurga.
Ia tahu sejak  ia bangun dari koma nya bahwa waktunya akan habis, tuhan sudah mengatakan itu dalam mimpinya. Sejak itu ia sudah ikhlas untuk seorang gadis yang dicintainya,
Sekarang, ia bahagia saat gadisnya bahagia, meski bukan ia yang membahagiakannya. Ia tahu tuhan tak mengizinkannya, dan ia ikhlas..
Bagaimana? Apakah kisah ini berakhir bahagia? Entahlahlah..kalian yang membacalah yang menilai..
-END-
annyeong semua! apa pendapat kalian tentang ff ini? yang udah baca setia dari part 1, share ya pendapatnya ^^
gimana endingnya? aga maksa ya! hehehe,, kayanya ide psico aku lg muncul. jd aku buat taecyeon nya wafat 🙂 yg g suka, mian ya!
hmm.. ini happy ending, atau sad ending? menurut ku sih, happy. tp kalo kalian bilang sad. ya.. ga salah juga 😀
ok, thank for reading -GAMSAHAMNIDA!-

(oh ya ff ini udah pernah jd note di facebook aku, ‘keisya kim’)

chaka (writer) keisya kim

Iklan