Title : All Seems To Be Crazy!? (Part 3)

Writer : Catherine Crystal ><

Cast :

-Cho Kyuhyun => Super Junior

-Shin Hyeyoung => OC

-Lee Sungmin = > Super Junior

-Park Nachan (Nana Park) => OC

Genre : Romance, sisanya tentuin sendiri XP

Length : Continue / Chaptered

Disclaimer : ff ini MURNI buatan saya tanpa campur tangan orang lain SEDIKITPUN. Mohon dihargai dengan tidak memplagiat, meninggalkan comment, sekalian like-nya XXP

Udah pernah dipublish di http://lovelyfanfictionhouse.wordpress.com

Hyeyoung membolak-balikkan badannya di atas kasur. Berkali-kali ditatapnya ponsel di tangannya dengan hati gelisah. Biasanya jam segini Sungmin sudah mengiriminya SMS atau meneleponnya untuk sekedar menanyakan keadaannya. Tapi sekarang? Ia jadi curiga apakah terjadi sesuatu pada Sungmin.

Dengan kasar, Hyeyoung mengetikkan nomor ponsel Sungmin yang sudah dihafalnya di luar kepala. Ditempelkannya ponselnya itu ke telinga setelah menekan tombol call.

“Nomor yang anda tuju…”

“Aish! Kenapa sih ini?” teriaknya frustasi. Ia pun mencoba menghubungi Nana karena katanya Sungmin akan pulang bersama Nana.

“Yoboseyo?” sapa Nana.

“Yoboseyo Nana-ah, apakah Sungmin oppa sedang bersamamu?” tanya Hyeyoung langsung.

“Mwo? Sudah sejak satu jam yang lalu dia tidak bersamaku lagi! Memangnya kenapa?”

“Dia tidak menelepon atau meng-SMS-ku, dia juga tidak menjawab teleponku”

“Mmh… coba kuhubungi dia”

“Ne, baiklah Nana-ah, coba terus ya… aku sangat khawatir”

“Arraseo… arraseo… aku juga khawatir”

KLIK.

Sambungan telepon terputus.

~0~

Tuut… tuut… tuut…

“Yoboseyo?” sapa Nana.

“Yoboseyo, wae Nana-ah?” tanya Sungmin.

“Oppa, tidak terjadi apa-apa padamu kan?”

“Mwo? Tentu saja terjadi apa-apa padaku!” jawab Sungmin lesu.

“Kenapa oppa?”

“Kau harus lihat tadi, Kyuhyun dan Hyeyoung pulang bersama, mereka terlihat sangat mesra dan mereka berbohong soal mencuci piring di kedai jjajangmyeon!”

“M-mwo?”

Nana langsung terududuk dari tidurnya. Ia menepuk-nepuk pipinya sendiri.

“Kau tidak salah lihat oppa?”

“Ani, aku yakin sekali kalau itu mereka berdua, dan mereka berhenti di depan rumah Hyeyoung, jadi aku tidak mungkin salah”

Nana merasa tubuhnya lemas. Benarkah Kyuhyun berselingkuh dengan Hyeyoung? Lalu apa Kyuhyun sudah tidak mencintainya lagi?

~0~

Hyeyoung melempar ponselnya dengan kesal. Sudah sejak tadi siang ia mencoba menelepon Sungmin, tapi tidak diangkat. Sekarang menelepon Nana juga tidak diangkat. Kenapa ia merasa mereka berdua marah padanya?

“Mereka kenapa sih?” gumamnya. Tiba-tiba saja ponselnya berdering, tanpa ba-bi-bu ia langsung mengangkat panggilan itu.

“Yoboseyo?” sapa suara di seberang.

“Kyuhyun oppa?”

“Ne, ini aku. Aku mau tanya, apa Nana bersamamu?”

“Bersamaku? Tidak! Dia bahkan tidak mengangkat teleponku sejak tadi! Sungmin oppa juga begitu!”

“Hhhh… aku juga bernasib sama, tadi aku menelepon Nana dan tidak diangkat, kenapa sih mereka sebenarnya?”

Hyeyoung dan Kyuhyun terdiam. Sama-sama memikirkan apa yang mungkin terjadi pada kedua orang itu.

“Apa mungkin… mereka mengetahui masalah perjodohan itu?” gumam mereka bersamaan.

~0~

One week passed…

Hyeyoung mematut dirinya di depan cermin. Hari ini keputusannya sudah bulat, menolak perjodohan itu. Dengan rasa yakin yang menguasai dirinya, dioleskannya sedikit lipgloss berwarna merah menyala di bibirnya.

Kembali ia mematut dirinya sendiri.

“Bagus, kau tampak cantik Hyeyoung!” gumamnya.

At another side…

Kyuhyun kembali mengoleskan gel pada rambutnya.

“Aiish… kenapa rambutku berminyak sekali sih?” gerutunya, “Ah iya, aku belum keramas, seharusnya kemarin aku keramas, malah sibuk mengurusi masalah perjodohan” lanjutnya.

Diraihnya ponselnya dan kembali mencoba menghubungi Nana. Rasa rindu sudah menguasai dirinya. Tapi harpannya kembali pupus karena Nana mematikan ponselnya.

“Haish… apa yang harus aku lakukan? Bagaimana kalau dia benar-benar tahu mengenai perjodohan itu?”

~0~

“Bagaimana Hyeyoung-ssi? Apakah kau sudah memikirkan mengenai perjodohan itu?” tanya ibu Kyuhyun. Hyeyoung mengangguk. Agak ngeri juga melihat sorot mata ibu Kyuhyun.

“Apa yang kau putuskan?” kali ini giliran ayah Kyuhyun yang bertanya. Hyeyoung menelan ludahnya. Apakah setelah menolak perjodohan ini hubungan keluarganya dengan keluarga Kyuhyun akan retak? Dia tidak mau hal itu terjadi hanya karena masalah bodoh seperti ini!

“Aku…” Hyeyoung kembali menelan ludahnya, berkali-kali ia berkata pada dirinya sendiri, ‘Tenang… tenang…’ tapi hal itu sama sekali tidak membantu. Pikirannya kacau, padahal tadi ia sudah sangat yakin akan menolak perjodohan ini.

“Ayolah Hyeyoung-ah… jawab dia…” mohon ibunya. Auuh… Hyeyoung jadi tidak tega kalau begini caranya!

“Aku memutuskan untuk…”

“Ayolah cepat!” seru Kyuhyun yang mulai tidak sabar dengan sahabatnya ini. Ditendangnya kaki Hyeyoung yang berada di sebelahnya.

“Sakit, bodoh!” bisik Hyeyoung, “Aku…”

“Ayolah Hyeyoung-ah… jangan buat kami menunggu!” seru ayahnya. Hyeyoung pun akhirnya berani bersuara.

Dia menggenggam tangan Kyuhyun dan mengajaknya berdiri, “AKU MENERIMA PERJODOHAN INI!”

.TBC.

Wakakakakak… pendek banget ya part ini? Maklum… lagi sibuk persiapin lomba -_-

RCL yah… ^^

 

Iklan