Title       : My Love Is You [Part 1]

Author  : Candoit

Length  : Continue

Genre   : Romance, Comedy

Cast       : Ji Yeon (T-Ara), Jinwon 2AM, Yunho(TVXQ), Eunjung (T-Ara), Sohyun(SNSD)

Sebelumnya ide cerita ini sudah pernah saya posting di blog pribadi saya unniecandoit@blogspot.com

Tapi cast dan gaya bahasanya berbeda.

Ji Yeon POV

“Ji Yeon-ah, kau sudah kalah bermain denganku, sekarang kau harus melakukan apa saja yang aku perintahkan,ok!”, ucap Eunjung onnie kepadaku. Yupz, hari ini aku sedang berjalan-jalan bersama onnie ke salah satu arena bermain di kota Seoul. Kami bertaruh, siapa yang kalah dalam permainan bola basket akan melakukan apa saja yang diperintahkan oleh pihak pemenang. Dan hari ini, aku kalah, huuffftttttt.

“Aiisssshhh….Ara…ara….. Padahal sedikit lagi aku pasti bisa mengalahkanmu onnie.” Jawabku cemberut.

“Sudahlah Ji Yeon, terimalah kekalahanmu”, onnie ku terkekeh. “Lalu kau harus melakukan apa ya?”, aishhhh…..aku tau, pasti onnie ku ini akan  menyuruhku melakukan hal-hal yang aneh. “Aha, Ji Yeon-ah, kau lihat sepasang kekasih yang sedang berpegangan tangan di sana?”, onnie ku menunjuk sepasang kekasih yang sedang duduk berhadapan di sebuah café tidak jauh dari tempat kami berdiri. Apa yang sedang dipikirkan oleh Eunjung onnie? Apakah…. “Kau harus berpura-pura menjadi pacar dari pria itu, gampang kan?”. Onnie gila, sudah ku duga dia pasti akan memikirkan hal-hal yang gila.

“Andwae Onnie… Aku tidak mungkin melakukan hal itu. Onnie, kau sudah benar-benar gila.” Jawabku histeris.

“Ji Yeon-ah, sejak kapan kau menjadi seorang yang penakut. This is just a game. Setelah ini kita tidak akan bertemu mereka lagi. Ayolah…, kau dongsaeng ku yang paling pemberani. Kita sudah sering melakukan hal yang seperti ini kan? Ayolah Ji Yeon-ah……” Onnie ku memasang muka memelas sambil mengedip-ngedipkan matanya.

“Tapi onnie…….”,

“Ayolah Ji Yeon-ah…., kau harus membayar kekalahanmu. Ok! Cepatlah, nanti mereka pergi.” Potong onnie ku. Aku hanya bisa mengumpat dalam hati. Ya… memang aku sudah sering melakukan hal-hal gila dengan onnie, namun untuk yang kali ini aku tidak tahu mengapa terlalu berat bagiku. Onnie…ottokhae….hiks… Dengan terpaksa aku melakukan apa yang di suruh onnie. “Jangan takut Ji Yeon, kau seorang pemberani” ucapku dalam hati memberanikan diri.

Eunjung POV

Aku tidak tahu kenapa aku terpikirkan hal bodoh itu, namun aku pikir Ji Yeon pasti berani. Kami sudah sering melakukan hal ini, dan aku pikir ini adalah hal yang mengasyikkan. Ji Yeon-ah… Fighting!!!

Ji Yeon POV

Omo….jarak ku semakin dekat dengan sepasang kekasih itu. Ottokhae…. Aku mencoba untuk menenangkan diri. Aku yakin setelah aku melakukan ini aku tidak akan pernah bertemu lagi dengan mereka. Pria itu sedang berbicara serius dengan kekasihnya masih sambil memegang tangannya kekasihnya itu. Satu… Dua.. Tiga…. “Oppa, sedang apa kau disini? Siapa wanita ini? Kau…kau sudah berbohong padaku, kau bilang kau sedang banyak kerjaan sehingga tidak bisa menemaniku jalan-jalan, tapi…ternyata kau jalan dengan wanita ini. Oppa lebih baik kita putus, aku ingin putus Oppa, jangan pernah menghubungi ku lagi!” Aku pun segera berlari pergi meninggalkan sepasang kekasih itu. Sudah ku duga, mereka pasti shock dengan kehadiranku. Dan onnie, apa kau puas??

“Wuahh….Ji Yeon-ah, kau hebat sekali, aku bangga padamu”, Eunjung onnie memujiku sambil mengacungkan dua jempolnya.

“Ya! Onnie, apakah kau puas??”, jawabku dengan nada tinggi, namun aku merasa senang juga, karena aku sudah berhasil menjawab tantangan yang diberikan onnie kepadaku. Beginilah kami, sungguh sangat amat jahil.

“Ji Yeon-ah, jangan marah, sejak kapan kau menjadi seperti ini? Kajja….sebelum dua orang itu mengejarmu”. Aku dan onnie pun segera berlari menjauhi tempat itu menuju halte bus. Sepanjang perjalanan pulang kami tak henti-hentinya tertawa mengingat kejadian yang baru saja terjadi. “Ya, Ji Yeon-ah, apa yang kau katakan kepada mereka?” Tanya onnie membuka pembicaraan.

Akupun mengulang kata-kata yang telah kukatakan kepada sepasang kekasih itu.

“Ya, Onnie, kasihan sekali mereka, gara-gara kau, mereka pasti bertengkar. Onnie, kau tega sekali.” Aku masih sedikit merasa bersalah, walaupun hanya sedikit. Heheheee…. “Bagaimana jika hal itu terjadi padamu? Dan Jung Woo oppa akan meninggalkanmu.” sedikit menakut-nakuti onnieku.

“Ya, Ji Yeon-ah, kau jangan coba-coba menakuti ku, Jung Woo oppa tidak akan meninggalkanku, arrasseo??” Dari raut wajahnya, aku tahu kalau onnie sedikit khawatir, karena onnie sangat mencintai Jung Woo oppa. Argghhh….kapan Yunho oppa akan jadi milikku?? “Ya, Ji Yeon-ah, kau pasti sedang memikirkan Yunho ssi lagi!” Tepat, tebakan onnie ku memang tepat. Aku memang selalu memikirkan Yunho oppa. Dia selalu hadir di mimpi-mimpiku, walaupun aku selalu berhasil menyelesaikan tantangan-tantangan yang di berikan onnie, namun aku belum berhasil untuk mencoba berbicara dengan Yunho oppa. Aku terlalu gugup untuk melakukan hal itu. Arrgghh.. Ji Yeon Pabo….

JinWon POV

“Oppa, sedang apa kau disini? Siapa wanita ini? Kau…kau sudah berbohong padaku, kau bilang kau sedang banyak pekerjaan sehingga tidak bisa menemaniku jalan-jalan, tapi…ternyata kau jalan dengan wanita ini. Oppa lebih baik kita putus, aku ingin putus Oppa, jangan pernah menghubungi ku lagi!”. Aku hanya bisa terdiam dengan kata-kata gadis itu. Kata-katanya membuat aku shock. Apa-apaan dia berkata seperti itu di hadapan Sohyun?

“Oppa, siapa gadis itu? Apakah dia kekasihmu?” Tanya Sohyun polos kepadaku. Aishhhh… dia pasti tidak akan mempercayaiku. Aku menggaruk-garuk kepalaku yang sebenarnya tidak gatal.

“Sohyun-ah, jangan dengarkan gadis itu, aku benar-benar tidak mengenalnya, percayalah padaku.” Aku berusaha meyakinkan Sohyun, walaupun aku tau itu tidak akan berhasil.

“Oppa, aku akan menjawab pertanyaan mu tentang perasaanku. Sebelumnya aku pikir aku akan menerimamu menjadi kekasihku. Tapi, karena kejadian tadi, aku jadi sedikit tidak percaya denganmu. Dan…mianhe oppa, untuk sekarang aku harus mencoba mengembalikan kepercayaanku dulu padamu. Aku tidak tau apakah kau benar-benar tidak mengenal gadis itu. Mungkin nanti aku akan bisa membalas persaaanmu terhadap ku.” Arrgggh… kacau…..kacau semua rencanaku. Sedikit lagi aku akan berhasil menjadi kekasih Sohyun, tapi…tapi… gara-gara gadis itu, aku gagal mendapatkan Sohyun, orang yang sudah lama aku cintai. Awas kau nona aneh…… ku harap kita akan bertemu lagi!

“Arraseo….aku tau kau akan berpikir seperti itu, tapi aku berjanji akan membuktikan bahwa aku benar-benar  mencintaimu”

“Nde… oppa, aku akan memberikanmu kesempatan”, aku sangat kecewa, sangat amat kecewa. Aku  hanya bisa menghela nafas panjang. Siapa dia? Siapa gadis yang berani mengerjaiku seperti itu. Sungguh tidak akan pernah ku maafkan. Sohyun… Sohyun-ah… arrggghhhh….saranghae…..

***

tbc~