MY DEAR LITTLE DOLL (2)
Main Cast : Cho Kyuhyun (SUJU), Song Miinah (You), AJ (U-Kiss)
Support Cast : Elison Kim (U-Kiss), Super Junior Oppadeul.
Lenght : chaptered
Genre : Romance, Friendship PG-13
Author : Song Miin Ah

 

~~~~~~

Eli POV

 

“Ini handphone-mu. Lain kali kau harus hati-hati, Arra?” ujarku sambil menyerahkan handphone merah muda itu ketangannya. Dia mengangguk sekali namun menggeleng setelahnya, “Kau tidak menepati janjimu.”

“Mwo?” aku mengangkat alisku ketika ia berkata seperti padaku. “Kau tidak menemaniku mencari bibi.” Balasnya. Aku tertawa, “Kau kan yang pulang duluan dengan Kyuhyun-sshi.”

Dia menggeleng, “Ahjusshi itu menculikku. Dia memaksaku naik mobil dengannya.”

“Menculik? Lalu kenapa kau mau ikut dengannya?” tanyaku sembari menahan tawaku yang ingin meledak. “Molla.” Balasnya dengan bahu yang terangkat.Aigoo… kyeopta. Menggemaskan sekali anak ini. Aku penasaran berapa usianya. Ah iya, aku baru ingat kalau belum menanyakan usianya.

“Elison Kim… aku akan debut 3 hari lagi. Kau bersedia datang menontonku?” tanyanya. Hah?! Debut?!

“MWO? DEBUT? KAU CALON ARTIS?”

Dia hanya tersenyum dan mengangguk.

~~~

Kiseop POV

 

Dasar Eli sialan. Aku disuruh tunggu di mobil katanya? Aigoo.. berarti apa gunanya aku ikut bersamanya? Dari balik kaca aku bisa melihat gadis itu tengah berbicara santai dengan Eli. Hanya satu yang aku bingungkan… kenapa dia ada di gedung SM? Apa kebetulan saja?

Aku melihat handphone Eli tertinggal di mobil dan sedang berdering. Ahh, tertulis Manager-hyung disana. Aku tidak tau ini tabu atau tidak, tapi aku memilih untuk mengangkatnya.

‘Eli! Dimana kau?’ suara Manager-hyung tampak panik di telefon.

“Hyung, ini aku Kiseop. Kami sedang ada di kantor SM sekarang. Waeyo?” balasku.

“SM? YA! Apa yang kalian lakukan? Kalian ada pemotretan 30 menit lagi. Apa kalian lupa? Mana Kyungjae?! Berikan telfon padannya!!”

Aku menyerah. Kurasa lebih baik kuserahkan handphone ini pada Eli sebelum Manager-hyung mentulikan telingaku.“Eli… ini telefon dari…..”Belum sempat aku selesai Eli berteriak kaget, “MWO? DEBUT? KAU CALON ARTIS?”

Gadis dihadapannya hanya mengangguk sambil tersenyum. Artis? Artis SM kah? Jadi dia gadis yang akan debut setelah white sky? Pantas dia ada disini dan turun dari mobil Kyuhyun-sshi tadi. Aku bergegas melempar  handphone itu kedalam mobil dengan asal.

“Kau calon S-Project?” selaku. Dia menoleh padaku, “Bukan calon. 3 hari lagi aku sudah debut dan akan berada di panggung yang sama dengan kalian.”

“S-Project?” tanya Eli. “Itu unit girlband baru yang diluncurkan SM bersamaan dengan White Sky yang debut hari ini, Eli.” Balasku. Astaga… darimana SM mendapat trainee? Kenapa semua trainee SM memiliki visual yang sempurna?

“Ngomong-ngomong kau yang waktu itukan?” tanya gadis itu. Aku mengangguk sambil mengulurkan tanganku, “Lee Kiseop. Senang berkenalan denganmu.”

“Aku Miinah. Salam kenal, Kiseop.”

~~~~~

Kyuhyun POV

 

Kenapa dia akrab sekali dengan 2 member U-KISS itu? Apa mereka bermaksud mencari informasi tentang SM? Aku bergegas menghampiri anak itu sebelum terjadi apa-apa.

“Ayo masuk.” Tegasku sambil meraih kedua tangannya. Dia nampak kaget dengan perlakuanku. Dengan cepat dia menepis tanganku, “YA! Kau mau apa lagi, Ahjusshi?”

“YA! Kau…. aish, ayo masuk!” tarikku lagi. Kulihat Elison dan Kiseop hanya bengong melihat kami berdua. “Annyeong Haseyo, Kyuhyun-sshi.” Akhirnya Lelaki bernama Kiseop membungkuk 90 derajat padaku dan disusul oleh kawannya, Elison Kim.

Aku mebalas membungkuk, “Annyeong.”

“Maaf kami telah menyita waktu Miinah. Kulihat, anda punya urusan dengannya.” Ujar Kiseop. “Tidak apa-apa. Sepertinya pembicaraan kalian cukup penting. Tapi anak ini harus latihan untuk debut besarnya. Jadi… ini saatnya ia berlatih.” Balasku.

“Kami memang ingin pamit sekarang. Kami punya jadwal pemotretan setelah ini. Annyeong haseyo.” Mereka berdua membungkuk untuk kedua kalinya. “Kami akan melihat debutmu, Miinah.” Ujar Elison Kim sambil melambaikan kedua tangannya.

“Bye-bye Elison Kim! Bye-bye Lee Kiseop!” lambai Miinah ketika mobil mereka mulai berjalan meninggalkan kami berdua. Aku menarik tangannya agar ia mengikutiku masuk kedalam gedung. Tidak seperti dugaanku, dia dengan tanpa perlawanan mengikuti arahku.

“Hei.. kenapa kau menurut sekarang?” tanyaku. Dia hanya memiringkan kepalanya dan menatapku santai, “Memangnya kau ingin aku berontak dan berteriak?”

Gadis ini. Aku tidak tahu akan semenyebalkan ini.

“Siapa namamu?” tanyaku. “Song Miinah.” Balasnya sambil melongok kesegala arah. “Kau tak ingin tau aku siapa?” tanyaku lagi. Dia menggeleng, “Tidak perlu. Akan melelahkan.”

Tiba-tiba saja seorang wanita cantik yang sangat familiar muncul dihadapan kami, “Annyeong Haseyo Cho Kyuhyun-sshi.”

“Bibi!!”

Gadis itu langsung melepaskan tanganku dari tangannya dan berjalan kearah Song Hye Gyo-sshi. “Kau kemana saja?” keluhnya pada Miinah. Lalu Hye Gyo-sshi membungkuk dalam padaku, “Terimakasih telah menjaga Miinah kami. Maaf merepotkanmu, Kyuhyun-sshi.”

Merepotkan? Hehe. Tidak. Tidak salah lagi maksudnya. Menjaga dan sekedar mengantar gadis kurang ajar tanpa emosi ini setara lelahnya seperti menyanyi 10 lagu. Tapi, aku namja yang lemah lembut pada yeoja memilih mengeluarkan ‘angel’ smile dan menggeleng, “Ani. Aku sama sekali tidak direpotkan.”

Gadis itu hanya menyeringai licik dari belakang tubuh Hye Gyo-sshi. Aish, ingin kutarik kata-kataku… tapi tidak bisa! Hye Gyo-sshi sudah terlanjur tersenyum secantik itu…

“Aku anak baik, Bibi. Tak mungkin merepotkan Kyuhyun-Oppa. Iyakan, Oppa?” ujarnya kali ini. Aigoo.. senyum itu. Senyum yang selalu kubanggakan, Evil Smile. Aku hanya bisa mengangguk pelan.

“Waah bagus! Kalian sudah akrab! Kau sudah berkenalan dengan Kyuhyun-sshi? Miinah-ya?” tanya Hye Gyo-sshi antusias.

Secepat kilat ia mengganti emosinya menjadi datar, “Belum. Aku belum mengenalnya.”

 

~~~~~~~~

#3 harikemudian

Miinah POV

 

Terlalu berdebar. Aku ingin mati rasanya. Aku sampai lupa harus berekspresi seperti apa. “Miinah-ya! Apa kau tidak berdebar?” tanya Taeya-eonni, salah satu member kami yang sama-sama berasal dari Amerika. Aku menatapnya dalam. Aigoo… aku berdebar eonni. Hingga ingin mati rasanya.

“Apa wajahku tidak terlihat seperti berdebar? Aku ingin mati rasanya. Jantungku serasa ingin meledak, eonni? Tidakkah kau melihat ketakutan diwajahku?” Balasku.

Dia hanya menggeleng sangat pelan, “Kau tampak tenang, Miinah-ya.”

Aku hanya bisa pasrah. Aku tidak punya waktu untuk memikirkan ekspresi apa yang harus aku keluarkan sekarang. Bagaimana kalau gagal? Lalu… outfit ini… aku tidak menyangka harus berpakaian Loveable seperti ini. Untung warnanya putih. Kalau aku memakai outfit berwarna cerah sepeti yang dipakai Hyora-eonni 3 hari yang lalu… aku bisa tewas karena malu.

“Miinah-ya!”

Aku menoleh ketika seseorang memanggil namaku.

“Elison Kim?”

Dia menjitak pelan kepalaku ketika aku selesai memanggilnya, “Jangan panggil seperti itu!”

~~~~~

Eli POV

 

Yeoppo. Kurasa hanya kata itu yang dapat kukatakan ketika melihat S-Project untuk pertama kalinya. 5 gadis yang pasti masih muda dengan wajah cantik dan tubuh ideal mereka. Tapi hanya satu yang menarik perhatianku.

Haha.. gadis itu mematung  di samping meja rias. Wajahnya tidak menampilkan kegrogiannya sama sekali. Bila kau tak mengenalnya, kau akan menyangka kalau dia adalah sebuah manekin. Sangat kontras dengan member lainnya.

“Miinah-ya!” aku memanggilnya.

Dia menoleh dengan perlahan. Wajahnya nampak bingung, “Elison Kim?”

Aku langsung menjitak kepalanya pelan, “Jangan panggil seperti itu!”

Aku benar-benar terpana sekarang. Gadis ini… terlihat seperti malaikat dijarak sedekat ini. “Bagaimana menurutmu? Apa aku terlihat aneh? Sebagai teman pertamaku di Korea, kau harus membantuku.” Tanyanya sembari memutar badannya.

Teman? Apa dia sudah menganggapku teman.

“Yeoppo……..”

Aku menoleh kebelakang. Aish, tenyata Kiseop dan AJ yang bergumam. Aku lupa kalau aku mengajak mereka tadi. “Neommu yeoppo, Song Miinah-sshi!” seru AJ sambil mengacungkan kedua jempolnya. Aish, mereka berdua memalukan.

“Kau siapa? Kurasa aku pernah melihatmu.” tanya Miinah sambil mendekat pada AJ. Dia memicingkan matanya dan mendekat kearah wajah AJ. Sontak saja, AJ mulai memerah wajahnya. Kiseop langsung menarik AJ mundur, “YA! JAESOP! Jangan macam-macam kau!”

“Jaesop?”

Aku menepuk pundak Miinah pelan, “dia Rapper group kami. Kim Jaesop, tapi nama panggunya AJ. Kau sudah melihat dia manggung bersama kami beberapa hari yang lalu.”

Miinah hanya mengangguk pelan.

“Miinah-ya! Ppali! 2 menit lagi kita tampil!” teriak seorang perempuan dari luar pintu ruangan. Miinah mengangguk sembari menyahut pelan, “Ne…”

“Hwaiting!! Kau pasti sukses! Kulihat kau sudah siap?! Wajahmu tenang sekali. Berjuanglah, Miinah-ya!”

Dia menggeleng pelan dan menepuk pundakku, “Kau salah. Aku sangat grogi sekarang. Rasanya seperti ingin mati.”

~~~~

 

 

Kyuhyun POV

 

Sepertinya malas. Tapi mau bagaimana lagi? SoMan dan Leeteuk-hyung akan menggantungku kalau aku tidak menonton S-Project hari ini. Kurasa aku akan lebih aman kalau aku tidak bertemu Miinah, jadi aku lebih baik menonton di kursi penonton.

Kebetulan ada banyak anak SM disana. Tunggu, itukan Hyora? dan.. anak yang berdiri disebelahnya kan pemuda B1A4 yang sedang di perbincangkan menjalin hubungan dengan Hyora? Apa ‘pemula’ itu mau mengangkat popularitasnya dengan ‘memacari’ anak SM? Ini tak bisa dibiarkan!

Aku bergegas mendekati Hyora dan mendorong pemuda B1A4 itu menjauh dari samping Hyora. “Ah, Annyeong Kyuhyun-oppa!” seru Hyora ketika ia merasa ada aku disebelahnya. “Annyeong, Hyora-ya.” balasku.

Aku melirik dengan wajah evilku dan berbisik pada anak B1A4 itu, “Jangan macam-macam.” Dia hanya bisa mengangguk dengan tampang bingungnya. Aku langsung mengalihkan pandangan kearah panggung.

Tentu saja. Aku tidak lupa untuk mengganti wajahku menjadi ‘angel’.

~~~~~

Miinah POV

 

Kalian tahu rasanya berdiri disini? Aku baru 4 langkah melangkah kedunia ini, tetapi rasanya begitu berkilau dan mendebarkan. “Kita sambut…. S-PROJECT!!” begitulah yang MC katakan ketika kami naik ke panggung Musicbak ini.

Kami membungkuk sekali, “Annyeong Haseyo!”

“Bisakah kalian memperkenalkan diri kalian? 1 hal yang pasti… kami semua penasaran dengan usia kalian!” ujar MC itu.

Enyoung-eonni hanya tertawa sambil menerima mic dari MC yang satu lagi, “Annyeong Haseyo, Im Eunyoung imnida. Usiaku 21 tahun sekarang. Aku adalah Leader dan Support Vocal bagi S-Project. Mohon berikan kami cinta yang banyak, Superproject.”

“Superproject? Fans kalian? Aigoo… kalian bahkan belum menyanyikan lagu debut kalian! Bagaimana kalian mendapatkan fans?” tawa MC bernama Hyelim.

“Mereka adalah orang-orang yang sudah memberikan kami banyak cinta sejak kami masih trainee…” tawa Eunyoung-eonni sambil menyerahkan micnya kepada Jiyoon-eonni.

“Choi Jiyoon imnida. Tahun ini usiaku sudah 19 tahun. Aku mendapat kepercayaan untuk menjadi Lead Vocal untuk S-Project.”

“Annyeong Haseyo, Kwon Kara imnida. 17 tahun dan seorang Lead Rapper. Kami akan berusaha! Tolong dukung kami.”

“Annyeong haseyo, Kim Taeya imnida. Tahun ini usiaku menginjak angka 15 tahun.”

Kedua MC itu tampak terkejut, “MWO? 15? Ah, kau anak yang ada di MV SHINee kan? Aih, tubuhmu terlalu tinggi untuk anak seusiamu, Taeya-sshi.”

“Ne, aku ada di MV SHINee-sunbae yang berjudul Amigo Japanese Version. Bagaimana ya? Haha. Sejak aku kecil tubuhku memang begini. Aku menjadi seorang Lead Dancer untuk S-Project. Mohon bantuannya..” tawa Taeya-eonni sembari memberikan mic itu padaku.

Hah.. aku pasti bisa. Hanya hal seperti ini. Bicara, menyanyi, selesai. Semudah itu kan?“Hello… ah, Annyeong Haseyo Song Miinah imnida. 15 tahun, Maknae, Main Vocal.” Ujarku.

“15 tahun? Aigooo! Kalian masih muda sekali. Kau masih bersekolah kan, Miinah-sshi, Taeya-sshi?”

Aku mengangguk. “Taeya-sshi, Miinah-sshi. Ada rumor kalau kalian bukan orang Korea? Apa benar? Wajah kalian terlihat berbeda. Lihat mata kalian, begitu besar. Tinggi tubuh kalian melewati batas…” Tanya MC Hyelim.Aku langsung menyerahkan Mic itu pada Taeya-eonni. Kurasa lebih baik aku memberikan mic itu padanya.

“Tinggi? Hahaha.Ini anugrah yang selalu aku banggakan. Eunyoung-eonni dan Kara-eonni 165 cm, Aku 169 cm dan Miinah 167 cm. Sedangkan Jiyoon-eonni adalah yang tertinggi, 173 cm. Aku lahir di Chicago. Namun ayahku orang Korea dan aku sempat tinggal beberapa tahun disini. Sedangkan Miinah…dia lahir dan besar di California.” Jelas Taeya-eonni.

“Berarti Miinah benar-benar orang barat?”

Aku menggeleng pelan, “Ibuku keturunan Korea karena kakek dan nenekku orang Korea. Lagipula semua saudara ibuku juga orang Korea. Hanya saja aku memang lahir dan besar di California.”

MC Doojoon(?) hanya mengangguk, “Aku suka kau, Miinah-sshi. ekspresimu sangat cantik dan mengagumkan. Sangat tenang. Aku Superproject mulai saat ini.”

Aku hanya membungkuk berterimakasih. Aah.. dia fans pertamaku ya?

“Baiklah, ini dia debut S-Project!! Dengan single, ‘Story Of Us’!!”

Ok. Ini saatnya. Ini mudah, Song Miinah. Hanya menyanyi dan menari dengan gembira seperti gadis muda…Aigoo.. aku terlalu tua untuk melakukannya.

~~~~~

Cho Kyuhyun POV

 

Bisa mati aku.

Suaranya…

Jernih dan lembut sekali. Aku seperti mendengar nyanyian surga. Gadis itu kini beremosi. Ini pertama kalinya aku melihat wajahnya yang seperti itu. Ini juga pertama kalinya aku mendengar suaranya. Gerakannya memang terasa sedikit aneh. Tapi ia terlihat santai dan tetap fokus dengan nyanyiannya.

“When trouble comes, its ok. Gwenchana…

            When something bad happened, its ok. Gwenchana…

            You always here for me. Make our story, Just like a Fairytale.

            The Story of Us, how lucky am i?”

~~~~~~~

Elison Kim POV

 

“When trouble comes, its ok. Gwenchana…

            When something bad happened, its ok. Gwenchana…

            You always here for me. Make our story, Just like a Fairytale.

            The Story of Us, how lucky am i?”

 

Aku tak tau kalau ia memiliki suara seperti ini. Tak seorangpun dari kami di studio yang berteriak. Kami hanya membuka mata kami lebar dan berguman. Miinah seperti stranger sekarang. Begitu cantik bernyanyi sembari tersenyum seperti ia pernah mengalami kisah seperti lirik lagu yang ia nyanyikan saat ini.

Ketika ia menyanyi, gadis berambut merah bernama Taeya sibuk dengan dunianya. Dia menari seperti seorang Swan Lake. Beberapa saat kemudian mereka kembali dengan koreo mereka.

“Its about our fairytale. Story of Us, How lucky am i?”

            Setelah ia selesai, aku langsung berdiri dan menepukkan kedua tanganku kencang begitupula semua orang yang ada di studio.

 

~~~~~~

Iklan