Mrs. Choi, Saranghae….

Author             : Dewii Aprilya

Tag                  : Cho Kyuhyun, Choi Mira, Choi Jiwon, Choi Siwon, All member  Super Junior.

Aku berlari memasuki kamarku sambil menutupi wajahku, berusaha menahan air mataku yang hampir tumpah dihadapannya. Aku terlalu naïf mengaggap bahwa dia berbeda dengan namja lain, tapi ternyata aku salah. Dia tetap saja tidak bisa menolak pesona akan kecantikan kakakku Choi jiwon,

—————————————————————————————————————-

Flashback

Namaku Choi Mira, aku adalah adik dari salah satu member Super Junior Choi Siwon. Aku dan Siwon oppa sangat dekat meskipun aku dan Jiwon Eonni tinggal di London. Aku kuliah sedangkan Eonniku menjadi model disana, tidak bisa dipungkiri kalau Jiwon Eonni itu sangat cantik.

Selama tinggal di London, aku selalu mengirimkan oppaku email meskipun kadang kadang dia tidak sempat membalasnya. Meskipun begitu, sudah menjadi rutinitasku untuk mengirimkan oppaku email. Sampai suatu hari Siwon Oppa membalas emailku. Aku sangat senang karena dia masih sangat perhatian padaku. Tapi aku harus menelan kekecwaan saat aku tahu bahwa yang selama ini selalu membalas emilku adalah temannya yaitu Cho Kyuhyun. Aku sempat marah padanya, tapi Kyuhyun selalu membujukku dan mengatakan bahwa dia sangat suka membaca email- emailku dan menawarkan agar dia saja yang kukirimkan email. Aku menyetujuinya dan sejak itu kami selalu saling kirim email.

Disetiap email yang kukirim, aku selalu menceritakan pengalaman hidupku selama tinggal disini. Sebaliknya, dia juga selalu menceritakan pengalamannya menjadi maknae Super Junior. Aku dan Kyuhyun mempunyai banyak kesamaan , mungkin karena itulah kami menjadi sangat dekat. Aku sangat menyukai novel klasik, puisi kahlil Gibran , dan Christian Bautista……

Kyuhyun selalu menuliskan puisi Kahlil Gibran disetiap emailnya padaku. Karena itu, aku merasa dia sangat pehatian padaku. Tampa aku sadari, sebuah perasaan aneh tumbuh dihatiku. Aku selalu menantikan semail darinya dan selalu merasa rindu padanya. Entahlah, aku tidak pernah terlalu serius memikirkan perasaan ini.

Kyuhyun tidak pernah memanggil namaku disetiap emailnya, dia selalu menyebutku dengan nama My Mrs Choi dan aku juga tidak pernah mempermasalahkan hal itu.

To        : EvilKyu@xxxx.com

From   : Mrs.Choi@xxxx.com

Kyunnie, hari ini aku sangat senang……. Tahu kenapa???? Karena aku barusaja menyaksikan konser Christian Bautista di sini…  Waoooowww….. dia benar benar keren!!!! Apalagi saat dia bernyanyi……….. rasanya aku melayang saat dia menyanyika lagu favoritku “The Way You look at Me”……………

Aku bahkan sempat berfoto dan minta tanda tangannya. Dia benar benar keren!!!

 

To        : Mrs.Choi@xxxx.com

From   : EvilKyu@xxxx.com

Mrs. Choi..!!! kau lupa ya kalau aku juga penyanyi. Aku bahkan lebih keren dan suaraku lebih bagus darinya. Mau bukti???

Kalau begitu, saat kau kembali nanti, aku berjanji akan menyanyikan lagu favoritmu itu untukmu,,,,,,, dan akan kubuktikan kalau tidak ada yang bisa menandingi suara CHO KYUHYUN…..!!!

 

To        : EvilKyu@xxxx.com

From   : Mrs.Choi@xxxx.com

Jinjja Kyunnie??? Kalau begitu kau siap siap saja karena  2 minggu lagi aku akan kembali ke Seoul, jadi kau latihanlah yang keras…. Hwaiting CHO KYUHYUN!!!

 

Flashback End

—————————————————————————————————————-

Kepedihan dan kekecewan kembali melanda hatiku ketika aku kembali ke korea. Saat di Bandara, Kyuhyun dengan entengnya berjalan melewatiku dan langsung memeluk Jiwon Eonni. Aku kaget sekaligus cemburu. Aku baru sadar kalau ternyata selama ini yang dia anggap selalu mengirmkannya email adalah Eonniku, bukan aku. Mereka semakin hari semakin mesra dan aku hanya bisa menatapnya cemburu, dan puncaknya hari ini ketika dia mengumumkan kalau dia dan Jiwon Eonni telah menjadi sepasang kekasih.

Aku hanya bisa menangisi kebodohanku. Bagaimana mungkin aku jatuh cinta padanya yang hanya menganggapku adik dari sahabatnya. Sungguh pedih jika kita mencintai orang yang tidak mempedulikan kita. Choi Mira bodoh…!!! Bodoh…!!!.

————————————————————————————————————

Aku masih menangis di kamarku ketika sebuah ketukan kecil dipintu menyadarkanku. Segera kuhapus air mataku dan kuolesi sedikit bedak, aku tidak mau dianggap lemah apalgi dikasihani oleh orang lain.

“ Mira-ah…. Buka pintunya…..” kata sebuah suara dibalik pintu itu.

“ Ne Oppa…” aku segera membuka pintu yang kukunci itu dan menatap wajah Oppaku. Keningnya berkerut ketika melihatku.

“ Wae Oppa???” tanyaku bingung.

“kau menangis??? Apa karena Kyuhyun???” aku terlonjak kaget mendengar apa yang dikatakan Siwon Oppa.

“ Anii oppa… aku tidak menangis…” kataku berusaha mengelak.

“kau tidak usah berbohong. Aku ini Oppamu, jadi aku bisa mengetahuinya dari sikapmu…” Siwon Oppa lalu memelukku erat. Dia pasti bingung ingin memihak siapa, aku atau Jiwon Eonni.

“ Oppa, apa yang harus kulakukan??? Ini pertama kalinya aku menyukai seseorang, tapi malah jadi seperti ini…” aku kembali menangis dipelukan Oppaku.

“ Gwencana Mimi-ah, kau pasti bisa melewatinya….. Oppamu ini akan selalu mendukungmu, aku tahu kau yeoja yang kuat…” katanya sambil memegang wajahku.

“ Aku aka berusaha Oppa, aku tidak mungkin menyakiti Jiwon Eonni..”

“ Ne, yasudah… ayo kita makan malam… Eomma akan marah kalai kau tidak makan” Siwon oppa lalu menarik tanganku keluar kamar.

——————————————————————————————————————

Semenjak kembali ke Korea, aku sudah tidak pernah lagi membuka emailku. Rasanya pedih jika melihat inboxku dan membaca setiap email darinya dulu. Sudah kuputuskan akan melupakan namja itu, aku tidak berniat memberitahu Kyuhyun tentang email-email itu. tidak akan ada gunanya dan hanya akan menambah masalah.

Pagi ini Aku berjalan memasuki area parkir di sebuah apartemen tempat Siwon Oppa tinggal. Siwon Oppa menyuruhku membawankan Ipad miliknya yang ketinggalan di rumah tadi malam. Aku berusaha mengendalikan hatiku sebelum memasuki dorm ini. aku takut jika harus bertemu dengan kyuhyun lagi. Kutarik nafas dalam dan memncet bel, tidak lama kemudian seorang namja yang tidak lain adalah Donghae Oppa membuka pintu.

Donghae Oppa tampak kaget dan langsung berteriak “ Mira-ah..!!!!”

Seketika suasana dorm menjadi ribut ketika terdengar suara langkah kaki berlari. Aku tersenyum lembut, 3 tahun aku di London mereka masih tidak berubah. Donghae Oppa memelukku erat dan mengajakku masuk.  satu persatu  Oppaeulku lalu muncul. Mereka kembali memelukku erat. Hhhmmm, aku sanagt merindukan mereka.

“ Oppa, aku sesak!!!!” mereka lalu melepas pelukannya padaku.

“ Choi Mira…!!! Bogoshippo…!!!!” kata Eunhyuk Oppa dan mencoba kembali memelukku tapi ditahan oleh Siwon Oppa.

“ jangan terlalu sering memeluk dongsaengku, berbahaya…!!!!” Eunhyuk lalu melayangkan jitakan super ampuh pada Siwon Oppa.

“YA!!! Kau kira aku akan melukai Dongsaengku HA????” kata Eunhyuk, aku tersenyum. Mereka sangat kekanak-kanakan.

“Oppa, ini Ipadmu…..” aku lalu menyerahkan Ipad miliknya yang ketinggalan kemarin.

“ Habis ini kau mau kemana???” kata Siwon Oppa.

“aku ingin jalan-jalan sebentar Oppa, habis itu ke toko buku. Ada yang ingin kubeli…” kataku pada mereka.

“kau ingin pergi sendiri???. Kenapa tidak minta Jiwon untuk menemanimu???” kata Siwon Oppa agak cemas. Wajar saja, karena dari dulu aku jarang sekali keluar sendiri, biasanya aku selalu ditemani Jiwon Eonni atau pengawal Appaku.

“Eonni ada kencan dengan Kyuhyun Oppa. Aku tidak mau mengganggu acara mereka.” Kataku dengan senyum getir. Kupandangi Siwon Oppa, dia hanya bisa menghela nafas panjang.

“kalau begitu aku yang akan menemanimu keluar.” Kata Siwon Oppa.

“Tidak perlu Oppa, aku tahu kau sedang sibuk. Aku pergi sendiri saja” kataku lembut, berusaha menyembunyikan kegetiran hatiku.

“Siwon-ah!! Biar aku saja yang menemaninya, aku juga tidak ada jadwal hari ini” Donghae Oppa menawarkan diri menemaniku, seketika senyum kelegaan langsung merekah dibibir Siwon Oppa.

“ Ne, tentu saja. Mira-ah, kau pergi dengan Donghae ya…….” Siwon Oppa membujukku, aku hanya mengangguk tidak ingin membuatnya khawatir. Lagipula aku butuh pemandu disini karena aku tidak terlalu mengenal kota Seoul.

“ kalau begitu kau tunggulah sebentar, aku ingin mandi dulu…” Donghae Oppa lalu memasuku kamarnya, sementara yang lain juga melanjutkan aktifitas mereka yang sempat tertunda.

Sambil menunggu Donghae Oppa, aku memutuskan untuk mengeluarkan salah satu novelku dan mulai membacanya. Keasyikanku terganggu saat kulihat Kyuhyun Oppa keluar kamar, tampaknya dia baru bangun tidur. Ketika melihatku, dia langsung menyapaku dengan senyumnya yang lembut.

“Aneyong Mira-ah….. kau mencari Oppamu???” katanya padaku.

“Anii Oppa, aku sudah bertemu dengannya, aku hanya sedang menunggu Donghae Oppa.” Aku berusaha menyembunyikan perasaannku. Dia hanya menganngguk kecil.

“kau akan kencan dengannya???”

Aku  tersentak, kenapa dia bisa berfikir seperti itu. “ Ani Oppa, Donghae hanya ingin menemaniku jalan-jalan saja…”

Sepertinya Tuhan masih sayang padaku. Donghae Oppa keluar kamar dengan penyamaran lengkap dan aku terselamatkan dari perbincangan yang ujungnya pasti akan membuatku menangis.

Donghae Oppa selalu setia menemaniku mengelilingi tempat tempat indah di kota Seoul. Dia menajakku ke Sungai Han, Namsan Tower, dan sekarang kami berada di salah satu toko buku yang katannya sanagat bagus di Seoul. Dan faktanya toko buku ini memang luar biasa. Koleksi buku yang dijualnya sangat lengkap mulai dari buku cerita anak-anak, Buku pelajaran, komik, sampai sastra klasik.

“Mira-ah, kau suka novel klasik???” Kata Donghae Oppa sambil menenteng 3 komik manga Jepang ditangannya.

Aku tersenyum lalu kuambil satu novel klasik favoritku karya Jane Austen ‘ Emma ‘, ’. “Ne Oppa, menurutku untaian kata-katanya sangat indah dan mempunyai nuansa yang bisa menyihirku untuk selalu ungin membacanya.”

Donghae Oppa tersenyum kecut dan merebut buku itu dari tanganku. “setebal ini???”

“Aku punya banyak yang lebih tebal di London” Donghae lalu mengangkat novel itu tinggi hingga aku tidak bisa mencapainya. Aku berusaha merebutnya tapi tidak bisa, Dia terlalu tinggi untukku.

“Oppa kembalikan!!!” aku masih berusaha menggapainya. Tiba tiba sebuah suara yang sangat kukenali memanggil namaku.

“Mira-ah!!!” aku mencari asal suara itu dan menemukan pemandangan yang membuat hatiku perih, Choi Jiwon dan Cho Kyuhyun….

“Eonni!!” mereka menghampiriku dan Donghae. Donghae Oppa langsung memberi salam dan menurunkan tangannya. Aku langsung merebut bukuku dan tersenyum puas sambil mengejeknya.😛

“ Eonni, apa yang kau lakukan disini??” tanyaku pada Jiwon Eonni sambil berusaha menenangkan hatiku.

“Kyuhyun mau beli buku. Kau sendiri sedang apa??”

“aku juga beli buku!! Tapi Donghae Oppa malah menggangguku…”

“ kau masih beli buku juga??? Bukankah Appa sudah memerintahkan anak buahnya untuk membawa pulang bukumu yang segudang itu  dari London.”

“ini beda Eonni, Ini dalam bahasa Korea kalau yang di London bahasa Inggris…!!”kuperlihatkan novel yang baru kubeli padanya dan Jiwon Eonni malah memasang wajah memelas. Bisa kulihat ekspresi kekagetan diwajah Kyuhyun. Omooo!!! Aku lupa, dia pasti akan tahu tentang email2 itu. Aish!!! Dasar Mira PAbo..!!

“ jane Austen lagi?? Bukankah kau sudah punya banyak??” Kata Eonniku sambil membolak-balik buku yang kubeli.

“Mira-ah, kau menyukai karya Jane Austen??” Kyuhyun bertanya padaku dan aku hanya bisa diam, aku tak tahu apa yang harus kukatakan. .

“Bukan suka lagi Kyuhyun-ah, tapi tergila-gila!!! Mulai dari Jane Austen, Kahlil Gibran, Pablo picasso sampai Christian Bautista. Dongsaengku ini sangat menyukai hala-hal yang berbau romantis” katanya yang diikuti anggukan tanda setuju dari Donghae.

Raut wajah Kyuhyun langsung berubah. Dia langsung menatapku tajam seolah ingin menelanku hidup-hidup. Dia pasti sudah menyadari bahwa yang selama ini selalu mengiriminya email bukanlah Jiwon eonni, tapi aku.

“Jiwon-ah, nanti kau pulang dengan Donghae ya… ada yang ingin kubicarakan dengan Mira.” Tampa menunggu persetujuan dariku, Kyuhyun langsung menarik tanganku keluar dari toko ini. Dia memasukkanku kedalam mobilnya dengan paksa lalu membawaku entah kemana.

———————————————————————————————————

Kyuhyun memarkir mobilnya disebuah taman kecil yang jauh dari kota. Sebuah taman yang sangat sunyi. Dia membuka maskernya dan dapat kulihat tatapannya yang langsung menusuk ke ulu hatiku.

“ Mrs. Choi, kenapa kau menyembunyikannya dariku???” Tatapannya telah menembus hatiku hingga rasanya semakin perih. Aku berusaha mengendalikan hatiku.

“ aku tidak menyembunyikan apa-apa darimu…” kataku dengan suara datar.

“ MWO??? CHOI MIRA….!!! Kenapa kau tidak bilang padaku kalau kau adalah Mrs. Choi ku dan malah membiarkanku berfikir bahwa itu adalah Choi Jiwon…!!!” kataya lantang padaku. Aku menangis, pertahananku runtuh seketika.

“ lalu apa yang harus kuperbuat Kyunnie…. Kau bahkan tidak menganggapku ada ketika dibandara. Kau fikir bagaimana perasaanku ketika kau melewatiku dan langsung memeluk Eonniku…..” aku menghirup nafas dalam dan melanjutkan apa yang ingin kukatakan.

“kau telah dibutakan oleh kecantikan Eonniku. Kau ingin kalau Mrs. Choi mu itu adalah Jiwon Eonni, aku hanya mengabulkan harapanmu dengan tidak mengatakan apa-apa…” Kyuhyun menarikku kedalam pelukannya dan menenangkanku.

“kau tahu bahwa aku mencintai Mrs. Choi ku. Aku mencintai gadis yang selalu mengirimkanku email dan menceritakan hari-harinya padaku. Aku menginginkan yeoja itu…” kupejamkan mataku saat di mencium dahiku dengan lembut.

“Kyunnie……”

“ diam dan dengarkan perkataanku. Aku pernah bercerita padamu di email tentang cinta pertamaku…. Sekarang akan kuberitahu padamu siapa yeoja itu. 3 tahun lalu, aku berkunjung ke rumah sahabatku, disana aku melihat suatu pemandangan indah yang membuat jantungku berdetak kencang. Seorang Yeoja duduk di taman dihalaman rumah itu. dia duduk sambil membaca dan mendengarkan musik dari Ipodnya. Awalnya aku merasa aneh, kenapa ada orang yang bisa menikmati apa yang dia baca ketika disaat bersamaan dia mendengar musik. Semakin lama kupandagi yeoja itu, dia terlihat sangat menawan ketika seluruh perhatiannya tertuju pada apa yang ia baca, matanya menyihirku untuk tetap memandangnya, senyum dibibirnya ketika dia menemukan hal lucu dari apa yang ia baca…. Semburat merah dipipinya menambah keindahannya ketika seluruh perhatiannya tertuju pada buku itu…..” aku diam sementara Kyuhyun melanjutkan ceritanya.

“Yeoja itu terlihat sangat cantik dimataku. Penampilannya yang simple dan sederhana menambah eksotisme kecantikannya yang alami. Kau tahu, aku jatuh cinta pada pandangan pertama pada seorang yeoja yang sedang membaca.  nama sahabatku itu adalah Choi Siwon dan adiknya itu adalah Choi Mira…. Jadi, dari awal sampai sekarang aku mencintai yeoja bernama Choi Mira, tidak peduli dia cantik atau tidak. Yang kuinginkan sekarang adalah bersamaya…..”  air mataku kembali menggenangi pipiku mendengar penuturannya.

“sejak awal aku memang menyangka bahwa Mrs. Choi ku adalah Choi Jiwon, itu karena ketika kutanyakan pada Siwon Hyung dia bilang bahwa email itu dari Dongsaeng pertamanya, awalnya aku kecewa karena kufikir itu adalah kau. Tapi disetiap email2 mu aku menemukan kesamaan dengan kepribadian Choi Mira, makanya aku selalu membalasnya dan mengagumi Mrs. Choi….”

“ Siwon Oppa selalu menyebutku dengan Dongsaeng pertamanya dan Jiwon Onnie Dongsaeng kedua karena aku lebih mirip dengannya daripada Jiwon Onnie…..” aku menatap lurus matanya. Aku teringat Jiwon onnie, seketika kulepas pelukan Kyuhyun.

“Waeyo Mira-ah??? Apakah kau tidak mencintaiku seperti aku mencintaimu…” katanya dengan nada yang seakan akan bisa memporak-porandakan hatiku.

“ itu tidak penting sekarang Kyunnie… kau telah menjadi Namjachingu dari eonniku, aku tidak mungkin menghancurkan perasaan Eonniku sendiri….” Kyuhyun menggemgan tanganku erat seolah tidak ingin melepasnya.

“aku akan jujur pada Jiwon….. tapi kumohon, jangan pernah meninggalkanku….. tunggu aku Choi Mira….. kumohon…..” dia memelukku dan mencium keningku lembut. Air mataku terus saja mengalir tampa bisa kuhentikan.

“kumohon, jangan katakan pada Eonniku Kyunnie…”

“Mianhe…. Aku tidak bisa menahannya lagi”

—————————————————————————————————————-

Sejak malam itu, aku selalu menghindar dari Kyuhyun. Tak kupedulikan setiap pesan ataupun telefon darinya. Aku belum siap berhadapan dengan Eonniku dan menerima fakta bahwa aku telah merebut orang yang dicintainya. Aku selalu mencoba meyakinkan Kyuhyun untuk mencoba mencintai Eonniku, tapi dia tidak pernah mau mendengarku. Alhasil aku hanya bisa menghindar darinya…

Aku duduk di taman kecil di halaman rumahku sambil membaca novel karya Jane Austen yang baru kubeli kemarin. Sebenarnya aku sudah membacanya beberapa kali, tapi aku masih suka mengulangnya. Kegiatanku terganggu ketika tiba-tiba seseorang menutup mataku.

“Kyunnie!!!” aku berbalik dan kaget ketika menyadari bahwa ternyata yang menutup mataku adalah Donghae Oppa.

“Kyunnie??? Kyuhyun maksudmu??” aku gugup. Aku bukanlah orang yang bisa berbohong.

“sudahlah Oppa, tidak usah difikirkan…. Oppa, kau mau dengar lagu kesukaanku tidak??” kataku padanya. Donghae Oppa mengangguk dan aku langsung memutarkan lagu Christian Bautista ‘The Way You Look at Me’ dari Ipodku. Donghae Oppa tersnyum karena menikmati lagu itu. sekali kali aku juga bernyanyi mengikuti liriknya. Sungguh indah…

Kami tertawa bersama sambil sesekali menyanyikan lagu itu. aku tercekat dan senyumku langsung menghilang ketika kulihats sesosok Namja menatap kami dengan tatapan tajam. Aku merinding melihat tatapan kyuhyun, tidak pernah kulihat dia semarah itu. Kyuhyun lalu menghampiriku dan Donghae Oppa.

“apa yang sedang kalian lakukan…. Tampaknya asyik sekali” katanya dengan nada yang ditekankan.

“aku sedang mendengarkan lagu favorit Mira-ah… Kyuhyun-ah, lagunya romantis sekali..” katanya pada kyuhyun. Donghae Oppa langsung menatapku.

“Mira-ah, aku akan menyanyikan lagu itu untukmu. Kau mau???”aku langsung kaget mendengar pertanyaan Donghae Oppa, kulirik Kyuhyun yang memandangku sama tajamnya.

“ tidak perlu Hyung, Mira pasti ingin kalau yang menyanyikan lagu itu adalah orang yang special dihatinya. Iyakan Mrs. Choi??” Kyuhyun oppa menekankan suaranya ketika memanggilku Mrs. Choi.

“ nnee Oppa..” kataku agak ragu.

“kalau begitu aku akan jadi orang special untykmu suatu saat nanti….” Donghae Oppa menatapku lembut. Omoo, rasanya suasana disini tegang sekali. Siwon Oppa datang dan menyelamatkan hidupku. “ Mira-ah, Eomma memanggilmu…” aku langsung masuk ke rumahku meninggalkan mereka bertiga. Aku sempat melihat mereka bertiga bersitegang.

————————————————————————————————————–

Aku baru selesai mandi ketika sebuah ada sebuah ketukan dipintu kamarku. Aku langsung membukanya. Jiwon Eonni langsung masuk dan memelukku erat.

“ Maafkan Eonni Mira-ah…” Eonniku masih menangis dipelukanku. Aku hanya bisa menenangkannya.

“Wae Eonni??? Kenapa kau menangis??” kutatap Eonniku dan dia mulai bisa mengontrol air matanya.

“ Mianhe.. jeongmal Mianhe….. Eonni bersalah padamu dan Kyuhyun. Siwon Oppa sudah menceritakan semuanya padaku… semuanya tentang kau dan Kyuhyun, tentang cinta kalian yang terganggu karena kehadiran Eonni…” aku tercekat.

“apa yang dikatakan Siwon Oppa padamu Eonni??/”

“ seumuanya…. Eonni akan menebus kesalahan Eonni, aku sudah melepas Kyuhyun untukmu, kau bisa bahagia bersamanya..” Jiwon Eonni tersenyum dan kembali memelukku erat.

“tapi Eonni…”

“sudahlah…. Lagipula aku sepertinya sudah jatuh cinta pada namja lain…” wajah Jiwon Eonni langsung memerah, tak pernah kulihat Eonniku seperti ini.

“MWO??? Kok bisa?? Cintamu sama Kyuhyun bagaimana???”

“ aku hanya kagum dengannya, tidak lebih. Lagipula ketika dia mengatakan kalau Ia mencintai Mrs. Choi, aku langsung menerimanya. Tapi perasaanku terhadap namja ini berbeda Mira-ah, jantungku berdebar ketika melihatnya… aku selalu merindukannya meskipun kami barusaja bertemu…” aku terkejut setengah mati. Belum pernah Eonniku menyukai Namja  seperti ini. Jiwon Eonni pasti benar2 jatuh cinta sekarang.

Alisku berkerut memandang Eonni yang tidak henti hentinya tersenyum sementara matanya masih merah karena baru menangis. Cinta sungguh aneh.“Nuguseyo Eonni?? Siapa namja yang tidak beruntung itu???” seketika senyum Jiwon Eonni langsung hilang diganti dengan mulutnya yang manyun.

“ CHOI MIRA!!!”

“Ne..ne… mianhe, siapa namja itu Eonni???” tanyaku padanya. Jiwon Eonni tampak berfikir keras sebelum memulai berbicara.

“hhmm…. Namanya Kim Jung Woon, tapi dia biasa dipanggil Yesung..”

“MWO?????”

————————————————————————————————————–

Beberapa bulan kemudian…

Sudah 2 bulan lebih aku tidak bertemu dengn Kyuhyun Oppa. Dia sangat sibuk dengan Super Show 4 super Junior dan beberapa penghargaan yang semuanya berlokasi di luar negeri. Aku sangat merindukannya, tapi aku lega karena kami sudah resmi menjadi sepasang kekasih……

Flashback…

“ Mira-ah, Kyuhyun datang mencarimu..” suara Jiwon Eonni mengagetkanku. Aku gugup sekali. Ini pertama kalinya kami bertemu sejak dia putus dengan Jiwon Eonni. Jiwon Eonni langsung mencubit lenganku. “ingat janjimu padaku Mira-ah…”

“ne…ne… akan kusampaikan pada YEsung Oppa..” kataku sambil beranjak keluar kamar.

Aku menuruni tangga rumahku dan bisa kulihat namja itu berdiri menghadap ke jendela. Jantungku berdetak kencag ketika dia berbalik dan mata kami bertemu.

“ Mira-ah, aku ingin mengajakmu kesuatu tempat…” aku mengangguk dan dia langsung menghampiriku dan menggemgam tanganku.

Kyuhyun mengajakku kesebuah taman kecil tempat dia pertama kali mengatakan bahwa dia mencintaiku. Kami duduk di bangku itu laklu dia berlutut dihadapanku.

“ Choi Mira, saranghae……” Air mataku tidak bisa terbendung lagi. Aku menangis….

“aku tidak ingin memberikan penyataan cinta yang romantic, karena aku tahu kau lebih indah dari segala hal di dunia ini” Kyuhyun menghela nafas panjang dan kembali mengemgan tanganku erat, aku hanya bisa memejamkan mataku.

“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada…” kata katanya te;ah membawaku menyusuru keindahan surga sebelum aku sempat menutup mataku.

Aku memeluknya erat, kehanngatan pelukannya bisa menghapuskan segala beban dihatiku. Entahlah, aku merasa Tuhan begitu sayang padaku. Dia mengirimkanku seorang malaikat ditengah dunia kecilku yang penuh dengan buku.

“ Nado Saranghae Cho Kyuhyun,,,,,” bibirnya menyunggingka senyum hangat setelah mendengar perkataanku.  Dia lalu berdiri dan menciumku yang masih duduk dibangku itu. dia menundukkan badannya dan mencium bibirku dengan lembut, seolah olah dia takut akan melukaiku. Aku membalas ciumannya yang lembut itu, tampa kusadari setetes cairan bening keluar dari mataku.. aku terlalu bahagia……

Flashback End

Aku berjalan memasuki gedung Singapore Indoor Stadium untuk menyaksikan SS4 Super Junior. Tidak ada yang tahu bahwa aku datang untuk menyaksikan konser ini kecuali Jiwo Eonni yang daang bersama rombongan SuJu, Dia sudah resmi menjadi kekasih Yesung Oppa, dan dia ingin menyaksikan konser dari Namjachingunya.

Aku sudah meminta Jiwon Eonni untuk tidak mengatakan tentang kedatanganku pada Siwon ataupun Kyuhyun oppa,. Aku tidak ingin mengganggu kegiatan mereka. Sekarang, disinilah aku, diantara ribuan gadis yang meneriakkan nama Oppadeulku.

Aku datang hanya untuk melihatnya langsung. Aku sangat merindukannya hingga rasanya aku kehilangan oksigenku. Setidaknya aku bisa bernafas lega setelah melihatnya bernyanyi secara langsung . Aku duduk di kursi penonton dan menyaksikan jalannya konser. Mereka benar2 hebat dalam bernyanyi dan menari. Aku sangat bangga menjadi Dongsaeng Super Junior.

Hingga diakhir acara, Kyuhyun oppa muncul dengan setelan jas lengkap. Oh Tuhan, Kyuhyun benar benar tampan dengan pakaian yang dikenakannya.

“hari ini aku ingin menyanyikan sebuah lagu untuk seseorang. Aku telah berjanji untu menyanyikna lagu favoritnya tapi karena kesibukan Super Junior, aku belum sempat melakukannya. Malam ini aku akan menepati janjiku padanya….” Seketika semua yeoja disampingku histeris memanggil namanya. Saat music berputar, semua orang terdiam sambil menikamti musiknya. Astaga lagu ini kan lagu davoritku….

“No one ever saw me like you do
All the things that I could add up to
I never knew just what a smile was worth
But your eyes say everything without a single word

Cause there’s somethin’ in the way you look at me
It’s as if my heart knows you’re the missing piece
You made me believe that there’s nothing in this world I can’t be
I’d never know what you see
But there’s somethin’ in the way you look at me

If I could freeze some moment in my mind
Be the second that you touch your lips to mine
I’d like to stop the clock, make time stand still
‘Cause, baby, this is just the way I always wanna feel

Cause there’s somethin’ in the way you look at me
It’s as if my heart knows you’re the missing piece
You made me believe that there’s nothing in this world I can’t be
I’d never know what you see
But there’s somethin’ in the way you look at me”

                                                            The way you look at Me by Christian Bautisata.

Semua orang bertepuk tangan setelah Kyuhyun selesi bernyanyi. Lagi lagi aku menangis mendengarnya, saat hendak meninggalkan bangku penonton, tiba tiba Kyuhyun berbicara….

“ Aku tahu bahwa kau ada disini. Aku hanya ingin bilag lagu itu hanya untukmu seorang…” aku berbalik dan mata kami bertemu…. Jadi dia sudah tahu aku disini. aku tersenyum kearahnya dan menggerakkan tnaganku membentk kata I LOVE YOU….

Aku keluar gedung dan berjalan menuju hotel tempatku menginap. Ponselku berbunyi dan kulihat nama Siwon oppa di layarnya. Dahiku berkerut, aku pasti akan dimarahi.

“ Yeobseyo” katak lembuta. Dan blab la bla bla…………. Aku diceramahi panjang lebar.

“ne Oppa,,,, Mianhe…. Ne..ne … aku tidak akan kemana-mana..”

Setelah sampai di hotel, aku langsung duduk dan menonoton TV. Semua channel di TV rata rata memberitakan tentang SS4 Super Junior. Beberapa saat kemudian, sebuah ketukan kecil di pintu kamar ini menyadarkanku dan setelah kubuka, Kyuhyun langsung memelukku erat.

“ Choi Mira, Bogoshippo…” katanya sambil terus memelukku. Dia lalu masuk dan mencium keningku.

“Nado Oppa, kau tidak menghadiri Konferensi Pers??” tanyaku padanya.

“kau tidak lihat di TV, KP baru saja selesai..” aku mengangguk dan bibirku lengsung membentuk huruf O.

“ Oppamu menyuruhku menjemputmu. Kajja, kita pergi..” aku lalu masuk dan mengambil beberapa barangku. Aku lalu mengikuti langkahnya yang cepat, aku tertawa melihat pakaiannya yang tergolong sangat aneh karena harus menyamar dari para ELF.

“Kita mau kemana…” tanyaku padanya.

“Kita akan jalan jalan sebentar. Aku sangat merindukanmu” kata Kyuhyun. Senyum tidak pernah lepas dari wajahnya.

“selarut ini??? kau tidak capek setelah konser tadi??” alisku berkerut memandangnya.

“ Anii, daripada aku harus menghabiskan waktu untuk tidur dan memimpikan memelukmu, lebih baik aku mencari yang nyata dan memeluknya…”

“aish!! Oppa kau ketularan yadong rupanya..”

Alhasil, kami berdua menghbiskan malam ini dengan menikmati indahnya Kota Singapura saat tengah malam. Aku sangat bahagia bisa bersamanya seperti ini.

“ Choi Mira, Saranghae…”

“Nado Saranghae Kyunnie.”

 

THE END

————————————————————————————————–

Anneyong Readers…. sekedar informasi aja, bahwa FF ini udah dipublish di blogku dewiiaprilya.wordpress.com

Oh iya, Komentnya ditunggu ya..!!
KAMSAHAMNIDA!!#Bow