PROM15E IN LOVE

 

Title                 : Promise In Love

Author             : hyukktaa

Length             : One Shoot

Genre              : idk *huehehehe xP

Cast                 : Eunhyuk (suju), Park Kyura (OC)

kau datang tiba-tiba kepadaku, dan membuatku berjanji untuk hanya mencintaimu, dan tanpa kau sadari kau juga sudah membuatku untuk tidak bisa mengingkari janji itu…

                Super Junior comeback! Album ke-5 yang bertajuk Mr. Simple banyak mencuri perhatian para ELF diseluruh dunia. Acara Fansigning dan Fanmeeting pun diadakan di negara asal mereka,  Korea Selatan. Salah seorang ELF dari Indonesia yang sedang melanjutkan sekolahnya di negeri ginseng ini, beruntung karena ia bisa datang di kedua acara tersebut, untuk bertemu sang idola Super Junior dan tentunya sang bias Eunhyuk. Nizua Drifany yang memiliki nama Korea Park Kyura ini sudah lama mengidolakan group idol Super Junior. Dia sudah sering datang ke konser Super Show Super Junior, tapi Fansigning dan Fanmeeting ini adalah yang pertama baginya.

Park Kyura meminta saran pada sahabatnya yang asli korea (yang pasti sudah sering datang ke acara Fansigning maupun Fanmeeting) bagaimana bersikap yang baik saat acara Fansigning dan Fanmeeting dan apa yang seharusnya ia lakukan dengan waktu yang hanya kurang lebih 5 menit untuk bertatap muka dengan sang bias.

“kau harus memberinya hadiah! Kau boleh membeli barang2 mahal untuk mereka, atau lebih baik lagi kalau itu buatanmu sendiri. Gunakan waktu yang kurang dari 5menit itu sebaik mungkin, kau harus meninggalkan kesan yang baik padanya..” sahabatnya, Han Jisu menjelaskan

“tapi apa yang harus kulakukan dengan waktu yang kurang dari 5menit itu??” tanya Kyura bingung

“lakukanlah sesuatu yang mungkin bisa selalu diingatnya!” jawab Jisu

5 hari lagi acara Fansigning dan Fanmeeting akan diadakan, dan Kyura belum mendapatkan ide apa yang akan dia lakukan selain meminta tanda tangan saat Fansigning tersebut dan apa yang akan ia berikan pada Eunhyuk.

D-4….

Park Kyura memutuskan untuk membuat sebuah bantal berbentuk hati yang bertuliskan namanya dan Eunhyuk juga terdapat foto mereka ditengahnya. “ini sudah biasa, Eunhyuk oppa pasti sudah sering mendapat bantal seperti itu.. aish! Eotteokhe..?!” gerutu Kyura.

D-3…

Ia sama sekali tidak ada akal, ia tidak tahu harus membuat apa yang bisa terus dikenang oleh Eunhyuk. Sepanjang hari Kyura hanya sibuk mencari akal tapi hasilnya nihil. Tak ada satupun ide yang muncul di otaknya. Kyura mulai putus asa.

D-2…

“diam dirumah saja, tidak akan menemukan ide, aku harus keluar berjalan-jalan, mungkin kau bisa menemukan ide, atau kalau ada barang mahal yang unik aku bisa membeli untuknya”Kyura memutuskan. “hhmm.. mungkin bukan barang yang benar mahal, tapi lebih ke barang yang terlihat mahal”koreksinya sendiri. Kyura pun berjalan-jalan keluar mencari-cari suatu barang yang ia juga tidak tahu apa. Hari sudah malam, dan Kyura sama sekali belum menemukan satu barang pun yang terlihat mahal dan unik. “aish! Mengapa tidak ada toko yang menjual barang-barang yang terlihat mahal!” Kyura menggerutu sendiri “aish! Molla!” Kyura benar-benar kehabisan akal.

D-1…

Dengan tampang kusut Kyura bangun dari tidurnya “aku sudah kehabisan akal dan kehabisan hari.. eotteokhe..??”. Kyura kembali menarik selimut sampai menutupi wajahnya, enggan untuk beranjak dari tempat tidurnya “aku benar-benar tidak bersemangat hari ini”. Tiba-tiba Kyura menghempas selimut dari wajahnya, tampak seperti baru mendapatkan semangatnya kembali “aku tahu apa yang harus aku berikan pada Eunhyuk oppa!”. Bergegas Kyura ke meja belajarnya, mengambil secarik kertas imut berwarna pink dan mulai menuliskannya dengan tulisan hangeul yang sedikit dibuatnya tampak indah. Ia menulis surat untuk Eunhyuk. “hadiah untuk Eunhyuk oppa, adalah sebuah surat dariku kkkk~”

D-Day…

Acara Fansigning pun dimulai. Fans sudah banyak berdatangan. Dan akhirnya sang idola, Super Junior pun muncul dan langsung menduduki tempat masing-masing. Dan para fans pun membuat barisan rapi didepan para bias mereka masing-masing. Park Kyura dan Han Jisu sudah berada tengah-tengah di antrian masing-masing, karena bias mereka berbeda. Han Jisu lebih menyukai Kyuhyun. Han Jisu pun sudah menyiapkan segala sesuatu dengan sempurna, tidak seperti Kyura yang sibuk karena ini Fansigning Super Junior pertamanya. Antrian sangat panjang. Dan akhirnya Kyura pun dapat bertatap muka dengan Eunhyuk, biasnya.

Dengan gugup Kyura mengeluarkan album Mr. Simple berwarna merah dengan Eunhyuk sebagai covernya dari tasnya untuk ditandatangani oleh Eunhyuk, dan tidak ketinggalan surat pink yang akan diberikannya pada Eunhyuk. Saat melihat surat itu, Eunhyuk diam sejenak lalu menatap Kyura. Dengan hati berdebar-debar Kyura meminta “aku harap, oppa mau membacanya”. “geudaeyo.. aku akan membacanya.” jawab Eunhyuk yang membuat hati Kyura lebih tenang. “where are you come from?” Eunhyuk bertanya dengan logat inggris yang sedikit dibuatnya. “ne?”. “kamu bukan asli korea kan?” tanya Eunhyuk memastikan. “ah.. ne.. I’m from Indonesia” Kyura menjawab dengan senyum manis

“kau mau kutulis apa disini?” tanya Eunhyuk. “kau bisa tulis ‘aku akan berjanji untuk Park Kyura’” jawab Kyura sopan. Jawaban Kyura membuat Eunhyuk terkejut “mwo?”. “oppa sendiri yang tanya, mau kau tulis apa disitu” jawab Kyura lebih santai. “geudaeyo.. aku tadi memang bertanya..” Eunhyuk pun menyetujui kemauan fansnya. Dan saat Eunhyuk akan mengulurkan tangan untuk bersalaman, Kyura sudah lebih dulu mengulurkan jari kelingkingnya (tanda berjanji) yang kembali membuat Eunhyuk bingung tapi ia pun mengikutinya.

Eunhyuk meraih kelingking Kyura “berjanjilah untuk hanya mencintaiku” ucap Kyura sambil merapatkan jempolnya dengan jempol Eunhyuk. “ya…” kata eunhyuk dengan wajah memerah. “kau sudah berjanji padaku oppa” kata Kyura sambil menunjukan album yang sudah ditandatangani oleh Eunhyuk dengan senyum manis. Kemudian waktunya sudah habis dengan Eunhyuk, ia harus segera keluar dari barisan.

Kyura berlari keluar menemui Jisu yang sudah mendapatkan yang ia mau dari Kyuhyun, dengan senyum sumringah diwajahnya karena sudah membuat Eunhyuk berjanji padanya.

 

“apa yang kau katakan padanya?” tanya Jisu penasaran

“aku hanya membuatnya berjanji padaku..”

“janji apa?”

“janji, bahwa dia hanya akan mencintaiku”

“dan kau percaya kalau dia benar berjanji?”

“aku punya buktinya” sambil menunjukan album yang bertuliskan ‘aku akan berjanji untuk Park Kyura’. “ya.. chinja.. kau sungguh licik, kau curang” Jisu iri. “tak apa, yang penting aku sudah  membuatnya berjanji” jawab Kyura sambil sambil terus tersenyum.

Malam harinya, di Dorm Super Junior….

Eunhyuk membaca surat dari Park Kyura. Ia membuka surat itu yang ternyata hanya ada satu kalimat. ‘oppa, kau sudah berjanji padaku!’. “ya.. aku benar-benar sudah berjanji padanya”

 

S ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ J

Fansigning kembali digelar, kali ini mereka mengadakannya di Busan. Tidak mau ketinggalan Park Kyura dan Han Jisu kembali mengikuti Fansigning di Busan. Park Kyura tidak membawa apapun untuk diberikan pada Eunhyuk hanya album ke5 yang ia baru saja beli lagi untuk di tandatangani.

“kau lagi?”

“kau masih mengingatku?”

“kau beli berapa album? Kali ini harus kutulis apa?” tanya Eunhyuk seperti sudah hapal. “hanya untuk Park Kyura” jawab Kyura santai. Eunhyuk pun menurutinya. “kau sudah membaca suratku?” tanya Kyura penasaran.

“sudah..”

“kau tidak ingin membalasnya?”

“aku tidak tahu harus membalas apa”

Dan lagi, saat Eunhyuk akan mengulurkan tangannya, Kyura sudah lebih dulu mengulurkan jari kelingkingnya.

“park Kyura-ssi..”

“kau tidak mau?”

Eunhyuk tetap mengikuti kemauan Kyura. “kau sudah berjanji 2 kali padaku” ucap Kyura. “ya.. Kyura-ssi..”. Kyura hanya membalasnya dengan senyum manis.

S~ ~  ~ ~ ~ ~ ~J

Jumat ini, Park Kyura dan Han Jisu datang ke acara Music Bank. Mereka duduk dibangku paling depan dengan membawa segala pernak-pernik fan. Saat bagian pre-recording Super Junior berlangsung, Eunhyuk, melihat Kyura duduk dibangku paling depan. Tanpa sadar Eunhyuk memanggil Kyura dari atas panggung.

“Park Kyura-ssi..” panggil Eunhyuk sambil melambai-lambaikan tangannya

“dia mengingatmu? Aku tidak percaya dia mengenalimu? Bagaimana bisa?” tanya Jisu tidak percaya

“aku lebih tidak percaya, dia memanggilku dari atas panggung, seakan dia ingin aku naik ke atas sana. Apa dia sudah gila?” kata Kyura lebih tidak percaya

Karena Kyura sama sekali tidak menanggapi panggilannya, Eunhyuk pun turun dari panggung, dan menghampirinya.

“ya Kyura-ssi.. kau datang?” tanya Eunhyuk santai, seperti tidak tahu bahwa semua fans sudah memperhatikan mereka berdua termasuk para member suju yang masih berada di atas panggung.

“aku selalu datang kemari sejak kalian comeback stage” jawab Kyura canggung dengan suasana ini

“chinjayo? Wah.. aku baru menyadarinya..” kata Eunhyuk santai seperti layaknya mereka sudah kenal lama

“oppa, kau tidak sadar, kalau kita terus diperhatikan oleh semua orang yang ada disini?” tanya Kyura mencoba menyadarkan Eunhyuk

“Eunhyuk-ssi, mungkin sebaiknya kau cepat kembali ke panggung” perintah Leeteuk tiba-tiba. Dan seketika Eunhyuk sadar bahwa semua orang sedang memperhatikan tingkah spontannya. Eunhyuk menurut, dan acara berlangsung dengan baik.

Malam harinya, seperti biasa, Park Kyura datang ke Sukira. Dan lagi, Eunhyuk melakukannya lagi, spontanitas. Saat siaran belum OnAir, Eunhyuk kembali memanggil Kyura dari dalam ruangan. “Park Kyura-ssi, kau datang juga kemari? Sukira siaran sampai tengah malam, sebaiknya kau pulang”

Diluar, semua fans bertanya-tanya “ya! Siapa Park Kyura?” “ada hubungan apa Park Kyura dengan Eunhyuk oppa?” “sebenarnya siapa Park Kyura?” dan banyak lagi. Kyura hanya diam, bingung harus berbuat apa.

‘ada apa dengannya? Mengapa dia terus memanggilku hari ini? Ingin membuatku malu atau apa? Benar-benar membuatku susah!’ gerutu Kyura dalam hati

“Eunhyuk-ah, ada apa denganmu hari ini? Kau tahu? Kau sudah membuat para netizen curiga..” Leeteuk memberitahu

“hyung, aku hanya menyapa Park Kyura-ssi, dia fan-ku, apa aku salah?” protes Eunhyuk

“tentu saja kau tidak salah, tapi caramu yang salah! Kalau netizen sampai tahu Park Kyura, dia yang akan direpotkan. Kau mau kalau fanmu diganggu oleh para netizen?” Leeteuk menasehati

“sekarang semua fans diluar sana, sedang meributkan siapa Park Kyura. Kalau kau ingin menyapanya, lakukanlah dengan sewajarnya..” lanjut Leeteuk

Hari pun terus berlanjut, Park Kyura dan Han Jisu selalu datang dimanapun ada Super Junior. Eunhyuk selalu bertemu dengan Kyura di berbagai acara seperti Music bank, Music Core, Inkigayo, dan lainnya dan mencoba untuk menyapanya dengan cara yang sewajarnya. Sampai suatu hari, seperti biasa para fan sering menunggu idola mereka di depan dorm, berharap sang idola akan keluar, dan mereka bisa memberikan hadiah kepada sang idola secara langsung.

Hari ini, Park Kyura, Han Jisu dan beberapa fans yang lain menunggu idola mereka keluar dari dorm. Mereka datang dengan berbagai hadiah yang ingin diberikan kepada sang idola. Ada dari mereka yang membawa buah-buahan favorit bias, ada juga yang membawa aneka pernak-pernik buatan sendiri dan masih banyak lagi. Park Kyura sendiri membawa segala pernak-pernik buatannya sendiri yang bertema ‘one peace, monkey the Eunhyuk’.

Ternyata dari dalam semua member Super Juniorsudah bersiap keluar, mereka sedang mengintip dari jendela. Eunhyuk memutar matanya kesekitar, mencari dimana Kyura. Disana. Dia menemukan dimana Kyura, ia berdiri didepan tepat ditengah-tengah diantara elf lainnya. Dia merasa gembira bisa menemukan gadis itu. Dia terus memperhatikan gadis itu. Kyura membawa banyak sekali hadiah yang akan diberikan untuknya.

“mengapa mereka lama sekali?” Jisu tidak sabar ingin memberikan semua pernak-pernik yang dibawanya untuk diberikan pada Kyuhyun. Tiba-tiba terdengar suara handphone berdering, Kyura segera menyadari bahwa handphonenya yang berdering. Ia dengan segera mengangkat telpon itu, ternyata bibinya yang menelpon.

“ne, ahjuma..”

“bisakah kau pulang sekarang? Ada masalah dirumah..”

“masalah? Oh.. ne..”

Kyura menutup telpon tersebut. Park Kyura tinggal bersama dengan Choi Heemi, seorang kerabat orangtua Kyura yang sangat dipercaya untuk menjaga Kyura selama ia bersekolah di Korea. Belakangan ini mereka ada masalah dengan seseorang dari bank yang akan menyita rumah Heemi ahjuma karena ada kesalah pahaman.

Jisu bingung dengan tingkah Kyura yang tiba-tiba panik, bertanya “waeyo? Ada masalah?”. Karena hanya Jisu yang tahu tentang masalah yang Kyura dan Heemi ahjuma hadapi sekarang, Kyura hanya bisa percaya padanya “molla.. sepertinya orang dari bank datang lagi, ahjuma sendiri dirumah”. “kau harus segera pulang, biar aku yang akan berikan hadiahmu pada Eunhyuk oppa” Jisu dengan berbaik hati, membiarkan Kyura pulang dan menitipkan semua hadiahnya padanya. “jeongmal gomawo Jisu-ya” ucap Kyura dan segera pulang kerumah dengan terburu-buru.

Eunhyuk yang melihat Kyura lari terburu-buru, hanya bingung dan terus memperhatikannya dari dalam. Saat akhirnya, mereka keluar dari dorm, Eunhyuk segera menghampiri seorang remaja putri yang selalu bersama dengan Park Kyura.

Eunhyuk berdiri tepat didepan Jisu, setelah Jisu berhasil memberikan semua hadiahnya pada Kyuhyun, dia langsung berpaling pada Eunhyuk dan memberikan hadiah dari Kyura. jisu bingung, Eunhyuk terus menatapnya tanpa mengeluarkan sepatah katapun. Tapi karena Jisu termasuk anak yang pandai, ia dapat membaca mata Eunhyuk, dia seperti menanyakan dimana Kyura? pergi kemana dia? Mengapa dia sangat terburu-buru? Begitu banyak yang ingin Eunhyuk ketahui.

“Eunhyuk oppa, temanku menitipkan hadiahnya untukmu, dia harus segera pergi karena ada sedikit masalah dirumahnya. Maaf kalau dia tidak memberikan hadiah ini secara langsung” Jisu menjelaskan sewajar yang ia bisa berharap tak ada fans lain yang curiga dengan tingkahnya. Sebaliknya, ia malah lebih curiga pada tingkah Eunhyuk, mengapa ia akhir-akhir ini sering menyapa Kyura yang baru saja dikenalnya. Kini Jisu yang menatap Eunhyuk penuh rasa curiga,  yang sepertinya Eunhyuk menyadari tatapan Jisu kepadanya.

Eunhyuk yang tersadar karena tiba-tiba remaja putri itu balik menatapnya dengan tatapan curiga seperti ingin mengintrogasi, ia langsung menerima semua hadiah yang berbau one peace itu,  menggeleng dan segera pergi. Walaupun hanya sebuah tatapan, Eunhyuk tahu pasti, bahwa gadis tadi sangat curiga padanya.

Dirumah Heemi ahjuma. Kyura melihat beberapa orang berpakaian jas rapi berwarna hitam sedang berselisih dengan ahjuma. Heemi ahjuma bersikukuh bahwa ini hanya salah paham “itu bukan kami, kami tidak pernah meminjam uang apapun dari bank, saya bersungguh-sungguh”. “tapi didata kami, anda sudah meminjaam uang di bank 100juta won, nyonya!” seseorang tetap menyangka bahwa Kyura dan Heemi ahjuma sudah meminjam uang di bank sebesar 100juta won, sedangkan Kyura dan Heemi ahjuma tidak pernah meminjam uang dari bank sedikit pun.

“ahjusi.. ahjuma mengatakan yang sebenarnya, kami tidak pernah meminjam uang dari bank. Itu bukan kami!” Kyura yang tidak terima langsung membela Heemi ahjuma. “oh begitu? Jadi kau pikir kami harus percaya, bahwa bukan salah satu dari kalian yang meminjam uang dari bank, tapi orang lain yang tidak dikenal, telah meminjam uang atas nama kalian, begitu?” tanya seseorang yang lain.

“tentu! Kau harus percaya itu! Karena memang itu kenyataannya!” ahjuma sudah habis kesabaran. “tapi tidak mungkin ada orang lain yang tidak dikenal yang bisa meminjam uang dibank atas nama anda, jika dia tidak tahu data tentang anda nyonya!” bentak seseorang lainnya

“YA! Ahjussi! Bisakah kau lebih sopan sedikit?!”

“ya.. dimana kesopananmu padaku?”

“Sekarang kami tidak perduli, siapa orang yang meminjam uang di bank, yang jelas di data kami, andalah yang meminjam uang itu nyonya!” bentaknya sekali lagi

“datanglah 2bulan lagi, aku akan melunasinya” ahjuma memberikan janji. “kami sudah terlalu lama menunggu, kami sudah tidak bisa menunggu lagi! Sekarang kalian bereskan barang-barang kalian atau kami yang akan membereskannya!” ancam mereka

Tidak ada pilihan lain, Kyura dan Heemi ahjuma membereskan semua barang-barang mereka. Mereka memutuskan sementara untuk tinggal di apartemen kecil dulu, sampai mereka bisa membeli rumah lagi. Kyura memberitahu Han Jisu bahwa ia dan Heemi ahjuma pindah ke apartemen kecil didekat rumahnya dulu.

 

S ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ J

3minggu berlalu..

Sudah lama eunhyuk tidak bertemu dengan Kyura lagi, disetiap kosernya dia selalu mencari gadis itu, tapi tetap ia tidak menemukannya. Ia bahkan mencari teman Kyura yang selalu bersama Kyura. tapi ia juga tidak bisa menemukannya. Eunhyuk sangat khawatir pada gadis itu, mengingat terakhir kali mereka bertemu, Kyura langsung pergi terburu-buru. Entah mengapa gadis itu perlahan tapi pasti sudah memasuki pikirannya. Ia merasa seperti selalu ingin bertemu dengan gadis itu. Gadis yang ia temui di Fansigning.

“Kyura-ya.. menapa kau akhir-akhir ini jarang sekali ikut menonton Super Junior? biasanya kau tidak mau telat” tanya Jisu yang seperi kehilangan teman seperjuangannya. “ahjuma sekarang sedang dalam masalah, aku walaupun bukan saudara kandungnya, tapi aku tinggal dengannya, aku juga sudah menganggapnya seperti eomma-ku sendiri, jadi aku harus membantunya untuk membeli rumah baru” Kyura menjelaskan panjang lebar berharap temannya itu bisa mengerti kondisinya sekarang. “mianhae.. aku jadi jarang pergi denganmu. Aku janji nanti kalau kami sudah membeli dan tinggal dirumah yang baru, aku akan kembali lagi..” lanjut Kyura berjanji.

2minggu berlalu…

Eunhyuk selalu berusaha mencari Park Kyura dan temannya dikonser, tapi itu tidak mudah. “mengapa sekarang untuk mencarimu itu sangat sulit? Dimana kau?” gerutu Eunhyuk. Eunhyuk benar-benar merindukannya, ia sangat merindukan gadis itu. Ia melirik secarik kerta diatas meja kamarnya. Ternyata itu surat yang diberikan Park Kyura saat mereka pertama kali bertemu. Dia membaca berulang-ulang kalimat yang ditulis oleh Kyura dengan indah. ‘oppa, kau sudah berjanji padaku!’. Eunhyuk teringat saat pertama kali Kyura membuatnya berjanji ‘berjanjilah untuk hanya mencintaiku’. “aku sudah berjanji padanya! Dan aku harus menepati janji itu”. Saat Eunhyuk melihat lebih teliti, di pojok bawah, ada tulisan menggunakan alphabet. “apa ini? Dia menulisnya dengan bahasa apa? Ini seperti… mungkinkah ini alamat rumahnya??” tebaknya jitu. Eunhyuk mulai menebak-nebak yang mana nama jalan, nomor rumah yang lainnya.

Keesokan harinya, di waktu senggangnya, Eunhyuk diam-diam mencari alamat tersebut. Ia berkeliling dikomplek perumahan, akhirnya dia menemukan satu rumah yang alamatnya persis seperti yang ditulis Kyura. eunhyuk mencoba menekan bel rumah tersebut, tapi tak ada jawaban sama sekali. Dari luar terlihat seperti rumah kosong, yang baru saja ditinggalkan oleh pemiliknya. Tapi ia tidak menyerah, ia berpikir mungkin orang rumah sedang pergi keluar sebentar, akhirnya ia memutuskan untuk menunggu. 1jam.. 2jam.. 3jam.. akhirnya 7jam berlalu, tidak ada satupun pemilik rumah yang datang. Eunhyuk mulai putus asa, mungkin Kyura sudah pulang ke Indonesia dan ia pun memutuskan untuk pulang.

1minggu berlalu…

Sama sekali tidak ada kabar dari Park Kyura dan temannya. Eunhyuk benar-benar putus asa. Sampai akhirnya, disuatu konser. Saat pre-recording. Eunhyuk melihat seorang remaja putri, yang sepertinya ia kenal. Ia mendekat ternyata itu adalah temannya Park Kyura. segera Eunhyuk menghampirinya dan menariknya ketempat yang sebisa mungkin tidak ada orang yang tau.

“kemana saja kau? Dimana Park Kyura-ssi?” tanya Eunhyuk masih memegang erat tangan Jisu. “aku selalu datang ke konsermu, kaunya saja yang tidak melihatku..” jawab Jisu santai. “chinjayo? Ya! Aku tidak sedang bercanda denganmu..” Eunhyuk sulit mempercayainya, karena selama ini, ia memang sangat sulit mencari Park Kyura. “aku serius oppa. Aku selalu ada di konsermu. Hanya saja, Kyura sedang tidak bisa menontonmu beberapa waktu ini. Ia meminta maaf karena tidak bisa datang melihatmu untuk beberapa hari kedepan” jawab Jisu

“sekarang dimana dia?” tanya Eunhyuk antusias. “sekarang dia tinggal di apartemen kecil dekat rumahnya. Kau tahu rumahnya kan? Kyura bilang, dia pernah memberitahumu dimana rumahnya..” jawab Jisu sopan. Bingung dengan jawaban Jisu, Eunhyuk kembali bertanya “mengapa ia tidak tinggal dirumahnya?”. Jisu diam, haruskah dia menjelaskan ini “ada sedikit salah paham antara keluarganya di korea dengan bank..” Jisu pun menjekaskan semuanya pada Eunhyuk

Setelah mendengar semua penjelasan itu, Eunhyuk langsung bergegas pergi, namun dicegah oleh Jisu “oppa, kau mau pergi kemana?”. “aku sudah jelas ingin menemuinya” jawab Eunhyuk terburu-buru. “bagaimana dengan konsermu? Kalau Park Kyura tahu bahwa biasnya menginggalkan konser, dia akan marah besar” Jisu memperingatkan. Eunhyuk pun mengurungkan niatnya untuk meninggalkan konser dan memutuskan untuk menemui Park Kyura besok.

Keesokan paginya, dia langsung pergi ke apartemen yang dibilang Han Jisu kemarin. Dia datang pagi-pagi agar dia bisa bertemu dengan Park Kyura sebelum Kyura pergi kuliah. Eunhyuk menetak bel apartemen milik Park Kyura. seorang ahjuma mebukakan pintu. “nuguseyo? Omo! Bukankah kau Super Junior itu? Ya! Keponakanku sangat menyukaimu..”. Heemi ahjuma mempersilakan Eunhyuk masuk.

“mengapa kau datang kemari?” tanya Heemi ahjuma antusias. “saya ingin bertemu dengan Park Kyura-ssi, apakah ada?” Eunhyuk menjawab dengan sopan. “wah.. sayang sekali dia tadi pagi-pagi sekali sudah pergi” ahjuma menjawab denga lembut. “pergi? Kemana?” tanya Eunhyuk penasaran

“dia pergi bekerja, karena ahjuma lagi sakit, jadi dia yang menggantikanku sementara sampai aku sembuh. Sebenarnya dia tidak kubolehkan bekerja, tapi dia memaksa” ahjuma menjelaskan. Eunhyuk bertanya dimana Kyura bekerja, dan ia pun segera menyusulnya.

Sesampainya ditempat kerja Park Kyura, ternyata Kyura sudah berangkat kuliah. Satu yang Eunhyuk lupa tanyakan pada Jisu, dimana mereka bersekolah. Siang harinya Eunhyuk kembali lagi ke apartemen Kyura. dan ternyata Heemi ahjuma mengatakan bahwa Kyura sudah pergi kerja lagi samapi malam disalah satu cafe, cafe itu cukup jauh dari apartemen Kyura tinggal. Eunhyuk tetap menyusul Park Kyura kesana.

Disana, akhirnya ia bisa melihat Kyura sedang sibuk dengan pekerjaannya, Eunhyuk tidak mau mengganggunya, dan akhirnya ia memutuskan untuk menunggunya diluar. Eunhyuk memperhatikan Kyura dari jauh, betapa rindunya ia dengan gadis itu, dan disanalah ia menyadari betapa ia mencintai gadis itu. Gadis yang bertemu dengannya di acara Fansigning, gadis yang sudah membuatnya berjanji dan membuatnya tidak bisa untuk mengingkari janji itu. Dia benar-benar menyukai gadis itu. Park Kyura

Ternyata cafe tersebut tutup jam 10 malam. Eunhyuk terus menunggu didalam mobilnya. Sampai akhirnya Park Kyura keluar dari cafe itu. Segera Eunhyuk berlari mengejarnya, meraih tangannya dan menarik Kyura kedalam pelukannya. Eunhyuk memeluknya erat seperti tidak ingin melepaskannya.

“oppa.. waeyo?” tanya Kyura bingung dengan reaksi spontan Eunhyuk. Eunhyuk tetap enggan untuk melepas pelukannya. Tanpa sadar Kyura membalas pelukan Eunhyuk. Dia baru menyadari bahwa ia sangat merindukan namja yang ia sukai itu. Kyura menangis dipelukan Eunhyuk, ia juga tidak mengerti mengapa ia menangis, ia hanya ingin menangis saja. Untuk beberapa menit tak ada satupun dari mereka yang ingin melepaskan pelukan itu. Sampai akhirnya Kyura tersadar bahwa sudah ada beberapa orang yang terus memperhatikan mereka.

Kyura melepaskan pelukannya, tapi Eunhyuk masih belum ingin melepaskannya. “oppa, kita tidak bisa seperti ini terus. Semakin banyak orang yang memperhatikan kita” kata Kyura khawatir kalau-kalau ada netizen. “biarkan saja. Aku tidak ingin melepasmu, biar mereka tahu betapa aku sangat merindukanmu” jawab Eunhyuk dengan terus memeluk Kyura makin erat. Kyura kembali membalas pelukan Eunhyuk.

“oppa waeyo?” tanya Kyura bingung. “kau yang membuatku begini” jawab Eunhyuk singkat. “maksudmu?”. Eunhyuk melepaskan pelukannya dan menatap Kyura “kau datang tiba-tiba kepadaku, dan membuatku berjanji untuk hanya mencintaimu, dan tanpa kau sadari kau juga sudah membuatku untuk tidak bisa mengingkari janji itu” Kyura hanya diam menatap Eunhyuk “kau yang sudah membuatku begini, jadi kau yang harus membereskannya..” canda Eunhyuk dan kembali memeluk Park Kyura erat. Eunhyuk pun mengantarkan Kyura pulang.

Keesokan harinya..

Eunhyuk kemabil mengunjungi Kyura lebih awal, takut dia sudah pergi kerja lagi. “oppa, mengaoa kau kemari?” Kyura bingung, karena pagi-pagi sekali Eunhyuk sudah berada di apartemennya. “hari ini kau tidak perlu bekerja, karena aku akan melunasi semua hutang keluargamu, kau tak perlu lagi kerja sampai malam” jelas Eunhyuk. “aku hari ini memang tidak pergi kerja” Kyura memberitahu.

“waeyo? Ahjuma sudah sembuh?” tanya Eunhyuk bingung. “aniyo oppa.. kemarin malam, orang-orang dari bank bilang, bahwa orang yang sudah meminjam uang dari bank atas nama ahjuma, sudah membayarnya lunas” jelas Kyura. “chinjayo? Ah, aku telat..” gerutu Eunhyuk. “gwaenchanayo oppa, kau bisa membantu kami untuk memindahkan semua barang-barang kerumah lagi” Kyura menyarankan. “aku ini penyanyi, bukan kuli angkut..” jawab Eunhyuk menyombongkan diri. “oh begitu? Kalau begitu jangan pernah menemuiku lagi, karena aku tidak ingin menemuimu” ancam Park Kyura. “ya..” Eunhyuk tidak bisa membalas.

Merekapun memindahkan semua barang kembali kerumah.. “waah.. senang kembali kerumah. Oppa ini sudah malam, gomawo sudah menjadi kuli angkut untuk hari ini. Kau kuli angkut yang payah” ucap Kyura dan mengantar Eunhyuk keluar. “senang bisa melihatmu kembali ceria” kata Eunhyuk. Kyura tesenyum manis, Eunhyuk meraih kedua tangan Kyura dan menggenggamnya erat.

“Park Kyura.. fan-ku, seorang gadis yang membuatku berjanji untuk hanya mencintainya. Aku hari ini berjanji untuk hanya mencintaimu. Kau masih menyukaikukan?” tanya Eunhyuk. “lebih dari itu” jawab Kyura yakin. “kalau begitu, aku pulang dulu, jaljayo..”. “oppa!” Eunhyuk menoleh, Kyura mendekatinya, dan mencium lembut pipinya. “jaljayo..” ucap Kyura dengan pipi merona. “besok, datang kekonserku, ada yang ingin kutujukan padamu..” Eunhyuk mengingatkan.

Esoknya. Seperti biasa Kyura dan Jisu sudah lengkap dengan segala pernak-pernik fansnya. Datang ke konser Super Junior lagi. Beruntung Kyura dan Jisu bisa mendapatkan tempat duduk paling depan. Saat konser dimulai. Super Junior selalu ditaruh sebagai penampil terakhir. Diakhir lagu Super Junior, Eunhyuk turun dari atas panggung, menarik tangan Kyura, membawanya keatas panggung.

Eunhyuk menggenggam erat kedua tangan Kyura, menatap Kyura dalam “saranghaeyo Kyura-ya..” ucapnya dihadapan semua orang, dan semua fansnya. Kyura hanya diam tidak bisa berkutik, karena terlalu gugup. “dulu aku pernah berjanji padamu, dan sekarang aku mau kau yang berjanji padaku, berjanjilah untuk selalu mencintaiku, karena aku hanya akan mencintaimu” kata-kata manis Eunhyuk yang membuat Kyura menangis seketika diatas panggung. “I promise..” jawab Kyura. Mereka mengaitkan jari kelingking mereka dan merapatkan jari jempol mereka. Kyura masih tidak ingin berpikir apa yang akan terjadi pada setelah ini, mengingat ada banyak fans yang melihat kejadian tersebut. Kyura terus menganis, ia tidak bisa berhenti, ia terlalu bahagia seperti rasanya hatinya ingin melompat keluar. Eunhyuk menghapus airmata Kyura dengan jarinya dan tiba-tiba mendekatkan wajahnya pada wajah Kyura. Eunhyuk mengecup bibir Kyura dengan lembut. Dan itu diakhiri dengan tepuk tangan para member Super junior dan para penonton yang hadir.

 

 

 

~THE END~