title : Anak Siapa Ini?

author : luthpitaaka

cast : Donghae, Yesung, Yoogeun

rating : G

length : Ficlet

genre : humor, family

 

hanppy reading ^______________^

*all is Donghae POV*

 

besok aku berencana akan pergi ke mall untuk membeli beberapa keperluan untukku sendiri, seperti makanan, minuman, pakaian, sepatu, dsb. Mungkin mengajak teman itu lebih baik. now, calling a friend.

 

in phone:

aku: “hyung, besok kau mau ku ajak pergi ke mall nggak? aku lagi butuh beberapa barang nih buat keperluanku”

yehyung: “boleh, jam berapa?”

aku: “em, sekitar jam 10 pagi, bisa langsung ke rumahku nggak hyung? mobil aku dipakek sama eunhyuk”

yehyung: “boleh, jangan lupa bawa duit, ntar lo lupa lagi bawa tuh dompet”

aku: “beres hyung *sambil ketawa kecil*”

 

 

tut~tut~tut *sambungan telepon putus*

 

 

-pagi harinya-

 

 

tin tin..

“itu pasti suara mobilnya hyung”, batinku.

“sebentar hyung.. aku masih membenarkan sepatuku..”, teriakku.

“ppali, kau ini sama saja dengan Kyuhyun, sama-sama leletnya *ditendangFISHY*”, ucap yehyung pelan.

 

“come on hyung, kita cabut. udah jam 10.00 lebih nih.”, kataku.

“lo baru nyadar hae?”, tanya yehyung pasrah.

“iya hyung”, sambil nyunggingin senyumnya ~dikit.

 

@mall *****

 

“akhirnya sampai juga, hyung aku turun disitu saja..”, nunjuk pintu utama dari mall ini.

“oo, baiklah. kau sms aku biar aku tau kau ada dimana.”

“oke hyung.”, jawabku cepat.

 

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

 

“wah, barang ini bagus, perlu dibeli nih. loh? yesung hyung kemana nih? alamak, dia aja belum aku es-se-mes. paboya!”

 

to: yehyung

hyung aku berada di toko sepatu lantai 2.

 

send~~

 

from: yehyung

ne, tunggu aku. jangan pergi kemana-mana.

 

jawab~~

 

to: yehyung

ya! memang aku ini anak kecil? ppali hyung..

 

send~~

 

5 menit kemudian..

 

“kenapa kau tadi baru sms hyung ha? kau tau, aku menunggu di parkiran cukup lama.”, protes hyung.

“hehe, mian hyung, tadi aku keasyikan liat sepatu itu *nunjuk sepatu warna biru*, jadinya aku lupa sms hyung”, jawabku panjang lebar.

“araseo. mana sepatu yang ingin kau beli? apa yang biru tadi?”

“ne, tapi harganya mahal hyung”

“aish. memang kau tak punya uang? gajimu dari SMEnt mana?”, tanya yehyung.

“hehe, aku lupa hyung”, sambil ketawa kecil.

“aigo. umurmu berapa sih? kok sudah mulai pikun?”

“aish. hyung ini! tak usah membicarakan tentang umur kenapa? malu tau..”, pipiku mulai memerah *emang ngapain sih? -___-*

 

10 menit kemudian..

 

“hyung, kau merasa aneh tidak?”

“maksudmu?””sepertinya dari tadi kita diikuti sesorang deh..”

“ELF? nggak papa kaleeee”, wajah innocent.

“bukan hyung~!!””lalu apa? monster? setan? zombie?”

“ya! kenapa hyung menyebutkan zombie? kau habis kalah main sama kyu?! aish!!”

“ya mungkin aja ada. hyung juga bingung kenapa selalu kalah saat bermain game sama kyu, padahal kami sama-sama punya otak, organ tubuh, bagian-bagian tubuh yang sama (?), kami punya semuanya, tapi kenapa aku harus kalah *curcol*?”, teriak hyung yang sukses mebuat mata semua orang tertuju pada kami.

 

~krik~krik

 

“jweoseonghamnida”, ucapku pada orang sekitar sambil berbungkuk.

“aaa, ne, jweoseonghamnida..”, ulang hyung..

“ah, kau ini hyung bikin malu saja..”

“hehe, mian hae, hyung lagi error.”

“memang hyung baru nyadar kalo hyung itu error?”, balasku *Sepertinya ini balas dendam (kurang jelas baca cerita sebelumnya)*.

“ne”, innocent hyung.

“hyung, kita masih diikuti seseorang..”

“siapa?”

“itu tuh..”, ucapku sambil nujuk seseorang.

“ha? anak kecil ini?”, yehyung masih dalam keadaan bingung.

 

“anak kecil itu menggunakan kaos abu-abu dengan setelan celana jeans biru donker. anak kecil itu terlihat manis. kami tidak tau ini anak siapa dan juga sepertinya dia sedang mencari ibunya”, batinku.

“apa kau tak salah orang hae?”

“tidak hyung. aku dari tadi memperhatikan gerak-geriknya..”

“biarkan saja, paling ini hanya kebetulan semata.”

“ah, araseo. ayo hyung kita cari barang yang lain..”, ajakku.

 

30 menit kemudian..

 

“akhirnya selesai dan sampai di rumahku juga, makasih hyung sudah mau menemaniku.”, ucapku.

“gwaenchana. kau butuh bantuan untuk menurunkan baran-barangmu yang seabrek itu?”

“ya! barangku tidak sebanyak yanng kau kira..”, protesku

“kau butuh bantuan tidak?!!”, bentak yehyung padaku.

“hehe, iya hyung.. kaja..”

 

kami turun dari mobil, lalu kami berjalan menuju bagasi. saat kami membuka bagasi, kami dikejutkan oleh..

“waaaaaaa… anak kecil?!!”, teriakku bersamaan dengan hyung yang saat itu juga membuat kami terloncat beberapa centi dari tempat kami semula.

“kenapa bayi ini masuk ke bagasiku ha?”, protes yehyung pasrah.

“mollaseo hyung. benarkan bayi ini yang membuntuti kita..”, aku sedikit protes juga (?)i

 

pada akhirnya…

 

“jadi INI ANAK SIAPA?????!!!!”, teriak kami bersama.

 

 

the.end!~~

 

gimana garing ya? hehe. geje? haha. authornya juga geje+garing. RCL ya *_____*