That Girl (1/2)

Author                                                            : Dewii Aprilya

Main Cast                                           : Cho Jihyun, Lee Hyukjae

Cast                                                    : Cho Family, Super Junior

———————————————————————————————————————————-

“Keinginanku hanya satu, yakni bisa melihatmu menari diatas panggung dengan dikelilingi cahaya lampu yang memancarkan aura bintang yang ada padamu, Lee Hyuk Jae-ssi..”

——————————————————————————————————————————-

Seorang gadis berambut hitam sebahu duduk dengan manis di sebuah bangku taman tak jauh dari Rumah Sakit. Tempat yang hampir setiap bulan dikunjunginya. Tetapi jika jantungnya kembali bermasalah, dia bisa menghabiskan berbula-bulan ditempat itu.

Gadis itu Cho Jihyun, gadis yang harus hidup dengan sebuah kelainan di jantungnya. Gadis manis itu di diagnosis menderita gagal jantung yang membuatnya bisa meninggal kapan saja jika tidak segera ditanggulangi. Sejak usianya 15 Tahun, dia harus pindah ke US untuk mengobati jantung itu yang semakin hari semakin parah, dia harus menrelakan masa remajanya dengan menjalani berbagai perawatan yang membuatnya amat sangat jenuh.  Jihyun  tinggal di Amerika bersama dengan Haraboji dan Heolmoninya sedangkan Keluarganya yang juga lumayan kaya menetap di Korea Selatan karena mereka menjalakan bisnis mereka masing-masing.

Jihyun memasang headset di telinganya dan mulai larut dalam alunan nada di telinganya. Gadis itu mencintai music Korean dan segala hal tentang negeri itu meskipun dia telah lama meninggalkan tanah kelahirannya. Sejujurnya gadis itu sudah amat jenuh dengan segala obat-obatan dan operasi yang harus dijalaninya dan berharap maut segera menjemputnya. Dia sudah teramat lelah dengan rasa sakit yang menghimpit dadanya, satu satunya hal yang bisa membuatnya bertaha sampai sekarang adalah keluarganya.

Jihyun mempunyai Haraboji dan Heolmi yang setiap saat selalu disampingnya dan membuatnya tersenyum. Dia punya orang tua yang sangat menyayanginya, tiap bulan mereka selalu menyempatkan diri untuk mengunjunginya meskipun jarak New York-Seoul amat jauh. Jihyun juga mempunyai seorang Eonni, Cho Ahra  yang teramat mengerti tentang perasaanya dan selalu mendampinginya menghadapi setiap rasa sakitnya. Yang terakhir adalah Jihyun mempunyai seorang Saudara Kembar yaitu Cho Kyuhyun, Oppa yang hanya lebih tua 20 menit darinya itu adalah seorang pelindungnya semenjak mereka masih balita.

Orang orang itulah yang selama ini menjadi penopangnya dalam melawan sakitnya penyakit itu. Jihyun tidak ingin melihat gurat kesediah diwajah keluarganya.

Kegiatannya terganggu saat ponselnya berbunyi, senyum diwajah gadis itu mengembang saat melihat nama ‘Oppa Iblis’

“Hello Kyu!!!” sapa gadis itu bersemangat.

“Ji… bagaimana keadaanmu??” Tanya suara tersebut tho the point.

“I’m fine!! You??” Tanya Jihyun.

“Bad!!! Aku sangat lelah… You Know, aku baru tiba dari Paris…”

“Itu resiko pekerjaanmu Kyuhyun-ah!!  Siapa suruh kau menjadi Superstar. Aku heran, apa yang dipkirkan yeoja2 itu hingga begitu memuja Cho Kyuhyun..”

Terdengar kekehan diujung telefon. Kyuhyun sadar jika gadis ini sudah mulai menggodanya. “Tentu saja karena aku adalah namja tertampan di Korea!!!”

“MWO?? Tampan?? Aisshh… Kau sangat narsis Kyu..!!” balas Jihyun.

“YAK!! Cho Jihyun!! Kenapa kau tidak pernah mau memanggilku Oppa!! Aku ini lebih tua darimu…!”

“Kau hanya lebih tua 20 menit!!” bantah Jihyun.

“Tapi aku tetap Oppamu. Kajja, Call me OPPA” Kyuhyun menekankan suaranya pada kata Oppa.

“Andweeii”

Obrolan mereka terus berlanjut hingga Kyuhyun memutuskan sambungan telefonnya karena dia harus istirahat setelah menempuh perjalanan Paris-Seoul.

Jihyun melanjutka kegiatannya yang sempat tertunda, Dia mulai memikirkan bagaimana masa depannya. Jantungnya semakin lama semakin parah dan jika Transplantasi jantung tidak segera dilakukan maka mungkin Jihyun tidak akan bisa bertahan lagi. Lamunannya terhenti saat seseorang menepuk bahunya.

“Miss Cho, aku mencari ada sejak tadi. Ternyata kau duduk disini..” kata Seorang wanita paruh baya bertubuh gempal yang selalu setia menemani Jihyun selama dirawat di RS itu. Jihyun tersenyum kemudian menggeser tempat duduknya, memberikan ruang bagi wanita itu untuk duduk di dektanya.

“Suster Jean, Sampai kapan ini bisa berdetak..” kata Jihyun sambil memegang dadanya. Wanita itu membelai rambut gadis yang sudah dianggapnya seperti puterinya.

“Hanya Tuhan yang tahu… Kita sebagai manusia hanya bisa berusaha untuk terus mempertahankannya..”

Jihyun menghela nafas panjang. “Suster, aku merasa tidak bisa lagi bertahan. Sakitnya luar biasa…”

“Jihyun, Kau harus kuat. Demi semua keluarga yang sangat sayang padamu..”

“Aku tahu Suster, aku hanya ingin pulang ke kampung halamanku….”

—————————————————————————————————————————————-

Seoul, Korea Selatan

Kyuhyun membersihkan keningnya yang penuh dengan peluh setelah berlatih dance bersama dengan Member Super Junior yang lain di SM Building. Lelaki itu duduk di dekat Eunhyuk yang sedari tadi masih mencoba untuk membuat koreografi untuk single terbaru mereka. Super Junior baru tiba di Seoul  setelah melakukan SS4 Paris.

“Hyung, kudengar kemarin malam kau memutuska hubunganmu dengan Song Hye Jae. Sampai kapan kau mempermainkan hati wanita yang mencintaimu…” kata Kyuhyun memulai percakapannya. Eunhyuk meneguk air dari botolnya.

“Ne.. aku merasa tidak cocok dengannya. Dia terlalu manja…” jawab Eunhyuk. Kyuhyun tersenyum miris.

“Kau selalu mengatakan hal itu pada setiap gadis yang kau sakiti. Sampai kapan kau akan menyakiti setiap yeoja yang mencintaimu…” gumam Kyuhyun.

“Molla…. Aku hanya belum menemukan yeoja yang benar benar aku cintai. Seorang yeoja yang mempunyai senyum yang bisa menggetarkan hatiku, seorang yeoja yang akan selalu kurindukan setiap detik, dan seorang yeoja yang akan membuatku mau membagi apapun yang kumiliki…. Dan sampai saat itu, aku akan terus melakukan hal yang sama pada yeoja-yeoja itu…” kata Eunhyuk. Kyuhyun tersenyum mencibir.

“Kalau aku mempunyai seorang Adik, aku tidak akan pernah mengizinkannya mencintai ataupun dicintai olehmu….!!” Eunhyuk memukul bahu Kyuhyun.

“Yak!! Aku tidak mungkin jatuh cinta dengan saudara perempuanmu. Ahra lebih tua dariku Pabo!!” balsa EUnhyuk sedangkan Kyuhyun hanya diam.

Mereka kemudian melanjutkan kegiatan mereka bersama dengan member lain.

—————————————————————————————————————————————

Super Junior berkumpul diruangan manajer mereka untuk membicarakan tentang Single terbaru mereka yang akan segera dirilis. Kegiatan mereka terganggu saat salah seorang pegawai datang dan mengabarkan pada Kyuhyun bahwa ada seorang gadis manis yang mencarinya.

“Nugu??” taya Kyuhyun. Sementara pegawai wanita itu hanya mengedikkan bahunya. Seketika semua yang ada di ruangan itu menatap Kyuhyun tajam.

Leeteuk kemudian berbicara. “Kyu, jangan sampai ada skandal!! Cukup sikap Playboy Eunhyuk yang membuat masalah, janga ditambah lagi dengan maslahmu atau perilisan album kita akan mendapat sorotan tajam..”

“Ne Hyung, aku pergi dulu!! ..” Kyuhyun mengikuti pegawai wanita itu menuju Lobby SM Building.

Setelah tiba di Lobby, Kyuhyun mengernyitkan dahinya saat melihat gadis yang berdiri dengan anggun menghadap ke jendela. Kyuhyun menatapnya seksama kemudian menghentikan langkahnya,.

“JI!!!” Kyuhun tidak bisa menyembunyikan kekagetannya melihat adiknya ada di Korea.

Gadis itu berbalik dan memperlihatkan senyumnya pada Kyuhyun. “SURPRISE!!” Jihyun lagsung berlari menghampiri Kyuhyun dan memeluknya erat. Semua yang ada ditempat itu menatap mereka berdua dengan tatapan penuh selidik.

“What are you doing here?? Bagiamana dengan pengobatanmu di US??” Tanya Kyuhyun. Sebelum gadis itu menjawab pertanyaan Kembarannya, Kyuhyun menarik tangan Jihyun meninggalkan Lobby menuju mobilnya.

Ponsel Kyuhyun berbunyi dan dia langsung menjawabnya. “Yeobseyo Abouji… Ne, dia bersamaku sekarang!! Aku akan segera pulag ke rumah….”

Kyuhyun langsung menatap tajam saudara kembarnya yang hanya bisa tersenyum nyengir memperlihatkan deretan giginya yang putih.

“CHO JIHYUN!! Kau kabur dari New York?? Omo… Kau benar benar nakal!!” kata Kyuhyun sambil tetap konsentrasi menyetir.

“Mianhe Kyu, habisnya kalian semua tidak pernah mengizinkanku pulang ke Seoul. Terpaksa deh aku kabur aja… kan bosan selalu melihat bule!!” bantah Jihyun.

“Yak!! Itu demi kebaikanmu Pabo!! Kau disana kan sedang berobat….. Kami itu sangat sayang padamu Cho Jihyun..”

“Kyu, ini hanya masalah waktu. Cepat atau lambat, sekeras apapun aku bertahan, jantungku akan tetap berhenti berdetak…”lirih Jihyun. Kyuhyun mengerem mendadak mobilnya dan langsung memegang kedua pipi adiknya dan menatap tajam gadis itu.

“Kau akan hidup Cho Jihyun, aku akan menemukan sebuah jantung yang sehat untukmu!! Ini adalah janji sorang Kakak!!”

———————————————————————————————————————————–

Kyuhyun memarkirkan mobilnya didepan sebuah rumah  mewah bergaya Viktoria tempat dia dibesarkan. Kyuhyun keluar dari mobilnya dan disambut oleh Manajer Han yang langsung membukakan pintu mobil untuk Jihyun.

Mereka berdua masuk ke rumah dan langsung disambut sebuah pelukan dari EOmmanya.

Jihyun hanya menunduk ketika mendapat tatapan tajam dari Appanya. “Mianhe.. Apppa.. EOmma..”

“Jihyun-ah… Kau harus kembali ke New York. Kau butuh pengobatan nak..” kata Appanya.

“Appa, Jebal… izinkan aku tinggal di Seoul. Aku janji akan menjalankan pengobatan dengan teratur disini… Aku hanya ingin hidup denga normal seperti yeoja lain..” lirih Jihyun.

“tapi…”

“Appa… Aku ingin menghabiskan sisa umurku disini, bersama Appa, Eomma, Ahra Eonni, dan Kyuhyun… jebal..” kata Jihyun. Semua yang ada di rusngsn itu hanya bisa diam. Mereka mengerti bagaimana perasaan gadis ini.

“Arasso.. tapi kau harus berjanji bahwa kau akan rajin memeriksakan diri di Rumah Sakit.. ingat, kau harus jaga kesehatanmu..!!!”

“AKu berjanji Appa!!” Kata Jihyun dengan senyum semringah. Jihyun kemudian memeluk Appa dan EOmmanya. Sementara Kyuhyun haya bisa menggeleng melihat ulah Yeodongsaengnya itu.

————————————————————————————————————————————

Kyuhyun dan Jihyun berjalan memasuki apartemen Star City. Senyum tidak pernah lepas dari bibir gadis itu, tangannya selalu menggandeng lengan Kyuhyun.

“Kyu, aku akan tinggal id lantai berapa??” Tanya Jihyun.

“di Lantai 9. Kau jangan macam2 ya!! Kalau Abouji dan Eomma nanti pulang dari Taiwan, kau harus kembali ke Nohwan. Arasso??” Jihyun mengagguk.

Lift terbuka, mereka berdua langsung keluar dan masuk ke Apartemen yang akan ditempati Jihyun di lantai 9. Tuan Cho sengaja membeli apartemen itu agar Kyuhyun bisa menjaga Jihyun, selain itu jarak RS juga tidak terlalu jauh.

“Waahh.. perabotannya sudah lengkap!! Appa memang hebat!!” kata Jihyun. Gadis itu langsung berkeliling di apartemen itu.

“Kau disini dulu. Aku akan ke lantai 12, oh iya, nanti malam aku akan memperkenalkamu pada Hyungdeulku agar mereka bisa membantuku menjagamu yang super nakal ini..” kata Kyuhyun.

“ne.. pergilah aku ingin pergi belanja..”

“jangan terlalu capek, arasso??” Tanya Kyuhyun sebelum keluar.

“Ne, Cho Kyuhyun!!”

———————————————————————————————————————————-

Jihyun membawa 5 kantong belanjaannya dengan susah payah memasuki lift. Hari ini dia menghabiskan waktunya dengan berbelanja segala keperluannya selama menetap di Seoul. Jihyun mulai merasa mat lelah dan dadanya mulai terasa sesak, dia langsung mengeluarkan sebuh pil dari tasnya dan langsung menelannya. Pahitnya obat itu tidak seberapa dengan rasa sakit yang akan didapatnya jika dia tidak segera memakannya.

Jihyun bersandar di dalam Lift dan menghela nafsa panjang kemudian mengatur pernafasannya. Setelah meras agak baikan, dia kemudian berdiri tegak seolah olah tdak pernah terjadi apa-apa.

TING

Pintu Lift tebuka dan Jihyun keluar sambil menenteng belanjaannya.

BRUUK

Sesosok namja bermasker dengan kacamata hitam menabraknya. Jihyun terjatuh dan semua belanjaannya langsung berhamburan. Tampa pikr panjang, jihyun langsung memungut satu persatu belanjannya dibantu oleh namja bermasker itu.

Jihyun merasa risih karena sedari tadi namja itui terdiam seolah menatapnya, tapi Jihyun tidak mempedulikannya dan tetap melanjutkan perjalanannya menuju apartemennya tampa mempedulikan Lelaki yang hanya bisa berdiri terpaku smabil menatap sosok gadis itu yang telah menghilang.

Namja iu membuka masker dan kacamatanya. Namja yang tidak lain adalah Lee Hyukjae itu langsung memamerkan senyumnya semabri memegang dadanya.

Deg deg deg deg

“jantungku bergemuruh…. Gadis itu, Neomo Yeoppo!!” Eunhyuk tersentka dan langsung mencoba mengejar keberadaan gadis itu tapi Jihyun sudah pergi. Eunhyuk menelan kekecewaan semari bergumam.

“Aku menemukannya!! Aku harus mnejadikannya milikku!!”

———————————————————————————————————————————–

Semua member Super Junior berkumpul di lantai 12 apartemen mereka. Kyuhyun dengan sengaja meminta mereka untuk sekedar meluagkan sedikit waktunya karena namja itu ingin memperkenalkan Jihyun pada Hyundeulnya. Suasana tampak sangat ramai oleh gelak tawa dan obrolan mereka, tetpai Eunhyuk hanya duduk sambil melamun di sofa. Melihat itu, Shindong dan DOnghae mendekati si Time Machine.

“Hyuk, kau kenapa??” Tanya Shindong. Eunhyuk tersentak kemudian menatap kedua orang yang ada di depannya dengan sebuah senyum yang tidak pernah lepas dari bnibirnya.

“Sepertinya aku jatuh cinta Hyung!!” kata Eunhyuk dengan penuh semangat. Semua member yang mendengarnya tidak bisa lagi menahan gelak tawanya.

“HAHAHAHAHA”

“Wae??? Kenapa kalian tertawa??”kata Eunhyuk.

Leeteuk berusaha menahan tawanya kemudian menari nafas dalam. “Jatuh Cinta??? Seorang Lee Hyukjae jatuh cinta???”

Eunhyuk mengagguk dengn penuh semangat. “Kali ini berbeda Hyung. Aku jatuh cinta pada pandangan pertama pada gadis itu….” semua terdiam da seketika mendekati Eunhyuk, ingin tahu bagaimana sosok yeoja yang telah membuat Lee Hyukjae yang seorang playboy tulen menjadi seperti itu.

“katakan pada kami, bagaimana gadis itu..” Tanya DOnghae penasaran.

“Dia cantik, kulitnya bersih…. Tatapan matanya setajam maknae kita…. Dia sudah membuat jantungku bergemuruh dan entah aku selalu merindukannya…” Apa yang ingin dikatakan EUnhyuk terhenti saat pintu terbuka dan Kyuhyun masuk diikuti oleh seorang yeoja.

Kyuhyun menggandeng bahu Jihyun dan tersenyum kearah Hyungnya. Eunhyuk tersentak saat melihat yeoja cantik yang bersama Kyuhyun.

“Annyeong Hyung!!!” kata Kyuhyun penuh semangat sementara semua Hyungdeulnya menatap tajam maknae mereka.

“Siapa yeoja itu?? bagaiamana bisa kau membawa seorang gadis ke dorm kita, kau mau membuat skandal baru… .” kata leeteuk.

Kyuhyun tersenyum kemudian duduk di dekat Eunhyuk dan membiarkan jihyun berdiri sendiri. “tenanglah Hyung. Aku ingin memperkenalkannya pada kalian…” kata Kyuhyun. EUnhyuk diam, takut dengan kemungkinan bahwa yeoja itu adalah kekasih maknaenya.

Jihyun tersneyum kemudian menundukkan badannya 90o untuk memberikan hormat. “Anneyong Haseyo.. Cho Jihyun imnida… senang bertemu kalian..”

“Cho Jihyun??” gumam member SuJu hampir bersamaan.

“Dia dongsaengku Hyung… kami kembar, dan untuk beberapa minggu dia akan tinggal di Lantai 9.” Kata Kyuhyun dengan santainya, sementara semua member membelalakkan matanya kaget.

“Kembar??” kata mereka hampir serentak.

“Kalian tidak usah menunjukkan wajah seperti itu, aka kujelaskan. Kami kembar Fraternal, bukan kembar identik jadi kami sama sekali tidak mirip. Aku lahir 20 menit lebih dulu, jadi dia adalah dongsaengku dan sejak 9 tahun lalu dia tinggal di Kanada. Aku mohon kalian untuk ikut menjaganya karena dia itu yeoja yang sangat keras kepala..” jelas Kyuhyun, diikuti anggukan oleh Hyungdeulnya.

Donghae kemudian berdiri dan memeluk Jihyun. “Kyuhyun adik kami, Jadi kau akan menjadi adik bungsu kami sekarang, tidak usah sungkan..!!” Semua member kecuali Eunhyuk juga berdiri dan memeluk Jihyun. Gadis itu tersenyum hangat pada setiap orang yang ada di ruangan itu, dalam waktu singkat suasana hangat langsung tercipta di lantai 11 Dorm SuJu.

Eunhyk terus menatap yeoja itu takjub, hatinya begitu senang melihat yeoja itu kembali apalagi ,mengetahui fakta bahwa yeoja cantik itu akan menjadi salah satu bagian dari mereka. Lamunannya terhenti saat Kyuhyun berbisik di telinganya.

“jangan menatap adikku seperti itu Hyung. Keputusanku tidak bisa diubah..” gumam Kyuhyun di telinga Eunhyuk. Namja itu terkesiap, seketika percakapannya dengan Kyuhyun beberapa hari yang lalu terngiang di telinganya.

“Kalau aku mempunyai seorang Adik, aku tidak akan pernah mengizinkannya mencintai ataupun dicintai olehmu….!!”

Eunhyuk menatap wajah dongsaengnya,  bingung harus bereaksi seperti apa. Dia tidak pernah merasakan debaran jantung seperti ini ketika melihat seorang yeoja, dia tidak pernah merasa senyaman ini saat melihat seorang gadis tersenyum. Tapi kenapa ketika dia merasakan semua itu harus disaat seperti ini, saat dia telah kehilangan kepercayaan Kyuhyun, kakak Cho Jihyun.

Kyuhyun membalas tatapan Eunhyuk tajam. Dia sudah menduga ini akan terjadi, Kyuhyun mengenal Hyungnya lebih dari siapapun dan dia menyadari bahwa tatapan Lee Hyukjae pada Jihyun berbeda dengan tatapannya pada yeoja-yeoja yang pernah menjadi kekasihnya. Tapi Kyuhyun tidak peduli, karena jika ini menyangkut Cho Jihyun,  Hubungan pertemanan apapun tidak lagi penting karena yang dia tahu bahwa Lee Hyukjae akan membuat hati adik kesayangannya terluka jika dia tidak segera mencegahnya.

“Kita lihat saja nanti…” gumamnya pada diri sendiri.

—————————————————-TBC——————————————————————————