I am a Fool Chapter 5

Author                                                  : Dewii Aprilya

Cast                                                       : Cho Kyuhyun, Park Soon Hee, Kim Eun Jung, Danny Jung, Super Junior

—————————————————————————————————————————————-

“Untuk sekarang, tidaklah penting dia mencintaiku atau tidak. Karena yang paling utama bagiku adalah keberadaannya di sisiku. Aku memang egois, tapi inilah caraku untuk membuatnya menatapku..”

—————————————————————————————————————————————-

Park Soon Hee duduk di sudut kafe sambil sesekali meneguk Vanilla Latte-nya. Dia melihat jam yang ada di pergelangan tangannya sambil mendesah pelan. 20 menit sudah dia menunggu kedatangan Danny, tapi namja itu belum juga menampakkan wajahnya. Seorang Namja dengan langkah yang penuh keyakinan datang dan duduk di depan gadis itu dengan senyum yang tak pernah lepas dari bibirnya.

“Sutradara Jung!! You late during 20 minutes…” kata Soon Hee.

“Mianhe Jagiya…” gumam Danny. Mendengar perkataan lelaki itu, Soon Hee mengernyitkan dahinya.

“Jagiya??”

“Of course, since now I’ll call you Jagiya…” kata danny mantap, sementara Soon Hee hanya menggelengkan kepalanya.

Danny kemudian memperbaiki posisi duduknya dan menggemgam tangan Soon Hee. “Tugasmu di sini sudah selesai, konser dan peresmiannya juga berjalan lancer. So, ayo kita kembali ke London dan melanjutkan rencana pernikahan kita..”

Soon Hee menghela nafas panjang, gadis itu sudah menduga pembicaraan mereka hari ini akan mengarah kearah pernikahan. Soon hee mengangguk setuju, seketika itu pelukan hangat Danny langsung mengarah padanya.

“Baiklah Miss Park!! Aku akan mempersiapkan semuanya… Kita kembali ke London 2 hari lagi, karena besok MV Super Junior yang kusutradarai akan dirilis.” Kata Danny, dia kemudian mencium tangan gadis itu. “Saranghae..”

Soon Hee diam, tidak sanggup membalas kata-kata itu. Danny selalu mengerti tentang gadis itu, dia juga tahu bahwa untuk sekarang calon istrinya masih belum bisa membalas setiap kata cinta yang keluar dari bibirnya.

Soon Hee mulai berbicara untuk menutupi kesunyian diantara mereka. “Danny, malam ini sepertinya kita tidak bisa makan malam bersama, ada seseorang yang ingin kukunjungi..”

“Arasso, kau hati-hatilah..”

—————————————————————————————————————————————-

 

Soon Hee mengemudika mobilnya menuju sebuah distrik kecil di Seoul. Sesekali dia melihat pemandangan yag dia lalui, gadis itu tersenyum simpul menyadari bahwa suasana yang dia lalui masih sama seperti dulu.  Soon Hee memarkir mobilnya disebuah rumah mewah bergaya Viktoria yang dulu selalu dikunjunginya, perlahan tapi pasti dia melangkah memasuki halaman rumah itu dan dengan sedikit keraguan gadis itu memencet bel.

Beberapa saat kemudian seorang wanita paruh baya muncul di intercom. “Soon Hee??”

“Ne Ahjumma, ini aku…” kata Soon hee. pintu terbuka dan wanita itu langsung memeluk erat Soon Hee.

“Kau datang disaat yang tepat Soon Hee-ah, Suamiku juga sedang ada dirumah sekarang..” kata wanita itu dengan senyum khasnya. Mereka berdua berjalan memasuki rumah itu. Soon Hee mengamati setiap inchi rumah ini, tidak ada yang berubah.. Setiap bagian rumah ini dipenuhi oleh foto Kyuhyun dan Ahra sejak mereka bayi hingga Kyuhyun setenar sekarang. Soon Hee menghentikan langkahnya saat melihat sebuah figura foto berukuran sedang yang ada di dinding rumah Kyuhyun yang tepat berada disamping foto Kyuhyun yang sedang bernyanyi di panggung, figura yang menampilkan wajah seorang remaja yang tengah tersenyum hangat. Bisa dipastikan foto itu diambil secara diam-diam dan gadis yang tersenyum dalam foto itu adalah dirinya, Park Soon Hee.

Soon Hee berjalan mendekati figura foto itu. Eomma Kyuhyun berjalan mendekatinya. “Foto itu dipajang Kyuhyun 2 tahun lalu. Dia memajangnya didekat foto favoritnya, karena katanya gadis yang ada di figura itu adalah yeoja favoritnya..”

“Park Soon Hee??” seorang lelaki paruh baya datang dan menepuk bahu Soon hee. Soon hee berbalik dan langsung tersenyum saat  melihat Abouji Kyuhyun. Lelaki itu langsung memeluk Soon hee seolah baru bertemu dengan puterinya sendiri. “ Ahjusshi!!”

“Kau kemana saja?? 2 tahun menghilang….” Kata Abouji Kyuhyun.

“Mianhe Ahjusshi.. kukira Ahjumma sudah cerita..” kata Soon Hee. Cho Ahjusshi kemudian mengangguk pertanda baru mengerti.

“Oh Ne, aku sudah mendengarnya… Kau benar benar calon maenantu idamanku…”

“Yeobo… dia akan menikah..” kata Cho Ahjumma. Lelaki itu mengagguk kemudian berjalan sambil menggandeng tangan isterinya.

“Tinggalah makan malam.. Aku ingin mendengar semua ceritamu..” kata Cho Ahjusshi. Soon hee mengagguk mantap kemudian menjawab. “Tentu saja, aku rindu masakan Cho Ahjumma..”

Suasana akrab langsung tercipta di rumah mewah itu, beberapa pelayan juga terlihat akrab dengan gadis itu. Cho Ahjumma dan Soon Hee serta beberapa pelayan terlihat sedang memasak di dapur, senyum tidak pernah lepas dari wajah gadis itu, akhirnya dia bisa kembali merasakan kehangatan sebuah keluarga yang dulu selalu dirasakannya setiap kali mengunjungi rumah Kyuhyun.

“kau harus menginap!!” kata Eomma Kyuhyun dengan nada memaksa.

“Mianhe Ahjumma, besok lusa aku akan kembali ke London, jadi besok aku masih harus mengurus beberapa hal..”

Eomma Kyuhyun menghentikan kegiatannya kemudian menatap intens gadis itu. “Besok lusa, kenapa cepat sekali??”

Soon Hee menghela nafas panjang. “Semua urusanku di Korea sudah selesai Ahjumma, lagipulan Danny ingin mempercepat pernikahan kami. Aku akan mengirim undangannya setelah aku tiba di London. Aku harap Ahjumma dan Ahjusshi bisa datang..”

Eomma Kyuhyun kemudia membuka celemek yang dipakainya dan mencuci tangannya. “Minji-ah, lanjutkan pekerjannya dan segera siapkan makan malam, ada yang ingin kubicarakan dengan gadis ini..”

“Baiklah Nyonya..”

Cho Ahjumma menarik tangan Soon Heed an membawanya menuju halaman belakang rumah yang tidak kalah bersih dan indahnya denga halaman depan. Mereka berdua duduk disebuah bangku taman dan mulai berbicara. “Soon Hee-ah, sekarang katakan padaku apa yang aa di hatimu. Eksperimu tidak mencerminkan bahwa kau senang dengan pernikahanmu..” kata wanita itu serius.

“Ahjumma…”

“Katakan padaku. Aku mengenalmu lebiha dari siapapun, kau sudah seperti puteriku sendiri..”

“Kau tahu apa yang dihatiku Ahjumma. Semuanya masih sama dengan beberapa tahun lalu, bahkan tidak pernah berubah sedikitpun. Aku masih belum bisa menghilangkannya dari hatiku, dia masih ada diadalam setiap desaha nafasku..” Soon Hee member jeda dalam bicaranya kemudian melanjutkan apa yang ingin dikatakannya. “tapi Ahjumma tahu bahwa aku tidak mungkin melepaskan Danny, dia terlalu baik untuk disakiti. Lagipula aku sangat yakin bahwa Kyuhyun bisa melewati semuanya..”

—————————————————————————————————————————————

 

Soon Hee dan keluarga Cho makan dengan lahap dan dipenuhi dengan canda tawa, mereka menikmati setiap kebersamaan mereka. Setelah selesai makan malam, Soon Hee memutuskan untuk pulang karena malam yang sudah semakin larut.

Setelah Soon Hee pulang, Eomma Kyuhyun kemudian berjalan kearah kamar puteranya dan mengetuk pintunya perlahan. “Kyu, keluarlah.. gadis itu sudah pulang, bukankah kau harus segera kembali ke Seoul??” beberapa saat kemudian Kyuhyun keluar dengan rambut acak-acakan. Kyuhyun berjalan kearah dapur. Eommanya mengikutinya dari belakang. Kyuhyun membuka lemari es dan meneguk air langsung dari botolnya.

Mereka  berdua duduk dimeja makan. Seorang pelayan telah menyiapkan makan malam untuk namja muda itu. Kyuhyun mulai makan sementara EOmmanya duduk didepannya. “itu Jajangmyeon buatan Soon Hee…”

Kyuhyun terusa makan tampa mempedulikan ocehan Eommanya. Kyuhyun menghentikan kegiatannya saat Ayahnya mendekatinya dan menepuk bahunyanya. “ Kau membuang sebuah permata nak. Gadis itu teramat berharga.” Kata Ayahnya. Setelah itu, lelaki paruh baya itu melangkah meninggalkan anak dan isterinya dalam keheningan.

“Aku tidak tahu kalau Abouji dan Eomma sangat dekat dengan Soon Hee. Yang kuingat aku membawanay ke rumah ini hanya sekali.” Gumam Kyuhyun. Eommanya kemudian tersenyum.

“Kau tidak tahu apapun tentang gadis itu Nak. Kau tahu bahwa Aboujimu bukanlah orang yang mudah akrab dengan orang lain, tapi gadis itu bisa merebut hati Ayahmu dan tentu sja dengan perjuangan yang keras..” jelas Nyonya Cho. Kyuhyun menatap Eommanya seolah meminta penjelasan lebih lanjut.

“Dulu, saat Ayahmu menentangmu untuk memilih Jurusan Musik di Kyuhee University, gadis itu datangmenemui Ayahmu hampir setiap hari hanya untuk memperdengarkan suaramu ketika bernyanyi. Dia juga memutar rekaman saat kau bermain piano dan clarinet..” Eomma Kyuhyun menghela nafas panjang kemudian melanjutkan ceritaya.

“bagaikan batu yang semakin lama semakin terkikis oleh panasnya matahari, Ayahmupun begitu. Hatinya sedikit demi sedikit terkikis oleh kegigihan Soon Hee sampai akhirnya dia mengizinkanmu untuk menekuni dunia music seperti sekarang ini. Dan sejak itu Soon Hee sering berkunjung ke rumah ini dan menjadi sangat akrab denga keluarga kita, dia juga sering menginap di kamar tamu. Ayahmu selalu berkata bahwa yang kelak boleh menjadi menantunya hanyalah gadis bernama Park Soon Hee..”

Suasana menjadi hening, keduanya sibuk dengan pikiran masing-masing. Hari ini, menit ini, dan detik ini juga Kyuhyun menyadari bahwa hidupnya tidak akan pernah lepas dari gadis bernama Park Soon hee.

————————————————————————————————————————————

 

Pagi yang cerah saat Kyuhyun menghela nafas panjang ketika mengemudikan mobilnya menjauhi halaman rumahnya. Dia pulang ke rumah orang tuanya di Nohwon untuk menenangkan hatinya dan menjauhkan Soon Hee dari pikirannya, tapi semuanya malah bertambah parah setelah dia mengetahui rencana kepulangan Soon hee ke London.

Suasana hatinya sungguh kacau, pikirannya kalut hingga dia tidak bisa berkonsentrasi untuk melakukan apapun, bahkan bernyanyipun rasanya sulit jika membayangkan dia tidak bisa lagi merasakam bahu hangat milik gadisnya.

Drrt…drrt…drrt..

“Yeobseyo Hyung!!” kata Kyuhyun memulai percakapan via telepon dengan Leeteuk.

“Ne… hhmm.. bisakah untuk hari ini aku bolos dari jadwal kita?” Tanya Kyuhyun dengan nada hati-hati. Terdengar gumaman keheranan ditelinganya.

“Aku…. Aku sedang tidak enak badan Hyung. Suaraku agak sedikit serak, ne.. aku ingin istirahat seharian…” Kyuhyun berbohong. Dengan suasana hati sekacau ini, mana mungkin dia bisa bernyanyi.

“Gomawo hyung..” piip, sambungan terputus. Kyuhyun menyimpan ponselnya dan melanjutkan perjalanannya entah kemana.

***********

Kyuhyun turun d ari mobilnya lengkap dengan topi dan masker yang menutupi hampirsebagia wajahnya, dengan perlahan tapi pasti dia berjalan menyusuri jalan setapak disekitar sungai Han. Entah mengapa dia memilih tempat ini untuk menenangkan hatinya, padahal semua kenangan indahnya terangkai ditaman di dekat sungai Han.

Kyuhyun memandang lurus ke arah sungai Han yang bersih dan indah meskipun dia datang di pagi hari. Eksotisme tempat ini menjadi daya tarik setiap penduduk yang menetap di Seoul.  Pandangannya teruju pada sesosok wanita berambut panjang yang berdiri di posisi yang sama denngannya, mematung sambil memandangi keindahan Han River.

Kyuhyun mendekati yeoja itu, dari sudut pandang manapun Kyuhyun bisa mengenali gadis itu adalah Park Soon Hee. Kyuhyun ingin pergi menjauh tapi hatinya tidak bisa menolak kerinduannya pada Soon Hee. Kerinduannya membuncah hingga dia tidak saggup lagi menahannya, akhirnya pertahanannya runtuh dan yang bisa dia lakukan hanyalah memeluk gadis itu dari belakaang.

Soon Hee tersentak saat tangan halus dan kekar itu  memeluknya dari belakang, tidak butuh waktu lama untuk mengenali pemiliknya, dia sudah sangat hafal dengan kebiasaan Kyuhyun saat merindukannya ditambah dengan aroma maskulin milik pemuda itu.

Kyuhyun merapatkan masker dan topinya lalu menenggelamkan kepalanya dalam bahu gadis itu, Pelukannya semakin lama semakin erat pada Soon Hee, mereka berdua larut dalam  pikiran masing-masing, berusaha untuk menahan hasrat yang terpendam di dadanya.

“Ayo kita ke pulau Nami..” gumam Kyuhyun.

“Oppa….” Hanya itu kata yang bise keluar dari mulut Soon Hee.

“Bukankah aku pernah berjanji akan mengajakmu ke pulau Nami saat musim gugur?? Sekarang memang bukan musim gugur, tapi ini kesempatan terakhirku untuk menepati janjiku, sebelum kau kembali ke London dan memulai hidup barumu…” Kyuhyun melepas pelukannya dan menatap mata Soon Hee tanda keseriusannya, Sementara Soon Hee tak kuasa untuk menolak keinginan lelaki itu.

Kyuhyun menggemgam tangan Soon Hee menaiki sebuah kapal Ferry yang akan mengantarnya menuju pulau Nami yang terkenal denga eksotismenya.

———————————————————TBC———————————————————————

Halo Readers, sekedar info aja kalau FF ini udah dipublish di blog saya dewiiaprilya.wordpress.com.

Kamsahamnida!!