My Band Ring

Author                                                  : Dewii Aprilya

Cast                                                       : Han Hye Ra, Cho Kyuhyun.

 

Halooo… Author muncul dengan karya terbarunya!! Aku sempat galau FF ini mau dibuat Continue atau Oneshoot, tapi akhirnya ya ini!! Readers bisa deskripsikan ini masuk golongan C atau OS.

Aku hanya berharap semua yag membaca karyaku akan menyukainya.
Kamsahamnida!!

———————————————————————————————————————————

Cincin pita yang mengikat jari manisku ini telah menjadi awal pernikahan kami. Jika ini adalah sebuah kisah yang dituliskan oleh-Nya dalam lembaran takdir, aku harap kisah kami akan menjadi akhir yang bahagia. ^HHR^

———————————————————————————————————

#1. The First Sight and The Wedding.

(Han Hye Ra’s POV)

Malam ini daratan terlihat begitu mencekam, bulan sepertinya enggan untuk memperlihatkan keindahan cahayanya dan lebih memilih bersembunyi dibalik awan. Dan disini, disudut ruangan ini yang pengap ini, aku terkurung dan tidak bisa bergerak.

Aku gugup, hormone adrenalin seolah menumpahkan dirinya didalam setiap aliran darahku yang memacu jantungku berdetak lebih cepat, keringat mengucur di setiap inchi wajahku. Aku takut, lelaki tua yang mengaku sebagai pamanku akan datang dan membawaku pergi. Aku sebatag kara di dunia ini, Ayahku meninggal sebulan lalu dan mewariskan tumpukan hutang padaku.

Aku gemetar saat kudengar pintu didobrak oleh lelaki kejam itu, dia masuk ke kamarku dan langsung menarikku secara paksa. Aku meringis kesakitan tapi dia samasekali tidak mengasihaniku dan memaksaku untuk ikut dengannya. Dia memaksaku untuk masuk ke mobilnya kemudian mengikat tangan dan kakiku agar aku tidak bisa berontak, lelaki kejam itu mengemudikan mobilnya entah kemana.

Setengah jam kemudian Lelaki kejam ini menghentikan mobilnya dan melepaskan ikatannya di tangan dan kakiku, aku berontak dan berusaha untuk lari, tapi beberapa lelaki muda dan kekar langsung datang dan memaksaku untuk masuk ke sebuah bangunan yang bisa kupastikan adalah sebuah Bar.

Kedua lelaki itu membawaku ke pintu belakang bar ini, mungkin tidak ingin jika aku membuat kegaduhan di bar yang sedang sangat ramai ini. Aku bergidik ngeri saat melihat beberapa wanita sedang menggoda lelaki hidung belang. Aku tersentak saat menyadari bahwa pamanku akan menjualku ke rumah pelacuran.

Aku semakin memberontak ingin lari tetapi kedua lelaki ini terlalu kuat untuk kulawan. Mereka membawaku kesebuah ruangan pengap yang hanya dihiasi oleh bohlam kecil. Aku melihat seorang wanita dengan dandanan menor ditambah baju yang sangat vulgar masuk bersama dengan Pamanku. Dengan segepok uang ditangannya.

“Hye Ra, mulai sekarang tempat ini akan menjadi rumahmu!! Jadi, nikmatilah hidupmu..” Lelaki tua itu tersenyum mencibir kemudian memukul wajahku dengan uang yang ada ditangannya. Sakit yang ada dihatiku lebih parah dengan tamparan yang dilayangkannya setiap hari padaku.

“Ahjusshi!!! Jangan tinggalkan aku ditempat ini. Kumohon.. aku akan bekerja keras untuk membayar hutang Ayahku. Tapi jangan menjualku Ahjusshi!! Jebal..” aku berlutut memohon padanya, tapi dia mengacuhkanku dan pergi dengan senyum kepuasan.

Aku menatap orang disekitarku dengan perasaan takut, Wanita licik itu kemudian duduk di depanku. “Miss Han… Kau sangat cantik, wajah dan tubuhmu akan menghasilkan banyak uang untukku..hahaha” Aku menatap tajam wanita ini, tampa sadar aku meludahi wajahnya. Wanita licik ini terlihat geram, lalu anak buahnya hendak menamparku namun ditahan olehnya.

“Jangan lakukan itu Jung!! Kau bisa merusah wajahnya yang cantik ini.”

“tapi nyonya Lee, wanita ini amat kurag ajar!!”kata lelaki yang dipanggil Jung itu. Nyonya Lee kembali tersenyum kearahku.

“Bersyukurlah karena kau punya wajah yang cantik. Satu lagi, aku akan memperkenalkan diriku, namaku Lee Jaeng in, aku adalah pemilik bar ini. Dan kau akan menjadi asetku yang berharga!!” Nyonya Lee berjalan melanggak meninggalkanku diikuti oleh anak buahnya. Aku mengerang, menahan perih di hatiku.

Aku hanya bisa menangisi takdirku. Selama ini yang aku miliki hanyalah mahkotaku sebagai seorang wanita, jika hal itu diambil juga, bagaimana aku bisa bertahan didunia ini. Kesucianku yang selalu ingin kuberikan hanya pada suamiku sekarang akan segera diperjual belikan oleh orang orang bejat itu, tapi aku tidak bisa melakukan apapun untuk melindunginya.

————————————————————————————————————————————–

 

Aku memandangi wajahku dicermin ini, balutan gaun malam yang begitu minim disertai make up tipis diwajahku membuat Nyonya Lee tersenyum kagum melihatku. Aku menatap jijik pantulan wajahku di cermin, meskipun paras dan tubuhku begitu cantik, tapi kecantikan ini malah menyakitiku. Malam ini aku akan dijual dan dipaksa untuk menyerahkan mahkotaku pada lelaki  yang bahkan tidak aku kenal.

“Miss Han, kau lihat Namja muda yang duduk di sana?? Dia adalah Chaebol group Noohwan, Dia masih muda tapi sudah menjadi CEO di perusahaan sebesar itu…. Dia yang akan membelimu malam ini. Hahahaha!!” tawa wanita licik ini bagaikan sembilu yang menyayat hatiku.

Jung menarik paksa tanganku mendekati tempat duduk namja itu di dalam sebuah bilik yang hanya berisi sebuah sofa panjang dan satu meja yang dipenuhi dengan Anggur. Nyonya Lee duduk di dekat lelaki itu dan menarikku untuk duduk disamping kanannya.

“ Cho Kyuhyun-ssi, aku sungguh terkesan orang seperti anda mau mampir ditempatku yang kumuh ini. Sebagai tanda terima kasih, aku menawarkan yeoja terbaik ditempat ini. Dia masih suci dan baru kubeli kemarin..” kata Nyonya Lee. Namja bernama Cho Kyuhyun itu menatapku dingin dan seolah jijik padaku. Dia tergolong lelaki tinggi dan setelannya sangat berkelas, Balutan kemeja putih membuat setiap yeoja ditempat ini menatapku iri karena aku bisa ‘menemani’ namja kaya ini.

“Tinggalka dia disini. Kalian pergilah..” kata namja itu dingin. Nyonya Lee beserta Jung meninggalkanku berdua dengan lelaki muda ini.

Cho Kyuhyun  mendekatkan wajahnya lalu menatapku jijik. “Kenapa semua yeoja mau menukarkan harga dirinya hanya demi uang??”

Aku terkejut dengan tanggapannya, aku balas menatapnya. “Kau salah Tuan Cho, Tidak semua wanita mau menukarkan mahkotanya demi harta… Pikiranmu terlalu sempit untuk lelaki dengan pendidikan tinggi sepertimu” desisku.

“Lalu kenapa kau mau tidur dengan lelaki yang tidak kau kenal hanya karena uang. Dasar munafik!! Tenanglah, aku akan memberi apa yang kau mau.!!” Namja itu mulai mendekatiku dan bersiap membuka kemejanya. Aku takut, seketika aku berlutut di depannya.

“Kumohon Tuan, jangan rampas mahkotaku. DI dunia ini yang aku miliki hanya lah kesucianku, Jebal jangan paksa aku untuk menjual harga diriku!!” Aku menangis dan memohon di kakinya. Lelaki itu menatapku seolah meminta penjelasan.

“Tuan, jika kau ingin melakukannya. Kumohon lakukan setelah kau menikahiku!! Aku tidak ingin melakukan dosa besar dan menghianati prinsipku.” Tangisku semakin keras, berusaha untuk memohon agar dia tidak melukai harga diriku.

Kyuhyun menjawabnya dengan nada kasar. “Kau fikir aku tidak tahu akal bulusmu?? Kau hanya ingin menguasai hartaku, Iyakan??”

“Tidak Tuan, kau tidak perlu mencatatkan pernikahan ini di catatan Sipil, hanya nikahi aku di gereja. Setelah kau menikahiku, kau bisa melakukannya dan aku bisa tetap mempertahankan harga diriku sebagai seorang wanita. Aku tidak akan menuntut banyak, kau bisa membuangku setelah kau tidak membutuhkanku lagi! Tapi kumohon, jangan menyentuhku sebelum kau menikahiku..!!” Lirihku. Namja bernama Cho Kyuhyun itu kemudian menghempaskan tanganku dan memperbaiki kemajanya.

“Tunggulah disini, aku akan segera kembali..” Cho kyuhyun meninggalkanku sendiri didalam bilik itu. Aku menagisi kebodohanku yang telah menawarkan diri untuk masuk ke lubang yang lebih dalam lagi. Tapi setidaknya aku bisa mempertahankannya walau hanya sejam.

(Han Hye Ra’s POV End)

——————————————————————————————————————————-

Kyuhyun menemui Lee Jaeng In yang sedang menggoda seorang lelaki hidung belang. Dengan tatapan dingin Kyuhyun mengajak waniat itu untuk berbicara.

“Aku ingin membeli yeoja itu, berapa yang harus aku bayar?” kata Kyuhyun. Nyonya Lee menatap Kyuhyu penuh kecurigaan.

“Aku membelinya dengan harga yang saaangat mahal..” kata Nyonya lee dengan nada segenit mungkin. Kyuhyun mengeluarkan cek dari sakunya dan menuliskan sesuatu diatasnya. Kyuhyun menyerahkannya pada waniat licik itu. Wanita itu menerimaya dan lagsung melihatnya, matanya terbelalak saat melihat angka yang tertulis diats sana.

“Ouu..!! Senang berbisnis dengan anda Tuan Cho!! Kau bisa membawanya pergi sekarang..”  Wanita itu kemudian pergi meninggalkan Kyuhyun dengan cek ditangannya.

Kyuhyun menuju  bilik tempat Hye Ra menunggu dan langsung menarik tangannya mengikutinya. Hye Ra hanya bisa menunduk saat beberap wanita menatapnya sinis. Tiba-tiba seorang lelaki hidung belang mencolek wajahnya, Hye Ra menahan tangisnya dan tidak berani melihat saat Kyuhyun melayangkan pukulannya diwajah Lelaki kurang ajar itu.

“JANGAN MENYENTUHNYA!!” Bentak Kyuhyun. Hye Ra menatap Kyuhyun intens, berusaha mencaritahu apa yang ada di fikiran namja ini.

Kyuhyun dan Hye Ra memasuki sebuah mobil  Audy putih milik namja itu. Kyuhyun mengemudikan mobilnya menuju sebuah gereja paling terkenal di kota Seoul, dalam perjalanan menuju gereja itu, Kyuhyun menatap gadis yang sedang tertidur itu.

Kyuhyun memarkirkan mobilnya di depan gereja dan menarik tangan Hye Ra secara paksa memasuki gereja itu. Seorang pendeta yang sedang berdoa langsung menghampiri mereka berdua.

“Father, saya ingin menikahi yeoja inis sekarang juga!!” kata Kyuhyun tegas. Hye Ra melepaskan tangannya.

“Tapi Nak..”

“Lakukan sekarang juga!! Saya ingin lihat, sampai dimana yeoja ini bisa mempertahankan harga dirinya..” kata Kyuhyun.

“baiklah, kita lakukan seadanya..” kata pendeta itu.

Kyuhyun berdiri di altar sedangkan Hye ra berjalan menuju altar dengan penuh keraguan. Baju minim yang dikenakannya telah menjadi busana pengantingnya. Perlahan tapi pasti Hye ra tiba didepan Kyuhyun dan pendeta itu.

“Apakah kau..”

“Cho Kyuhyun” kata Kyuhyun.

“apakah kau, Cho Kyuhyun bersedia menerima…..” Pendeta itu kembali berhenti dan menatap Hye Ra.

“Han Hye Ra” jawab Hye Ra tampa perlu ditanyakan oleh sang pendeta.

“Apakh Kau Cho Kyuhyun bersedia menerima Han Hyera menjadi istrimu.. dalam suka dan duka… dalam susah maupun senang dan mencintainya dengan sepenuh hati..”

“aku bersedia” kata Kyuhyun mantap

“apakah kau, Han Hye Ra bersedia menerima Cho Kyuhyun menjadi suamimu.. dalam suka dan duka… dalam susah maupun senang dan mencintainya dengan sepenuh hati..”

“aku…..ber… bersedia” kata Hyera ragu.

“kalian aku nyatakan resmi menjadi suami istri. Cho Kyuhyun-ssi, kau boleh memasangkan cincinmu dan mencium mempelaimu”

Suasana menjadi hening, Kyuhyun lalu membuka Pita merah yang dipakai Hye Ra dirambutnya dan mengikatnya dijari manis yeoja itu gadis itu. Lalu dalam gerakan cepat Kyuhyun mencium kening Hye Ra.

———————————————————————————————————————————

(Han Hye Ra’s POV)

Aku tidak tahu apa yang ada dipikiran namja ini sehingga dia mau mengeluarkan uang sebanyak itu hanya untuk membeliku dari mucikari itu. Namja ini mempunya garis wajah sempurna dengan guratan alis tebal yang membalut kedua matanya yang berwarna gelap, kulitnya bersih, sempurna untuk seorang Chaebol yang tinggal di lingkungan elit. Dia berkonsentrasi mengemudikan mobilnya menuju tempat yang aku sendiri tidak tahu, tapi entah mengapa aku merasa aman berada di dekatnya.

Aku sedari tadi menatapnya. Tatapan mata bulatnya itu penuh dengan kesedihan, kekecewaan, dan kemarahan. Entah apa yang mengganggunya, tapi satu hal yang sangat aku yakini bahwa dia bukanlah orang yang jahat, dia hanya sedikit kesepian. Cho Kyuhyun memarkirkan mobilnya di Gangnam-Dong, sebuah area apartemen mewah tempat para selebriti dan orang berduit tinggal.

Kami memasuki Lift menuju lantai 8, aku hanya diam dan mengikuti setiap langkahnya yang lebar. Kami masuk ke Apartemen itu dan aku tercengang saat melihat betapa mewahnya tempat ini. Semua perabotannya tersusun rapi membuat tempat ini terlihat begitu klasik.

“Mulai sekarang kau akan tinggal di sini. Jangan pernah keluar dari apartemen ini tampa seizinku. Satu lagi, jangan berharap banyak dari pernikahan bodoh ini!!” Kata Kyuhyun dingin.

Dia menarikku memasuki salah satu kamar dan malam itu aku menyerahkan mahkotaku pada suamiku yang baru aku kenal kurang dari 24 jam. Dia melakukannya dengan sedikit kasar, tapi aku rela karena setidaknya aku terhindar dari sebuah dosa besar. Malam ini dan detik ini juga aku menyerahkan milikku yang paling berharaga pada suamiku.

Tengah malam aku terbangun dan melihatnya yang tertidur nyenyak, wajahnya penuh dengan kedamaian. Kuberanikan diriku menyentuh wajahnya mulai dari mata hingga bibirnya. Entah apa yang kurasakan, tapi hatiku ingin suatu saat senyum bahagia bisa tergambar diwajahnya.

Dia Cho Kyuhyun, namja yang baru aku kenal namun telah menjadi suamiku, meskipun pernikahan kami tidak sah secara hukum, tapi yang paling penting bagiku adalah pernikahan kami sah dimata Tuhan. Aku selalu ingin mengabdi pada suamiku kelak dan aku sudah memutuskan bahwa namja dingin ini akan mendapatkan pengabdianku sebagai seorang isteri. Meskipun tidak ada cinta diantara kami, tapi satu hal yang pasti bahwa dia telah menyelamatkanku dari lubang yang teramat sangat dalam di tempat pelacuran itu.

#1 End…

——————————————————————————————————————————–