• You were the one

Cast:
Minnah Girlsday aka Sasa
Jungmin aka edward chin
Genre: Romantic
ONE SHOOT – END
Aku coba melupakan..tapi tak bisa..dia sangat berarti untukku..oppa,bogoshipo..
Airmataku makin deras,tak terbendung lagi,jatuh memeluk gundukan tanah,tertuliskan namanya tepat dibatu nisan itu..hari ini tepat setahun kepergiannya..21 maret,masih terekam jelas bagaimana maut menjemputnya . . .

#flashback#
7 maret
Sasa pov
*oppa, aku ada study tour untuk bbrpa minggu..kau baik2 ya oppa..saranghae” *click* kutaruh ponselku setelah menghubunginya..haaah ini akan menjadi hari yg berat untukku,mana bisa aku hidup tanpamu..aku janji, sepulangnya aku nanti, aku mau ajak dia ke dunia fantasy😀

8 maret
*hari pertama*
Drrttt..drttt…

From: nae jagi
Yeobo..apa hari pertamamu menyenangkan?^^ aku merindukanmu yeobo~

“Cih..pria ini, beginikah menyapa pacarnya..kaku sekali hahaha…” Kutersenyum membaca pesan darinya, terbayang bagaimana ekspresi kaku malu2nya :3 hihi..ah bogoshipo jagi..

To:nae jagi
Ya! Pesan macam apa itu? -3- kau tidak sedang menyapa ibumu -,-v
Oppaaa hari pertamaku melelahkan T^T *peluk*

Kamipun saling membalas dan mengirim pesan sampai larut malam..
________________________________________________________________
14 maret
Hari demi hari berlalu—
“Hari berlalu begitu cepat >< aku sudah 1minggu disini, dan aku bosan😦 penelitian sudah selesai semua..haaaah” kubaringkan badan dan memikirkan apa yg oppa lakukan disana, sudah makan belum..seharian ini dia tidak mengabariku😦
Issshhh…menyebalkannya orang itu😥 *sambil menatap layar ponsel*
Kubuka galery foto, kugeser satu demi satu foto kita berdua dgn berbagai pose..senyumku merekah melihat semua itu,cukup mengobati rinduku..ku putar lagu kebangsaan kami berdua,aku pun tertidur..lelap..
_______________________________________________________________
19 maret
*Minggu kedua*
Sudah seminggu dia tak ada kabar lagi..menghilang lagi..oppa:'((
Pikiranku kusut, apa yg dia lakukan disana sebenarnya! :”( ah!
pikiranku mulai bercabang,tak terkontrol..hal negatif menguasai pikiranku saat ini..
Dia selalu spt ini, sibuk, hilang tak ada kabar!
Aku coba utk mengirimnya pesan..

To: nae jagi
Oppa! Kau dmna?! Tega skali kau
———sent———-

To: nae jagi
Ya! Balas pesanku!! Paboya!!!! :@
——–sent———–

Ya tuhaaaan…..apa-apaan ini?! Dia mengabaikanku?! Beraninya :@
Rasa kesal berubah jd amarah..sungguh jahatnya..

To: nae jagi
Kau pria jahat!! Bgaimana bisa kau sprti ini?! Oppa! Jawab pesanku!!
——-sent————

Beratus2kali ku sms dia, masih tak ada jawaban..atau dia sakit?😥 ah tdk mngkin, dia pria kuat!😦
Esoknya, edward mengirimiku pesan..hanya kubaca, takku balas, aku kecewa, biar saja, biar dia tau bagaimana rasa yg aku rasakan kmrin! Kuabaikan pesannya, telefonnya berhari2, sampai tiba dimana minggu ketiga aku hendak kembali pulang..
“Sudah waktunya menghubunginya kembali heheheh..” Tawaku terkekeh sambil mengetik pesan untuknya..

To: nae jagi
Oppa, hari ini aku pulang, bisa jemput aku di bandara?jemputlah aku jam 10 pagi ini,kutunggu! (:
———sent———–

*2 jam kemudian*
Kutatap arlojiku, dengan rasa kesal..
“kemanaaa dia ishhh….apa yg dia kerjakan sih! Jemput aja ga bisa :'(”
Kurasakan tingkahnya yg aneh, biasanya dia menelfonku jika kuminta jemput..hermm
Membosankan terus menerus menunggunya..akhirnya kuputuskan utk naik taxi..ku menangis di dalam taxi..sakitnya hati ini..dia sama sekali tdk menganggapku :”(
Kuketik pesan untuknya dalam kondisi hati yg sangat terluka..

To: nae jagi
Tidak perlu menjemputku. Tidak perlu lagi menghubungiku, kita selesai sampai sini saja. Aku muak. Gomawo.
———-sent———–
Pipiku berderai air mata..gemetaran tangan hingga jari..sebtulnya aku tdk mau brkata seperti itu,tp aku sudah cukup dibuat sedih olehnya..semoga ini yg terbaik oppa..
__________________________________________________________________
20 maret
setelah hari itu, aku mendapati kabar kalau Oppa kecelakaan..mobilnya menabrak pohon demi menghindari seorang gadis kecil..saat dijalan menuju airport hendak menjemputku..perih rasanya..
Dia sekarang terbaring di rumah sakit..dengan berbagai alat pernafasan di wajahnya..sungguh menyayat hati..kupegang lembut tangannya..berdo’a..
“Lekaslah sadar..”
Punggung tangannya basah oleh airmataku..kurebahkan kepalaku disampingnya,sambil tetap menggenggam erat tangannya yg hangat dan lembut..ku tertidur..
————————————-
Kukira ku bermimpi oppa membelai rambutku..ternyata dia sudah siuman..kutatap wajahnya perlahan,dia tersenyum sedikit menahan air matanya..tatapannya sungguh membuatku ingin memeluknya..
“Oppa……” Kataku lirih, sambil mendekap kepalanya..
“Gwenchanayo oppa….aku disini…” Ku tersenyum dan kukecup keningnya..semakin erat dia memeluk pinggangku..
“Yaa…aku yakin kau akan baik2 saja oppa..”
“Maafkan aku..” Lirih sekali suaranya..paraw..
“Aku yg harusnya minta maaf padamu..oppa..aku selalu meneriakimu..memakimu….” Belum selesai aku bicara, dia mengecup bibirku..sedih..disaat seperti ini…oppa…kubalas ciumannya sambil menitikan air mata…
“Kenapa kau menangis..?” Tanya dia sambil memegang wajahku..
Aku hanya memeluknya….aku sayang kamu oppa….
Terasa sekali detak jantungnya…hangat nafasnya…saranghae oppa…saranghae…
————————————–
*malamnya*
“Kondisinya memburuk, dimohon agar memberinya waktu untuk beristirahat”
“Baik..dok..”
Dokter pun kembali ke ruangannya..
“Oppa, dengar kan? Harus banyak istirahat..besok aku kembali lagi,jaga diri ya oppa..” Kukecup keningnya, dia sedikit tidak rela kupergi..dengan berat ku melangkah keluar dan meninggalkannya utk beristirahat.
_________________________________________________________________
21 maret
Sore ini aku kembali menjenguknya…sibuk sekali pagi ini..kubawakan dia raisin, makanan kesukaannya..

*memasuki ruangan*

“Ternyata masih tidur…biarlah, tunggu dia bangun dulu..” Ku taruh tas ku dan duduk sambil membaca novel..tak lama kemudian oppa terbangun..
“Yobok…..” Katanya lemas
“Kau sudah bangun?^^ aku bawa raisin,kamu mau?”
Dia hanya menggelengkan kepalanya..mungkin sedang tidak nafsu..
Dia memegang tanganku,
“Yobo..kau harus baik2..jgn main terus,kuliah yg betul..bahagiakan dirimu..”
“Ne oppa…tp nada suaramu seperti akan meninggalkanku…” Jawabku khawatir..
“Janji kepadaku..bahagiakan orangtuamu,harus rajin kuliah hingga lulus nanti,mengerti?”
“Nee….” Tak ingin membuat dia terlalu lelah..ku iyakan apa yg dia mau…
“Mana raisin nya? Aku mau^^”
“Baiklaaaah…aaaa”
“Enak..rasanya manis, sperti senyummu yg slalu memaniskan hidupku dikala aku lelah dgn kehidupanku…” Pujinya sambil meneteskan air mata…
“Oppa…..” Ku lap air matanya..
Kami berbincang hingga petang…aku pamit padanya untuk membeli minum..
15menit aku kembali, oppa memanggil lirih, sedikit terburu2 kuhampiri dia,
“Kepalaku sakit..nafasku sesak..aku mau istirahat..take a..care..sarang…hae..” Pintanya sedikit terbata2..seperti org kelelahan..Dia terpejam..
Panik..kusegera hubungi dokter..
ruangan oppa ramai dgn suster2 dan dokter..sang dokter berteriak pada suster untuk membantunya mengambilkan pengejut jantung…kulihat dada oppa di tempelkan pengejut jantung…lagi dan lagi…tapi….
“OPPPAAA!!!!!!!!!!!!!!!!!”
__________________________________________________
*back sound G.NA – i’ll be back off so you can live better (bagian reff)*
__________________________________________________
#upacara pemakaman#
Oppa terbujur kaku,dimasuki liang lahat..semua keluarga disini,berkumpul..tangisan mengantarkannya pergi..kakek,ibu,tante,serta kakaknya disini untuk melihatnya terakhir kalinya..
Tidak..kurasa ini hanya mimpi..ini mimpi..kumenangis terus menerus..
“Berhentilah menangis..dia tidak akan kembali,kasihan dirinya disana..berhentilah,dia tidak suka melihat kau menangis..sa” kakaknya coba menenangkan..
“Ndee………….”
Upacara pemakaman sudah usai..semua kembali ke rumah..untuk upacara pembakaran..
Semua keluarganya berkumpul.kecuali ayahnya..kami membakar satu persatu fotonya,sedikit tidak rela..bagaimana caraku mengenangnya?
ada satu foto dimana aku dan oppa sdg mencium pipiku..apa ini jg harus dibakar?gemetar tanganku..tak ingin kulepaskan jari jemariku,aku masih ingin memilikinya..
“Eomma..bolehkah kusimpan ini satu..?” Pintaku sedikit memelas
“Tidak bisa nak..semuanya harus kita bakar..hapus jg semua foto di ipadmu..di ponsel serta di lappymu..ini sudah tradisi kami..mohon mengertilah..” Jawab eomma-nya sedikit bergetar..beliau tersenyum..
Baiklah..ini semua untuknya…
Upacara pembakaran berlangsung lama..lelah,aku pamit utk pulang..
“Ini..” Eonni-nya memberikan aku 2kupon dunia fantasy..
“Apa..ini eonni..?” Tanyaku sambil memegang kuponnya
“Ini dibeli saat dia hendak menjemputmu,dia jg mampir ke toko bunga..ini..”
Tuhan…1buket bunga mawar ungu..
“Ini ponselnya,ponselnya rusak,dia pinjam ponselku sementara utk menghubungimu kemarin2..” Tambahnya..
Ternyata begini..kronologisnya…tuhan..bodohnya aku mencurigainya..kumenangis lg..kakaknya memelukku..menenangkan..
_____________________________________________

1bulan setelah kepergiannya..Tepat dihari jadi kita, aku pergi ke dunia fantasy..mencoba mengenangnya..
Kulihat tiap org membawa pasangannya..pilu hati ini melihatnya..harusnya aku pergi bersama oppa..
Kucoba 1 persatu permainan kesukaannya..tak sedikitpun hati ini senang..aku bosan..aku angkat kakiku dan pergi ke pantai tak jauh dari situ..
Angin sore yg bgtu dingin..kulepas sepatuku..kuberjalan memasuki air..dingin..
Ada sunset..indah..pasti oppa senang melihatnya..
Kupinta seseorang untuk mengabadikannya..
*click*
“Gomawo..”
Aku pun pulang,tak ingin berlama2 disini..anginnya semakin dingin menyeruak ke dalam daging hingga tulang..
#flashback usai#

Kini semuanya cuma kenangan,kenangan yg indah yg pernah kumiliki..pria terindah yg pernah kupunya..cinta yg murni yg pernah aku miliki..terimakasih oppa..kau selalu bersabar padaku..tenanglah disana,disana kau tidak akan merasa kesakitan lg..
Aku pergi dari makamnya, upacara 1tahun kepergiannya selesai..tak lagi kulihat keluarganya berderai air mata.semuanya sudah ikhlas,kepergiannya mendewasakan kami semua..termasuk aku,jgn sia-siakan kasih sayang seseorang selama masih ada..penyesalan akan membunuhmu dihari dimana dia tiada..aku berlalu pergi..
Berjalan melewati makam sambil membawa buket mawar ungu yg sudah sedikit layu namun masih terawat..
Aku akan tetap mencintaimu, oppa..
Tinggalah dia sendiri, di dalam tidur panjangnya, di rumah barunya…
Rest in peace..

Author : yak matur suwon sudah baca! Ini cerita nyata saya dgn nya, saya coba tuangkan ehehe kalau kurang sedih, coba pas bacanya sambil motong bawang merah xD
Semoga ada moral education yg kalian dpt! :)) kurang lebihnya mohon amaaf,krn kesempurnaan hanya milik Allah, tetap di dorce..show show show! (?)😄 *plaak*
Kkk gomawoooo neeee😀
Follow my twitter : @sarrahquinn
Add my fb : sasa alexander chen