Author: shalsasya
Casts:

  • Kwon Jiyong / GD Bigbang
  • Song Heera
Genre: Romance
Rating: Teen
Length: Drabble
udah pernah di publish di blog personal: Angelic Devil dan Gallery of Fanfiction🙂
 .
.
.

Cinta itu indah, lebih indah lagi jika kau bisa melepaskannya untuk kebahagiaan orang lain. Seperti pohon sakura.

Musim gugur.
Di taman pinggiran kota Seoul aku bisa melihat setiap kelopak bunga sakura yang jatuh mencium tanah. Dan Jiyong benar, sakura memang berkali-kali lipat lebih indah jika sedang menggugurkan daunnya. Tapi…. Apa yang terjadi nanti jika daun nya sudah habis?

Aku berusaha menepis pikiran-pikiranku tentang namja itu, Jiyong. Ingat Heera, dia sudah mempunyai tunangan. Dan waktunya untukku untuk move on, melupakan perasaan ku yang ‘tak terkira untuk namja itu. Seperti bunga sakura, melepaskan daunnya untuk kebahagiaan orang lain.

“Sangat indah bukan?” tanya seseorang dengan suara familiar -bukan, bukan familiar lagi, suara ini sangat kukenal. “Sudah kuduga, Heera-ya.” lalu ia duduk disebelahku, dia diam tidak berkata apa-apa. Kebetulan sekali aku bertemu dengannya di setting tempat yang seperti ini, di waktu seperti dulu mungkin aku akan terlonjak senang dan langsung memeluknya, tapi sekarang berbeda.

Waktu seolah mempermainkanku, suasana mendadak menjadi hening. Aku memberanikan diri untuk menatapnya. “Bagaimana dengan hubungan kalian? Kapan kau akan menikah Oppa?” tanyaku sebelum aku memamerkan deretan gigi putihku untuknya. Ya, aku berusaha berbahagia untuknya.

“Heera-ya,” dia menatapku ‘tak tega seolah menyadari fake smile ku. Sejurus kemudian ia memelukku, dagunya bertumpu pada bahuku, aku bisa merasakan deruan nafasnya yang tidak teratur, dia seperti sedang menahan tangis. Aku baru sadar…. Ternyata bukan aku saja yang mencoba untuk melepaskannya, dia juga.

“Oppa, kita tidak seharusnya seperti ini. Kau sudah mempunyai tunangan,” kataku serak menyadarkan nya kembali ke masa sekarang, aku sudah bukan miliknya lagi, begitu juga dengannya yang bukan punyaku lagi seperti dulu.

“Aku masih mencintaimu, Heera-ya. Bagaimana bisa aku melepaskanmu secepat itu?” tanyanya dan sepersekian detik kemudian kurasakan baju ku membasah, Jiyong menangis.

Aku menelan ludahku, bagaimanapun juga baik aku maupun dia harus move kan?

“Seperti pohon  sakura, cinta akan terlihat lebih indah jika kau melepaskannya untuk orang lain, seperti sakura.”

FIN

A/N: Mianhae, gagal galau. Shalsa baru belajar buat drabble and well, hasilnya kayak begini doang. Btw ini postingan perdana aku di fflovers, makasih ya sunbaenim udah nerima aku yang masih sangat newbie ini!

Komentar &saran sangat dibutuhkan. Terimakasih.