Title                            : Seoul Love Story

Author                        : Shin Hyemin

Length                        : Chaptered

Cast                             : Lee Gikwang, Shin Hyemin , Lee Taemin & Other Cast

Genre                         : Romance, Friendship, Comedy (?)

Rate                            : G

Disclaimer                  : FF ini hasil pemikiran saya sendiri selama bertahun-tahun (halah), mianhae karena terlalu banyak OC di sini, karena saya suka keramaian, makin rame makin asoy *di timpuk readers*, yaudah lah daripada saya banyak bacot ria, lebih baik kalian baca ff yang mau lewat ini, jamaah..oh jamaah~ Happy Reading!!

—————————————————————————————–

PREVIOUS CHAPTER

“Kapan kita bisa mempublikasikan hubungan ini ya”

“Molla, aku juga lelah kalau harus terus menutupi hubungan ini. Yah…tapi mau bagaimana lagi”

“Aku rindu Oppa, jebal! Kau lama sekali berada di Jepang Oppa”

“Para Trainee sudah tahu, dan mereka kami minta untuk tutup mulut sebelum kasus ini benar-benar terkuak, ku harap kalian juga seperti itu”

“tolong…kali ini kumohon…sementara waktu jangan ada skandal asmara di antara kalian, baik antar satu agensi maupun di luar agensi. Aku dan petinggi YG lainnya akan mengurus masalah Daesung dan Jiyoung. Bagi yang punya namjachingu/yeojachingu ku harap kalian sembunyikan dulu hubungan itu. Kecuali Misun dan Taejung, karena mereka sudah mempublikasikannya sejak lama”

“Kami…sedang makan malam, tiba-tiba alarm kebakaran berbunyi, pikiran kami kosong seketika dan langsung berhambur keluar”

“Semuanya sudah terjadi, dan tidak akan bisa di rubah. Akhirnya…harus memulai menimbun harta dari awal lagi”

“Dan…Hyemin, kau sebagai model MV nya,Bersama dengan Lee Taemin SHINee dari SM”

“Lee…Taemin?”

“Kalian sudah tahu kan, Lagu ini bercerita tentang apa? Selain Hyemin, dan Taemin. Aku juga menggaet, member grup lain…Aku akan menjadikan Lee Gikwang sebagai cast kedua di MV ini”

PART V

“CAMERA….ROLL…..ACTION!!!!”

Salju turun semakin lebat, seorang yeoja berjalan sendirian di jalanan yang putih, tanpa mengenakan alas kaki apapun. Dengan wajah polosnya dan pakaian tipis yang membalut tubuhnya, di tambah rambut yang acak-acakan dan kusut. Bisa di pastikan ia telah mengalami kejadian yang sangat buruk.

Tiba-tiba seorang namja berambut kemerahan menarik tangannya, yeoja itu berbalik kemudian menahan napasnya

“Beri aku satu kesempatan”

Yeoja itu menghela nafas nya kemudian memegang dadanya. Sakit, sampai napasnya sekarang tersengal-sengal. Tanpa di duga, tiba-tiba ada namja lain yang memegang tangannya yang satu lagi, kini yeoja itu menghadap ke arah sebaliknya

“Saranghae….”

Namja pertama lagi geram dengan kata-kata namja yang baru datang tadi. Ia langsung menarik kasar tangan yeoja itu

“Dia milik ku, dan selamanya begitu”

Namja kedua tersenyum penuh kebencian kepada namja pertama, “Bukan, dia milik ku. she’s mine”

“Huh, brengsek” cibir namja pertama lalu menarik tangan yeoja itu kasar hingga tangan yeoja itu memerah

“Kau lah yang brengsek, kenapa mencampakannya” tambah namja kedua, kali ini cengkramannya semakin kuat. Yeoja itu merasakan sakit yang luar biasa dan bisa melihat pergelangan tangannya yang memerah

“He…hentikan”

“Kau bahkan tak acuh padanya ketika ia sakit. Iya kan!” namja kedua berteriak kasar kepada namja pertama

“Kumohon”

“Huh, aku mencintainya. Dan dia pasti mencintaiku, masalah acuh tak acuh itu belakangan”

“Hentikan”

“Kau…”

“STOP IT!!” yeoja itu menghempaskan tangannya kasar hingga kedua namja tadi terdiam tak berkutik

“CUUUT!!! BRAVO”

Kedua namja itu – Gikwang dan Taemin menghela nafas lega, sedangkan yeoja tadi – Hyemin masih terdiam di tempatnya hingga akhirnya

“YA!!! DAMN!! KAKIKU KEDINGINAN” Hyemin berteriak sambil berlari ke arah manager Choi untuk meminta alas kaki untuk menutupi kakinya yang sudah mati beku

“Kerja yang bagus” sahut Taemin singkat lalu berjalan menuju Manager Shinee, Gikwang menatap nya dengan tatapan sinis sambil tertawa renyah

“Dia tahu rupanya”

***************

Jagi, Mianhae melukai tangan mu. Pasti cengkraman ku terlalu kuat ya?

Untuk namja seukuran mu Lee Taemin. Itu sangat-sangat kuat

Gwenchana Oppa, permintaan maaf mu ku terima^^

Hyemin memasukan ponsel nya ke tas kemudian menggosok-gosokan telapak tangannya lalu meniup-niup nya beberapa kali

“Sakit?”

Hyemin melirik ke sebelah kemudian tertawa garing, “Sejak kapan kau perhatian padaku…um…Jihyo?”

Jihyo mengernyitkan dahinya kemudian menarik tangan Hyemin yang sedikit lecet lalu mengobati nya, “Begini-gini aku ini mantan Namjachingu mu, aku masih peduli…setidaknya sebagai sahabat”

Hyemin tertawa lagi, “Gomawo, bagaimana kabar Bora Eonnie?”

“Baik-baik saja, kenapa? Apa kau masih risih lihat aku pacaran dengan seorang noona?”

“Tidak” bantah Hyemin berusaha menahan tawanya, “Kalian cocok, bahkan wajah mu sudah mirip Ahjusshi”

Jihyo memukul lengan Hyemin, namun justru membuat yeoja itu tertawa keras melihat wajah konyol Jihyo saat ini

“Mianhae, ekspresimu itu sangat lucu”

“Teruslah tertawa Shin Hyemin”

Hyemin makin tertawa kencang melihat tingkah Jihyo, tanpa ia sadari sepasang mata tengah melihat kedua orang yang sedang bercanda itu dengan tatapan menyelidik

***************

“Jihyo dan Hyemin sangat dekat ya?”

Misun tertawa kecil, “Mereka dulu pernah pacaran, lalu putus karena tekanan karir. Dan sekarang Jihyo sudah punya yeojachingu, Bora Noona”

“Bora?”

“Bora Sistar”

“Oh”

“Kau kenapa? Cemburu?” tanya Misun, “Ah iya, kau fans berat nya Hyemin ya hmppphzhasn…”

“Pabo, kalau orang sampai tahu bagaimana?”

Misun melepas tangan yang membungkam mulut nya kemudian mendengus, “Huh, daripada memikirkan Hyemin, akhir sabtu ini kita nge gym bagaimana? Personal trainer kita menunggu, ayolah Gikwang, sudah lama kita tidak ke sana” *ceritanya personal trainernya sama*

“Hm, atur saja lah. Nanti hubungi aku” jawab Gikwang malas, “Syuting nya sudah bubar kan? Aku mau pulang, dan belanja untuk keperluan dorm”

“Perlu ku antar?”

“Aku bawa mobil” jawab Gikwang, “Annyeong”

Misun membalas lambaian tangan Gikwang kemudian tersenyum simpul

Hyemin…dongsaeng ku yang ini memang beruntung. Di cintai dua namja. Persis seperti lagu kali ini

***************

“Jagi, tangan mu benar tak apa?” tanya Taemin, saat ini mereka sedang berada di sebuah bukit yang cukup jauh dari kota Seoul

Hyemin menggeleng lalu tersenyum, “Leader babo itu sudah mengobati tangan ku, lihat” sahut nya sambil memamerkan tangannya yang di plester

“Jagi, kau dekat dengan Lee Gikwang tidak?”

“Hm, kami hanya sering bertemu di lokasi OMS saja Oppa” jawab Hyemin, seketika senyum jahil menghiasi wajah nya, “Kau cemburu ya Oppa?”

Taemin menggembungkan pipinya lalu mencubit pipi Hyemin gemas, “Tentu saja, pandangan matanya padamu itu….seperti seorang namja yang sangat mencintai yeoja nya”

Hyemin tertawa kecil, “Tapi cintaku kan untuk mu Oppa”

Seulas senyum terukir di bibir Taemin, dengan cepat ia menyambar bibir yeoja itu. Ciuman yang sangat lama, mereka melepas ciumannya kemudian menempelkan dahinya di dahi yeoja itu

“Saranghae, aku sangat mencintaimu Hyemin. Aku harap, kita bisa mengumumkan hubungan ini secepat mungkin”

“Nado Oppa” jawab Hyemin sambil tersenyum, senyum yang memilukan. Entah kenapa hatinya menolak untuk bicara seperti itu

Benarkah aku tak bisa melupakannya? Apakah melupakan rasa cinta itu sesusah ini? Aku ingin mencintai Taemin, tuhan…sesulit itukah aku mencintai namja yang baru?

***************

“Hei, kemana Hyemin?” tanya Gikwang, saat ini ia sedang berada di Dorm sementara Hanabi, di daerah gangnam-gu. Misun lah yang mengajak nya untuk main ke sana

Misun sibuk dengan ponselnya, “Mungkin sedang bersama namjachin—….Ups “ Misun menutup mulut nya kemudian kembali fokus dengan ponselnya

“Namjaching apa?”

“Bukan apa-apa”

“Misun, tell me”

Misun menghela nafas, “Tapi jangan kaget ya” sahut nya, Gikwang mengangguk, “Dia bersama namjachingu nya saat ini”

Mata Gikwang melebar sempurna, “Namjachingu?”

Harusnya aku tak keceplosan tadi

“Yah, namjachingu” jawab Misun, “Sudahlah tak perlu di bahas, lagi pula aku juga tidak mood membahasnya”

“Tapi aku ingin tahu” Gikwang duduk di samping Misun kemudian menatap Misun tajam, “Ayolah, kau tahu kan aku…..pokoknya ceritakan!! Ppali!!”

“YE, ARRASEO!!” bentak Misun sambil menutup kuping nya, “Tidak kau, tidak Hyemin, hobi sekali berteriak”

“Cepat katakan!”

Misun meletakan ponsel nya di sembarang tempat kemudian menatap Gikwang, “Hyemin sudah satu bulan pacaran dengan Lee Taemin, jelas?”

“Lee…Taemin? SHINee?”

“Ne”

Pantas….dia tahu saat aku benar-benar serius saat syuting tempo hari

“Gikwang, gwenchana?”

Gikwang menatap Misun, “Ah, gwenchana” jawab nya, “Lebih baik aku pulang, semua member mungkin menunggu ku” tambah nya lalu melangkahkan kaki keluar dari rumah bernuansa minimalis kuno itu, Misun menghela nafas lagi

Seandainya dia tahu, perasaan Hyemin yang sebenarnya

***************

Pagi itu, Manager Choi sudah datang ke rumah sementara Hanabi sambil membawa sebuah majalah mingguan. Wajah nya nampak cemas dan khawatir, melihat Manager Choi seperti itu membuat member yang lain kebingungan

“Hyemin, aku mau tanya satu hal” lirih Manager Choi, “Tolong jujur, sebenarnya ada hubungan apa antara kau dengan Lee Taemin”

Hyemin menatap wajah Manager Choi kemudian menelan ludah nya

“Tak ada apa-apa, hanya teman”

“Kalau teman, kenapa harus berciuman di atas bukit segala?” tanya Manager Choi, ia melempar tabloid yang sejak tadi digenggam nya, “Baca ini”

Hyemin mengambil majalah itu kemudian membaca artikel yang tercetak jelas di sana

Hanabi Shin Hyemin & SHINee Lee Taemin berpacaran?

Pada hari Sabtu, sekitar pukul 2 siang. Di bukit yang cukup terpencil jauh dari Seoul, seorang stalker Kim Jonghyun SHINee, tidak sengaja menangkap sepasang remaja yang tengah duduk di atas bukit sambil berpelukan. Setelah di amati, ternyata mereka adalah Shin Hyemin (16) member Hanabi dan Lee Taemin (18) member SHINee. Dan yang cukup membuat sang stalker itu terkejut adalah Hyemin dan Taemin berciuman di sana. Apakah hubungan mereka lebih dari sekedar sesama artis dunia hiburan? Ataukah mereka menjalin sebuah hubungan spesial di belakang wartawan dan dunia hiburan?

“Jadi, jujurlah Hyemin”

Hyemin menutup majalah itu kemudian menghela nafas, “Bagaimana bisa ketahuan….”

“Taemin saat itu membawa mobil Jonghyun, dan stalker Jonghyun mengikuti mobil itu karena di kira yang di dalam mobil Jonghyun itu adalah dia, ternyata Taemin” jawab Manager Choi, “Jadi kalian benar pacaran?”

Hyemin mendecakan lidah nya lalu mengangguk kecil

“Sudah berapa lama?”

“Satu bulan”

“Dan tidak ada yang tahu?”

“Hanya Misun” jawab Hyemin, “Dan…sekarang seluruh dunia akan tahu”

Manager Choi menghela nafas, “Kau ingat kan, kata-kata Yang Sajangnim waktu itu?”

“Aku tahu, bahkan aku sangat berusaha menutupi hubungan ini” Hyemin menghela nafas, “Ini kesalahan ku, aku sudah teledor dan tidak hati-hati”

Manager Choi menatap Hyemin kemudian tersenyum kecil, “Tak apa, semuanya akan baik-baik saja”

Hyemin menatap Manager Choi kemudian mengangguk

Sejujurnya…aku tak yakin, jika semua orang tahu. Maka aku tak yakin semua akan baik-baik saja. Apalagi petinggi SM sangat anti dengan gosip seperti itu, bagaimana ini?

***************

Di tempat lain, tepatnya di kantor SM Entertainment, Taemin juga sedang di interogasi oleh hampir semua staf di sana. Yang bisa di lakukan Taemin hanya mengangguk dan menggeleng, karena itulah yang di perintahkan oleh mereka

“Lee Taemin, kau tahu, kami melarang keras artis manajemen ini berhubungan dengan manajemen luar. Kau harusnya paham dengan kata-kata itu, tenyata kau malah—“

“Mencintai seseorang itu salah ya?” tanya Taemin, “Aku mencintainya, sangat. Bahkan hubungan ini baru saja di mulai, apa aku tidak boleh mencintai seorang artis dari manajemen lain?”

“LEE TAEMIN!!”

“Lantas aku harus bagaimana?” tanya Taemin, “Apa kalian tak mengeti perasaan ku? atau kalian tak pernah merasakan jatuh cinta?”

“Yang harus kau lakukan adalah memilih. Pilih Shin Hyemin, atau karir SHINee?”

Mata Taemin mengerjap beberapa kali, “Apa maksudnya ini? Di suruh memilih?”

“Ya, pilih lah. Hyemin atau karir mu?”

Taemin terdiam, menatap semua yang berada di ruangan ini dengan tatapan tak percaya. Namja itu memandang Hyung nya yang duduk di depannya kemudian menghela nafas

“Aku pilih….”

******************

Hyemin memasukan bukunya ke loker kemudian menutup nya lalu berjalan menuju pintu keluar sekolah, langkah nya terhenti begitu melihat seorang namja di depan gerbang sedang mendengarkan musik sambil menyenderkan tubuhnya ke tembok

“Hei…Taem—“

Suaranya terhenti begitu melihat sebuah mobil sedan warna hitam berhenti di depan namja itu, seorang yeoja yang lebih pendek darinya turun dari mobil itu kemudian tersenyum lembut kepada namja itu. Namja itu membalas senyuman yeoja tadi lalu memegang pipi yeoja itu dengan kedua tangannya dan

Cup~

Namja itu mengecup kening yeoja itu lembut, lalu menarik yeoja itu masuk ke dalam mobil. Sekilas namja itu melirik Hyemin yang berdiri terpaku di depan pintu depan sekolah. Namja itu menghela nafas kemudian masuk ke dalam mobil, dan mobil sedan hitam itu langsung berpacu di jalanan meninggalkan gedung sekolah itu

Hyemin masih berdiri mematung, air mata mengalir di sudut pipi nya. Ia menghapusnya kemudian menghela nafas

“Taemin Oppa….begitu rupanya”

***************

Klarifikasi Hubungan Lee Taemin dan Shin Hyemin

Kemarin Sore, wartawan berhasil me wawancarai Lee Taemin, dan dia mengklarifikasi hubungan tersebut dengan berkata

“Aku dan dia tak ada hubungan apapun, kami tak pernah berciuman sedikitpun. Dan, hubungan kami hanya sebatas sunbae dan hoobae saja. Tidak lebih. Kami hanya bersahabat, dan pelukan itu, pure hanya sebagai tanda persahabatan”

Setelah di cek kebenarannya, salah satu petinggi SM membenarkan pernyataan tersebut dengan berkata

“Lee Taemin berpacaran dengan Choi Suli, bukan dengan Shin Hyemin. Hanya itu yang bisa kami katakan”

Sekarang sudah jelas, Shin Hyemin dan Lee Taemin tak berpacaran. Mereka hanya teman dan tak ada hubungan lebih

Hyemin menutup majalah itu kemudian membuang nya ke tong sampah depan rumah nya dan membakar nya langsung di tempat, yeoja itu menghela nafas kemudian berbalik

“Ayo latihan”

“Jihyo? Sejak kapan?”

Jihyo menarik tangan Hyemin, “Kalau kau kesal, lebih baik kita latihan saja. Supaya kekesalan mu cepat hilang”

Hyemin menatap Jihyo, namja itu menghapus air mata yang sudah mengalir di pelupuk mata Hyemin sejak tadi

“Ulljimal, namja bukan Cuma satu di dunia ini. Hari ini, kita lampiaskan kekesalan kita dengan menari, oke?”

Hyemin tersenyum kecil, “Oke”

***************

“Annyeonghaseo”

Gikwang menoleh kebelkang, “Kau…Ji Gapark? Ada apa kemari? Hyemin kan belum datang”

Jinx tersenyum, “Aku menggantikan Hyemin kali ini, kau tahu kan masalah Hyemin dan dia-Taemin? Atau jangan-jangan kau belum baca majalah?”

“Aku sudah tahu” jawab Gikwang, “Sayang sekali jika hubungan mereka harus berakhir seperti itu”

“Memang” tambah Jinx, “Tapi kata putus belum terlontar di mulut dua orang itu”

Gikwang menghela nafas kemudian tersenyum kecil

Brak!

Pintu terbuka, Manager Choi masuk lalu menghampiri Jinx dengan setengah berlari dan napas yang terengah-engah

“Kita harus ke rumah sakit sekarang juga”

“Ee? Siapa yang sakit Manager Eonnie? Chansung Oppa? Rasanya tadi dia baik-baik saja”

“Bukan” cibir Manager Choi sambil mencoba mengatur nafasnya, “Hyemin….dia kecelakaan saat latihan menari, kaki nya patah dan tangan nya terkilir. Kita harus ke rumah sakit sekarang”

Jinx kaget mendengar kata-kata manager Choi, segera ia menyambar tas nya dan bersiap keluar dari ruangan itu

“Tunggu” cegah Gikwang tiba-tiba

“Waeyo Gikwang-ssi? kami sangat terburu-buru” sahut manager Choi

“Boleh….aku ikut?”

***************

Pintu kamar 209 terbuka, Jinx tersenyum penuh kekhawatiran menatap Hyemin yang sudah memandang nya sambil nyengir kuda

“Biasanya tak begini” cibir Jinx lalu meletakan bunga-bunga yang ia bawa ke samping ranjang Hyemin, “Gwrs, kita akan tampil di Mnet Countdown dua minggu lagi”

“Ne, Arraseo, gomawo” jawab Hyemin sambil terkekeh pelan, ia menatap namja yang berdiri di belakang Jinx kemudian tersenyum, “Gikwang-ssi, terima kasih sudah mau datang”

Gikwang tersenyum kecil kemudian duduk di samping Hyemin, “Kau terlalu ceroboh sampai bisa jatuh”

Hyemin terkekeh pelan, “Aku akan hati-hati”

Pintu ruangan itu kembali terbuka, Hyemin melihat ke arah pintu itu kemudian terdiam

“Taemin….sunbae”

“Bahkan kau tak memanggilku Oppa lagi” cibir Taemin sambil tersenyum lirih, “Aku hanya ingin menyerahkan bunga ini, karena aku sibuk”

Jinx berjalan ke arah Taemin kemudian merampas bunga itu kasar sambil menatap Taemin tajam

“Kau menyesal sudah mengakhirinya”

Aku tahu, bahkan sangat menyesal

“Aku pergi dulu” jawab Taemin kemudian menutup pintu kembali

“Sunbae”

Taemin berhenti kemudian melirik wajah yeoja itu, dengan tatapan yang menyedihkan

“Terima kasih, selama ini telah ada di kehidupan ku. hubungan kita cukup sampai di sini saja”

Taemin tersenyum hambar, “Cheonma, berbahagialah. Namja bukan Cuma satu di dunia ini” sahut nya lalu menutup pintu kamar 209 perlahan. Di luar Taemin jatuh terduduk lalu menutup mulutnya dengan tangan, dan menangis dalam diam

Mianhae Hyemin, Mianhae…telah mengecewakan mu, ini keputusanku. Aku tak ingin hyung ku kecewa dan karir kami berhenti begitu saja, gomawo sudah menghiasi hari-hariku dengan cintamu, Saranghae Hyemin, Jeongmal Saranghae

Taemin bangkit dari duduk nya kemudian berjalan menuju lift dengan langkah gontai

***************

Flashback

“Yang harus kau lakukan adalah memilih. Pilih Shin Hyemin, atau karir SHINee?”

Mata Taemin mengerjap beberapa kali, “Apa maksudnya ini? Di suruh memilih?”

“Ya, pilih lah. Hyemin atau karir mu?”

Taemin terdiam, menatap semua yang berada di ruangan ini dengan tatapan tak percaya. Namja itu memandang Hyung nya yang duduk di depannya kemudian menghela nafas

“Aku pilih….” Taemin menelan ludah nya, “SHINee”

“Bagus” sahut salah satu staf SM lalu mereka keluar, mereka sempat berbalik lalu berkata, “Kami akan menghapus skandal mu, kau harus berpura-pura pacaran dengan Sulli, jangan banyak membantah!”

Pintu tertutup, Taemin menyenderkan kepalanya ke meja lalu menangis sejadi-jadinya, Minho dan member SHINee yang lain menghampirinya

“Taemin”

“Gwenchana hyung” Taemin mengangkat kepalanya lalu menghapus air matanya, “Ini keputusanku, aku rasa memang sampai di sini saja hubungan kami”

“Taemin…gara-gara kami….” Timpal Key, “Mianhae…padahal kalian saling mencintai”

Taemin tersenyum lirih, “Tak apa, Hyemin saat ini juga pasti tertekan dengan kabar ini, jalan Hyemin masih panjang, biarkan lah dia hidup dengan cinta yang baru. Meskipun aku tak rela dia bersama namja lain”

“Taemin…..gomawo, kau telah memilih kami”

Taemin tersenyum lagi, “Cheonma. Setidaknya aku sudah tenang, ada namja lain yang juga mencintai Hyemin sama seperti diriku”

“Siapa?”

Taemin membisikan sesuatu di telinga Onew, mata leader itu melebar

“Ayo kita kembali ke dorm Hyung” sahut Taemin pelan lalu keluar dari ruang staf SM

Flashback End

***************

“Aku datang lagi!!” suara seorang namja mengalihkan pandangan Hyemin dari buku yang sedang di bacanya, Hyemin tersenyum lebar

“Bukan kah kau sibuk, Gikwang-ssi?”

“Aish, jangan se formal itu. Panggil saja Gikwang-ah” cibir Gikwang, “Ini aku bawakan pisang dan apel”

“Gomawo” jawab Hyemin sambil membuka kantong yang di bawa Gikwang

“Hyemin, kapan kau keluar rumah sakit?”

“Besok” jawab Hyemin, “Memangnya kenapa?”

“Boleh aku yang menjemputmu?”

Hyemin menaikan alisnya, “Bukan kah besok ada syuting OMS?”

“Besok? Tidak” jawab Gikwang lalu duduk di samping Hyemin, “Besok ku jemput, kaki dan tangan mu sudah baikan kan?”

“Yah, lihat lah. Sudah sembuh sepenuhnya” jawab Hyemin sambil memamerkan tangan dan kaki nya yang sudah tidak di perban lagi, “Kau harus lihat kehebatan ku menari di Mnet Countdown”

“Yah baiklah” jawab Gikwang, “Aku pulang dulu, aku masih ada latihan”

“Ne, hati-hati di jalan ya”

Gikwang keluar dari kamar Hyemin, yeoja itu menghela nafas lalu menutup wajah nya dengan bantal

“ARRGGGHHH!!” teriak Hyemin

***************

From: Unknown Number

Bisa kita bertemu?

***************

To: Unknown Number

Nugu?

***************

From: Unknown Number

Lee Taemin, bisa kita bertemu? Ku tunggu di coffe shop depan gedung KBS, jangan terlambat Gikwang hyung

***************

To: Unknown number

Baiklah, aku ke sana dalam 20 menit

***************

Gikwang masuk ke dalam sebuah coffe shop lalu duduk di pojok ruangan, di depan seorang namja berkacamata tebal, tak peduli sebanyak apa yeoja yang berteriak dan memandang mereka sambil memotret mereka

“Annyeong hyung”

Gikwang mengangguk, “Kenapa kau ingin menemuiku?”

“Soal….mantan yeojachingu ku” jawab Taemin pelan sambil memandang ke luar jendela, “Bisakah kau menjaganya?”

Gikwang melipat tangannya di dada kemudian mengernyit, “Menjaganya?”

“Aku tahu semuanya hyung, perasaan mu. Aku tahu, terlihat jelas saat kau menatap Hyemin waktu itu” timpal Taemin, “Ku rasa, aku bisa menitipkannya padamu hyung”

“Aku bukan tukang penitipan” bentak Gikwang, “Dan Hyemin bukan barang titipan yang seenak nya saja kau titipkan”

“Hyung….” Lirih Taemin, “Aku tak mau kehilangan Hyemin. Jadi aku menitipkannya padamu”

“Serahkan dia padaku”

Taemin melebarkan matanya, “Serahkan?”

“Kau sudah mencampakannya begitu saja, jadi serahkan dia padaku” tegas Gikwang, “Akan ku jadikan dia milik ku”

Taemin memandang Gikwang dengan tatapan menyelidik, “Kau….”

“Ya, aku menyukainya” jawab Gikwang, “Aku akan menjadikannya milik ku”

“Hyung…..” Taemin menatap Gikwang tajam, “Itu hak mu hyung, aku sudah bukan siapa-siapa lagi, meskipun sampai detik ini aku masih mencintainya”

Taemin berdiri lalu memakai topinya, “Bahagiakan dia hyung” sahut nya lalu keluar dari coffe shop itu, Gikwang menghela nafas panjang kemudian meneguk minumannya sambil melihat-lihat keluar jendela

***************

“One…Two…Three…Four…stop!” seru pelatih dance Hanabi, Shim Jayoung, “Yak, kalian sudah bagus. Semoga besok berjalan lancar”

Semua member bertepuk tangan kemudian mereka beristirahat di pojok ruangan latihan sambil meneguk minuman masing-masing

“Besok adalah comeback stage kita” ucap Jihyo, “Dan debut stage Soonie”

Soo Oh tersenyum lebar kemudian membungkuk, “Terima kasih sudah menjadikan ku bagian dari Hanabi dan YG Family”

“Semua trainee di sini sudah di anggap YG Family” jawab Gigi sambil menepuk pundak Soo Oh, “Tunjukan yang terbaik ya”

Soo Oh mengangguk semangat

“Hyemin, bagaimana kaki mu?”

“Dia sih pasti tidak apa-apa Gigi, liat saja. Tadi sudah bisa break dance seperti tak pernah terjadi kecelakaan” ledek Jihyo, Hyemin memukul lengan namja itu kemudian memajukan bibir nya

“Leader Pabo!”

“Rapper Pabo!”

“Aish….” Desis Hyemin dan di sambut tawa member yang lain

“Hyemin, kalau kau seperti ini. Kami jadi tak perlu khawatir” timpal Misun, “Tetap semangat ya, namja bukan hanya satu di dunia ini”

Hyemin menatap Misun, seulas senyum terukir di bibirnya

“Arraseo”

Beberapa hari ini aku memangs sempat kehilangan sosok Lee Taemin, tapi semenjak……dia datang. Rasanya hukuman yang ku jatuhkan ini sia-sia saja. Rasanya mencoba mencintai Taemin untuk melupakan namja itupun juga sia-sia saja. Karena pada akhirnya, aku tetap akan terus mencintainya, mencintai seorang namja bernama Lee Gikwang

.:: TBC ::.

Contact Author : @syifaad | houseofanfiction.wordpress.com

Annyeong^^ akhirnya publish nih cekiciw, yah…Taemin-Hyemin shortlasting sekali yah hanya dua part dan tidak ada adegan kissing sama sekali kwkw, Taeminnya kan masih kecil, jadi skinship aja cukup kayanya bwakakak #PLAK

makasih ya yang udah comment, author gak bisa sebutin satu-satu, tapi janji di part 9 (end) nanti author sebutin (tapi gak semua) readers yang udah setia baca ff super duper abal-abalan ini. Di tunggu ya RCL nya readers sekalian^^

감사합니다  (ㅎoㅎ)/*

Iklan