Title: The Way I Love You Baby (Part 2)

Author: Vin13

Length: Continue

Genre: Romance

Cast: Choi Siwon (Super Junior), Jung Eun Gun (OC), Cho Kyuhyun (Super Junior), and other.

Note: Dipost di blog pribadi~ www.vin13.wordpress, visit please~^^

RE PART 1:

Aku berjalan ke arah sutradara, para kru melihatiku dan aku mendengar samar bisik bisik mereka, “Wah cantik sekali, dia pantas disandingkan dengan Lee Donghae dan Cho Kyuhyun, dia juga ramah senyum.” Sedikit bangga, namun eomma pernah menasihatiku agar jangan bangga terlalu lama, kita akan runtuh jika kebanggaan kita juga runtuh. Aku juga sedikit teringat masa kecilku, ahh.. namun lamunanku buyar mendengar sorak sorak orang berteriak “lee donghae”, “cho kyuhyun”, benar benar berisik…

Muka bosanku ini tidak bertahan lama sampai dua orang pria turun dari mobil yang dikerumunin gadis gadis yang berteriak tadi, dua pria itu sepertinya lee donghae dan cho kyuhyun, security memberikan jalan bagi kedua orang itu, aku berada di posisiku, menatap keduanya, tuhan, ketampanan mereka tak bisa diucapkan dengan kata kata, seketika mukaku padam saat mereka berjalan ke arahku. Tiba- tiba mereka berhenti dan salah satu dari cho kyuhyun atau lee donghae mengulurkan tangan dan berkata, “Hai” sambil tersenyum kepadaku.

Aku tak tahu siapa Lee Donghae ataupun Cho Kyuhyun tapi mereka berdua, tampan, jujur aku.. terpesona melihatnya, karena aku tidak ingin membiarkan pria yang ada didepanku ini mengulurkan tangannya lama lama, akhirnya aku mengulurkan tanganku juga,

“Annyeong, Jung Eun Gun imnida, senang berkenalan denganmu, kuharap kita bisa menjadi partner yang baik.” Kataku canggung sambil tersenyum pelan,

“Annyeong, Lee Donghae imnida” katanya tersenyum, sangat manis!!! oh dia lee donghae…

“Annyeonghaseyo, Cho Kyuhyun imnida, senang bertemu denganmu juga, ayo kita lakukan yang terbaik.” Dia sangat ramah, tampan, manis…. ini cho kyuhyun? Mempesona, ya tuhan aku akan melakukan pemotretan dengan mereka, masih tidak percaya…

Aku melamun sebentar, hyora eonni sibuk berbicara dengan kru, aku hanya berdiri di depan dua pria tampan ini tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Cho kyuhyun menyodongkan sebotol air mineral, karena sedang haus, aku mengambilnya dan mengucapkan terima kasih. Setelah aku meneguk air mineral yang diberikan cho kyuhyun tadi, lee donghae mengajak kami perg ke ruang istirahat,  aku duduk menuruti katanya,

“Ms. Jung kau terlihat anggun hari ini, senang memiliki partner yang cantik dan lembut seperti dirimu.” Mukaku pun memerah, aigoo

“Ah, kamsahamnida, kau boleh memanggilku eun gun.” Jawabku lembut sangat malu, aaaaaah

“Ne.. kau juga boleh memanggil ku donghae oppa.” Aku pun hanya mengangguk sambil tersenyum, lalu cho kyuhyun mengeluarkan  psp dari tasnya sambil berkata,

“Kyuhyun oppa, kau boleh memanggilku seperti itu agar tidak terlalu canggung.”

“Ne.. oppa” jawabku, kemudian hyora eonni datang dan bertanya,

“Kalian sudah berkenalan? Aku manajernya eun gun, salam kenal.” Sambil membungkuk, lalu donghae dan kyuhyun oppa pun memperkenalkan diri mereka ke hyora eonni,

“Eun gun, ayo pergi ke ruang riasmu,sudah saatnya kau berganti pakaian” tegur hyora eonni,

“Oh ne eonni, aku akan segera kembali semuanya.” Kataku sambil tersenyum dan kulihat muka kyuhyun oppa memerah, kenapa….

                Penata rias yang meriasku sangat handal, dia membuatku wajah terlihat lebih alami dan polos, aku menyukai itu. penata rambut juga suka, rambutku digerai dan itu benar benar membuatku terlihat keren! Tak berapa lama kemudian hyora eonni menyerahkan padaku baju yang akan digunakan untuk pemotretan nanti, kaos bertuliskan “Young. Wild. Free”, celana jins biru panjang, serta sepasang wedges berwarna coklat.

Aku pun pergi ke ruang ganti, lima menit kemudian aku keluar dari ruang ganti, pemotretan kali ini bertema tentang “Teen Style”. Pakaian yang kukenakan ini lumayan bergaya remaja, apalagi dengan gaya rambut yang digerai, dan ditambahi oleh hyora eonni dengan topi berwarna biru dan jam tangan berwarna putih. Saat aku keluar, para kru banyak yang memujiku, katanya aku terlihat cantik, kekekeke aku tersipu malu. Aku keluar dari ruang rias, dan pergi menuju tempat pemotretan, saat melewati ruang rias donghae dan kyuhyun oppa, tiba tiba pintunya terbuka, Donghae oppa dan Kyuhyun oppa keluar dan berkata,

“omo….”

-Kyuhyun POV-

“Annyeong, Jung Eun Gun imnida, senang berkenalan denganmu, kuharap kita bisa menjadi partner yang baik.” Oh namanya Jung Eun Gun, cantik dan anggun, pantas saja dia lolos dalam audisi ini…

“Annyeong, Lee Donghae imnida” kata hyung sambil tersenyum,

“Annyeonghaseyo, Cho Kyuhyun imnida, senang bertemu denganmu juga, ayo kita lakukan yang terbaik.” Kataku sok ramah, bolehkan menumbuhkan image baik di pikiran gadis ini? kekeke

Gadis ini hanya berdiri didepanku dan hyung, sepertinya ia sedang melamun, tentang apa ya? Ah sapa kau kyuhyun babo-_- Untuk mengalihkan pikirannya aku memberikanya sebotol air mineral, sepertinya dia haus… dan benar saja, dia menerimanya dengan tersenyum sambil berkata terima kasih, what a pretty girl….*_* dia pun langsung membuka air itu dan meneguknya, kuperhatikan setiap gerakannya, sangat menunjukkan bakat modelnya… tak berapa lama kemudian hae hyung mengajak kami ke ruang istirahat, Jung Eun Gun hanya menuruti katanya dan mengikutinya ke ruang istirahat, aku dibelakangnya, saat duduk hyung langsung berkata,

“Ms. Jung kau terlihat anggun hari ini, senang memiliki partner yang cantik dan lembut seperti dirimu.” Terlihat, mukanya merah padam, dia pun langsung merespon,

“Ah, kamsahamnida, kau boleh memanggilku eun gun.” Jawabku suaranya sangat lembut, sopan pula, benar benar gadis idaman, eh……..

“Ne.. kau juga boleh memanggil ku donghae oppa.” Respon hyung ramah, gadis itu mengangguk,

“Kyuhyun oppa, kau boleh memanggilku seperti itu agar tidak terlalu canggung.”  Kataku, aku merasa sok keren..

“Ne.. oppa” balas Eun Gun, lalu manajernya datang dan langsung berkenalan denganku dan hyung, manajernya masih terlihat muda, cantik dan sopan. Setelah berkenalan, dia langsung menyuruh Eun Gun pergi ke ruang riasnya untuk persiapan pemotretan, Eun Gun pun langsung pergi duluan, dan berkata, “Oh ne eonni, aku akan segera kembali semuanya.” Mukaku pun memerah, ada apa ya.. mungkin gerakan refleks (?). lima menit kemudian manajaernya langsung menyusulnya ke ruang rias setelah mengobrol dengan kami tentang pemotretan hari ini, manajernya meminta bimbinganku dan hyung, karena Jung  Eun Gun masih pemula dalam dunia seperti ini~.

Setelah manajernya pergi, aku bertanya pada hyung,

“Cantik sekali ya?”

“Ne, sangat cantik. Ngomong ngomong bukankah dia gadis yang saat itu ada di taman? Yang bersama siwon saat itu…”

“Hah? Kapan? Aku tak yakin..”

“Entahlah aku juga… hei  ayo kita keluar kyu ”

“Iya.. sepertinya segalanya sudah selesai ahaha.”

Saat donghae hyung membukakan pintu, tiba tiba yang terlihat adalah Jung Eun Gun yang siap untuk pemotretan, sangat refleks aku dan hyung berkata,

“omo…….” dia benar benar seorang bidadari, saaaaaaaaaaaaaaaangat cantik,

“Wae oppa? Apa kalian sudah siap?”

“Kami baru mau memulai persiapan, yah kau terlihat, em, bagus” kata hyung kebingungan, aku pun tersenyum geli dan menarik hyung untuk bersiap, ah dasar hyung genit, kekeke.

Baju yang digunakan kali ini sangat simpel, hanya kaos, jins dan sneakers serta beberapa aksesoris yang masih disiapkan oleh kru~  tiba tiba terbesit wajah eun gun ah tadi… wae?

-Eun Gun POV-

Sambil menunggu oppadeul, aku menyamil snack kentang, sejujurnya, aku masih terheran heran akan respon kyu dan hae oppa, mengapa mereka berkata “omo”? Penasaran…… lalu? Jika aku penasaran maka haruskah aku bertanya ke mereka? Aigoo, sungguh memalukan, Eun Gun lupakan saja……batinku dalam hati, ya, lupakan saja.. tapi, kenapa itu susah dilupakan?

“Eun Gun ah” panggil seseorang, aku menoleh

“Ne?” jawabku,

“Pak sutradara sudah menunggumu, ayo” oh, ternyata hyora eonni, aku pun bergegas pergi dari ruang istirahat ke taman sekolah, tempat pemotretannya. Sebetulnya yang perlu ditanyakan adalah tema pemotretan dengan lokasi pemotretan sepertinya sangat berbeda, tapi tadi saat di ruang ganti aku melihat beberapa seragam, mungkin saja ada pemotretan menggunakan seragam.

“Sudah terpesona?” tanya hyora eonni tiba tiba,

“Hahaha, terpesona apa maksudmu?” jawabku tersenyum kecut, sepertinya dia sedang membicarakan oppa oppa tadi, huh?

“Ya, tak usah pura pura tak tau, dasar anak muda” kata hyora eonni, dia sepertinya sudah mengetahui karakterku dengan baik, seorang psikolog kah? Hahahahahahahahaha menyebalkan, membuatku diam seratus ribu kata.

“Hmm bagaimana ya..” cuma itu yang bisa kukatakan, ah

“Sepertinya  aku harus memberitahu mereka bahwa Jung Eun Gun terpesona pada dua pria tampan bernamaaaaaaaa….ugh” aku segera membungkam mulut hyora eonni yang berteriak sangat keras, beberapa kru melihat kami heran,

“Yaaa, aku terpesonaaa, puas?” aku pura pura marah, padahal dalam hatiku aku benar benar……..

“Kau benar benar beruntung eun gun!”

“Segitunya kah? Kalau yang bernama Choi Siwon?” tanyaku tak jelas,

“Kau benar benar bisa melayang jika melihat fotonya, mau lihat?” eonni menawariku, hmm,

“Andwae, terima kasih, biarkan aku bertemu dia langsung, foto dapat mengelabui!” tolakku,  eh…

Kami pun sampai di taman, dan aku hanya bisa berkata WOW….. aku tidak tau jika sekolah ini memiliki taman sebagus ini, benar benar bagus dan bisa dijelaskan dengan kata kata, aku berkata dalam hati semua orang harus melihat taman ini! Sangaaaaaat indah, lamunanku buyar sampai kyuhyun oppa melewatiku, lalu berhenti,

“Eun Gun ah, sudah berapa lama kau berdiri disini? Ayo, lima menit lagi pemotretan akan dimulai” katanya sambil memegang tanganku, kyaaaa

“Ahh, tadi aku kesini ber.. bersama manajerku” aku menoleh kekiri, tidak ada?!

“Sudah, ikuti saja aku..” dia tersenyum sambil menarik tanganku, fans  super junior terutama cho kyuhyun akan membunuhku jika mereka tau idola mereka memegang tangan seorang model yang baru ditemui idola mereka hari itu.

Cho kyuhyun membawaku ke arah sutradara, aku pun langsung memberi salam, sutradara membalas salamku dan menyuruhku segera bersiap, ternyata hyora eonni ada disitu, dia sedang berbicara dengan sutradara yang ternyata MUDA dan TAMPAN walau tak setampan oppadeul, kekeke, tapi tetap saja tampan, dasar hyora eonni..

Lalu salah satu kru datang kepadaku dan memberikan note yang katanya ditulis sendiri oleh sutradara tampan *abaikan*, aku pun membuka dan membacanya , isinya hanya seputar pose pose yang harus dilakukan selama pemotretan, oppadeul juga mendapatkan note sepertiku, ada dua puluh pose dan.. salah satu posenya aku harus memeluk donghae oppa dan kyuhyun oppa dari samping sambil tertawa, lalu ada pula pose yang mengharuskan aku merangkul mereka hangat, hal yang paling kutakutkan disini adalah fans! Super Junior memiliki fans yang sangaaaaat banyak, apalagi seorang maknae seperti kyuhyun oppa, aigoo~ Setelah aku dan dua rekan baruku membaca note dari sutradara, kami langsung berada di posisi masing masing dan berpose riaa.

Pemotretan dua puluh pose ini menghabiskan waktu empat jam lamanya, aku dan oppadeul benar benar lelah, karena kami berganti kostum lima kali dan itu pun juga dengan gaya rambut yang berbeda, tetapi posenya sudah tetap sepertinya yang ditulis sutradara di note yang dia berikan kepada kami sebelum pemotretan. Setelah pemotretan selesai aku segera berganti bajuku yang tadi kukenakan,

“Eun Gun ah”

“Ne?” saat aku menoleh ternyata sutradara yang memanggilku, aku pun berjalan ke arahnya

“Kau sudah bekerja keras, selamat” katanya sambil tersenyum, dia terlihat lebih tampan jika terseyum hahahaha

“Ah, kamsahamnida, sebetulnya oppadeul lebih bekerja keras dariku” balasku sambil menoleh ke oppadeul,

“Ya, kalian semua sudah bekerja keras. Aku cukup bangga dengan hasil pemotretan ini, eun gun ah boleh aku minta nomormu? Mungkin untuk pemotretan selanjutnya jika aku membutuhkan model sepertimu, atau mungkin untuk rekomendasi teman temanku jika mencari model?” tanya sutradara Park Yoon Ga

“Oh, ne, tentu saja aku akan memberikan nomorku. 0387652195xxx”

“Oke, terima kasih”

“Kembali” jawabku, aku langsung berlari ke ruang ganti, siapa yang tak gerah setelah melakukan pemotretan selama empat jam? Sampai di ruang ganti aku lihat para kru sudah banyak yang merapikan pakaian. Aku pun segera berganti baju dengan bajuku yang tadi, saat aku keluar hyora eonni berkata,

“Kau lelah? Ayo segera bersiap dan kembali. Lalu kita beri salam ke sutradara dan donghae kyuhyun”

“Ne.. aku sangat lelah ayo kita segera pulaaaang” kataku, hyora eonni hanya menepuk pundakku sambil tersenyum, aku pun bersiap siap pulang, aku ambil tasku dan kuperiksa isinyaaaa: lengkap! Lalu semua kostum juga sudah dikembalikan, hiks. Karena semua barang barangku sudah ada, aku pun menuju tempat hyora eonni berada, di ruang sutradara!!!

Ternyata disana ada oppadeul juga, aku pun berterima kasih kepada mereka

“Kamsahmnida oppa, kalian sudah membimbingku dalam  pemotretan kali ini”

“Ah, kau juga eun gun ah” jawab donghae oppa, lalu aku mengedipkan mata ke hyora eonni, sinyal baginya bahwa aku ingin pulang sekarang,

“Sutradara, kau juga telah membimbingku dan oppadeul dengan baik, terima kasih”

“Bukan apa apa kok” jawabnya singkat, lalu eonni berdiri dari sofa yang didudukinya tadi dan berkata

“Baiklah semuanya, kami  akan kembali terlebih dahulu, sampai jumpa” sambil melambaikan tangan

“Ne.. kamsahamnida, sampai jumpa semuanya” kata kata terakhirku di lokasi pemotretan.

Saat di mobil aku hanya diam, termenung, sambil mendengarkan lagu yang diputar di mobil, sunyi…. hyora eonni juga tak berkata apa apa sampai handphoneku berbunyi,

“Yoboseo?”

“Eonni, bagaimana pemotretanmu? Lancar?” tanya suara disebrang sana,

“Sulli?”

“Ne….”

“YAAAAAA kenapa kau jarang mengunjungiku hah? Dasar dongsaeng”

“Mianhae, nanti aku akan mengunjungimu maunya”

“Tentu saja kau harus, haha, pemotretanku cukup lancar”

“Jinjayeo? Aku ikut senang kalau begitu, sudah ya eonni, aku harus latihan dulu, byeee~” terputus.

Sulli nanti akan berkunjung ke apartmenku, sepertinya aku harus tidur dulu untuk berpesta bersamanya, ahaha. Lalu aku tidur di mobil saking lelahnya, sambil bergumam Sampai Jumpa Lee Donhae dan Cho Kyuhyun!

“Yaaa, eun gun, bangun! Sudah sampai..”

“Ah tunggu sebentar saja, aku lelaaah”

“YAAA KAU MAU PULANG ATAU TIDAAAK” teriak hyora eonni di telingaku, sakit

“NE AKU PULANG SEKARANG” balasku, aku pun turun dari mobil

“Kau tak mau minum teh?” tawarku kepada eonni

“Aku lelah, sampai jumpa” tolaknya. Dasar, dengan sedikit mengantuk, aku berjalan ke lift, menekan tombol nomor 3, aku tinggal di lantai 3. TING! Sudah sampai, lalu aku segera menuju kamarku, 3B…  lalu segera memasukinya, setelah meletakkan sepatu dengan baik di rak aku berlari ke kamar tidur dan menghempaskan badanku diatasnya dan aku tertidur…….

Hoamm, aku tertidur berapa lama? Kulihat jam dinding didepanku… sudah jam 6pm, gawat aku harus memasak dan membersihkan rumah, aku pun bangun dari kasur ternyaman di dunia ini dan mandi secepat mungkin. Setelah mandi, aku membereskan baju baju dan buku buku yang berantakan. Lalu, memasak ayam panggang dan garlic bread. Satu jam aku melakukan semuanya, bel pun berbunyi, TING!

Aku membuka pintu daaaaaaaaaaan,

“Annyeooooooooong” sapa dua orang di depanku, Min Jung dan Sulli<3

“Sulli kau tak memberitauku jika Min Jung datang?” tanyaku senang,

“Surprise~” jawab Min Jung sambil berjalan masuk ke dalam apartmenku, tamu macam apa ini haha.

“Aku sudah siapkan makanan, ayo kita makan bersama” ajakku,

“Kau ini, seharusnya kita menonton film bersama dulu! Pikiranmu hanya ada makanan, dasar” jawab Min Jung menyebalkaaaan

“Ne…” jawabku pasrah, kami pun akhirnya menonton film bersama. Aku benar benar merindukan masa sekolah kami bersama, aigoo~ setelah filmnya habis kamipun makan bersama,

“Kau tau? Tadi aku melakukan pemotretan dengan anggota Super Junior” selaku saat makan,

“Ohya? Bukankan mereka satu entertainment denganmu sull?” tanya Min Jung ke sulli, ha?

“Ne.. mereka satu entertainment denganku eonni”

“Jinja? Aku baru tau..” jawabku polos, lalu tak ada yang merespon. Sampai makanan habis sulli dan min jung pamit, mereka memiliki jadwal yang padat. Min Jung akan mempersiapkan launching desain bajunya sedangkan sulli akan manggung. Setelah mereka pergi, aku berniat mengirimkan pesan ke siwon ssi, tapi… tak usahlah, yang kemarin pun juga belum dibalas. Sebal. Aku memutuskan untuk tidur, jalan terbaik orang yang sedang sebal.

Alarm handphoneku terus berbunyi, aku masih mengantuk! Kuraba meja, dimana handphoneku? Benar benar menyebalkan, kenapa aku memasang alarm? Lalu kudapati handphoneku note alarm itu berbunyi: hari ini jalan dengan siwon ssi! YAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!! Aku berteriak, kenapa aku telat bangun pada hari seperti ini, memang hari ini hari minggu?! Aku pun segera menuju kamar mandi dan mandi, mancuci rambut, menyikat gigi, mencuci muka, dan bershower. Komplit! Baju yang akan kupakai apa ya…..

Sebentar, tiba tiba aku terdiam.. memang siwon ssi akan datang? Sms saja tak dijawab, aku jadi ragu.. mungkin harus ku sms?  Aku pun mengambil hpku sebelum memilh baju,

To: Siwon

Jadi tidak hari ini?

From: Siwon

Ne.. Tentu saja J  jam 8 di Coffee Goofy.

To: Siwon

Baiklah…

From: Siwon

Wae? Kau sakitkah?

To: Siwon

Andwae, sampai bertemu di Coffee Goofy

Setelah itu pesanku tak dibalas, karena kehilangan mood (entah mengapa) aku mengambil baju asal asalan, yang pentingkan bagus. Aku mengenakan flower skir selutut berwarna pink, kaos berwarna putiih bergambar kucing, dan high heels berwarna biru. Ku ambil tasku, ku isi dengan dompet dan handphone saja, lalu aku segera pergi ke coffee goofy karena sekarang sudah jam 7.45 am.

Aku hanya perlu naik satu bus lalu jalan kaki lima menit untuk sampai ke coffee goofy, jaraknya tidak terlalu dekat dengan taman tetapi dekat dengan mall terbesar di Seoul. Dalam lima belas menit aku sampai di Coffee Goofy, aku mencari cari siwon ssi dan tak menemukannya, akupun memesan secangkir Cappuchino dan sepotong cheese cake.

To: Siwon

Ya dimana kau?

TING, langsung berbunyi

From: Siwon

Dibelakangmu nona

Hah? Aku pun menoleh dan yap Choi Siwon yang mengenakan topi serta membaca koran itu tersenyum, aku pun berdiri dan berjalan ke arahnya,

“YA AYO CEPAT PERGI DARI SINI DASAR KAU, TAHU? AKU MENCARI DAN MENUNGGUMU SUDAH LAMA” bentakku,

“KAU PIKIR AKU TIDAK MENUNGGUMU HAH?” balasnya dengan membentak juga, karena tidak nyaman dilihat orang lain kami pun segera meninggalkan Coffee Goo dan pergi kemanapun.

“Ehem, kau mau kemana?” tanya siwon ssi sok baik,

“Bagaimana jika toko alat musik?” kataku tersenyum sambil menariknya ke toko alat musik yang ada di depan kami, mukanya merah, kenapa? Benar benar tidak penting

“Kau bisa bermain alat musik?”

“Tentu saja, aku adalah anggota London Orchestra dulu. Aku bisa bermain celo, biola, piano, harpha, gitar dan… banyak sekali” jawbaku bangga

“London Orchestra? Kau dulu tinggal di London?”

“Ne..” kataku sambil menyentuh piano, “Ahjussi, bolehkah aku mencoba memainkan piano ini?” tanyaku iseng

“Tentu saja nona” jawabnya, aku pun kegirangan! Sudah lama aku tidak bermain piano, sekitar setengah tahun (lama apanya-_-). Aku pun duduk dan memainkan lagu Platinum

“Lagu apa?” tanya siwon ssi

“Ra-ha-sia!” jawabku sambil terus memainkan lagu ini…

“Kau pianis yang.. mengagumkan” puji siwon ssi, aku senang

“Aku  tahu, eomma dan appa sudah berkata hal yang sama kepadaku berkali kali, haha” aku pun beranjak pergi keluar dari toko tetapi sebelumnya aku sudah berterima kasih pada ahjussi yang baik hati itu~^^, siwon ssi nyengir melihatku,

“Sekarang ayo kita mencari album” ajak siwon ssi, kami pun berkeliling mencari toko album daan.. ada!

“Kau suka musik apa?” tanyanya

“Ballad, jazz, rock, pop, aku suka semua!!! Tapi ballad yang paling istimewa, wae?” jawabku sambil tersenyum

“Aku akan membelikanmu album ballad nona” dia mengambil sebuah album dan menarikku ke tempat mencoba album, memasangkan headset ke telingaku dan memasukkan cd album tadi ke media player. Aku pun mendengarkan lagu ballad ini… hanya instrumen, tetapi sangat menyentuh hati. Lalu siwon ssi menekan tombol pause,

“Ya, wae?” aku sebal

“Kau suka?”

“Hu-uh, ne..”

“Kalau begitu akan kubelikan, aku tidak mau menunggumu mendengarkan semua lagu album itu disin, dasar” siwon ssi mengeluarkan cd album dari media player dan memasukkannya ke tempat.

“Siwon ssi” panggilku

“Mwoo?” jawabnya sambil membayar album ballad tadi di kasir,

“Kau mau apa? Aku juga akan membelikanmu” kataku tersenyum

“Lain kali saja, terima kasih”  katanya sambil memberikan sebungkus album ballad baru

“Kembali” jawabku sambil membuka pintu toko itu, aku lapar

“Siwon ssi, kau lapar tidak?” tanyaku

“Kau lapar? Ayo makan” dia tersenyum, sepertinya dia tidak terlalu jauh berbeda dengan hyora eonni, seperti psikolog!

“Kau mau mengajakku makan dimana?”

“Aku punya voucher makan di Pasta King, mau?”

“Jinja? Aku mau sekaliii” aku kegirangan,

“Dasar, kau harus berterima kasih padaku” katanya sambil mengacak acak  rambutku, huh

“Ne…..” jawabku pasrah demi Pasta King!! Yumm!

Sampai di Pasta King, Min Jung menelponku

“Eun Gun?”

“Ne,  min jung, ada apa?” jawabku berbisik sambil membolak balik menu makanan

“Apakah kau sedang berada di Pasta King?”

“Ne, bagaimana kau bisa tau?”

“Aku tadi melihat seseorang sepertimu, ternyata benar!”

“Kau dimana?”

“Aku sudah keluar, sekarang di lift, aku makan di lantai 3 sama sepertimu, ngomong2 kau bersama seorang pria?”

“Oh, iya, haha”

“Pacarmu? Dasar kenapa tidak memberitahuku terlebih dahulu”

“Bukan min jung!” bantahku, lalu seorang waitress berjalan ke meja kami

“Oke, aku akan memesan dah~” putusku, waitress datang dan dia mencatat pesanan kami lalu meninggalkan kami, lima menit lagi sajian akan dihidangkan katanya,

“Hmm.. siwon ssi”

“Ya, ada apa?”

“Kenapa kau selalu mengenakan topi? Kau tidak terlalu terlihat tampan jika mengenakan topi, kataku sambil melepaskan topinya sehingga wajahnya terlihatb jelas, tampan haha.

“Ah, tidak apa, agar terlihat sedikit keren” dia memakai topinya lagi, wae? Huh….

TING!

From: Min Jung

Aku melihatmu, kau di dekat jendela bukan? Pria itu bukan pacarmu kan?

To: Min Jung

Tentu saja bukan, wae?

From: Min Jung

Tidak apa, hanya mirip seseorang….

To: Min Jung

Siapa?

From: Min Jung

Jika sudah selesai pergi dengan dia, kau telpon aku.. Siapa nama lelaki itu?

To: Min Jung

Choi Siwon, jangan jangan kau mengira dia itu siwon yang terkenal itu ya? Bukan kok.

From: Min Jung

Oh choi siwon, pokoknya nanti kau telpon aku ya?

To: Min Jung

Okaay

Pas sekali, waitress ini datang membawa pesanan kami, aku yang kelaparan (SANGAT) pun segera makan dengan lahap, tetapi tak selahap di rumah.. image harus dipertahankan bukan? Siwon ssi hanya tertawa melihatku, padahal tak ada hal yang lucu,

“Baru tau orang makan secepat dirimu” katanya tenang, aku pun hanya mendengus sebal, setidaknya aku harus berterima kasih pada orang yang mentraktirku, ya kan?

Setelah selesai makan aku segera pamit, sudah jam dua siang, tak lupa kuucapkan terima kasih kepada siwon ssi yang sudah mentraktirku dan membelikanku album. Dia menawariku tumpangan, tapi kutolak. Aku berjalan ke arah bus stop, karena bus yang akan kutmpangi belum datang aku hanya duduk sampai bus itu datang. Karena sedikit bosan, aku mengambil handphone dan menelpon Min Jung (sekadar menghemat waktu), Min Jung mengatakan sesuatu yang tak dapat kupahami… dia bergumam?

“Kau tak percaya? Liat messagemu” perintah terakhir Min Jung sampai bus datang

“Ne, busnya sudah datang.. bye” tutupku, kemudian aku mengecek message dan lumayan terkejut… tiba tiba handphoneku berbunyi

From: Siwon

Sudah sampai?

To: Siwon

Sudah, gomawo!

From: Siwon

Sama sama^^

To: Siwon

Go Park, 7 pagi?

From: Siwon

Baiklah

Setelah itu tak kubalas, aku memutuskan untuk main game yang mungkin dapat menghilangkan rasa stressku in yang datang tak tahu dari mana (?). aku bermain game sampai jam 6 malam, setelah itu aku makan malam sendirian dan langsung tidur, aku lelah.

Pagi ini aku bersiap ke Go Park, membawa novel untuk dibaca jika bosan. Aku tak tau kenapa ingin berangkat lebih pagi, maka itu kuputuskan untuk berada di go park pukul 6.30 am, aku membeli coffee untuk diminum di pagi ini. Membaca novel sambil minum coffee, perfect! Aku membaca novel ini sampai siwon ssi datang, dia datang TELAT sepuluh menit

“Mianhae, aku telat” katanya langsung duduk di sebelahku

“Kau……” tolehku sinis kepadanya

-Siwon POV-

Hari ini aku sudah berjalan jalan dengan eun gun ah, kukira sebagai lelaki yang baik aku harus menanyakan keselamatan seorang wanita,

To: Eun Gun

Sudah sampai?

From: Eun Gun

Sudah, gomawo!

To: Eun Gun

Sama sama^^

From: Eun Gun

Go Park, 7 pagi?

Ada apa ya?

To: Eun Gun

Baiklah

Tidak dibalas. Aku pun mendesah dan teuk hyung memanggilku, wookie pulang membawa kue. Aku dan anggota super junior lainnya pun makan kue bersama,

“Hyung, kau tau? Model pemotretan tadi, saaaangat cantik. Kau bisa terpesona pandangan pertama olehnya, ya kan kyu?” sahut donghae hyung tiba tiba sambil menepuk leeteuk hyung

“Ne..” jawab kyuhyun sambil main psp dan makan kue (yaapa caranya-_-)

“Seharusnya aku ikut ya?” sesal hyukjae,

“Dia kalah dibandinkan dengan goddess gyuri mu” jawab donghae hyung

“YA JANGAN SAMAKAN DONG” hyukjae marah, hahaha

Setelah makan kue, aku dan sungmin menonton drama~ kami berdua memang suka menonton drama bersamaaa. Saat hari sudah mulai malam, aku pun tidur dan menyiapkan jadwal untuk besok.

Pagi ini seharusnya aku bertemu dengan Eun Gun ah, hanya saja aku telat bangun. Aku sesegera mungkin berlari menuju go park. Sampai di go park, kudapati eun gun yang sedang membaca novel.  Aku pun duduk disampingnya dan berkata,

“Mianhae, aku telat”

“Kau…..” dengan tatapan sinis eun gun menoleh padaku

“Ada apa?” tanyaku

“Apakah….  kau Siwon Super Junior?”

CONTINUED…..