Author: Shalsasya | Cast: BIGBANG Seungri, Shin Ha Seul (OC), 2NE1 Lee Chaerin (minor cast) | Genre: Romance | Rate: Teen | Length: Drabble

.

.

.

“Seungri-ya, kau ini bodoh atau bagaimana sih?” decak Ha Seul kesal, ia memperlihatkan arlojinya tepat di depan wajah tampan namja bernama Seungri itu. “Sudah jam 2!”

Alih alih meminta maaf atas keterlambatannya, dia malah cengengesan seraya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal samasekali. “Mianhae, tadi akuberdiskusi dulu dengan Chaerin di kampus,” ucapnya lalu menegak secangkir capuccino yang tak lagi hangat karena keterlambatannya yang mencampai 45 menit.

“Chaerin lagi, ..” gumam Ha Seul pelan tatkala kedua bola matanya memutar, kesal bercampur cemburu. Chaerin, Chaerin, dan Chaerin. Tidak bisakah dia melirikku yang bahkan selalu ada untuknya? Melebihi si Chaerin itu. Baiklah, aku terima fakta bahwa dia dan Seungri sudah berteman sejak lama, sejak mereka masih kanak kanak.

Bagaimanapun juga, terkadang Ha Seul merasa gemas dengan Seungri yang ‘tak pernah peka kendatipun ia sudah menunjukkan perhatian lebih.

“Kau tahu kan kalau Chaerin itu anak pintar dan aku selalu membutuhkan dia mengenai tesisku, …

Bla, bla, bla. Ha Seul tak peduli lagi dengan segala omongan yang terlontar dari mulut Seungri bila hal itu menyangkut yeoja bernama Lee Chaerin. Pernah suatu waktu, Seungri mengajaknya makan malam bersama Chaerin, dan Ha Seul sungguh menyesal menerima tawaran makan malam bertiga tersebut. Karena apalagi kalau bukan melihat kakraban Seungri dan Chaerin?

Ha Seul masih mematung, mengacuhkan Seungri dan memilih untuk memandangi blueberry cheesecakenya yang tinggal tersisa setengah.

“… jadi begitu. Oh ya, katanya ada yang mau disampaikan, apa itu, Ha Seul-ah?”

Ha Seul tersenyum kaku lalu menarik napas dalam dalam, kemudain ia menatap namja yang dicintainya semenjak 2 tahun terakhir ini lekat, “aku mau pindah ke Jepang, 5 hari lagi,” ujarnya berusaha sesantai mungkin, lalu melanjutkan, “jadi, .. yah aku hanya ingin berpamitan denganmu.”

Kening Seungri berkerut samar, ia nyaris tersedak capuccino yang sedang ia minum saat Ha Seul mengatakan hal tadi, “kau bercanda, kan?” tanya Seungri setengah tertawa memaksa.

Ha Seul menggeleng serta tersenyum kecil, “sayangnya tidak.” tandasnya.

“Oh ayolah nona Shin, kita sudah bersama sama sejak 2 tahun terakhir, kau tega meninggalkanku begitu saja?”

Ha Seul menelan ludahnya, pahit. Tak ada cara lain, aku harus menarik diri dari sini agar kau dan Chaerin bisa lebih leluasa, Seungri-ya…

Ingin rasanya Ha Seul mengutarakan isi hatinya yang sebenarnya, akhirnya ia memberanikan diri dan berkata, “ada yang mau aku katakan Seungri-ya.. Tapi tidak perlu kau jawab,”

“Apa itu?”

Ha Seul berdehem. “Aku mencintaimu. Kau telah mencuri hatiku sejak kita berkenalan di festival musik itu, Seungri-ya..”

Seungri terperangah, ia siap membuka mulutnya ketika Ha Seul memotong ucapan yang hendak terlontar dari mulutnya tersebut, “jangan bilang apa apa, sungguh .. Aku tidak mengharapkan balasan apapun,” ucapnya serak kemudian berdiri, siap meninggalkan Cafe ini kala air matanya sudah menumpuk dan mendesak ingin keluar, tidak tahu kenapa. Tetapi Seungri menahannya, pria itu menarik tangan Ha Seul sehingga mau tidak mau membuat yeoja itu menoleh ke belakang, menatap kedua iris hitam Seungri.

“Aku telah mencuri hatimu, Ha Seul-ah? Kalau begitu balas aku, curilah margaku,”

Ha Seul menatap Seungri bingung, masih belum mencerna kata kata yang meluncur dari mulut Seungri.

“Lee Ha Seul, terdengar lebih bagus dari Shin Ha Seul, bukan?”

END

Annyeong, Shalsa here ^^

Drabble ini terinspirasi dari salah satu quote yang aku temukan di tumblr, kata katanya manis kan >.<

Oh iya, minal aidzin walfaidzin yaaa semua :*